News
Batal
KATEGORI
link has been copied
49
Lapor Hansip
14-09-2019 00:26

Iuran BPJS Naik, Masih Lebih Murah dari Anggaran Beli Rokok

Iuran BPJS Naik, Masih Lebih Murah dari Anggaran Beli Rokok

Quote:Jakarta, Gatra.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris menyebut kenaikan iuran ini merupakan hal yang seharusnya terjadi, karena iuran sebelumnya adalah iuran diskon. "Untuk iuran peserta kelas mandiri kelas tiga, sebenarnya tidak sampai Rp2000 per hari dan kelas satu juga tidak capai hingga Rp5000/hari. Bandingkan dengan beli rokok yang bisa habiskan lebih dari Rp5000/hari dan dari sini bisa dilihat bahwa masyarakat mampu untuk bayar iuran," katanya saat ditemui di kantor BPJS Kesehatan Pusat, Jakarta Pusat, Rabu (11/9).

Fachmi juga mengatakan bahwa negara sudah hadir bagi warga miskin yang tidak sanggup membayar iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). "Ada 135,9 juta penduduk miskin yang iuran JKN ditanggung oleh negara. Dimana 98,6 juta penduduk miskin dan tidak mampu yang iuran JKN-KIS ditanggung APBN, dan 37,3 juta dibiayai APBD," katanya

Lanjutnya, sementara untuk sisanya yang bukan penduduk miskin dan tidak mampu, sebenarnya sanggup membayar iuran JKN-KIS. Untuk buruh dan pemberi kerja, hanya berdampak pada mereka yang upahnya di atas 8-12 juta rupiah.
Sementara itu, adanya kemungkinan perubahan angka kenaikan iuran, Fachmi menyatakan belum ada informasi hingga saat ini. Sebagai informasi, pemerintah akan berlakukan kenaikan iuran per bulan dengan rincian kelas 1 menjadi Rp160.000, kelas 2 dengan Rp110.000, dan kelas 3 sebanyak Rp42.000.

Reporter: Ane
Editor: Rohmat Haryadi


https://www.gatra.com/detail/news/44...ran-beli-rokok

Tenang, iuran bpjs naik masih lebih murah dari anggaran beli rokok. Eh tapi kan tahun depan harga rokok naik 35%?

emoticon-Bingung

0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Iuran BPJS Naik, Masih Lebih Murah dari Anggaran Beli Rokok
14-09-2019 05:56
Quote:Original Posted By FakeAchilz
Tuman gan, mengkambinghitamkan sebuah hal yg punya stigma negatif sangat gampang dan sangat diterima masyarakat agar keliatan suci.

Mereka gasadar mulai dari pendapatan negara, kesehatan, lingkungan hidup, beasiswa akademis maupun olahraga terbantu karena ya salah satu sumbernya perusahaan rokok, iya rokok !

Ane bukan mendukung rokok tapi "money talk", munafik kalo bilang rokok bukan salah satu komoditi yg menghasilkan keuntungan bagi negara.

Lagian poin yg disampaikan Dirut BPJS ditujukan ke org-org yg nunggak bayar padahal sanggup eh malah ngeluh dunia ga adil !!!, dan untuk rakyat miskin yg ga bisa bayar samsek pun uda ada anggarannya, itu sudah !


kebanyakan dimanja subsidi jadi kebanyakan rakyat +62 nggak mau sedikit menggunakan akalnya....

Quote:Original Posted By namdokmai
buat gw sih udah sepantasnya industri rokok bayar banyak dan harus lebih banyak lagi anggaplah itu penebusan dosa buat kerusakan yang rokok timbulkan.


walaupun bisa dan sanggup... saya kurang setuju gan... moga ini nggak diteruskan ama bu sri pun mentri yg baru nanti.... kenapa? saya khawatir BPJS tidak berpikir mandiri dlm hal kekuatan finansial perusahaan, jadinya mirip subsidi BBM, sudah keenakan jadinya susah dihapus, padahal jumlah penduduk meningkat... artinya yg tadinya bandingan 10 org bisa nutup biaya obat 5 org, bisa jadi sekarang 10 org hny bisa nutup biaya 2 org, krn jumlah pembagi membesar, dlm 1 periode jumlah org berobat otomatis bertambah kan...

maka dari itu hemat saya BPJSKES... harus.... HARUS!!! lewat pimpinannya, berpikir keras bagaimana mutar duit iuran itu, secara cepat tapi tidak beresiko tinggi ..... susah memang, suuuuuuusah tapi mmg urgen masalahnya
0 0
0
profile picture
kaskus maniac
14-09-2019 12:38
yup emang segenap eksekutif bpjs kes mesti kerja terutama ngejar-ngejar kaum tengah ngahek yang nunggak bayaran bpjs
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia