Kaskus

Story

seenueAvatar border
TS
seenue
Tak Punya Hati ?
Ada saat, dimana kehidupan hanyalah omong kosong belaka.


Spoiler for Index:


Adakah Senyum di Semarang,


Spoiler for Index:

Diubah oleh seenue 06-05-2020 14:27
ipppsssAvatar border
anton2019827Avatar border
dbase51Avatar border
dbase51 dan 25 lainnya memberi reputasi
26
30.5K
264
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
seenueAvatar border
TS
seenue
#8
Dunia gw banyak heningnya..

Sekian persen yang hidup dan yang bekerja hanyalah mata, telinga, otak dan tangan. Teruntuk mulut.. jarang sekali bergema. Senyum pun, akan sangat tipis.. malah-malah sumir.

Mungkin, hidup gw aja yang nggak hidup. Kalupun hidup, tandanya masih makan.. seperti manusia curah kebanyakan.

Adapun mereka yang berhubungan sama gw, sekarang. Bisa jadi sebatas iklan.

Macam Lola, ataupun Rania yang beberapa waktu yang lalu sempat membuka simpul behanya. Pertanda, gw sudah di bolehkan menjamah. Tapi, gwnya saja yang malas. Terlalu remeh, retorik dan membinatang. Pasti, ujung-ujungnya juga kimpoi. Punya anak, sok tangung jawab, sok bahagia dan melodrama khas percintaan di bumi ini.

Emang, nggak bisa apa.. manusia bercengkrama diantara diksi-diksi narasi yang lintas dimensi?. Macam bercengkrama soal tuhan, kira-kira tuhan ngapain ya?.

Jadi ingat, saat anjing bisa bicara sama domba. Bahwasanya, tuhanya anjing bisa mengongong, berkuping tegak dan bertubuh keren ala Siberian husky. Eh si domba juga bilang, kalau daging tuhanya lebih enak dari daging ras kambing apapun, malah.. kalau baru di adu, rasanya senikmat darah.

Keren..

Back to realitas, dimana gw masih menjadi manusia.

Malam ini gw free, gw keluar apartemen buat nyari angin. Jalan kaki tentunya.

Gw sering melakukan ini, dan entah kenapa.. gw ngerasa bahagia. Receh memang, tapi.. bagi kamu yang suntuk, monoton, apa-apa instan.. coba saja. Jalan kaki malam-malam. Nikmati kebebasan, hirup udara dalam-dalam dan senyumlah kepada pepohonon, niscaya.. sapaan khas tetumbuhan akan kamu rasakan.

Setelah pegal-pegal, gw mampir ke babang tahu tek. Pesen satu yang pedes, pake telor.. double.

Em.. enak, apalgi kacangnya terasa. Simple, dan sudah membuat gw cukup bahagia. Kenapa? ya karena perhatian gw teralih ke hingar-binarnya kehidupan nyata, bukan delusi, imaji dan apa-apa yang serba nggak nyata di kepala.

Satu yang perlu kamu inggat, dibalik manusia pendiam.. adalah mutlak kalau kepalanya selalu bising. Apa.. apa dan kenapa, selalu menjadi santapan yang tak pernah menuai akhir.

Mungkin, gw ini reinkarnasi dari seorang Filsuf. Hahahaha..

Makan selesai, dan waktunya pulang. Pas masih jalan di trotoar, sebuah mobil sedan hitam berhenti di depan gw, di jalan maksudnya. Jadi nggak ngehalangi jalan gw. Cuma, pengendaranya yang memberhentikan gw.

"Bukanya kamu di.."

Belum sempat gw ngomong, perempuan itu sudah nyergap gw, dengan bahu berguncang.. dia terisak-isak seperti dunia nggak ada orang.

Tangan gw masih lepas menjulur ke tanah, tanpa apa dan harus bagaimana.

Satu kata waras, APA.. APAan INI..

Satu kata nggak waras, kamu kenapa..

Dan malam pun akan segera membuka tabirnya. Bukankah, marah dan sedih akan seketika hilang.. kalau sengama sudah jadi keniscayaan.

Sungguh, maha jancuk ini kehidupan. Isinya hanya para munafiq kelas teri, ujung-ujungnya selangkangan.
yusufchauza
arifbws208e
tikusil
tikusil dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.