Kaskus

Story

andmseAvatar border
TS
andmse
Warna Luka
Spoiler for Cover:


Hallo agan-agan dan mba-mba dan kakak-kakak dan semuanya...
Sebelumnya saya mau minta izin terutama untuk sesepuh SFTH buat bikin thread disini hehe...
Setelah sekian lama jadi silent reader, dan berbanjuran air mata terus lama-lama terinspirasi buat berani nulis...tadinya sempet bingung buat index part , bodoh bgt yak? haha... sampe akhirnya bisa dan langsung semangat buat nerusin nulis lagi hehe curhat emoticon-Big Grin

Ini cerita tentang laki-laki yang cenderung cupu dengan yang namanya cinta cieelahh...emoticon-Big Grin
Maaf kalau penulisannya kurang rapih... sambil dibantu yak hehe biar bisa lebih baik lagi...emoticon-Big Grin



Spoiler for Prolog:


Index Part:

Part 1
Part 2
Part 3 ( Tentang Sebuah Nama )
Part 4
Part 5
Part 6 ( Sekolah, Murid Baru, Bintang Sekolah )
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10 ( Sosok Yang Tak Terduga )
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15 ( MABIS "Masa Bimbingan Siswa" )
Part 16
Part 17 ( Akhrinya )
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24 ( Cedera )
Part 25
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 6 suara
Bagaimana Ending Cerita Ini ?
Happy Ending
33%
Sad Ending
67%
Diubah oleh andmse 20-04-2019 00:42
afterindAvatar border
ikushaAvatar border
jonet1994Avatar border
jonet1994 dan 27 lainnya memberi reputasi
26
13.7K
121
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
andmseAvatar border
TS
andmse
#4
Part 4

"Yaudah gue balik dulu ya" Kata Alfy.

"Oke deh... lo kalau mau main, kesini aja santai. Lagian rumah lo didepan rumah gue... tinggal lo teriak juga pasti kedengeran haha" Jawabku.

Karena memang sudah sore, dan hampir memasuki waktu maghrib... jadi Alfy memutuskan untuk pulang kerumahnya. Dan aku pun bergegas untuk mandi, dan bersiap untuk sholat.

"Woy lo ngapain mainin game gue!!!" Kataku yang berada dipintu kamar dan melihat si Sherin yang berada didalam kamarku sambil memainkan game dilaptopku. Waktu itu lagi zamannya game Point Blank atau orang-orang biasanya nyebutnya "PB".

"Gue liat lo kalo mainin ini game kayaknya seru banget... terus betah lagi berjam-jam main ginian" Katanya.

"Gue baru bentar aja udah pusing" Tambahnya lagi.

"Itu karena lo udah tua" Jawabku dengan datar.

"Bentar-bentar...." Kataku sambil memeriksa game ku yang tadi dimainkan Sherin.

"Rin... lo ngapain beli item beginian!!!" Tambahku lagi.

"Abisnya itu keren de... gue liat unyu-unyu gitu warnanya... yaudah gue beli aja deh hehe" Jawab Sherin.

"Kan karakter gue disini cowok rin... masa pake beginian... buang-buang duit gue aja..." Jawabku.

"Hah? Game begituan mainnya pake duit?" Tanya Sherin.

"Ya gak juga sih... tapi ini lo beli pake battle point, itu ngumpulinnya lama tau" Jawabku.

"Yaudah sih lo kumpulin lagi aja haha" Jawab Sherin sambil pergi keluar kamarku.

"Mau kemana lo?" Tanyaku dengan nada yang ketus.

"Balik kekamar gue lah... dadah dede gemes..." Jawabnya dengan nada dan raut wajah yang sok imut.

"Najis rin... muka lo jelek banget sumpah" Jawabku.

"Biarin wle..." Jawabnya sambil menjulurkan lidah.

Aku melanjutkan bermain game, dan melihat temanku sedang online juga di game. Namanya Rakha dia teman sekelas ku... Rakha ini sifatnya hampir mirip sama si Alfy cuma bedanya dia ini playboy dan agak nakal, gebetannya banyak banget. Rumahnya Rakha agak jauh dari rumahku, tapi dia selalu menjemput kerumah ku kalau berangkat sekolah... karena memang arah rumah dia dengan arah kesekolah itu sama... dan lagi pula dia kesekolah dengan sepeda motor, jadi biar cepet hehe.

"Woy Rak... ayo mabar". Kata ku diroom chat game.

"Oke siap... nanti gue bikin room dulu". Balasnya.

Ketika sedang asik... ditengah permainan si Rakha melakukan hal yang menjengkelkan dalam game.

"Woy Rak! Ko lo diem aja..." Kataku di kolom chatting.

"Woy kampret!" Lanjutku.

Lalu aku ambil hp dan mencoba buat menelpon si kampret satu ini.

"Woy lo lagi ngapain si?" Dengan nada ketus.

"Hehe maaf bro lagi bbman sama gebetan baru" Jawabnya sambil cengengesan.

"Buset dah gebetan yang mana lagi? Gebetan lo udah banyak woy" Jawabku.

"Adalah adik kelas" Jawabnya.

"Bodoamat ya...yaudah cepet balik lagi ke game tanggung nih" Kataku sambil langsung menutup telpon.

Lalu gak lama ada Sherin didepan pintu kamar.

"De... anter gue yu ke Mini Market" Ajaknya.

"De!" Tambahnya.

"Hmmm" Jawabku dengan malas karena sedang asik main game.

Lalu tiba-tiba ada bantal yang mendarat dikepalaku.

"Brukk!!!" Begitulah kira-kira suaranya.. eh... bagaimana sih kalau suara lemparan bantal? Kalian bayangin aja ya sendiri haha.

"Anjir apaan si rin?" Jawabku sambil melihat Sherin dengan tatapan jengkel.

"Lo tuh ya... dipanggilin dari tadi diem aja!" Katanya.

"Mau ngapain sih? Ganggu aja gue lagi main game juga"Jawabku.

"Anterin gue ke Mini Market de... sekalian malam mingguan haha"Katanya.

"Makannya cari pacar sono... biar gak nyuruh-nyuruh gue. Betah banget jomblo" Jawabku.

"Dih... gak nyadar, lo juga jomblo bocah..." Katanya.


"Yaudah cepet gue tunggu didepan" Tambahnya lagi.


aaaaaisyah
aaaaaisyah memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.