alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
188
Lapor Hansip
30-11-2018 09:54

Reuni Itu Menyenangkan

Reuni Itu Menyenangkan

Quote:
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, reuni itu dapat diartikan pertemuan kembali (bekas teman sekolah, kawan seperjuangan, dan sebagainya) setelah berpisah cukup lama. Jadi kalau baru 2 tahun berpisah kok reuni itu masih layak diperdebatkan. Apakah 2 tahun itu waktu yang lama?


Aoa sih yang dilakukan saat reuni? Kalau pengalaman saya sih yang namanya reuni itu ya membahas hal-hal konyol dan membahagiakan saat bersama dulu. Misal, reuni dengan teman SMA. Yang dibahas ya tidak jauh-jauh dari kabar ibu kantin yang dulu kita kerjai. Atau anak dari si cantik bidadari sekolah sekarang berapa. Seandainya ketemu dengan gebetan yang ternyata sudah punya gandengan, bahkan momongan, sok-sokan malu. Intinya apa sih? Bahagia, senang-senang dan tertawa.

Reuni Itu Menyenangkan

Saat reuni, tidak ada yang bahas pekerjaan, peluang bisnis, atau yang berhubungan dan berkaitan dengan itu. Kalau sudah ngomong bisnis, itu bukan reuni namanya, tapi kerja. Bahasan paling berat saat reuni itu apa sih? Ngrasani atau membicarakan mantan yang ternyata suaminya tak seganteng saya, hahaha. Lho memang kok. Atau kalau ada mantan yang belum menikah, atau sudah janda, kira-kira ada pelung tidak untuk dijadikan istri kedua! Hahahaha!

Fun, bahagia, senang-senang. Memang itulah esensi dari reuni. Sudah lama tidak ketemu, masak mau bahas hal-hal yang berat. Masak mau bahas dukung caleg siap. Presiden siapa, sayang waktunya lah. Paling kalau ada teman yang kebetulan mau nyaleg, sambil lalu bilang "Jangan lupa pilih saya", "Koncone dibantu lah bos." Itupun diucapkan sambil lalu tanpa diberikan panggung khusus.

Reuni Itu Menyenangkan

Namun, makna indah dari reuni belakangan sepertinya mengalami anomali, mengalami pergeseran. Tidak banyak memang, tapi ada. Yang gara-gara reuni, niatnya fun eh berakhir dengan tidak fun. Iya, tertarik mantan, anak istri dilupakan. Tolong yang ini jangan sampai terjasi ya. Seberapa "hijau" penampilan mantan mu, ingatlah istrimu jauh lebih menarik. Anomali jenis ini sih masih terhitung ringan dan terjadi karena ketidak sengajaan.

Ada anomali yang sengaja diciptakan untuk menggeser makna reuni yang fun, gembira, senang-senang, menjadi sesuatu yang sedikit menimbulkan dampak yang kurang baik. Anda pasti sudah tahu ya, akan ada reuni apa di 2 Desember nanti. Jika anda bertanya dampak kurang baiknya apa? Minimal bikin jalanan macet. Hari minggu, di mana jalanan biasanya lengang menjadi tidak lengang. Anggaran pengamanan yang mungkin bisa dialihkan ke hal yang lebih bermanfaat, eh hanya dipakai untuk melihat orang orasi.

Reuni Itu Menyenangkan

Saya tidak kontra dengan kegiatan penyampaian pendapat seperti itu.
Kalau saya kontra, itu artinya saya tidak menghargai demokrasi. Yang tidak bisa saya terima adalah, mengapa masih menggunakan gerakan 212? Bukankah dulu tuntutan gerakan tersebut adalah adili sang penista agama? Bukankah tuntutan itu sudah tercapai, bahkan Ahok (yang dianggap menista agama) sendiri sudah ditahan karena keputusan pengadilan memutus dia bersalah? Idealnya, kalau gerakan tersebut bukan gerakan politik (seperti klaim mereka) ya sudah bubar. Tidak perlu ada reuni-reunian lagi. Kasihan kata reuni, rusak maknanya. Kok bisa rusak? Bisa! Wong yang dibahas di sana bukan sesuatu yang berhubungan dengan fun kok. Mengacu pada acara dulu, isinya kan tangkap!! Adili!! Gitu ya???

Saya justru senang dan mendukung, jika gerakan itu bertajuk "7 Juta suara untuk si anu. Atau, 7 Juta suara untuk si itu." Tanpa membawa embel-embel reuni dan alumni. Alasannya ya itu tadi, tujuan dari 212 sudah selesai. Sudah terwujud. Mau apalagi? Mau nuntut Ahok tidak boleh keluar penjara? Kan tidak mungkin.

Well, mari kita lihat apa yang akan diorasikan lusa. Jika mengarah ke salah satu calon, jelas sudah 212 bukan gerakan umat, tapi gerakan politik dari salah satu tim sukses. Sekali lagi saya akan menjadi saksi aksi penunggangan oleh politisi terhadap gerakan yang seharusnya murni dan mulia. Jika dulu tokohnya Baginda Yang Mulia Amien Rais, lalu siapa penunggang aksi 212? Kita simak saja. Salam Damai.


Merdeka!!

Sumber Referensi : sini, Ide Sendiri
Sumber Gambar : sini, sini, sini, sini
12
Reuni Itu Menyenangkan
02-12-2018 16:17
Quote:Original Posted By londo.046
Jadi yang di monas ga cocok disebut reuni om??? emoticon-Big Grin


Manurut ente bagaimana...Bre?....emoticon-Ngacir Tubrukan
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.