alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
218
Lapor Hansip
15-09-2019 13:06

Menghindarkan Diri dari Anxiety Disorder; Penyakit Mental yang Kita Ciptakan Sendiri



Agan dan Sista semua punya target dalam hidup kan? Seperti tiga tahun ke depan punya rencana apa, mau melakukan apa dan bentuk - bentuk rencana lainnya. Pasti punya dong? Kalau belum punya buruan deh digambar! Tapi satu hal yang perlu ditanamkan dalam hati dan pikiran kita sebelum menggambarkannya adalah menghilangkan obsesi.

Kita boleh berencana dan memimpikan hal - hal yang indah di masa depan. Namun ada banyak hal yang mungkin bisa merubah alurnya. Sekuat apapun kepribadian kita memegang teguh satu tujuan dengan konsisten, pada akhirnya jalan hidup kita lah yang akan kita jalani. Anggap saja saat ini agan dan sista belum tau sebenarnya jalan hidup kalian akan dibawa kemana. Kalian punya rencana dan cita - cita yang jelas tapi belum tentu jalan hidup kita sama dengan apa yang kita cita - citakan.

Disinilah pentingnya menghilangkan obsesi. Kita perlu meluruhkan ego dan tidak terpaku pada satu titik. Karena ada banyak jalan menuju Roma. Jika satu misi hidupmu gagal, ente masih bisa membuat misi - misi yang lain. Kita masih bisa tetap hidup dengan baik - baik saja tanpa terlaksananya satu misi yang dulunya kita anggap sangat penting.

Pengalaman seorang pengidap Anxiety Disorder


Penderita gangguan kecemasan (Anxiety Disorder) rata - rata mengalami rasa gelisah dan cemas yang luar biasa akibat prasangka yang dia ciptakan sendiri. Mungkin terdengar kasar tapi faktanya memang kecemasan itu timbul akibat kata hati mereka sendiri yang cenderung negatif. Ketakutan - ketakutan yang hadir akibat pikiran yang terlalu jauh padahal belum tentu ada. Semua berakar dari sebuah obsesi.

Terobsesi untuk menjadi seseorang atau sesuatu yang sesuai dengan rencana mereka. Menganggap diri sendiri gagal dan tak berarti ketika obsesinya tak mampu diraih. Padahal hidup ini luas, banyak jalan dan banyak cara lain untuk bisa menjadi sesuatu atau seseorang tanpa terpaku pada aturan baku yang terbentuk di alam pikirannya sendiri.

Kita tidak serta merta gagal ketika kita belum berhasil menjadi seperti apa yang kita mau, karena semua butuh proses. Bisa jadi ada hal lain yang lebih baik bagi kita di balik kegagalan yang kita terima. Contoh nyata yang ada di sekitar ane sendiri yaitu teman ane yang dulunya sangat ingin masuk Kedokteran UI tapi nggak lolos. Ternyata jalan hidupnya justru membawanya untuk kuliah di kampus teknik terkece di Jerman. Ada lagi satu teman ane yang dulu ingin sekali menjadi tentara. Dia daftar di Akademi tapi ditolak. Akhirnya dia masuk jurusan IT di salah satu kampus negeri di kota ane. Tau nggak setelah itu apa yang dia dapat? Dia bisa lolos jadi tentara lewat beasiswa TNI karena saat itu sedang dibutuhkan mahasiswa IT yang bersedia direkrut menjadi bagian dari agen pertahanan negara. Dia mendapatkan hal yang lebih besar daripada rencananya. Keren kan?

Semua itu adalah bukti nyata bahwa ada beragam cara dan jalan yang bisa kita tempuh untuk melanjutkan kehidupan ini. Sekarang tinggal kita yang memilih, mau berlarut - larut dalam kesedihan karena harapan yang tidak tercapai atau mengusung misi baru untuk melanjutkan hidup dan menggenggam peluang demi hidup yang lebih baik?

Jika thread ini dirasa bermanfaat, silahkan share di sosial media ente. Komentar di bawah untuk menyampaikan pendapat ente, mau pro atau kontra silahkan saja. Oh ya, follow adnanami di kaskus juga ya!

Sumber referensi:

1. youtube.com/menjadi manusia
2. Observasi pribadi
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ilgazoe.leite dan 24 lainnya memberi reputasi
23
Menghindarkan Diri dari Anxiety Disorder; Penyakit Mental yang Kita Ciptakan Sendiri
17-09-2019 12:17
Quote:Original Posted By tatanxberuxs
ibu-ibu jaman now keseringan masa bodo, tapi giliran anaknya kenapa-kenapa malah teriak-teriak padahal yang ga perhatiin anaknya dirinya sendiri, jadi di ingatkan ya keseringan seperti itu ngikutin antagonis sinetron, maklum asupan moralnya sinetron yang banyak iklannya emoticon-Hammer2
true story shi, ane liat beberapa di tetangga ane yg keluarga muda dan adik ane juga, yg penting mereka empanin doank sama kasih biaya, udah macam di luar negeri aja ini sekarang dimana kedua ortu harus bekerja buat hidup, giliran mamah muda yg udah terlanjur nikahin cowo tajir aja tetep pake baby sitter buat bantuin momong anaknya sendiri yg dimana jaman dulu dimana emak-emak focus ke anak bukan ke hp terus upload ke insta emoticon-Cape d...
setuju bgt ane, skrg emang mereka apatis sama sesuatu yg harusnya diperhatikan. Ponakan ane mengalaminya gan, kyk kurang perhatian gt gara gara emaknya main hp mulu. Tp emak emak jaman skrg msh ttp nyinyir aja sih kalo menurut pengamatan ane

Quote:Original Posted By secondstriker06
Banyak banyak cari kesibukkan biar lupa dan banyak cerita dengan orang terdekat, walapun ngga bisa menyembuhkan total setidaknya bisa mengurangi kecemasan


Iyq gan, tp deketnya sama org yg mendukung krn kalo mereka justru berbeda tujuan malah akhirnya bikin makin stress aja.
0 0
0
profile picture
aktivis kaskus
17-09-2019 22:23
betul, kalau curhat sama orang yang salah kadang malah jadi bumerang buat kita sendiri.
Bukannya dikasih support tapi malah diceritain hal yang lebih bikin down
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.