News
Batal
KATEGORI
link has been copied
79
Lapor Hansip
21-08-2019 06:54

Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib

Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib
Quote:
Pengamat komunikasi politik Ade Armando menyesalkan pernyataan Ustaz Abdul Somad yang menyinggung soal simbol Salib.
Ade menilai, rujukan Abdul Somad jelas mengarang kalau mengatakan bahwa menurut ajaran Islam, dalam salib ada ‘setan dan jin kafir’.

"Rujukan apa yang ia gunakan untuk menyatakan dalam salib Kristen ada ‘setan dan jin kafir’?," kata Ade dalam keterangannya, Senin (19/8).
UAS menyatakan bahwa ceramah itu disampaikannya beberapa tahun lalu. Tapi ia sama sekali tidak menyatakan bahwa pandangannya tersebut keliru.
Dia justru mengatakan bahwa pandangan itu perlu disampaikan agar hadirin (umat Islam) dapat memahami ajaran Tauhid dan syariat Islam.
"Jadi dia memang sengaja menyebarkan pandangan yang kurang baik," sesal Ade yang juga pengajar dari Universitas Indonesia ini.

Ade beranggapan, pandangan ini kurang baik bagi kehidupan bangsa. "Dia seenaknya berbohong, menghina, memfitnah agama lain; dan merasa berhak melakukan itu semua karena dia menganggap dirinya ulama," ungkap Ade.
Salah satu hal yang paling mengherankan bagi Ade adalah jawaban para pembela UAS bahwa dalam Islam memang ada ajaran yang menyatakan bahwa patung adalah tempat bersemayam setan dan jin kafir
"Siapapun yang belajar Al Quran akan tahu bahwa tidak ada ayat Al Quran yang mengatakan bahwa dalam patung ada jin kafir," terang Ade.
Ade menganggap, hal inilah bukti tentang betapa berbahayanya gerakan kaum konservatif Islamis di dunia.
"Mereka dengan seenaknya mengharamkan ini dan itu, karena kepercayaan sempit mereka terhadap ucapan para guru yang memang sempit cara berpikirnya," sebut Ade.(Knu)






https://merahputih.com/post/read/ade...afir-di-salib
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pdt.henderson dan 10 lainnya memberi reputasi
9
Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib
21-08-2019 07:08
Selain Ricuh Soal Guru Besar UI, Berikut Kontroversi Ade Armando

TEMPO.CO, Jakarta - Pengajar Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Ade Armando mengatakan ditolak menjadi Guru Besar UI karena masalah integritas dan etika.

Ade mengatakan, untuk bisa menjadi Guru Besar di UI, setiap calon harus mendapat persetujuan dari semua Guru Besar di UI. Baru kemudian, nama tersebut bisa diajukan ke Departemen Pendidikan Tinggi untuk disetujui Menteri.

Menurut Ade, namanya sudah diajukan untuk menjadi Guru Besar oleh Departemen Ilmu Komunikasi UI pada Mei 2016. Setelah tiga tahun, menurut dia, Dewan Guru Besar (DBG) UI telah menolak permintaan tersebut. "Kualitas akademik saya tidak bermasalah. Tapi yang menjadi masalah bagi DGB adalah soal integritas, etika dan tata krama saya," ujar Ade Armando, Kamis, 1 Agustus 2019.

Adapun Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) secara resmi mengatakan tidak pernah mengeluarkan keputusan untuk menolak proses pengusulan Ade sebagai Guru Besar UI.

"Karena setiap pengusulan yang belum memenuhi syarat dikembalikan untuk diperbaiki hingga dipenuhinya persyaratan sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan entang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Profesi dan Karir DeSen Ul," kata Rifelly Dewi Astuti, Kepala Kantor Humas dan KIP UI melalui keterangan tertulis pada Jumat, 2 Agustus 2019.

Selain soal guru besar ini, berikut beberapa sepak terjang dan kontorversi seputar Ade Armando.

1. Kepolisian Polda Metro Jaya pernah menetapkan dia sebagai tersangka dugaan penistaan agama pada 25 Januari 2017. Ade dilaporkan oleh Johan Khan ke Polda Metro Jaya pada tahun 2016.

Johan Khan mempermasalahkan cuitan Ade dalam akun Facebook dan Twitternya @adearmando1. "Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatnya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues."

2. Lembaga Bantuan Hukum Bang Japar dan Michael serta salah seorang murid pengajian Rizieq Shihab, Ratih Puspa Nusanti melaporkan Ade ke Bareskrim Polri pada 28 Desember 2017. Ade dilaporkan atas unggahan foto berisi para ulama termasuk Rizieq Shihab yang mengenakan atribut natal dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian terkait SARA.

Ade menjelaskan, dalam unggahannya itu dia telah mencantumkan keterangan bahwa foto itu hoax. "Justru maksudnya adalah klarifikasi kepada publik. Masa ke orang-orang tertentu saja," kata dia.

3. Ade Armando kembali dilaporkan ke polisi terkait unggahannya di Facebook yang diduga menista agama. Kali ini, Ade dilaporkan oleh Pemimpin Majelis Taklim Nahdlatul Fatah, Salman Al Farisi dan Front Pembela Islam (FPI) Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI, Jakarta Pusat pada Senin, 8 Januari 2018.

Ade dilaporkan atas unggahannya yang mengomentari hadis nabi. Melalui akun Facebooknya dia menulis, "Hampir pasti isi hadis tidak persis sama dengan apa yang diucapkan dan dilakukan oleh Nabi Muhammad" dan "Yang Suci itu Al Qur'an, Hadis mah kagak!"

4. Ade Armando pernah dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya oleh Denny Andrian Kusdayat ke Polda Metro Jaya karena unggahannya di Facebook soal azan. Unggahan yang dipersoalkan itu berbunyi "Azan tidak suci, azan itu cuma panggilan sholat. Sering tidak merdu. Jadi, biasa-biasa sajalah".

Ade membenarkan ucapannya soal azan tidak suci. Menurut dia, komentar itu merupakan bentuk pembelaan terhadap puisi Sukmawati yang berjudul Ibu Indonesia. "Seandainya ada orang yang merasa kidung lebih indah dari azan, ya enggak apa-apa dong, azan itu tidak suci, ya biasa-biasa sajalah," kata Ade melalui telepon.

5. Ade bersama Masyarakat Peduli Indonesia (MPI) melaporkan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong atas kemenangannya dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kami mengadukan Prabowo dengan gugatan menyebarkan kabar bohong yang dikhawatirkan menimbulkan keonaran di masyarakat," kata Ade di Bareskrim Mabes Polri, Senin, 22 April 2019.

6. Dalam pelaporan Ade terkait penyebaran hoaks oleh Prabowo Subianto, Ade juga turut melaporkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atas dugaan penghasutan. Penghasutan yang dimaksud Ade adalah melarang Prabowo dan Sandi untuk menemui pihak Jokowi usai pencoblosan. Ade menilai pernyataan Rizieq berpotensi mendorong masyarakat untuk tidak percaya hasil pemilu.

7. Ade Armando menyebut organisasi Tarbiyah adalah salah satu organisasi yang berbasis kokoh dan berkembang di Universitas Indonesia (UI). Organisasi Tarbiyah itu berwujud Lembaga Dakwah Kampus SALAM UI (Nuansa Islam UI) yang mendapat suntikan dana dari UI. Hal ini tak lepas dari Ketua Majelis Syuro SALAM UI yang dipilih oleh pengurus Tarbiyah.


https://nasional.tempo.co/read/1231726/selain-ricuh-soal-guru-besar-ui-berikut-kontroversi-ade-armando


nih orang gila udah sering dilaporin soal SARA jg gak pernah masuk penjara emoticon-Gila


cebong seneng bgt sama homok ky begini emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 7 lainnya memberi reputasi
2 6
-4
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia