News
Batal
KATEGORI
link has been copied
220
Lapor Hansip
09-04-2019 13:31

argumen "missing-link" tidak relevan utk mematahkan teori evolusi

"tunjukan pada saya fosil perantara peralihan dari fosil ini ke fosil itu"


adalah kalimat khas penentang teori evolusi,membayangkan bahwa ketiadaan fosil2 perantara merupakan celah yg mematahkan teori evolusi.

missing link,apanya yg missing?

skrg mari kita beranalogi.ada rekaman cctv kualitas rendah,buram dirumah orang kaya, cctv tersebut merekam pelayan yg mengambil pistol dari laci kamar tuan nya,cctv jg merekam pelayan menenteng pistol tersebut berjalan dilorong lorong rumah dan memasuki kamar mandi dimana si tuan berada.beberapa menit kemudian si pelayan keluar dari kamar mandi,mengelap tangan dan pistolnya yg berlumuran darah,sementara pelayan lain tertegun mematung sambil ketakutan menyaksikan si pelayan yg keluar dari kamar mandi sambil memegang pistol tersebut.

pertanyaan utk kita semua adalah : apakah kita membutuhkan cctv didalam kamar mandi yg merekam si tuan ditembak dikepala oleh si pelayan? apakah dengan ketiadaan cctv didalam kamar mandi saat sipelayan menembak si tuan maka otomatis prmbunuhan tidak terjadi? kita pny saksi,pny jejak pola dan ukuran sepatu pelayan didalam kamar mandi ,sidik jari,noda keringat di pistol,bahkan jejak dna kulit si pelayan di kuku tuan yg terbunuh yg sempat memberikan perlawanan. rekaman cctv dilorong dan dikamar sebenarnya adalah bonus,tanpa rekaman cctv sekalipun sdh banyak bukti menumpuk yg menegaskan bahwa sipelayan tersebut adalah pembunuh tuannya.

skrg kita kembali ke "missing link".istilah ini muncul disaat ilmuwan pada pertengahan abad ke-19 masih berkutat pada mengandalkan penelitian fosil,bukan seperti dimasa skrg penelitian dna sdh sedemikian maju dan lbh bisa diandalkan.jadi sebenarnya tidaklah perlu menuntut kelengkapan fosil transisi dalam teori evolusi, seperti org yg ngotot si pelayan tidak bersalah membunuh tuan nya karena ketiadaan cctv di kamar mandi,meski cctv di lorong dan kamar ada,namun ketiadaan cctv dikamar mandi dianggap sebagai CELAH ! sebenarnya CELAH tersebut sebenarnya bukanlah lagi menjadi celah krn adanya penelitian sidik jari,dna,bahkan jejak bubuk mesiu dibadan pelayan tersebut ! bayangkan bagaimana riuh nya pengadilan ketika pengacara ngotot satu2nya bukti yg harus valid adalah cctv buram ,sementara bukti2 lain yg ilmiah dengan metode yg lbh moderen dianggap tidak valid oleh sipengacara kuno tersebut?




skrg argumen argumen missing link apa saja yg plg populer?


ledakan cambrian bukti bahwa teori evolusi salah

argumen "missing-link" tidak relevan utk mematahkan teori evolusi

lihatlah ledakan cambrian sekitar stgh miliar tahun lalu,byk hewan muncul tiba-tiba,tau dari mana muncul "tiba-tiba"? dari fosil.

mari kita ambil contoh cacing utk menjelaskan hal ini.cacing turbellarian yg hidup bebas,terdiri dari 4.000 spesies,jumlah yg hampir setara dengan semua spesies mamalia disatukan,banyak sekali bukan? anda tentu mengharapkan ditemukan jumlah fosil yg luar biasa dari cacing pipih ini.sayangnya tidak ada,tak satupun yg pernah ditemukan.jadi bolehkan saya bilang cacing ini baru muncul minggu lalu? jawabannya ya,apabila anda mengikuti logika kreasionis menggunakan argumen ledakan cambrian,krn ketiadaan fosil.

jadi mengapa begitu sedikit fosil sebelum era cambrian? jawaban yg plg logis dan masuk akal adalah kebanyakan hewan sebelum era cambrian bertubuh lunak seperti cacing pipih moderen,atau seperti turbellaria moderen,sehingga terlalu kecil utk menjadi fosil yg baik.



knp tidak ada makhluk "transisi" yg bertahan hidup skrg? kodok dengan paruh bebek misalnya,atau kecoa dengan kaki kuda misalnya?

pemahaman taksonomi hewan bertulang belakang dibagi menjadi lima: ikan, amfibi, reptil, unggas, dan mamalia.sebenarnya ini hny garis pembatas kasar saja, dan kalau ada yg diluar ini tidak perlu bingung.misalnya lumba lumba..ikan?mamalia?

kalau mau yg lbh "aneh"(sebenarnya ini meminjam istilah kreasionis,krn tidaklah aneh menurut evolusi),kita jg pny platipus, yg hidup di australia.meminjam istilah kreasionis,maka inilah tikus berparuh bebek

argumen "missing-link" tidak relevan utk mematahkan teori evolusi

Australia adalah pusat bagi segala keanehan satwa. Di sana, taksonomi lama tentang hewan bertulang belakang dijungkirbalikkan. Apakah platipus itu? Unggas? Reptil? Mamalia? Atau ketiga-tiganya? Secara tongkrongan, platipus menyerupai unggas, tapi secara anatomi, dia adalah mamalia, saudara jauh manusia.

Dalam dunia Biologi, platipus adalah enigma; dia bertelur tapi juga menyusui. Hewan lain yang punya kemampuan seperti ini adalah ekidna. Salah satu definisi mamalia adalah menyusui dan tak ada hewan menyusui di muka bumi ini yang bertelur. Platipus melanggarnya. Dan itu normal-normal saja.

Kanguru adalah enigma dalam bentuk lain. Dia termasuk hewan mamalia, melahirkan dan menyusui. Tapi, cara kanguru melahirkan dan membesarkan janinnya di luar rahim adalah sesuatu yang tidak umum sama sekali bagi mamalia.

Jika Anda penasaran, lihatlah video di bawah ini. Seekor janin keluar dari rahim ibunya dan ditampung ke dalam kantung di mana sang bayi meneruskan proses pertumbuhannya. Kantung kanguru adalah “jalan ketiga” selain telur dan rahim. Dan itu normal-normal saja.







ikan jadi mamalia dan kemudian jadi manusia?hahaha,mana buktinya? mana missing link nya?

ilmuwan kita berpendapat bahwa pada suatu masa laut begitu sesak,terlalu byk yg mencari makan dari pada makanan yg tersedia,oleh krn itu para penghuni laut mencoba naik kedarat mencari makanan,pada awalnya byk jatuh korban bagi yg gagal,dan bagi yg survive kembali kelaut semakin melatih kemampuannya terus menerus bertahan lbh lama didarat dan wow ! akhirnya lama kelamaan keturunannya(yg entah sudah keturunan keberapa) menjadi penghuni daratan ! menjadi amphibi bahkan menetap di darat.

hahaha,masa sih "ikan" bisa gitu?

kita ambil contoh satu saja yg akrab sama indonesia,hidup di indonesia : ikan betok

ikan betok adalah yang bandel, lama meregang nyawa. tanpa air di ember, ikan betok masih hidup ,coba saja.ikan betok ini contoh yg bagus utk menjelaskan kepada kaum kreasionis tentang makhluk "ditengah tengah antara ikan-mamalia".

Ikan betok adalah sejenis "missing link" jika kita mau menggunakan istilah ini. Sebut saja missing link masa depan antara makhluk air dan makhluk darat. Studi anatomi terhadap betok mengungkapkan bahwa ikan ini berbeda dari kebanyakan ikan lain yang hidup di air tawar.

Dari membaca buku dan penelusuran ke beberapa situs di internet, saya mendapatkan keterangan yang menarik tentang betok. Nama Latin ikan ini adalah Anabes testudineus. Dalam bahasa Inggris kerap disebut dengan “climbing gouramy” atau “climbing perch” karena perilakunya yang suka “memanjat” ke darat.

Yang mencengangkan saya adalah karena alat pernafasannya bukan hanya insang, tapi sudah dilengkapi dengan semi-paru-paru yang disebut labyrinth. Ketika berada di daratan, betok menggunakan organ labirin itu untuk bernafas. jangan kaget ya,Menurut Wikipedia, betok bisa bertahan hidup di darat tanpa air hingga 6 hari.

Dalam kerangka evolusi, betok adalah “divergent” yang mencoba keluar dari habitatnya. Sebagai karnivora yang memakan segala jenis serangga kecil, tentu ikan ini ingin juga coba-coba meluaskan wilayah perburuannya. Kali-kali aja di darat dapat mangsa yang lebih lezat emoticon-Big Grin

ikan betok jalan didarat :




sebenarnya msh banyak ikan di indo(apalagi didunia) yg bisa jalan di darat,kali kali kalau manusia punah(otomatis ga ada mancing ikan lagi),laut jd penuh sesak lagi trus para penghuni laut naik kedarat lagi dan jutaan tahun lagi menjadi mamalia ,atau bahkan menjadi penguasa bumi yg baru..tentu saja proses ini akan memakan waktu yg sangat lama emoticon-Embarrassment





- sekian & terima kasih sudah mampir ke thread ini -


*tulisan diolah dari berbagai sumber
Diubah oleh beritapalestina
17
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
argumen "missing-link" tidak relevan utk mematahkan teori evolusi
14-04-2019 22:14
Quote:Original Posted By hensemjek
Manusia ga keilangan bulu kali gan. Kita dipenuhi rambut halus juga. Ada juga orang yang kadar rambutnya tebel sampe di punggung, dada, nyambung ke perut, otong, sampe pantat, ke paha trus kaki, dan ini cenderungnya di laki2.
emoticon-Ngakak

Ini sama halnya sama makhluk lain. Contoh famili feline. Lu liat singa jantan punya rambut kepala, sedangkan yang betina ya rambutnya pendek2 aja menyerupai feline besar lainnya seperti harimau, macan tutul, panther, macan gunung. Tapi sebaliknya kita liat lagi feline medium. Lynx punya di kepala yang cukup tebal sampe ke pipi, jadi kayak harimau kecil. Lalu tengok feline kecil; kucing persia, angora bulunya tebal. Kucing mesir ada yang botak tanpa bulu. Sedangkan kucing domestik asia tenggara badannya cenderung kecil dan bulu pendek.

Faktor lingkungan itu juga jadi pengaruh perbedaan dan perubahan genetik.


Alasan awal apa yg memicu perbedaan besar antara manusia dengan hewan...??

Kalo alasan awalnya adalah karena turun pohon, kenapa banyak spesies kera lain yg sama2 turun pohon tapi tidak berkembang sepesat manusia? Sebut aja gorila, babon, dlsbnya..

Kenapa mereka ga berkembang seperti manusia?

Kalo alasannya adalah lingkungan, pemangsa, makanan, dlsbnya itu.. Banyak juga kok hewan lain yg punya tantangan kehidupan yg sama seperti manusia.. Kenapa mereka ga berkembang sepesat manusia..?

Salah satu yg menjadi cikal bakal perkembangan kehidupan manusia seperti sekarang ini karena meniru alam..

Sebut aja api, memasak, pakaian, besi, dlsbnya itu.. Nah pertanyaannya.. Banyak hewan yg skrg hidup dan berinteraksi dengan manusia, seperti tikus, kecoak, kucing, anjing, dlsbnya..

Kenapa mereka tidak berkembang dengan meniru manusia? Kan mereka sudah punya contoh tuh.. Sama kaya manusia jaman dulu yg meniru alam untuk kemudian berkembang.. Kenapa hewan2 di sekitar manusia itu tidak berkembang? emoticon-Bingung

Ini gue serius nanya lo.. Bukan ngetes..
0 0
0
profile picture
kaskus addict
14-04-2019 22:43
Ya, itulah mengapa para cikal-bakal manusia menjadi manusia, gan. Kalo ane teriak ke ikan mas ane, pasti mereka ga akan peduli tai. Kalo ane teriak ke kura2 ane, dia pasti juga ga akan peduli tai. Tapi kalo ane teriak ke kucing ane, pasti dia akan kaget dan berasa ane marah karena otak mereka lebih berkembang dibanding kura2 sama ikan mas, apalagi udah dirawat dan turun-temurun sama ane. Tapi sepinter2nya kucing ane, anjing akan lebih ngerti kalo ane teriak marah, karena otak mereka lebih berkembang. Sebaliknya kalo ane teriak ke serigala, jelas ane bakal diserang karena cara pikir serigala berbeda dengan anjing dan kucing domestik.

Ane bukan peneliti manusia purba gan, jadi ane cuma bisa pikir secara logis mengenai perihal ini.

Sekarang kalo dipikir2, manusia purba ini bisa dibilang kebetulan memiliki tingkat survivabilitas yang tinggi. Tapi ada juga beberapa manusia purba yang punah karena mereka tidak bisa berkembang. Diluar itu, manusia2 purba ini jelas terbukti bisa survive karena punya cara pikir yang lebih maju, pesat berkembang, dan belajar. Mereka juga nomadic, pindah2 tempat beradaptasi ke lingkungan yang baru, membuat peralatan baru, membuat gaya hidup baru, diiringi dengan kondisi bumi yang berubah seperti pergeseran lempeng, pasang surut air laut, cuaca, dan suhu. Semua ini memicu perkembangan dan akhirnya kondisi genetik pun berubah, menghasilkan keturunan yang lebih pandai dan lebih berkembang, fisik pun perlahan2 berubah.

Alhasil akhirnya seperti kita sekarang dan sampai sekarang kita pun berkembang. Anak jaman sekarang ngerti gadget cepet banget dibanding ane yang dulu gaptek total di depan gadget. Anak SMP/SMA jaman sekarang pada tinggi2, mukanya pada tua semua, sedangkan jaman dulu angkatan masih pada keliatan anak2 banget. Ini kan berarti sudah ada perubahan lagi di genetik manusia.

0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia