alexa-tracking
Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
5
Lapor Hansip
29-01-2018 19:02

[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku



[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku


Quote:


"Hai selamat ya - Semoga Tahun depan bisa bertemu kembali"
"Selamat untuk apa? - Bertemu kembali tahun depan untuk apa?"
"Sekarang kau sudah berbeda, apa hanya aku yang merasakan?"
"Aku bingung, Kau kenapa?"
"Tidak, tidak usah pikirkan aku - Aku tidak akan mengganggu kebahagian mu"
"Hei, ada apa denganmu - Sepertinya kau tidak senang dengan kebahagianku"

[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku





Quote:


Ah~ Ah tidak kenapa aku jadi ingat kenangan itu? Eh kok perasaan ku tidak enak.
Ada apa ya? Kenangan 7 tahun yang lalu teringat kembali
Ah mungkin hanya perasaan ku saja --

Sepertinya ini bukan hanya kenangan biasa, ada apa ya? Kok sepertinya aku jadi penasaran
Apa aku coba hubungi dia saja ya? - Eh tapi tidak ah~
Aku sudah lost contact dengannya 7 tahun, terlebih apa yang dia lakukan terhadap ku terakhir kali--

[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku
[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku
Ah~ Ada apa sih denganku, Hei kau kenapa kembali lagi kedalam kenanganku
Selama 7 tahun aku sudah berusaha melupakamu, Kenapa hanya ingatan tentang mu yang kembali?
Kau benar-benar mengesalkan - Harusnya raga mu yang kembali kepada ku - Bukan hanya ingatanmu
Kau benar-benar.....





Quote:

Sepertinya ini bukan waktu untuk gengsi, Apa aku cari kabar dirinya saja ya?--
Sepertinya hanya untuk mengetahuin Kabarnya saja tidak terlalu buruk
Hm~ Pertama aku lihat saja Instagramnya -- Eh apa dia punya Instagram ya?
Coba aku ketik nama dia -- Eh ada ternyata
Hmm coba aku lihat, terakhir dia aktif 2 tahun yang lalu

Eh kok aku makin penasaran ya -- Ada apa denganku
Hmm aku lebih baik mandi dan makan
Ah~ segala kenangan dia membuatku tidak nyaman --
Kalau sudah seperti ini lebih baik aku mencoba menghubungi dia
*Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan*
Wah nomornya saja tidak bisa di hubungi
Ya mungkin pertanda baik, bahwa aku tidak perlu mencari kabar dirinya lagi

"Hai selamat ya - Semoga Tahun depan bisa bertemu kembali"
"Selamat untuk apa? - Bertemu kembali tahun depan untuk apa?"
"Sekarang kau sudah berbeda, apa hanya aku yang merasakan?"
"Aku bingung, Kau kenapa?"
"Tidak, tidak usah pikirkan aku - Aku tidak akan mengganggu kebahagian mu"
"Hei, ada apa denganmu - Sepertinya kau tidak senang dengan kebahagianku"

Hei-Hei yang benar saja !? Masa mimpi itu lagi -- Ada apa sih?
Sialan kau -- kau membuat ku mengingat kenangan itu lagi
Kalau sudah seperti ini lebih baik aku mencari tahu kembali tentangmu
Oiya~ lebih baik ku cari tahu dia dari temannya --
Kalau begitu aku lebih baik istirahat dahulu sejenak





Quote:

Saatnya --
Eh sebentar ada pesan group, wah ada apa ya ramai sekali
"Innailahi wa Innailahi Rojiun---------"
Eh bentar-bentar
Ini bohongkan? Pasti bohong--
Apa mungkin? tidak mungkin kan?
Hey Hey tidak mungkin terlalu kebetulan seperti ini kan?
Iya kan? Hei Hei Hei---------

Jadi perasaan yang tiba-tiba muncul ini? seperti itu jawabannya
Oh aku seketika lemas, aku tidak tau harus berkata apa
Aku harus datang, Aku harus cari tahu
Aku ingin jawaban Aku harus tau jawabannya
Aku tidak tahan menanti jawaban 7 tahun yang lalu -- Yang mungkin tak pernah terjawab kembali

--------------------------------------------------------------

"Hei Hei kenapa dia cepat sekali meninggalkan kita?"
"Harusnya kita ada disaat-saat susahnya"
Apa maksud mereka? Apa yang mereka bicarakan?
Apa ada jawabannya dari pertanyaan ku 7 tahun yang lalu
Aku harus mengetahuinya

[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku

------------------------------------------------------

"Hei-Hei kau teman anakku bukan? kau yang sering bersama dia waktu dulu kan?"
"I-Iya tante, tante masih kenal aku? - Sudah lama tante terakhir kita bertemu"
"Aku tidak akan pernah lupa wajahmu, wajah yang selalu membuat anakku tersenyum"
"Aku bahkan tidak pernah melihat senyum yang sama diwajah anakku setelah kalian tidak berteman lagi"
"A-Apa maksud tante? Aku tidak mengerti"
"Tante ingin bertanya padamu, Apa anakku pernah menitipkan pertanyaan padamu dan tidak pernah terjawab?"
"Aku semakin tidak mengerti tante"
"Tante punya jawaban dari segala pertanyaanmu. Mungkin inilah jawaban terakhir untukmu"





Quote:





SURAT

Aku menulis ini, aku sengaja menulisnya karena kau pasti bertanya-tanya ada apa denganku
Mengapa aku begitu jahat meninggalkan mu seperti ini
Mengapa aku tidak memberimu penjelasan tentang apa yang terjadi
Mengapa aku begitu pengecut meninggalkan mu tiba-tiba

Kau pasti butuh jawaban
Kau pasti butuh penjelasan
Kau pasti marah --
Kau pasti benci padaku --

Tapi lihat dan bacalah surat ini
Semua akan menjawab pertanyaan mu



Masih ingatkan kau terakhir kita jalan bersama ke Pantai yang selalu ingin kau kunjungi? Iya itulah terakhir kita bersama menjalani hari dengan bahagia -- namun itu pula yang menjadi alasan aku untuk meninggalkan mu. Sewaktu di pantai aku merasakan tubuh ku sangat lemas, pusing dan bahkan kau mengkhawatirkanku mengapa aku begitu pucat -- setelah kita pulang, aku mencoba memberanikan diri untuk memeriksakan tubuh ku untuk mencari tahu apa yang terjadi padaku---

Ah aku pikir ini hanya tidak enak badan biasa atau kelelahan. Namun Dokter memberi isyarat lain padaku, sebuah isyarat yang seperti sedang ingin memberitahu bahwa aku sebenarnya sedang sakit. Ya ternyata isyarat yang ku duga tadi menjadi kenyataan, Dokter memberitahu ku bahwa aku mengidap Kanker Otak stadium 3 dan sepertinya akan semakin bertambah parah. -- Saat aku tahu akan hal tersebut hal pertama yang ku khawatirkan bukan lah diriku, melainkan kamu. Aku berifikir apakah aku akan tetap ada disampingmu namun hanya akan membuatmu bersedih? atau aku harus pergi dari kehidupanmu dan membiarkan aku menghadapi hari-hariku sendiri? Aku memang egois. Aku memilih untuk melepas mu dan berjuang sendiri melawan kehidupanku setelah ini

Aku fikir jika kita terus bersama hanya akan menyakitkan hatimu dan sisa hari-harimu bersamaku. Aku tidak tahan jika kau mengeluarkan raut sedih dan air mata hanya untukku, Aku tidak mau terlihat semakin melemah di hadapanmu. Jadi aku memutuskan mengambil opsi egoisku. Di sisa-sisa hariku, aku hanya memikirkanmu, Apa yang akan kau pikirkan terhadapku? apakah kau akan memaafkanku atau hanya akan bertambah membenciku? sebenarnya aku juga sudah tidak peduli - Karena aku tahu aku juga tidak akan tahu jawabannya. Namun satu yang tetap harus kau percaya, Bahwa aku akan selalu mencintaimu walaupun nanti kita berada di Dunia berbeda. Aku selalu berharap kau akan mendapatkan pendamping yang lebih daripada aku, dan tidak akan membuatmu bersedih seperti waktu kau bersamaku.
Sebenarnya hanya satu saat yang aku ingat ketika kau bersedih terhadapku, waktu aku meninggalkanmu waktu itu pasti. haha aku bodoh sekali jika aku tau bahwa itulah saat kau pasti akan sangat bersedih dan marah terhadapku.

Sepertinya aku terlalu panjang menulis surat hanya untuk pesan terakhirku sebelum aku bertemu nirwana. Mungkin inilah surat dan sebagai permintaan maaf ku terhadapmu. Dan Ah~ mungkin juga sebagai jawaban atas pertanyaanmu. Ya sebaiknya ku Akhiri sampai disini.




Yang mencintaimu




*************










Bodoh-Bodoh kau sungguh Bodoh !!!
Diubah oleh SiPenembakJitu
0
[LOVE LETTER 2] Surat Permintaan Maaf ku
29-01-2018 19:13
uwat cinca ana kak? ijin wat cinca ulat cinca kak
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.