alexa-tracking
Food & Travel
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
10-07-2019 11:47
Jangan Jadi Gembel di Negara Orang, Biar Nggak Malu-maluin

Jangan Jadi Gembel di Negara Orang, Biar Nggak Malu-maluin


Sedang ramai dibicarakan di media sosial, turis-turis atau pelancong yang datang ke sebuah negara, kehabisan uang, lalu mencoba mencari dukungan dengan "jadi gembel" di negara tempatnya berlibur tersebut. Berbagai cara dilakukan dengan dalih agar mereka bisa menyambung hidup di sana. Mulai dari mengemis bantuan dari masyarakat lokal dengan sengaja duduk di pinggir jalan atau di tempat-tempat ramai sambil memajang tulisan "butuh uang untuk balik ke negara asal" dan semacamnya, menjual sesuatu seperti pernak-pernik receh, atau mengamen. Perilaku turis-turis yang seperti ini mendapat reaksi yang beragam dari warganet. Ada yang cuek, ada juga yang kesal dibuatnya.

Gue sendiri pernah melihat orang-orang seperti ini waktu sedang liburan ke Kuala Lumpur dan Bangkok. Waktu di kuala lumpur, ada beberapa orang kulit putih yang dengan sengaja duduk di pinggir jalan di kawasan ramai seperti Bukit Bintang gitu, jualan pernak-pernik receh. Mereka memajang kardus yang ditulisi dengan spidol "beli pernak-pernik handmade ini buat uang tambahan kami". Di sisi lain tempat yang sama, ada juga yang beneran berperilaku seperti pengemis gembel gitu. Nggak jauh beda dengan turis yang juga gue nggak sengaja temui di salah satu sudut kota Bangkok.

Kondisi ini bikin gue berpikir, ini orang-orang apa nggak punya perhitungan apa ya pas liburan? Apa cuma dateng aja dengan uang secukupnya terus kalo abis "yaudah ayok kita mengemis gais" apa gimana sih? Terus kenapa mereka dari awal nggak beli tiket pesawat balik gitu atau nyediain uang buat beli tiket pesawat balik at least kalau uang buat makan atau buat senang-senangnya abis, yaudah pulang aja sih?

Menyoal turis-turis gembel ini, beberapa tahun lalu juga pernah terjadi di kawasan Pantai Kuta. Ada salah satu pedagang minuman bercerita kalau di Pantai Kuta ada turis yang ngamen seminggu penuh sambil bawa anak istrinya. Bahkan mereka tanpa malu-malu menulis "Aku mau travel ke Benua Asia tolong donasi" gitu di tempat mereka ngamen.

I MEAN, WHY?! KENAPA BUAT LIBURAN LU HARUS MINTA DONASI?! HAH PUSING GAK SIH?!

emoticon-Jangan ribut disini emoticon-Jangan ribut disini emoticon-Jangan ribut disini

Supaya nggak jadi gembel di negara orang, kita harus banget punya perencanaan yang matang soal liburan. Yang paling utama sebenarnya sih kita harus buang jauh-jauh mental jadi pengemis itu. Sebisa mungkin menghindari masalah dengan mempersiapkan segala sesuatunya sebelum liburan. Segala sesuatu ini termasuk pra-perjalanan, saat perjalanan, sampai pulang dari perjalanan.

Apa saja sih yang bisa kita lakukan?

Jangan Jadi Gembel di Negara Orang, Biar Nggak Malu-maluin


1. Riset dan persiapan

Sebelum berangkat liburan, sudah pasti yang harus disiapkan adalah uang dulu. Tentu saja uang ini akan dibagi-bagi sesuai kebutuhannya nanti. Ya untuk tiket pesawat, ya untuk transportasi di sana, ya untuk akomodasi selama di lokasi tujuan juga. Nah keuangan ini pun harus di-manage dengan melakukan riset supaya kita bisa mendapatkan harga terbaik untuk setiap pengeluaran yang kita lakukan. Siapa sih yang nggak mau dapat tiket penerbangan murah? Penginapan murah? Makan murah? Semua nggak akan bisa kita dapatkan dengan instan atau berharap ada orang yang mau ngasih tahu kita secara langsung. Semua butuh riset.

Manfaatkan review-review dari Trip Advisor atau segampang Googling lah! Nggak usah katrok-katrok amat. Lebih baik repot di awal daripada malu-maluin diri sendiri (dan negara) dengan jadi gembel di negara orang.

2. Hindari menunda beli tiket pulang

Tiket pulang itu penting. Ya iyalah! Kan kita mau liburan nih, bukan mau jadi TKI ilegal di negara orang. Dalam proses perencanaan budget liburan di awal, sebisa mungkin kamu sudah punya budget untuk tiket PP. Hindari beli tiket berangkat saja tapi tiket pulangnya malah nanti-nanti dengan alasan "Nunggu harga murah." dan semacamnya. Kita nggak tahu apa yang akan terjadi selama liburan, kan? Kalau tiba-tiba kamu dapat musibah di sana, at least kamu sudah punya tiket pulang.

Kalau sudah beli tiket pulang, budget kamu untuk yang lain setidaknya aman. Kalau pun terjadi masalah dengan keuangan kamu di tengah perjalanan, setidaknya kamu sudah punya tiket pulang. Tips lainnya adalah sebaiknya tiket pulang kamu fleksibel. Jadi kalau misalnya kamu harus pulang lebih cepat dari jadwal yang seharusnya karena kehabisan uang atau ada musibah gitu-gitu, kamu tetap aman.

Jangan Jadi Gembel di Negara Orang, Biar Nggak Malu-maluin


3. Jangan pelit sama asuransi perjalanan

Memang kadang-kadang kita suka malas beli asuransi perjalanan. Karena kayak, buat apa sih?! Gitu. Padahal asuransi ini bisa sangat melindungi kita kalau-kalau kita mengalami kehilangan barang atau mengalami kecelakaan kecil saat dalam perjalanan. Setidaknya dengan membeli asuransi perjalanan, kita sudah mendapat perlindungan yang bisa diklaim setelah pulang nanti.

Asuransi perjalanan banyak macamnya dan harganya juga nggak lebih mahal dari menginap semalam di hostel. Jadi jangan pelit mengeluarkan uang untuk asuransi daripada kamu dapat masalah di negara tempat liburan kamu dan akhirnya malah jadi gembel. Amit-amit.

4. Siapkan tas kecil khusus untuk benda-benda penting

Ponsel, dompet, dan paspor adalah tiga hal penting saat liburan. Tiga benda ini wajib selalu kamu bawa jadi kamu butuh satu tas kecil yang bisa muat semua benda-benda penting ini. Pastikan tas ini selalu nempel di badan kamu selama perjalanan supaya benda-benda penting ini juga mudah kamu jangkau dan selalu dekat dengan kamu. Beberapa benda penting lain yang juga harus kamu bawa dan ada di tas ini adalah charger ponsel dan power bank. Sebaiknya berjaga-jaga daripada berabe ujungnya kan?

Jangan Jadi Gembel di Negara Orang, Biar Nggak Malu-maluin


5. Jangan pernah kepikiran untuk menggembel

Jaga harga diri gais. Jangan main ke negara orang hanya untuk berniat jadi gembel. Jangan tiru mental turis-turis Amerika/Eropa yang datang ke Asia dan kemudian mengemis donasi dari masyarakat untuk membiayai perjalanan mereka. CAPEDEH. 

emoticon-Cape deeehh emoticon-Cape d...

Buang pikiran-pikiran "kalo uang abis masih bisa ngemis lah di sana". Ini mental yang paling nggak dibutuhkan deh!

Yaudah itu aja yang ingin saya sampaikan kurang lebihnya mohon dimaafkan.



Reference




Quote:Original Posted By santaikalus
Wkwkwkwkw😂 jiah dia ngemis buat alasan keliling asia lah gw pribadi aja banting tulang bagai kuda belum bisa2 keliling sumatra apalagi nusantara apalagi asia mana lagi keliling dunia 😵
Makanya jgn over proud ama bule(penyakit orang asia tenggara) 😂


Quote:Original Posted By Papa.T.Bob
di mari gembel malah jadi yutuber emoticon-Bingung


Quote:Original Posted By seperduaratus
Ya kalau niatnya keliling dunia dari awal gimana ngatur strategi pendanaannya aja sih... Ya kalau mau repot bisa parttimean, kalau ga mau repot ya persiapan biayanya harus teliti lagi..
Ga keren banget keliling dunia uangnya dari ngemis
Diubah oleh romeorabun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jmontefiore dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
12-07-2019 08:32
Nah ini setuju banget gan! ane suka risih tiap ngeliat ada orang asing ngegembel di indo, kayak bingung aja ni orang ngapain dah udah nebeng malah ngegembel, kadang ada yg minta donasi buat dia travelling lagi, ngaco emang-_-
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.