Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
134
Lapor Hansip
07-08-2018 03:17

Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya

Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya

Pikiranku tidak bisa fokus melelapkan mata yang sebenarnya sudah lelah. Paras wajahnya selalu muncul di depan wajahku persis, seperti saat itu. Dia terbaring ke samping tepat di depan wajahku. Jantungku berdegug tak menentu, penasaran dengan apa yang di depanku. Hembusan napasnya yang hangat begitu terasa dan masuk ke aliran darahku yang mulai memanas. Begitu menyiksa menahan semuanya.


Badanku agak kunaikan pelan-pelan agar tidak terlalu sejajar wajah kami. Aku bisa gila malam ini. Sekarang keningnya simetris dengan bibirku. Sulit menahan semua gejolak hati, akhirnya ku kecup keningnya. Tanpa melepas kecupanku, mataku mulai terlelap. Rasanya nyaman, dan lumayan untuk mengobati rasa yang tidak karuan sejak awal mulai tidur.



--------------------------------------------*-----------------------------






Untuk di kenang

Jalan ini, setapak berbatu
Kenang aku, bila kau dengarkan
Lagu ini, terlantun perlahan

Reff:
Barisan puisi ini
Adalah yang aku punya
Mungkin akan kau lupakan
Atau untuk dikenang

Ingat aku bila kau terasing
Dalam gelap keramaian kota

Reff:
Tulisan dariku ini
Mencoba mengabadikan
Mungkin akan kau lupakan
Atau untuk dikenang



Lirik-lirik lagu jikustik yang diarasemen oleh endah dan resha cukup menyejukkan pagiku. Meskipun familiar namun terdengar baru dan fresh.

Mata mulai terbuka akibat cahaya pagi yang sudah menyusup lewat celah-celah jendela

Bayangan wanita dengan cepolan rambut sedang duduk menunduk membelakangi wajahku. Selanjutnya terdengar pemotong kuku yang telah berhasil mengerjakan tugasnya dengan suara khasnya, ceklik... ceklik.

Selagi belum ketahuan olehnya, aku kembali menutup kedua mataku dan mempererat pelukanku pada sebilah guling.

"Bangun", ucapnya tanpa bergeser ataupun menoleh.

Sangat kurang beruntung. Bukan pekara mudah menyembunyikan sesuatu dengan dia.

Mencoba keberuntungan, aku tidak menjawab dan mencoba pura-pura mau tidur.

"Mau dibangunin pake cara lembut apa cara kasar?! ".

Dengan sigap mataku langsung terbelalak. Ku lihat tangannya sudah mengangkat bantal di kedua tangannya, mata yang menakutkan dan siap menerkamku habis-habisan.


" STOP IT! Gw dah bangun".
Diubah oleh bonesky
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Tell Me Why I Cant Stop Thinking of Ya
01-09-2018 00:51
Part 6


Suara memang harusnya didengarkan, apalagi suara merdu dari orang yang tersayang. Rasanya adem nan menentramkan hati. Tapi ada suara yang paling dibenci semua orang, semerdu apapun itu. Tidak lain adalah suara yang bikin pagi kita terbangun dan harus kembali lagi menjalani aktivitas.

Quote:
Kriiiingggg

"Hallo", jawabnya masih enggan.

"Ni kak Bima kan? "

" hm".

"Kak, aku dinda. Pagi ini ada waktu buat ke sekolah nggak? ".

Bima terbangun segera dan mengecek nomor yang sedang menghubunginya.

" Dinda? Adeknya Riana? ".

" iya kak. Bisa ya kak bima nganterin aku ke sekolah. Makasih kak".

Ceklek

Sambungan teleponnya mati.



Jam di dinding temboknya ia lihat dan sudah menunjukkan pukul 6. Ia segera melesat mandi kemudian menuju rumah dinda.

Seorang wanita sedang menyiram tanaman dengan kaos oblong yang kebesaran.
Bima sengaja memarkirkan motornya di dekatnya. Wanita itu terlihat kaget ketika menyadari kehadirannya.

"
Quote:
"Bim, da apa pagi2 dah ke sini? Ada yg ketinggalan tadi malam? ".

" iya, belum ngecup selamat malam. Sebagai gantinya kecupan pagi. Hayo", godanya.

"Mesum! ", jawab riana kesal.



Riana tampak sangat cantik kalo pagi-pagi. Dengan tampilan yang apa adanya dan ekspresi wajah yang masih polos menambah nilai plus plus kecantikannya.

Quote:" ada yg aneh? Kok ngliatinnya gitu? ".

" Nggak ko, ure beatiful".

Dari arah belakang muncul dinda yg mendengar kicauan kami.

"Cie, pagi-pagi dah sarapan gombal.

"Haha, biar tambah manis".

"Ayo kak bim, berangkat ".

Riana mengerutkan kedua alisnya dan baru mengetahui maksud kedatangan Bima.
" Kamu apa-apaan sih din, tadi malem iya dan paginya juga. Nggak usah biar pesen ojek ato ngangkot sendiri, Bim".

"Laah kak... Udah nanggung di sini".

"Ayo berangkat din".

"nanti ke sini lagi, kita butuh ngobrol", pinta riana.

"iya sayang".

Bima mengantar dinda sampe sekolah. Saat akan berbalik arah, dia melihat bona dan memanggilnya sambil melambaikan tangan.

"Bim", teriaknya.

Bima segera memberikan arahan untuk ke tempat yang lebih leluasa untuk ngobrol.

"lu nganter bon? ".

" iya, gw kan ada adek cewe. Lah yang ma lu tadi siapa? Ga mungkin adek kan, jangan jangan cem ceman lo. Parah pedofil lo".

"Hush ngaco aja lu bacot.yang tadi adeknya pacar gw".

"Haha, lu pacaran ma kakak apa adeknya".

"tu mulut emang perlu diplester ya. Sekali kali nganter adeknya".

"Owh, btw sarapan nyok".

"Kayaknya ga bisa, gw harus balik. Tadi riana minta gw buat ke rumah".

"Hmmm, beneran pacar yang amat penurut lo".

"Haha dah ah, gw balik dulu".

"ntar malem gw ke kos", teriak bona. Tapi entah bima mendengar atau tidak karena dia sudah melesat terlebih dahulu.

Sampai di rumah riana, dia sudah tidak lagi di luar. Gw masuk saja karena pintunya dibuka.

"Riana.. ".

Masih hening, rumahnya kosong tidak seperti biasanya ada orang tua riana.

" Ri... ".

" Ya, bentar", jawabnya dari ruang yang lain.

Riana keluar dan mengajakku buat sarapan.

"Bim".

"Ya na".

"Kamu jangan terlalu manjain dinda. Nanti dia kelewatan dan ngrepotin km terus".

"hm", jawabku sambil mengunyah makanan.

"Bim, q besok mau magang".

"hm".

"Tapi magangnya q ngekos".

Bima berhenti makan, dia melihat ke arah rian yang dari tadi hanya makan sepucuk sendok.

"Emang jauh? ".

" iya, q ditempatkan di luar kota sebenernya sih deket tapi kalo tiap hari ya jauh sekitar satu setengah jam dari rumah".

"Besok ya? ", bima mengulang informasi awal.

" iya".

Bima menghela napas panjang.
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan yusufchauza memberi reputasi
3 0
3
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
air-mata-sang-kupu-kupu-malam
Stories from the Heart
terulang-kembali
Stories from the Heart
urban-legend-pantai-trisik-1990
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
apakah-ini-cinta
B-Log Collections
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia