alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
160
Lapor Hansip
15-09-2019 08:58

Cerita Dibalik Lagu Kebangsaan Rusia

Cerita Dibalik Lagu Kebangsaan Rusia


Quote:
Quote:
Cerita Dibalik Lagu Kebangsaan Rusia


PEMBUKAAN


Federasi Rusia, umumnya disebut Rusia, adalah sebuah negara berdaulat yang membentang dengan luas di sebelah timurEropa dan utara Asia. Dengan wilayah seluas 17.125.200 km², Rusia adalah negara terluas di dunia.

Wilayahnya mencakup seperdelapan luas daratan bumi, penduduknya menduduki peringkat kesembilan terbanyak di dunia dengan jumlah sekitar 146 juta jiwa (Maret 2016).

Wilayahnya membentang sepanjang Asia Utara dan sebagian Eropa timur, Rusia memiliki 11 zona waktu dan wilayahnya terdiri dari berbagai tipe lingkungan dan tanah.



Rusia yang telah mengalami banyak sekali perubahan politik sepanjang sejarahnya dan diketahui telah beberapa kali mengubah lagu kebangsaannya. Mulai dari masa Kekaisaran sampai pada Federasi masa kini. Akibat hal tersebut lagu kebangsaan Rusia penuh sekali dengan muatan sejarah Negara Rusia.  

Sejarah Singkat

Ketika Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang menetapkan tentang lagu kebangsaan Rusia yang baru pada tahun 2000, tidak semua orang Rusia menyukai hal itu. Misalnya, pemain cello terkenal dari Rusia yaitu Mstislav Rostropovich mengatakan bahwa ia "tidak akan pernah menghormati lagu ini dengan berdiri ketika lagu ini dinyanyikan."

Lagu kebangsaan Rusia yang dipilih pada tahun 2000 memiliki musik yang sama dan ditulis oleh orang yang sama yaitu Alexander Alexandrov, dulunya dia membuat lagu tersebut sebagai lagu kebangsaan Uni Soviet, dan telah disetujui oleh Joseph Stalin dan sudah ada sejak tahun 1944 sampai tahun 1991.

"Gimn Rossiyskaya Federatsiya" (Hymn of the Russian Federation)


Tidak hanya itu, walapun liriknya baru, tetapi liriknya ditulis oleh penulis yang sama dengan penyair lagu kebangsaan Uni Soviet pada tahun 1944 yaitu Sergey Mikhalkov. Secara tidak langsung keseluruhan lagu kebangsaan Rusia ini mengingatkan pada periode Uni Soviet.


Pada Masa Kekaisaran

"Molitva russkikh" (The Prayer of Russians)


Lagu kebangsaan Rusia selalu menjadi cerminan masyarakat dan politik negara saat itu. Lagu kebangsaan pertama, berjudul "Molitva russkikh (The Prayer of Russians)" dipilih pada tahun 1816 oleh Kaisar Alexander I. Lagu ini menampilkan lirik Rusia yang memuliakan Tsar dan diatur sedemikian rupa dan diadaptasi dari "God, Save The King" dari Britania Raya.

Lagu Kedua Pada Masa Kekaisaran

"Bozhe Tsarya Khrani" (God Save The Tsar)


Pada saat Nicholas I, naik tahta menggantikan Alexander I. Nicholas I yang saat itu terkenal karena sifat patriotisme Rusia dan sifatnya yang keras, diketahui mengatakan bahwa "Musik Inggris yang telah lama kami dengarkan membuat saya bosan." Lagu baru segera dibuat dan ditulis pada tahun 1833. Lagu ini dinamai dengan judul "Bozhe Tsarya Khrani (God Save The Tsar)".


Periode Revolusioner

"La Marseillase" Rabochaya Marsel'yeza (Worker's Marseillaise)


Pada tahun 1917, saat pemerintahan monarki jatuh, terjadi perang saudara antara pemerintahan sementara yang dipimpin oleh Lyvov dan Aleksander Kerensky dengan kaum Revolusioner Bolsyevik di bawah pimpinan Vladimir Lenin. Pemerintahan Sementara menggunakan lagu kebangsaan revolusi Perancis "La Marseillase" yang memakai teks dan lirik Rusia


Sedangkan pihak komunis memakai lagu "Internationale". Karena pemerintahan Pemerintahan Sementara berhasil ditumbangkan saat Revolusi Oktober 1917, dan Valdimir Lenin berkuasa maka Lagu kebangsaan yang digunakan saat itu adalah Internationale.

"L'Internationale" (The Internationale)


Dengan pembentukannya pada tahun 1922, Uni Soviet mengadopsi "The International" sebagai lagu nasionalnya. Meski bukan lagu resmi, lagu simbolis dari gerakan internasional kaum buruh ini dinyanyikan di semua acara dan perayaan resmi.


Pada Masa Uni Soviet

"Gimn Sovetskogo Soyuza"(Hymn of the Soviet Union) Versi 1944


Joseph Stalin mengubah lagu utama Uni Soviet pada tahun 1944 menjadi sesuatu yang benar - benar sekali sangat baru.
Sergey Mikhalkov dan Gabriel El-Registan menjadi penulis lirik, sementara Alexander Alexandov sebagai pencipta musik. Motivasi Stalin untuk perubahan ini bersifat politis.

Selama Perang Dunia II, Stalin ingin memberi sinyal kepada Sekutu Barat bahwa Uni Soviet tidak akan menggulingkan pemerintah mereka lagi dan siap untuk bekerja sama.  Beralih ke "Gimn Sovetskogo Soyuza" (Hymn of the Soviet Union) sebagai lagu baru dan menjauh dari lagu "L'Internationale" (The Internationale) adalah bagian simbolis penting dari pesan ini.

El-Registan, salah satu penulis lagu itu, mengenang dalam memoarnya bahwa "Stalin menyuruh kami untuk menambahkan satu bagian lagi, yang berbasa-basi tentang Tentara Merah, tentang bagaimana kami mengalahkan kaum fasis dan akan terus melakukannya ..."  Ini tercermin dalam bagian “Kami menumbuhkan pasukan kami dalam pertempuran, kami akan menyapu para penyerbu keji!”.Namun, pada tahun 1977 lirik dan lagu kebangsaan itu “dikoreksi” oleh pihak berwenang.  

"Gimn Sovetskogo Soyuza" (Hymn of the Soviet Union) Versi 1977


Hal itu dibuat agar lagu tersebut terdengar lebih damai dan menghapus nama Stalin.



Setelah Jatunya Uni Soviet

Lagu "Gimn Sovetskogo Soyuza"(Hymn of the Soviet Union) tetap digunakan bahkan ketika Uni Soviet itu sendiri tidak ada lagi pada tahun 1991. Pada akhirnya Rusia membutuhkan lagu baru. Dari tahun 1991 hingga tahun 2000, lagu kebangsaan Rusia adalah “Lagu Patriotik,” komposisi yang sedikit diketahui tanpa teks yang ditulis oleh Mikhail Glinka (1804–1857), salah satu komposer paling terkenal dalam sejarah Rusia.

Lagu itu mulai bermasalah sejak awal.  Partai Komunis memblokir persetujuannya sebagai lagu kebangsaan resmi dan menuntut agar Lagu Uni Soviet yang lama dikembalikan. Pada saat yang sama, banyak orang menganggapnya sebagai pilihan aneh karena tidak ada kata-kata untuk dinyanyikan bersama. Pemerintah bahkan menyelenggarakan kompetisi untuk membuat lirik terbaik tetapi tidak berhasil menemukan atau menyetujui pemenang.

"Patrioticheskaya Pesnya" (The Patriotic Song)



Segera setelah Vladimir Putin terpilih untuk masa jabatan presiden pertamanya pada tahun 2000, ia mengusulkan kompromi mengembalikan lagu lama tetapi mengubah liriknya sehingga memuji Rusia daripada Uni Soviet dan Komunisme.  Seperti disebutkan di atas, beberapa orang sangat menentang gagasan itu, tetapi mayoritas di parlemen menyetujui RUU tersebut dan sejak tahun 2000 melodi terkenal dari Alexandrov telah dimainkan di semua acara resmi.

Quote:
Referensi 1
Referensi 2
Referensi 3
Referensi 4
Referensi 5
Referensi 6
Referensi 7


Cerita Dibalik Lagu Kebangsaan Rusia

profile-picture
profile-picture
profile-picture
bugil178 dan 21 lainnya memberi reputasi
22
Cerita Dibalik Lagu Kebangsaan Rusia
15-09-2019 10:10
emoticon-Kemana TSnya?emoticon-Kemana TSnya?
profile-picture
kolollolok memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.