alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
04-12-2018 03:48

Sadis! 31 Pekerja Dibantai OPM di Nduga Papua

Sadis! 31 Pekerja Dibantai OPM di Nduga Papua

Sumber Informasi Terpercaya
home nusantara
Sadis! 31 Pekerja Dibantai OPM di Nduga Papua
Chanry Andrew Suripatty
Senin, 3 Desember 2018 - 22:13 WIB
Sadis! 31 Pekerja Dibantai OPM di Nduga Papua
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan membantai 31 pekerja di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga. Ilustrasi/SINDOnews
JAYAPURA - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan membantai 31 pekerja di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga. Ke 31 orang pekerja jembatan ini merupakan buruh bangunan dari PT Istaka Karya dilaporkan tewas sementara satu orang lagi belum diketahui nasibnya. (Baca:Pos TNI di Distrik Mbua Nduga Papua Dikepung 40 Anggota OPM)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal dalam menjelaskan, pada hari Senin (03/12/18) sekitar pukul 15.30 WIT pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi Kabupaten Nduga pada Minggu (02/12/2018). (Berita sebelumnya:Polda Papua Selidiki Informasi Puluhan Pekerja Dibunuh OPM)



Mendapat laporan personel gabungan TNI-Polri yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP RL Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. Namun saat tiba di kilometer 46, tim bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Mbua dan menyampaikan agar tim berbalik arah karena jalan diblokade oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, berdasarkan laporan dari lapangan sebanyak 24 orang pekerja dari PT Istaka Karya dibunuh pada hari Sabtu (1/12/2018) sedangkan 8 lainnya yang sempat menyelamatkan diri dan bersembunyi di salah satu rumah anggota DPRD setempat. Namun mereka pun dan dibunuh pada hari Minggu (2/12/2018) setelah dijemput oleh anggota OPM.

“Laporan terakhir total semua korban adalah 31 orang, 24 dibunuh pada hari pertama, delapan orang lainnya sempat lolos dan sembunyi di rumah anggota dewan, tapi keesokan hari nya mereka di jemput dan di bunuh. Satu orang lagi masih hilang,” jelas Kamal.

Hingga kini aparat gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban dan melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan.
(sms)

rakyat dibantai Teroris Laskar Kristus OPM

hanya di rezim jokowi OPM kembali menggeliat...

penembakan pesawat di bandara, pembantaian pedagang2 kios dan tukang ojek,
pembunuhan tentara2 dan aparat negara
pemerkosaan tenaga medis san guru secara digilir..

dan ini pembantaian Massal 31 pekerja yg sedang melakukan pembangunan..



kurang apalagi??


OPM teroris Anj*nk,Biadab....!!!


pilih presiden yg terbukti pernah turun langsung memberantas teroris OPM di Papua....!!!
profile-picture
mamatsapien memberi reputasi
-1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
04-12-2018 13:17
Coba jalan jalan ke tirto deh liat komen komennya orang papua di sana !! , rata rata mereka dendam dan marah bukan kepalang gara gara mereka diterlantarkan selama puluhan tahun lamanya ( terutama di zaman soeharto !!) , puluhan tahun menyaksikan emas dan tembaga mereka di garong barat , puluhan tahun orang orang mereka dipukuli dan dianiaya oleh oknum aparat yang kong kalikong sama pengusaha tambang !! ( papua jaman soeharto itu jadi daerah DOM !! sama seperti aceh , jadi daerah operasi militer pembangunan minimalis )

tidak lupa mereka juga marah dengan tabiat orang orang indonesia barat ( terutama ke dedengkot hti kampret dan fpi yang koar koar khilafah dan nkri bersyariah !!)

Masalah di Papua bisa jauh lebih menurun kalau pemerintah dan aparat bisa minta maaf atas dosa dosa terdahulu. Presiden Soeharto itu memang brengsek , bahkan sampe sekarang 20 tahun setelah dia turun sampah2 hasil kepemimpinannya masih bertahan hingga di akar. Jokowi harus lebih cari solusi lagi !!

Jangan terus terusan kirim tni sementara di papua kekurangan guru , tim medis , insinyur , dan. Hutan mereka terus dihancurkan sama tambang asing keparat dan sekarang mulai dihancurkan lagi oleh sawit haram jadah !!

Orang papua sekarang katanya juga takut gak jadi tuan di negri sendiri ( di kawasan pesisir orang papua dah tinggal sekitar 40-50 persen , selebihnya pendatang ) memang populasi orang asli papua terus bertambah !! Tapi populasi pendatang bertambah jauh lebih pesat !!

2 1
1
profile picture
kaskus addict
04-12-2018 17:00

Betul betul betul .... Sampah memang orang2 yg sok pancasilais tapi munafik
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.