Kaskus

Story

taucolamaAvatar border
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:




Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.
Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
junti27Avatar border
ichamkbkAvatar border
afrizal7209787Avatar border
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.2KAnggota
Tampilkan semua post
taucolamaAvatar border
TS
taucolama
#812
Aku dan Dia

Sampe dirumah aku dan Viona masuk rumah. Dan aku hanya terheran heran ketika Viona menghabiskan dua bungkus rujak yang dia beli.

"yang mau ga enak nih rujak": kata Viona
"ga ah, lagian tinggal bungkusnya aja": kataku.
"oh iya dah habis hehehehe": kata Viona.
"Nawarinnya ga niat": kataku.
"abis enak bingitzzz, yang boci yu": kata Viona.
"boci apan sih?": kataku.
"bobo ciang,masa ga tau sih": kata Viona.
"duluan aja aku belum ngantuk":kataku
"ya udah aku boci dulu yaaa": kata Viona.
Viona berlalu kekamar aku masih duduk disofa.

Bayangan Eyang tiba tiba muncul disampingku.

"nak kali ini kamu akan menghadapi musuh beratmu, orang itu merasa terganggu karena kamu menolong bu sofie dan pegangan orang itu adalah makhluk yang dulu pernah ingin bawa kamu ke alamnya. Dan satu lagi pegangan orang itu salah satu penghuni laut. Hati hati dengan sihirnya": kata sosok eyang yang kemudian menghilang.

Ternyata orang itu memiliki ilmu sihir tinggi. Sebagai manusia biasa aku merasa khawatir aku berdoa semoga Allah melindungiku dan keluargaku

skip.

Hari telah malam. Bibi dan Viona telah tertidur lelap aku masih sulit tidur. Aku kekamar mandi hendak berwudhu. Beres wudhu tiba tiba hawa tak enak panas dan pengap terasa dirumahku. Ku melangkah kedepan rumah astaga belum ku sampai pintu depan ku melihat ukar hitam besar masuk kerumahku dengan menembus pintu depan.

Sihir yang kuat hanya dengan mata biasa ular itu terlihat. Bahkan aura ular itu begitu kuat. Aku segera membaca doa. Tidak hanya itu banyak sosok sosok hitam besar muncul seperti mengepungku. Sosok eyang dan harimaunya kembali muncul seperti melindungiku.

Sepertinya akan terjadi pertempuran besar kini sosok sosok yang mengepung semakin bertambah ada sosok ajag dan bola api berputar putar di luar rumahku.

Kini ada sosok macan kumbang hadir disisiku. Dan seekor ular sanca besar muncul dibelakangku kurasa ini sosok nyimas kembang yang pernah nempel di Anisa. Semua makhluk yang muncul saling berhadapan siap saling menyerang.

Sosok ular hitam langsung menyerang ke arahku tapi sosok ular sanca langsung mengahalangi dan membelit ular hitam tersebut. Kedua ular itu saling belit dan saling gigit berguling guling menimbulkan getaran dan suara gaduh.

Rombongan ajag maju menyerang ku tapi dihadang macan kumbang. Sedangkan makhluk makhluk hitam besar dihadang eyang dan harimau. Bola bola api yang berputar kini mengarah padaku seperti hendak menabrak tapi muncul sosok burung hitam menghalangi bola bola api itu.

Sementara aku hanya bisa berdoa memohon keselamatan diriku dan keluargaku. Dentuman keras diiringi suara angin dan kadang gelegar kilat silih berganti terdengar membuat merinding. Aku pejamkan mata konsentrasi berdua. Kubuat pagaran diro dengan tenaga dalam beberapa kali seperti ada sesuatu uang menabrak pagaran diri. Kulihat banyak makhluk saling serang, saling gigit. Sungguh pemandangan yang mengerikan .

Diubah oleh taucolama 31-12-2016 12:48
disya1628
khuman
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.