alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
299
Lapor Hansip
16-09-2019 12:40

Pertanyaan Basa-basi Di Indonesia Yang Bikin Darah Tinggi. GanSis Pernah Jadi Korban?

Pertanyaan Basa-basi Di Indonesia Yang Bikin Darah Tinggi. GanSis Pernah Jadi Korban?
Sumber Gambar: Screnshoot Google


Assalamualaikum ... Halo, Agan-Sista. Selamat menyambut hari senin. Semoga pekerjaan kalian lancar tanpa kendali. Aamiin.

Hm, langit hari ini cukup cerah, ya. Tapi, entah dengan hati GanSis. Mungkinkah ada yang sedang sendu? Mengabu? Atau bahkan pekat? Semoga tidak. Hkhk 😅

Bicara tentang hati, Ara jadi teringat beberapa hal yang biasa dianggap sepele, namun asli bikin perasaan berantakan, GanSis. Mau tahu, apa? Seperti yang Ara bilang, ini sangat sepele! But, sepele bagi mereka yang terbiasa menganggapnya sepele. Kemungkinan besar Agan-Sista juga pernah menjadi korban. Atau jangan-jangan, ada juga yang malah jadi pelakunya?

Ayok, ngaku!

Duh, apaan, sih. Belum jelas juga apa. Masak diminta untuk mengaku?!

Ok, mari simak bersama-sama! Hkhk 😅

Basa-basi Tak Terkendali

Di saat berkumpul dengan teman-teman, atau kerabat, GanSis pernah, dong, dilontari beberapa pertanyaan? Atau melontarkan berbagai pertanyaan? Hal itu biasanya dianggap hanya basa-basi untuk mencairkan suasana agar perkumpulan tersebut tidak tampak kaku.

Tapi, tahukah? Ada beberapa pertanyaan yang bikin hati serasa ditujuk jarum atau benda tajam lainnya. Wah, semengerikan itu, ya, efek dari sebuah pertanyaan? Pertanyaan seperti apa, sih?

Yuk, ikuti terus thread Ara.

Pertanyaan Basa-basi Di Indonesia Yang Bikin Darah Tinggi. GanSis Pernah Jadi Korban?
Sumber Gambar: Screnshoot Google


Quote:"Eh, ngomong-ngomong, kok, kamu kurussan? Mikirin apa, sih?"

Atau,

"Loh, makin kurus ajah. Makan yang banyak, dong, biar badannya berisi."


Ups! Bagi orang berbadan kurus, pertanyaan ini menyakitkan, loh, GanSis. Apalagi jika orang tersebut kehidupannya pas-pasan. Penghasilan tidak seberapa. Ditambah, memiliki banyak tanggungjawab. Ya, seperti Ara ini. Badan kurus. Pendapatan cukup nggak cukup buat sehari-hari. Dan banyak tanggung jawabnya. Jadi, bukan tidak mau makan banyak. Bukan juga tidak mau badannya berisi. Kalau ada uang lebih, mah, segera, dong, beli yang bergizi dan enak-enak. Tapi nyatanya, yang enak-enak itu, mahal. Ada juga yang sudah makan banyak, tapi badannya segitu-gitu saja. Yang merasa demikian, bolehlah, acungin jempol di mari 😅


Pertanyaan Basa-basi Di Indonesia Yang Bikin Darah Tinggi. GanSis Pernah Jadi Korban?
Sumber Gambar: Screnshoot Google


Quote:Ya ampun! Kamu, kok, bisa segemuk ini? Makan apa, lu?"


Atau,

Quote:"Eh, nggak niat nurunin berat badan, bro?"


Hm, ini dia, nih, lawannya kurus. Pertanyaan yang tidak kalah menusuk buat beberapa orang. Asli, nyesek banget, kan, dapat pertanyaan seperti di atas?

Mereka tidak tahu, badan kelewat gemuk bukanlah keinginan kita. Memang, kegemukan terjadi karena pola makan yang tidak teratur. Terlalu banyak makan makanan berlemak. Malas olahraga atau bergerak. Tapi, ada juga faktor lain. Misal, dari keturunan yang memang begitu adanya. Atau karena diserang penyakit tertentu yang membuatnya sulit menurunkan berat badan. Akan tetapi, apa pun yang melatar belakangi hal tersebut. Tidak seharusnya seseorang mengomentari ketidak sempurnakan fisik teman atau kerabatnya, bukan?

Nah, untuk siapa saja yang terbiasa mengomentari fisik orang lain. Baiknya, berpikir lagi dan lagi. Karena, kehidupan orang lain belum tentu sama dengan kehidupan kita.

Quote:Menjaga perasaan lawan bicara, lebih baik daripada mengucapkan sesuatu yang melegan dada kita. Belajarlah untuk lebih menghargai orang lain, dan kesampingkanlah kesenanganmu sendiri.


Selain pertanyaan melegenda di atas. Masih ada lagi, nih, pertanyaan-pertanyaan lain yang tak kalah membuat sakit hati. Yang ini bukan soal fisik. Lalu apa, ya? Yuk, baca terus sampai habis!

Quote:"Kuliah di mana?"


Atau,

Quote:"Kok kamu nggak kuliah? Harus kuliah, dong."


Saat bertemu teman lama. Pertanyaan di atas sering banget Ara dapat. Wah, ini bikin Ara menarik napas panjang, GanSis. Bagaimana tidak? Perasaan sesak tiba-tiba menghantam. Terkesan lebay, sih, Ara. Tapi begitulah adanya.
Menurut, GanSis, kenapa seseorang tidak kuliah?

Apa karena ekonomi yang tidak mendukung? Tidak adanya kemauan? Atau adakah faktor lain lagi? Apa pun itu, jangan biasakan bertanya seperti pertanyaan di atas, ya. Ubahlah agar terdengar sedikit lebih halus. Misal,

Quote:"Ngga kuliah, Bro, Sist? Eh, ini ada info, loh. Daftar lewat online dan bla bla bla. Ayok dicoba. Siapa tahu berhasil."


Nah, meski terselip pertanyaan di dalamnya, tapi ada kalimat lanjutan yang terdengar menyemangati. Bertanya sekaligus memberi solusi, ini tentu lebih baik dibanding sekadar bertanya saja. Dan masih banyak banget pertanyaan-pertanyaan yang dianggap biasa oleh beberapa orang. Seperti,

Quote:"Kapan nikah?"

"Kapan hamil?"

"Kapan si kakak punya adik?"


Dan kapan-kapan lainnya. Yang tak kalah seram ialah,

"kapan keluar dari masa lalu dia yang telah berdua?" emoticon-Turut Berduka

Ok, segitu saja dulu, thread dari Ara. Cukup panjang kali lebar, ya, GanSis. Hkhk 😅 maafkan, Ara. Jangan bosan untuk mampir. Terima kasih sudah berkenan memberi rate and cendol. See you all emoticon-Kiss


Sumber tulisan: Opini Pribadi


Bima, 16 September 2019
profile-picture
profile-picture
profile-picture
izzy713 dan 19 lainnya memberi reputasi
20
Pertanyaan Basa-basi Di Indonesia Yang Bikin Darah Tinggi. GanSis Pernah Jadi Korban?
17-09-2019 16:09
asli. apalagi yang terlalu bersifat pribadi banget. ganggu banget dah!
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan iissuwandi memberi reputasi
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.