alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
06-08-2019 08:36

My Little Panda [Not For Children]

Thread yang gue dan Franda buat kali ini, bakal menceritakan Franda dari sudut pandang gue sebagai seorang lelaki yang pernah mengejar-ngejar dia sampai akhirnya gue menjadi calon suaminya (tolong diaamiinkan yang ini ganemoticon-Malu ) Jadi kalau gue sempet gue yang buat partnya, kalau gue sibuk Franda yang bakal ngewakilin gue, sekertaris idaman banget emang.

Sebenernya gue belum pernah dan gak ada kepikiran bakal buat tulisan kayak gini. Tapi berhubung si Franda maksa, apalah daya gue ini yang gak bisa menolak keinginannya. Segala dibilang ini syarat kalau gue mau nikahin dia. Hmmm, tambah gak punya alasan gue mau nolak. Jadi mohon maaf ya kalau penyusunannya agak berantakkan kayak hidup gue sebelum ketemu Franda emoticon-Big Grin

Untuk jadwal update, gue gak janji tiap hari kayak threadnya Franda kemaren. Tapi selalu gue usahain kalo ada waktu. Gue juga gak mau ngebebanin Franda dengan adanya thread ini. Dan karena rencana gue nikahin Franda tinggal 9 bulanan lagi, otomatis gue sama Franda juga udah mulai sibuk tuh ngurus ini itu segala macemnya, mohon pengertiannya ya gan.

Okeee
Mungkin gue mau memperkenalkan diri dulu nih, tak kenal maka tak sayang. Tapi jangan sayang sama gue, cukup Franda aja yang sayang sama gue (aowkaowk)
Panggil aja gue Gavin, gue calon suaminnya Franda (gue ulang-ulang terus nih biar pada tau emoticon-Big Grin ), gue kenal Franda semenjak kkn bareng dan sekarang gue sama dia kerja di satu perusahaan yang sama.

Gue pikir keinginan gue buat sama Franda cuman bakal jadi angan-angan, secara keluarga gue adalah keluarga berada sementara keluarga Franda keluarga yang cukup. Iya, maksud gue keluarganya Franda itu kalau mau beli Range Rover cukup, mau beli rumah cukup, mau liburan juga cukup. Sementara keluarga gue, berada. Berada dibawah garis kemiskinan maksudnya, ( hahaha emoticon-Hammer (S) )
Eh gak semenyedihkan itu juga sih tapi ya cukup terlihatlah perbandingannya.
Tapi ternyata penantian gue selama bertahun-tahun ini berbuah manis, impian gue udah di depan mata.

Daripada berlama-lama kita langsung aja mulai masuk ke part pertama ya gan, here we gooo emoticon-Metal

INDEX
1. Bertemu Panda
2. 2 Bulan Bersama Panda
Idul Adha 2019 (side story)
Idul Adha 2019 (side story) 2
3. Sisi Lain Panda
4. Kesedihan Panda
5. Senyum Panda
6. Tarian Panda
7. Kupu-Kupu Panda
8. Ulangtahun Panda
9. Last Day With Panda
10. First Time With Panda
11. Melamar Panda
PENUTUP
Diubah oleh crystal.bright
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuki26 dan 25 lainnya memberi reputasi
24
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
24-08-2019 08:46

Kupu-Kupu Panda

"Are you ready ?", kata gue sambil tersenyum ke Franda saat kami akan landing di bandara internasional Ngurah Rai, Bali

Franda hanya mengangguk dan tersenyum tipis sambil merapikan tasnya

Senyum gue langsung mengembang begitu kami menjajakan kaki di Bali. Franda menurunkan kaca mata hitamnya dan berjalan mendahului gue

"Buru-buru amat, mau kemana sih ?", kata gue sambil mengejar Franda

"Cari taksi, dimana hotelnya vin ?", tanya Franda sambil mengantri untuk membeli karcis taksi

Gue menyebutkan salah satu villa di Kuta yang sudah gue booking sebelumnya. Tak lama kami berdua sudah berada di dalam taksi. Franda hanya diam sambil menatap keluar jendela, memperhatikan jalan-jalan kota bali yang dipenuhi toko-toko kecil di pinggirnya. Semoga kenangannya beberapa tahun lalu tidak kembali dan merusak liburan kami berdua........

Untuk liburan kali ini gue menyewa sebuah sepeda motor milik teman gue yang kebetulan juga sekarang menetap di Bali

"Tadaaaa, lo suka gak kamarnya ?", kata gue setelah membuka pintu kamar di villa tersebut. Gue menyewa villa dengan kolam renang pribadi, ada sebuah dapur bersihnya, dan satu set sofa yang juga melengkapi kamar tersebut

My Little Panda [Not For Children]

"Wow, udah berasa mau honeymoon aja vin", kata Franda dengan mata yang berbinar, lalu menyusuri tiap sudut ruangan

"Lo suka ?", tanya gue sekali lagi

"Suka banget, thanks vin", kata Franda sambil memeluk gue

Aduuhh, jadi enak deh gue (aowkaowk)

"Hehe iya sama-sama fran, mau cari makan ?", tawar gue

"Hem, boleh. Jalan kaki aja yuk biar seru", ajak Franda

"Oke, motor sewaan kita juga belum dianter nih, temen gue masih kerja. Mungkin sorean baru dianter", kata gue menjelaskan. Lalu kamipun pergi untuk mencari makan siang

.................

Sudah beberapa tempat makan kami lewati namun Franda masih belum mau berhenti di salah satunya. Sambil berkacak pinggang dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling kami

"Lo mau makan apa sih fran ?", tanya gue bingung

"Ayam betutu", katanya sambil tersenyum

"Makan itu aja yuk, gue udah laper nih", kata gue menunjuk rumah makan padang

"Ah gak mau, jauh-jauh sama aja makannya nasi padang", katanya sambil melipat kedua tangannya di depan dada

"Iya ntar kita cari lagi ayam betutunya, sekarang makan itu dulu, ya ? Mungkin ayamnya masih sekolah jadi belum ada sekarang", kata gue

"Yaudah deh, ayo vin", kata Franda luluh

Walaupun dengan sedikit manyun, Franda tetap menghabiskan seporsi nasi padangnya. Setelah makan siang, kami kembali ke villa untuk beristirahat. Pas bangun tidur sore harinya gue gak nemuin Franda di ranjang tempat tidur, tapi gue mendengar suara riak air dari kolam renang. Ternyata Franda sedang berenang dengan bikininya

"Gaviiiin, sini yuk berenang", kata Franda sedikit berteriak dengan senyumnya yang mengembang

"Ha ? Gak deh Fran lo aja", kata gue sambil duduk di sofa

"Iihh, ayo berenang... kalo gak besok gue pulang nih", kata Franda mengancam

"Eh jangan, iya iya gue berenang", kata gue sambil melepaskan kaos yang gue pakai dan ikut masuk ke kolam renang

"Yeeeyy, thank you Gavin", kata Franda yang langsung melingkarkan tangannya ke leher gue saat itu

Bisa kalian bayangkan saat itu Franda hanya memakai bikini, dan gue sedang topless. Lalu kami berpelukan di dalam air. Haduuhhh kagak nguatin beneremoticon-Belo

"Eh kita lomba renang yuk vin, yang kalah traktir makan ntar malem", tantang Franda

"Ayo siapa takut", kata gue

"Hitungan ke 3 ya ?", kata Franda dan kami mulai bersiap, gue sengaja mengalah biar bisa traktir Franda ntar malem

"Haha yeeeee gue menang", kata Franda sambil tertawa. Cantik.

"Hehe iya iya gue kalah, kalau gitu ntar malem gue traktir lo ya", kata gue saat itu

.................

"Kita mau makan dimana ?", kata Franda diatas motor

"Rahasia", kata gue sambil tersenyum dan mengancingkan pengait helm Franda

Gue mengarahkan motor ke pantai jimbaran untuk menikmati seafood bakar

"Asiikk, kita makan seafood ?", kata Franda bersemangat

"Iya lo mau pesen apa ?", tanya gue

Akhirnya kami memesan ikan bakar, kerang bakar, udang bakar, plecing kangkung masing-masing satu porsi plus nasi

Sambil menunggu pesanan datang seperti biasa gue dan Franda mengobrol

"Enak banget ya tempat makannya di pinggir pantai gini", kata Franda

"Iya apa lagi makannya bareng lo", sahut gue

"Modus lo", kata Franda sambil membuka botol air mineral lalu meminumnya

"Siapa juga yang modus, fran gue sayang sama lo", kata gue malam itu

"Gue juga vin" kata Franda sambil meletakkan botol air mineralnya

"Juga ? Juga sayang sama gue ?", tanya gue

"Gak, juga sayang sama diri gue sendiri, hehe", kata Franda sambil tertawa

"Sialan lo fran aowkaowk, udah ke ge-eran lagi gue", kata gue sambil ikut tertawa

"Ya habis kalau gue aja gak sayang sama diri gue sendiri, gimana orang lain mau sayang sama gue", kata Franda

"Iya fran iya, dah yuk makan", kata gue ketika pesanan kami datang

"Besok main di pantai ya vin ?", tanya Franda disela-sela makan

"Iya sayang", jawab gue

"Ih manggil sayang-sayang aja lo vin", protes Franda

"Iya Panda", sahut gue

"Gue tampol lo manggil gue itu lagi", Franda protes lagi

"Haha yaudah deh iya 'aja' ", jawab gue kemudian dia tersenyum. "Huh gue gigit juga lo fran", batin gue dalem hati

Malamnya kami beristirahat di Villa
...........

Paginya kami menuju tempat spa kemudian dilanjut berkeliling bali menggunakan sepeda motor

Lalu sore harinya kami menuju ke pantai kuta. Franda memakai jumsuit berwarna kuning muda dengan model bawahan pendek seperti hotpants, dan atasnya bermodel Spaghetti strap. Lengkap dengan sandal jepitnya. Gue memakai kemeja pantai dengan warna tosca dan celana pendek juga sandal jepit

Begitu sampai Franda langsung berlari mendekati bibir pantai dan membiarkan ombak laut membasahi kakinya. Franda menghirup nafas dalam-dalam sambil memejamkan matanya, lalu tersenyum dengan sangat manis

Kami berlarian dipinggir pantai sambil sesekali saling menyipratkan air. Persis seperti dua anak kecil yang baru melihat pantai

"Vin haus", kata Franda sambil duduk di atas pasir

"Bentar ya gue beliin minum, lo berteduh disana aja biar gak kepanasan", kata gue sambil membantu Franda bangun

"Inget lo ya, jangan kemana-mana", kata gue menegaskan sekali lagi

"Siap pak", kata Franda sambil hormat emoticon-Big Grin

Setelah membeli 2 buah es kelapa muda, gue kembali mendatangi Franda di tempat sebelumnya

"Gaviiiiin", teriak Franda sambil cengengesan

"Vin lo mau liat sesuatu gak ?", tanya Franda dengan bersemangat

"Apaan ? Jangan aneh-aneh ya ?", kata gue

Lalu Franda membalikkan tubuhnya, dan mengangkat tinggi rambutnya. Kini ada 2 buah kupu-kupu yang melekat di tengkuk belakang lehernya yang putih

"Bagus gak ?", tanyanya sambil membalikkan tubuhnya kembali

"Bagus, kapan buatnya ?", kata gue sambil tersenyum dan memberikan Franda es kelapa mudanya

"Tadi ada bli yang lewat vin, nawarin tato temporer", kata Franda kemudian meminum esnya

"Balik yuk ntar lo item lagi main panasan mulu", gue mengajak Franda balik setelah kami menghabiskan es

"Ntar aja vin, emang kenapa kalau gue tambah item ? Kecantikkan itu bukan diliat dari warna kulit, bentuk tubuh, atau tinggi badan kali vin. Tapi diliat dari hatinya", kata Franda panjang lebar, gue hanya tersenyum sambil merangkulnya

Kami kembali menyusuri tepi pantai, lalu duduk diatas pasir menunggu matahari terbenam

"Lo sama senja itu sama", kata gue waktu itu

"Apa samanya ?", kata Franda sambil menoleh ke arah gue

"Sama-sama indah. Jadi hari ini gue dapat keindahannya double", kata gue

"Bisa aja lo", kata Franda sambil mencubit pinggang gue dan kami tertawa bersama


...........................

Malam ini Franda sedang duduk di tepi kolam renang kamar kami, dengan setengah kakinya dimasukkan kedalam air. Franda memakai kemeja oversize warna putih dan celana yang sangat pendek, sampai tertutup dengan kemejanya yang lebih besaremoticon-Genit

"Hei ngapain lo ngelamun disini ?", kata gue ikut duduk disampingnya

"Mikirin hidup gue vin", katanya sambil menggerak-gerakkan kakinya di dalam air, gue melihat ada sebuah jus buah dalam kemasan rasa apel disampingnya

"Bagi minum dong", kata gue

"Nih", Franda memberikan minumannya

"Vin lo percaya gak nanti kalau kita mati bisa reinkarnasi ?", tanyanya

"Lo ngomong apaan sih ? Sakit lo ?", kata gue sambil meletakkan telapak tangan di dahinya. Franda menoleh dan tersenyum tipis, ada riak kecil di matanya

"Kalau nanti gue punya kesempatan buat reinkarnasi gue mau jadi kupu-kupu vin, kupu-kupu dengan corak pelangi di sayapnya", kata Franda sambil menyenderkan kepalanya ke bahu gue

"Mana ada sih reinkarnasi jadi kupu-kupu, kalau jadi pocong sih ada", kata gue

"Ih jangan ngomongin itu vin", kata Franda sambil menepuk paha gue

"Eh hehe iya iya sorry", jawab gue

"Vin lo janji ya ntar juga bakal reinkarnasi jadi kupu-kupu", kata Franda

"Kenapa kupu-kupu sih ? Kurang macho fran", protes gue saat itu

"Bilang iya aja apa susahnya sih vin ?", Franda juga protes

"Iya fran, tapi kenapa kupu-kupu ?", tanya gue lagi

"Kupu-kupu itu simbol kebangkitan kembali, dari sesuatu yang kurang baik menjadi sesuatu yang indah. Dia juga simbol kebebasan dan kemandirian vin. Mereka gak perlu mikirin dosa, hukum, pandangan orang lain, mereka bisa mencintai siapa aja, bisa pergi kemana aja. Gak kayak manusia yang untuk mencintai dirinya sendiri aja masih dibatasin sama kata egois", kata Franda

"Tapi batasan itu yang ngebedain mana cinta, mana nafsu", jawab gue

"Terus kalau kita ?", tanya Franda

"Cinta", jawab gue dengan tegas

Lalu Franda memeluk gue

"Lo makan permen ya ?", tanya gue

"Iya lo mau ? Nih", katanya sambil mengeluarkan sebuah permen dari dalam kantong kemejanya

"Gak, gue maunya yang ini", kata gue sambil menarik dagu Franda untuk lebih dekat, lalu gue mencium bibirnya, ada sedikit rasa terkejut dari Franda. Terlihat dari badannya yang sedikit ditarik kebelakang, namun gue tahan untuk tetep dekat, dan saling berpelukkan. Gue memegang kedua pipi Franda, ada butiran air yang membasahinya. Lidah kami saling bertautan, membuat ciuman ini semakin memabukkan

Gue menggendong Franda menuju ranjang, merebahkan badannya, mengelap kedua kakinya yang basah dan memakaikannya selimut

"Selamat malam tuan putri, tidur yang nyenyak ya. Besok kita berpetualang lagi", kata gue kemudian mencium kening Franda, lalu ikut berbaring di sisinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telahmemblok dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
petualangan-indigo
Stories from the Heart
broken-heart
Stories from the Heart
petaka-batu-safir-kisah-nyata
Stories from the Heart
love-life-lost
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.