News
Batal
KATEGORI
link has been copied
894
Lapor Hansip
10-09-2018 08:37

ALL ABOUT RECRUITMENT CPNS 2018

1. Info Pembukaan Recruitment CPNS 2018

Quote:
ALL ABOUT RECRUITMENT CPNS 2018

SIARAN-PERS-6-Sept-2018

Pemerintah akan melaksanakan pengadaan CPNS Tahun 2018. Fokus perencanaan dan rekrutmennya diarahkan untuk meningkatkan daya saing bangsa, dengan prioritas pada bidang pelayanan dasar yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Pengadaan CPNS Tahun 2018 ini direncanakan akan membuka 238.015 formasi. 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda). Peruntukan instansi Pemerintah Pusat terdiri dari :

Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi. Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Teknis pendaftarannya dilakukan serentak secara online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal pendaftaran online (sscn.bkn.go.id). Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Keterangan lebih lanjut klik link dibawah ini :

SIARAN-PERS-6-Sept-2018
PERMENPANRB-NO-36-TAHUN-2018


2. Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018

Quote:
Ada tiga tahapan seleksi pelamar CPNS, yakni seleksi Administrasi, SKD, dan SKB. Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, pelamar harus lolos seleksi administrasi. SKD merupakan salah satu tahapan setelah pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil

Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Nilai Passing Grade CPNS 2018 atau nilai ambang batas seleksi CPNS adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 meliputi, Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU); dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Nilai Passing Grade CPNS Formasi Umum

Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018

  • 143 (Seratus Empat Puluh Tiga) untuk Tes Karakteristik Pribadi;

  • 80 (Delapan Puluh) untuk Tes Intelegensia Umum; dan

  • 75 (Tujuh Puluh Lima) untuk Tes Wawasan Kebangsaan.

Ketentuan nilai passing grade diatas adalah untuk pelamar CPNS dari pelamar umum - sedangkan nilai passing grade dari kebutuhan formasi khusus berbeda penilainnya.

Berikut di bawah ini adalah (formasi) kebutuhan khusus:

  • Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude);

  • Penyandang Disabilitas;

  • Putra/Putri Papua dan Papua Barat;

  • Olahragawan Berprestasi Internasional;

  • Diaspora;

  • Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II.

Nilai Passing Grade CPNS Formasi Khusus

Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 bagi peserta yang mendaftar pada jenis formasi khusus, adalah sebagai berikut:

  • Nilai Kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dan Diaspora paling sedikit 298 (dua ratus sembilan puluh delapan), dengan nilai TIU paling rendah 85 (delapan puluh lima);

  • Nilai Kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Penyandang Disabilitas paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU serendah-rendahnya 70 (tujuh puluh);

  • Nilai Kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putra Papua dan Papua Barat paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 60 (enam puluh);

  • Nilai Kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 60 (enam puluh);

  • Nilai terendah dari peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Olahragawan Berprestasi Internasional merupakan nilai ambang batas hasil Seleksi Kompetensi Dasar.

Nilai Passing Grade Formasi Umum dengan Pengecualian

Untuk jabatan Dokter Spesialis, Instruktur Penerbang, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, Penjaga Mercu Suar, Pelatih/Pawang Hewan, dan Penjaga Tahanan pada penetapan kebutuhan (formasi) umum - perhitungan nilai passing gradenya berbeda dengan formasi umum lainnya.

Pengecualian nilai ambang batas nilai SKD bagi jabatan-jabatan diatas adalah:

  • Nilai Kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi formasi jabatan Dokter Spesialis dan Instruktur Penerbang paling sedikit 298 (dua ratus sembilan puluh delapan), dengan nilai TIU sesuai Passing Grade; dan

  • Nilai Kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi formasi Jabatan Juru Ukur, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, Penjaga Mercu Suar, Pelatih/Pawang Hewan, dan Penjaga Tahanan paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 70 (tujuh puluh).

PANRB No. 37/2018

Seleksi Kompetensi Bidang

PENGOLAHAN HASIL SELEKSI DAN PENGUMUMAN KELULUSAN

Keterangan lebih lanjut klik link dibawah ini :

PERMENPANRB-NO-37-TAHUN-2018
PERATURAN-BKN-NOMOR-8-TAHUN-2018

CENDOL, RATE & SHARE


Diubah oleh Boyz.
4
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
ALL ABOUT RECRUITMENT CPNS 2018
10-11-2018 18:10
Tanya gan, ane kan make alat bantu dengar. Tp klo gk pake masih dengar. Dan ane ambil formasi umum. Berhubung ane lolos pg, ane agak khawatir make alat bantu dengar bila lanjut tkb. Apakah sebaiknya pake aja dan terus terang atau gak pake walau nanti kesulitan mendengar ? Takutnya berurusan sama panitia emoticon-Frown
1 0
1
profile picture
kaskus maniac
13-11-2018 11:58


Pake aja gan.

pas ane test CAT, banyak yg pake alat bantu dan ambil formasi umum.
gpp kok, asal ngomong sama panitianya.
ibu hamil juga termasuk kategori yg perlu di khususkan, kmren aja ibu hamil menyusui di dahulukan dan di proses dengan baik (naik lift)
yg sehat2 semua naik tangga.

CPNS skrg prosesnya udah bagus menurut saya pribadi.
0
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia