Tech
Batal
KATEGORI
link has been copied
9979
Lapor Hansip
07-09-2018 08:20

[Sharing] Bahas Headphone, Earphone, HeadAmp, DAC (Part III)

=========[v] myth buster =========

[Sharing] Bahas Headphone, Earphone, HeadAmp, DAC (Part III) - Part 8

======================================================================================================
"Bagi para kaskuser yang membantu memberikan bantuan saran / rekomendasi, diharapkan dapat menambahkan pada bagian bawah postingan sbb :
PERHATIAN!! Waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan KASKUS/Moderator/Regional Leader untuk bertransaksi jual beli. "

======================================================================================================

Quote:
fact about oem,grade a/b, ori reject product


langsung saja cekidot bukti nyata tanggapan dari pt astro interlab (official monster products distributor) mengenai barang-barang oem (thx to anonymous who posted this good stuff):

email


pengertian oem, disadur dari wikipedia :
Quote:an original equipment manufacturer, or oem, manufactures products or components that are purchased by a company and retailed under that purchasing company's brand name.


ada 2 hal yang patut diketahui dalam oem di dunia audio beserta contohnya :

1. Sebuah perusahaan membuat komponen" yang dibutuhkan oleh manufaktur
audio gadget atas lisensi dan kesepakatan dari kedua belah pihak

contoh : Foster sebagai pemasok driver utama untuk headphone denon
d1001, dan creative aurvana live ! Dalam kasus ini, foster
merupakan perusahaan oem dari denon dan cal.

2 sebuah perusahaan membeli lisensi dari perusahaan lain untuk
memproduksi produk perusahaan lain tersebut secara serupa dan
dipasarkan dengan menggunakan brand perusahaan pembeli lisensi tersebut.

Contoh : Produk" iem dbe serupa dengan produk" iem soundmagic. Hal
ini karena memang dbe telah membeli lisensi dari soundmagic
untuk memproduksi iem"nya dan kemudian dipasarkan dengan
brand name dbe.


Sedangkan mengenai ori reject cukup menarik. Setahu saya barang yang tak lulus standar produksi kemudian dijual dengan harga lebih murah memang ada, namun kuantitas barang yang tersebar tentu tak banyak. Bilamana kita menghitung banyaknya produk yang diklaim sebagai "ori reject" di fjb, seberapa burukkah qc dari perusahaan tersebut? Selain itu, kebanyakan produk ori reject/bm hanya bisa didapatkan di suatu wilayah yang sama dimana pabrik perusahaan tersebut berada, seperti contohnya samsung m1 yang mudah didapatkan di indonesia dengan harga murah yang belum tentu negara lain seperti thailand, malaysia ada. Sedangkan untuk produk monster saya cukup yakin kecil kemungkinan ada barang reject yang beredar disni.


Setelah mengetahui definisi dari oem yang sesungguhnya mari kita meneliti lebih jauh mengenai produk" oem yang tersebar di kaskus :

1. Produk" oem abal" yang tersebar di kaskus masih menggunakan brand asli dari perusahaan utama.

2. Produk" oem tersebut tidak diproduksi oleh perusahaan yang legit dan jelas.

3. Produk" oem tersebut kadang memiliki grade yang berbeda

4. Banyak seller yang mengaku ori reject / ga lulus standar produksi.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, produsen oem harus membeli lisensi dari produsen original dan dipasarkan atas brand name nya sendiri. Lisensi tersebut juga berisi standar yang harus diterapkan oleh produsen oem, sehinga kualitas produk tetap terjaga. Tak ada grade" tertentu dalam memproduksi barang oem. Kalau ngaku ori reject, harus hati-hati karena
itu adalah akal"an seller tak bertanggung jawab saja. Persebaran ori reject gak segampang itu coy.

Nah, setelah membaca definisi dan kenyataan oem diatas, masih maukah anda membeli produk abal" yang kualitas dan produsennya saja tidak jelas, grade" barang yang membingungkan, janji" manis ala pejabat pemerintah?


Quote:
fact about burn-in


1. Apakah burn-in itu perlu?
Ya

2. Apaan sih burn-in itu?
Burn-in itu adalah tahap memaksimalkan kemampuan driver. Speaker ato headphones yg baru beli kan karetna masi kenceng gt. Setelah jalan bbrp lama movement drivernya akan lebih lentur jadi suara yg keluar bisa lebih baik.dalam proses burn-in tsb pastinya akan ada perubahan pada gerakan membran, lem, dan magnet yang mungkin dulunya kaku tetapi setelah dilakukan test tsb akan menjadi lentur, dan mungkin akan merubah sedikit komposisi suara yg dihasilkan, mungkin kalau kita burn-in sambil didengarkan akan tahu mengenai perubahan komposisi suara dari speaker/headphone tsb,

3. Gimana caranya?
Cukup dengan memutar lagu atau pink noise dengan menggunakan rigs yg sedang di burn-in. N direkomendasikan untuk tidak menggunakan volume yg terlalu tinggi. Bisa sambil didengarkan ato tinggal aja berhari2.

4. Perlu berapa lama untuk burn-in? N sampai kapan?
Tergantung dr cans/cable/amp. Mulai dr berapa puluh jam sampai dengan ribuan jam. N pada saat process berlangsung, qualitas suara yg kita dengar akan berubah-ubah. Kadang2 bagus... Kadang2 jelek... Tergantung dr alat yg sedang di "burn". Burn-in process masih berlangsung sampai pada suatu point dimana tidak ada perubahan pada karakter suara.


5. Pakai pink noise/ lagu biasa?
Terserah anda... Atau bisa pakai keduanya. Tapi kebanyakan orang rekomendasi untuk pakai lagu biasa karena burn pake lagu natural lebih bagus hasilnya drpd pake pink noise... Soalnya dengan pake lagu2 natural ... Lebih besar dan banyak range frequensi yg di hasilkan... Jadi drivernya lebih flexible terhadap semua range frequensi.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nameng dan 9 lainnya memberi reputasi
10
icon-close-thread
Thread sudah digembok
[Sharing] Bahas Headphone, Earphone, HeadAmp, DAC (Part III) - Part 8
13-10-2019 15:45
Quote:Original Posted By enthrepreneur


avr audio out lupa sih ada apa aja gan
atau dr konsol lsg aja gan ada optic out nya
jd : konsol > optic out > dac/amp > headphone

terus itu headphone nya mending mana gan ?
kalo misal avr bisa ngedrive hd600 sih budgetnya bisa buat hd600 emoticon-Stick Out Tongue


Hd600nya uda ada? Uda yakin ama bassnya yg agak tipisnya? Budget dac amp berapa?

Quote:Original Posted By Rosallyn210316
Shanling M0 dipakein q1m2 bisa ningkatin sq nggak om? Ato sia2? Makasih respon nya om


Ga naik sgimana

Quote:Original Posted By robby86
saya sekarang pengguna samsung s8 dan untuk player saya pakai app hiby.
kira2 kl saya upgrade ke tempotec v1a atau shanling m0 itu upgradenya jauh banget nga?
dan kl di dap tuh s8 sekelas dap di pasaran harga brapaan ya? tolong bantuannya gan.


M0 mah uda jauh
S8 ama zishan z1 aja belum ngejer pak -_-

Quote:Original Posted By harihidro
thanks gan ane masukin wl Takstar dw1 nya


emoticon-Kiss (S)

Quote:Original Posted By soracloudtidus
minta saran IEM range maksimal 2,5jt, untuk upgrade dari ATH E40.

cari soundsig yg mirip2 ATH E40, karena saya suka denger alt rock macem paramore arctic monkeys dan juga kpop macem IU sama GFRIEND hehe emoticon-Big Grin sama suka denger hiphop jadul macem 2pac biggie dll

tolong bantuannya emoticon-Big Grin oh iya dereknya direct dr hp aja yah samsung note fe

Fiio f9 pro

Quote:Original Posted By debiigh
Gan, setelah ane baca2, ane jd pengen ambil it01, tp sayangnya ga ada mic ya? kira2 iem di under 1,5jt yg karakter mirip it01 tp ada mic apa ya gan?


Beli aja kabel mmcx ada mic.
Di toped bertebaran kayak sampah banyaknya kwkqkq

Quote:Original Posted By enthrepreneur


gan headphonenya udah beli ws1100is
dah lama ga denger via headphone, asik jg
skrg tinggal dac amp nya
input ada optical buat dr konsol, dan ada output balance 2.5mm nya kalo bisa <3jt aja

sebelumnya single vs balnced jauh ga ke sq ? kalo jauh brarti output mesti ada balanced dac amp nya


Topping d3

Quote:Original Posted By filusufkacang


Bro.. Mau ngilangin oksidasi di kabel gimana sih? Masa kabel baru umur 4 bulan udah pada ijo2..

Ngaruh ga sih ini ama performa suaranya ntr? Harga udah mahal2 masa belum setahun udah ijo2.. emoticon-Cape d...


Nda ngaruh
Nda bisa, usahanya buat ilangin ama hasilnya ga worth it, mending beli kabel lain

Quote:Original Posted By psdholic
Saya pake player bawaan redmi note 5 dan headphone jadul BnW P5.. Klo dipair sama topping nx4 bakal dpt peningkatan sq ga..
Atau mungkin ad saran lain untuk dac kisaran hrg 1 s/d 1,5jt..


Fiio q1 mk2?
0 0
0
profile picture
kaskus addict
14-10-2019 21:45
beneran gan sejauh itu? khan si pake dac citrus masa kalah ama dap 300rban? anggap murni dap tanpa embel2 ampli gt.
0
profile picture
aktivis kaskus
15-10-2019 07:45
@robby86 chip dac gk ngaruh2 bgt.. kalo implementasi nya jelek ya jelek mau pake chip dac apa juga..
0
profile picture
kaskus addict
16-10-2019 14:52
@Exill pernah nyoba impresi LG v20/v30 di banding shanling m0 bro? khan pakai chip yang sama. apakah suaranya jauh beda atau hampir sama? thx bro.
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia