alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
197
Lapor Hansip
07-09-2019 18:46

Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir

Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun TerakhirSuwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir
Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.
emoticon-Nyepi


Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir

Siapa tak kenal TVRI, stasiun televisi milik pemerintah yang dulu terkenal dengan slogan "menjalin persatuan dan kesatuan" ini sudah lebih dari 30 tahun mengudara di Indonesia. Sebelum hadirnya televisi swasta, TVRI bisa disebut memonopoli siaran televisi di negeri ini. Itu setidaknya terjadi sejak TVRI kali pertama mengudara pada 24 Agustus 1962 hingga hadirnya stasiun televisi swasta, RCTI pada tahun 1989 lalu disusul SCTV pada 1990.

Seiring tumbuhnya stasiun televisi swasta baru yang semakin pesat, nama TVRI sendiri semakin tenggelam. Program - programnya tak banyak dikenal karena memang jarang dilihat oleh pemirsa, akibat kalah saing dengan acara stasiun televisi swasta yang lebih menarik, maupun media hiburan lain seperti Youtube dan Netflix yang lebih kaya konten. Terlebih, sejak tak ada kewajiban me-relay acara berita "Dunia Dalam Berita" TVRI, seperti yang terjadi pada era orde baru, membuat TVRI semakin jarang nangkring menghiasi layar kaca masyarakat Indonesia.

Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun TerakhirSuwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir
Iya, diusianya yang semakin matang TVRI seperti kehilangan pemirsanya. Seperti dalam artikel yang ditulis di Tirto.id, dengan judul "Senjakala TVRI: Dijauhi Anak Muda, Digerakkan PNS Berusia Tua" pada bulan April 2018, TVRI disebut sebagai televisi yang identik dengan tampilan kelabu. Bagaimana tidak? Sebanyak 60 persen program tayangnya merupakan program re-run, yang artinya menampilkan tayangan yang berulang. Alasannya karena memang mereka tak memproduksi konten baru untuk menutup seluruh slot siarannya selama sehari semalam.

Sebagai pemirsa televisi, jelas acara semacam ini membuat orang malas melihat. Belum lagi, sekarang ini penonton lebih punya banyak pilihan tayangan, baik dari media televisi maupun media streaming. Tayangan berulang dan membosankan akan otomatis mereka reject. Dengan menyandang predikat sebagai televisi yang didanai oleh APBN, selama ini terdapat kesan TVRI malas berinovasi, dan hanya pasrah dengan keadaan. Tak pernah ada langkah konkret untuk membesarkan dan mengembalikan kejayaannya, terlebih upaya menyalip televisi swasta dan membuatnya menjadi diperhitungkan dikancah pertelevisian nasional. Justru sebaliknya, aroma korupsi sering merebak dari tubuh televisi yang satu ini.

Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun TerakhirSuwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir
Hingga pada akhirnya datanglah pangeran bertopeng yang punya semangat membesarkan TVRI. Dia tak lain yakni Helmy Yahya, sang presenter yang kini didapuk sebagai Direktur Utama TVRI. Sejak dilantik pada 2017, Helmy sudah membuat berbagai gebrakan yang pada intinya ingin mengembalikan kejayaan TVRI. Tagar #Kamikembali adalah awal upayanya mengangkat moril karyawan serta penanda bahwa TVRI sedang berbenah untuk bangkit dan bersaing dengan televisi swasta.


Dalam sebuah kesempatan, ia pernah mengungkapkan bahwa dirinya butuh waktu sekitar 2 tahun untuk bisa membuat perubahan signifikan di tubuh TVRI. Dan ternyata benar, kurang lebih 2 tahun paska ia dilantik, lebih tepatnya pada Kamis, 5 September 2019 yang lalu TVRI baru saja memecehkan rekor selama 30 tahun terakhir. Adalah tayangan kualifikasi Prapiala Dunia 2022 Zona Asia yang mempertemukan sang rival abadi Indonesia dan Malaysia - lah yang membuat stasiun televisi yang kini punya slogan "Media Pemersatu Bangsa" ini melesat ke posisi pertama peraih rating terbaik harian. Dengan raihan TVR 5,8 dan share 21,9 persen; siaran langsung dari Gelora Bung Karno Jakarta ini sukses mengalahkan sinetron "Tukang Ojek Pengkolan" RCTI dan "Cinta Karena Cinta" SCTV yang masing - masing berada di posisi kedua dan ketiga raihan rating harian.

Sedangkan secara peringkat, pada hari tersebut TVRI menduduki posisi kesembilan dengan share 6.0 persen mengalahkan RTV, NET TV, TV One maupun Metro TV yang biasanya mereka sama - sama menduduki klasemen bawah perolehan rating dan share. Tentu saja ini adalah sebuah pencapaian luar biasa bagi TVRI dan bisa menjadi jalan awal stasiun televisi milik pemerintah ini kembali dilirik pemirsa tanah air. Terlebih dimusim 2019 ini TVRI juga menyiarkan sejumlah pertandingan Liga Inggris yang punya basis suporter besar.

Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir

Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir

Disclaimer : Asli tulisan TS
Referensi : Ini, Ini, dan Ini
Sumur Gambar : Om Google




Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir

profile-picture
profile-picture
profile-picture
alifbinbudi dan 23 lainnya memberi reputasi
22
Suwangar, TVRI Baru Saja Pecahkan Rekor Sejak 30 Tahun Terakhir
08-09-2019 16:35
TVRI, sang penyelamat insomnia
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.