alexa-tracking
Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
03-08-2019 20:22
Buat Yang Takut Menikah, Adakah Gejala " Penyakit" Ini Yang Dikau Rasakan?
Halo, jumpa lagi dengan trit Pak Dhe Hulk. Khusus buat jomlowan dan jomlowati yang budiman.


Setelah beberapa waktu yang lalu, Pak Dhe bikin trit untuk memberi motivasi bagi jomlowan dan jomlowati menemukan cinta sejatinya. Setidaknya jodoh yang pas buatnya.

Quote:Cepet move on, bikin ancang-ancang baru, langsung melesat menemukan pasangannya.

Aih, lupa ya. Boleh deh, Pak Dhe ingatkan lagi trit itu di mari. Ini kepoin aja ya!


4 Cara Mendapatkan Cinta Sejati

Sudahkah?
Belum?
Boleh dikepoin dulu ya, jangan malu-malu!.

Mungkin yang belum dapat juga dan masih ragu-ragu untuk segera melangkah kejenjang pernikahan.

Jangan-jangan dikau mengindap " penyakit " yang satu ini.

Bukan penyakit kronis atau mematikan tentunya. Tapi ini yang akan menyuramkan masa depanmu, hidup dalam kesendiran.

Pernah dengar tentang :

Gamophobia


Karena gamophobia adalah ketakutan yang tidak masuk akal untuk menghindari ikatan pernikahan.



Buat Yang Takut Menikah, Adakah Gejala " Penyakit" Ini Yang Dikau Rasakan?


Yuk, dikepoin.
Jangan sampai gejala-gejala ini ada di hidupmu.

Ada cecek, ada codot.

Cekidot!


Buat Yang Takut Menikah, Adakah Gejala " Penyakit" Ini Yang Dikau Rasakan?



1.Keuangan

Ketakutan menikah dengan alibi masalah keuangan. Belum cukup uang untuk persiapan masa depan. Diawali dengan biaya menikah terlebih dahulu, dan bayangan yang mengerikan untuk biaya hidup selanjutnya.

Ada benarnya sih, jika masalah keuangan menjadi pertimbangan pertama. Merasa belum siap karena belum bekerja, belum ada penghasilan.

Namun jika semula alasan di atas sebaliknya atau keadaan keunagan baik-baik saja, malah sudah siap dan matang dan tidak masalah dengan finansial.

Tapi masih menggunakan masalah keuangan untuk beralibi, menghindari pernikahan.

Hal yang satu ini harus dipikir dan dikaji ulang, jangan-jangan inilah bentuk dari gejala gamophobia.




2. Keterikatan

Menolak menikah karena ingin bebas selamanya tidak mau terikat dengan tetek bengek ikatan yang timbul akibat adanya pernikahan.

Ada keluarga besar pasangannya, merasa terikat dengan kedua keluarga besar.

Hidupnya yang semula bebas merdeka menjadi terkukung, gerak terbatasi.

Pernikahan, berkeluarga adalah sarang emas yang membuatnya mati gaya. Dan kiamat hidupnya.


3.Tanggung jawab

Tidak dipungkiri bahwa ada tanggung jawab baru yang muncul akibatanya adanya pernikahan. Membentuk keluarga baru, butuh tanggung jawab pastinya. Baik sebagai suami, sebagai istri. Tanggung jawab untuk pemenuhan kebutuhan keluarga baik secara matrial maupun spritual. Sandang, pangan, papan dan lainnya.

Belum lagi nanti jika sudah ada anak sebagai buah cinta mereka. Butuh biaya hidup, butuh biaya sekolah, biaya pendidikan. Dan seabrek biaya yang menjadi tanggung jawab dari pribadi yang sudah menikah dan berkeluarga.

4.Faktor seksual

Ada juga karena alasan seksual. Ketakutan menikah karena disfungsi seksual atau hambatan karena tidak mampu dalam urusan seksual seperti mengalami disfungsi ereksi, impotensi bagi pria. Atau frigiditas, dingin bagi wanita.
Atau yang lebih parah jika mengalami disorentasi gender. Pria merasa sebagai wanita dan sebaliknya wanita merasa dirinya sebagai pria. Mereka seakan terjebak dalan tubuh dan kelamin yang salah. Hemm, sangat komplek dan memprihatinkan.



5.Pengalaman buruk tentang pernikahan

Kegagalan pernikahan diakibatkan karena perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga. Pertengkaran, percekcokan yang mengakibatkan korban rumah tangga, broken home, kimpoi cerai, perceraian, meningkatnya populasi janda dan duda, membuat pernikahan berkesan negatif. Mengerikan horor.

Semua akibat buruk pernikahan itu membuatnya mereka berpikir ulang untuk memutuskan menikah.

Beberapa alasan atau alibi itu yang terkadang pembicaraan tentang pernikahan mendapatkan penilain negatif yang mengakibatkan gamophobia semakin subur.

Para pelaku gamophobia menganggap bahwa :
- pernikahan itu merepotkan, menimbulkan banyak masalah dan menghambat karir.

- pernikahan itu membuat stres dan penyumbang besar kepada tekanan batin, dan meningkatkan korban bunuh diri.

- pernikahan akan membuat hidup merana.

Bagaimana, adakah gejala-gejala di atas mampir di dirimu?

Berhati-hati dan waspadalah.


*

Apakah gamophobia bisa disembuhkan?

- Istilah ketakutan ini dapat diawali dengan perubahan pola pikir negatif terlebih dahulu.
Semua hal yang membuat ketakutan atau pemicu phobia dipilah-pilih kemudian dicari pemecahannya.

- Kemudian merubah persepsi pemikiran tentang pernikahan dengan persepsi pikiran positif.

- Mengevaluasi dan mampu menerima kenyataan bahwa kehidupan pernikahan atau semua hubungan, perikatan, komitmen tidaklah selalu sempurna.

- Hubungan pernikahan ada masa pasang surutnya, ada masa konflik, perbedaan pendapat, cekcok, namun semua itu ibarat " garam " nya dalam mengarungi bahtera pernikahan.

- Mengevaluasi dan memperbaiki pandangan tentang pernikahan, berserta harapan dan mimpi yang indah dan bagaimana cara mencapai semua itu.

Kalau semua usaha itu belum mencapai hasil diharapkan untuk melakukan terapi atau konsultasi kepada ahlinya.

Berapa terapi yang bisa dilakukan antara lain yaitu:
- terapi kognitif
- terapi prilaku dan
- terapi keluarga.

Yang bisa dilakukan dengan menemui pakar psikologi atau pakar ahli komunikasi keluarga.

Dengan harapan akhirnya gamophobia bisa dihilangkan.

Dan, pernikahan bukanlah momok yang ditakuti lagi.

Bagaimana, adakah yang mempunyai masukan yang lain, silahkan meramaikan di kolom komentar?


Monggo.

Jagat Alit
Diubah oleh ndutsetiawan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Indriaandrian dan 24 lainnya memberi reputasi
23
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
05-08-2019 00:44
Nikah itu status. Jadi entar aja kalo udah yakin sama pasangan. Santai, ga usah ngebet nikah apalagi punya anak tanpa rencana dan persiapan finansial. emoticon-Big Grin

Di indonesia menikah masi dijadiin tujuan hidup. Berkeluarga (punya anak) ibarat puncaknya tujuan hidup dengan iming2 berkat. emoticon-Big Grin Balapan dulu2an nikah kalo udah.

Sebenernya kalo ciri2 gamophobia di atas itu akurat, ane malah salut sama sang pengidap. Berarti dia ga kena peer pressure. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
ardhian66 dan online.addict memberi reputasi
2
profile picture
kaskus addict
05-08-2019 05:30


Peer pressure : ikut ikutan yah emoticon-Bingung (S)
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.