alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
11-09-2019 11:21

Audisi Umum Dihentikan, PB Djarum: Pakai Google Maps

Quote:Audisi Umum Dihentikan, PB Djarum: Pakai Google Maps
Audisi umum dihentikan, PB Djarum akan mencari bibit bulutangkis dengan cara lain. Foto: Akrom Hazami

Kudus - Audisi umum PB Djarum dihentikan di 2020. Sembari bercanda, PB Djarum menyatakan bahwa mereka akan melakukan pencaian bakat melalui aplikasi Google Maps.

PB Djarum menghentikan pencarian bibit pebulutangkis untuk tahun depan. Hal itu lantaran PB Djarum dituduh melakukan eksploitasi anak oleh KPAI dan Yayasan Lentera Anak.

Sementara itu Google Maps adalah salah satu aplikasi layanan pemetaan web yang dikembangkan oleh Google. Layanan ini memberikan citra satelit, peta jalan, panorama 360°, kondisi lalu lintas, dan perencanaan rute untuk bepergian dengan berjalan kaki, mobil, sepeda (versi beta), atau angkutan umum.

"Cari audisi pakai Google Maps. Pakai jalan tikus. Saya bilang gitu (menghentikan audisi umum tahun depan), saya serius. Dikira mutung. Saya rasional," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin ditemui awak media di kantornya di GOR Djarum, Djati, Kudus, Senin (9/9/2019).

Soal 'Google Maps, lagi-lagi disinggung Yoppy kepada awak media sebagai cara untuk mencari bibit unggul atlet bagus. "Sekarang audisi bolong. Cari Google Maps. Selalu ada jalan keluar. Barang kali Google Maps sponsor," imbuh Yoppy.

Audisi Umum PB Djarum sendiri sudah digelar sejak 2006. Beberapa nama pebulutangkis top lahir, dari Kevin Sanjaya Sukamuljo hingga yang terbaru Leo Rolly Carnando, yang menjuarai Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2018 di Kanada.

sumur


Quote:
Alan Budikusuma: KPAI Lihat PB Djarum sebagai Produk Bukannya Klub
Audisi Umum Dihentikan, PB Djarum: Pakai Google Maps
Alan Budikusuma geram dengan KPAI usai PB Djarum hentikan audisi umum mulai tahun depan. (Foto: Femi Diah/detikSport)


Jakarta - Legenda bulutangkis Alan Budikusuma tak habis pikir KPAI menuduh PB Djarum mengeksploitasi anak. Menurut dia, PB Djarum semata hanya mencari bibit bulutangkis.

PB Djarum resmi mengumumkan penghentian audisi umum bulutangkis mulai 2020. Langkah ini diambil untuk meredam polemik eksploitasi anak yang dituduhkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan Yayasan Lentera Anak.

Dihentikannya audisi umum menciptakan perdebatan besar. Pasalnya, selama ini PB Djarum melahirkan banyak pebulutangkis top termasuk Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang kini menempati peringkat satu dunia di nomor ganda putra bersama Marcus Fernaldi Gideon.

Sebagai salah satu pencari bakat audisi umum PB Djarum, Alan mengaku prihatin dengan keputusan PB Djarum. Meski ia tahu keputusan sudah dipertimbangkan dengan matang.

"Kami pamit dasarnya bukan karena emosional, atau ngambek seperti anak kecil. Bukan. Ini rasional," kata Alan kepada pewarta dalam sambungan telepon Selasa (10/9/2019). "Tetapi saya juga prihatin karena dari audisi PB Djarum ini lahir banyak sekali pemain-pemain bulutangkis top yang mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional," dia menambahkan.

"Jadi kami menunggu bagaimana dari KPAI niat baiknya untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab, saat ini masih terjadi deadlock seperti yang dikatakan pak Yoppy (Rosimin)," lanjut pemilik medali emas Olimpiade 1992 itu.

"PB Djarum adalah klub, kalau dari KPAI melihat kami sebagai produk. Nah ini yang harus disinkronkan bahwa pihak KPAI harus mengerti bahwa ini PB Djarum, yang kami lakukan adalah mendidik dan mencari bibit, bukan eksploitasi," dia menjelaskan.

Kemenpora melalui Imam Nahrawi berencana untuk menengahi polemik yang terjadi. Pertemuan rencananya digelar Rabu (11/9) dan dihadiri kedua pihak, PB Djarum dan KPAI.

"Dilihat saja nanti. Saya cuma mau tekankan bahwa audisi ini mencari bibit dan yang melakukan ini PB Djarum. Kalau pihak KPAI ingin menghentikan? Bapak Yoppy (Rosimin) kan sudah bicara bahwa ada surat resmi dari pihak KPAI yang meminta audisi dihentikan. Tetapi KPAI klaim tidak. Jadi apa? Lucu," kata suami dari legenda bulutangkis Susy Susanti ini.

sumur


profile-picture
profile-picture
profile-picture
balineseryuu dan 26 lainnya memberi reputasi
27
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
11-09-2019 11:35
biar imbang dibahas juga lah cerita-cerita orang penyakitan karena rokok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
strangekl dan 8 lainnya memberi reputasi
3 6
-3
profile picture
kaskus addict
11-09-2019 17:44
@Aeel @bellx ya suka2 ownernya lah mau namain yayasannya apa. Ya salah sendiri orang indo gamau nyari tau bisnisnya Djarum itu apaan. The info is out there, it's not Djarum/ Hartono family's fault that indo people keep being go.. *ehem.. uneducated.
profile picture
kaskuser
11-09-2019 21:43
@Aeel @l96ai @bellx lo semua pada ribut gara" hal simple

kenape kagak bareng" cari solusi ketimbang ribut"?
profile picture
kaskus addict
11-09-2019 23:43
@Aeel @bellx @awawalalat solusi jangka pendek at least 5 tahun balikin lagi pembinaan ke PB Djarum dan Djarum foundation sambil KPAI pikirin tu gimana periode transisinya sambil bangun pengetahuan, pengalaman, dan budaya organisasi. Baru setelah ada organisasi baru tsb silahkan putus aktivitas Djarum di perbulutangkisan di Indo.
profile picture
newbie
12-09-2019 00:56
Nah, berarti elu orang jawa kan? Tau kan pitutur orang jawa, asmo kinaryo jopo, nama itu sesuatu yg penting yang bisa membawa keberuntungan , Djarum bagi para pendiri itu adalah nama yg membawa rejeki, mbawa untung, makanya kalo orang jawa pasti akan membawa nama itu kalo memang membawa keberuntungan. Misal PO bus Hartono, atau dji sam soe, atau sampoerna dll banyak yg mempertahankan nama awal mereka karena memang membawa keberuntungan. Sido muncul, jamu jago, dll... Banyak...
profile picture
kaskus maniac
12-09-2019 03:09
@r05ad masalahnya itu nama rokok
Kalau memang gitu segera hapus saja peraturan yang memperketat rokok hapus
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.