alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
25-08-2019 07:51
Ambulans Puskesmas Tolak Jenazah, Dinkes Kota Tangerang Minta Maaf
Quote:Ambulans Puskesmas Tolak Jenazah, Dinkes Kota Tangerang Minta Maaf

Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dr. Liza Puspadewi, angkat bicara soal ambulans yang menolak mengangkut jenazah Husen, bocah yang tenggelam di aliran sungai Cisadane pada Jumat (21/8/2019).

Menurut Liza, mobil ambulans di Puskesmas Cikokol yang ada saat itu hanya digunakan untuk pasien dalam kondisi kegawatdaruratan. Menurut dia hal tersebut sudah sesuai dengan aturan yang ada.

"Di dalam mobil ambulans banyak alat medis yang harus dalam kondisi steril. Kalau digunakan untuk jenazah, khawatir akan berdampak pada pasien yang nantinya menggunakan ambulans tersebut," ujar Liza saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/8/2019).

Atas kejadian ini Liza mengaku meminta permohonan maaf pada keluarga Husen atas kesalahpalaham hingga akhirnya berbuntut terjadinya polemik.

"Mewakili Pemkot Tangerang, saya mohon maaf kepada keluarga korban yang tenggelam," kata Liza.

Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Liza, sudah mempunyai pelayanan mobil jenazah gratis. Masyarakat cukup melakukan panggilan darurat dengan menekan 112 untuk memanfaatkan pelayanan mobil jenazah gratis.

"Selain ambulans, Pemkot juga telah menyediakan fasilitas mobil jenazah melalui panggilan darurat 112," pungkasnya.

Sebelumnya Supriyadi, paman dari Husein bocah 8 tahun yang meninggal di Bantaran Sungai Cisadane menaku kecewa terhadap pelayanan di Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang. Pasalnya, saat insiden nahas yang menyebabkan ponakannya meninggal ini ia harus membopong jenazah tanpa ambulans.

Kejadian mengenaskan ini terjadi pada Jumat (23/8/2019), saat itu empat orang anak asal Kampung Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang tengah asik berenang di aliran sungai Cisadane.

Namun nahas, saat itu dua bocah yakni Husen (8) dan Fitra (12) tenggelam. Saat itu warga sekitar langsung membantu mencari korban tenggelam.

Husen, ditemukan lebih awal dari rekannya Fitra. Jenazah Husen yang telah terbujur kaku langsung dibawa ke Puskesmas Cikokol, yakni tempat terdekat dari lokasi kejadian.

Saat itu Paman dari Husen Supriyadi mencoba meminjam ambulans yang yang ada di puskesmas tersebut untuk mengantarnya pulang ke dan disemayamkan. Tetapi, dengan alasan ambulans itu tak dapat digunakan untuk orang meninggal, pihak puskesmas menolak untuk mengantar jenazah itu.

Kontributor : Muhammad Iqbal
https://banten.suara.com/read/2019/0...ang-minta-maaf


Takut tuman ya ambulannya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azidqi dan 14 lainnya memberi reputasi
13
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
25-08-2019 08:29
kalo ikut ajaran internal, haram naik ambulan.. udah pasti masuk neraka jahanam emoticon-Leh Uga

lagian fungsi ambulan buat orang sakit, bukan jenazah.
jenazah ya bisa dibawa pake kendaraan apa aja, status gak emergency lg.
dan gak semua puskesmas jg punya mobil jenazah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
theotheotheo dan 13 lainnya memberi reputasi
6
profile picture
kaskuser
25-08-2019 09:43
Kata siapa itu naik ambulance masuk neraka ?
profile picture
kaskus maniac
25-08-2019 11:13


@gredhan sesuai ajaran internal lah emoticon-Mad
profile picture
kaskuser
25-08-2019 14:50
@entecavir bukan ajaran Islam berarti yak , soalnya dari kecil gw gak pernah denger tuh larangan
profile picture
kaskus maniac
25-08-2019 15:35
profile picture
kaskus maniac
26-08-2019 09:30
kasihan juga puskesmasnya, padahal emang bener ambulance dsitu prioritas buat pasien gawat darurat, kalo udah meninggal sih bukan gawat darurat lagi. kalo misal sekelas rumkit yg nolak baru deh boleh marah. dlu pengalaman bawa jenazah dari rumkit gampang2 aja, wong dibayar kok sekali jalan 200rbuan gtu
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.