- Beranda
- Stories from the Heart
Kisah Petualangan Mistis Ane (Horor dan Cinta)
...
TS
randik590
Kisah Petualangan Mistis Ane (Horor dan Cinta)
Hai, Salam kenal semua, gue salah satu SR di kaskus heheh, gue baca-baca banyak thread horor dikaskus jadi gue pengen berbagi cerita gue ke agan-agan semua, oke langsung aja kita mulai.
Dikasih
enak ya sambil ngetik update-an selanjutnya
apalagi
wuhuhuhu. makasih buat reader yang udah
Spoiler for Perhatian:
Quote:
Quote:
Spoiler for Warning:
Dikasih
enak ya sambil ngetik update-an selanjutnya
apalagi
wuhuhuhu. makasih buat reader yang udah
Diubah oleh randik590 13-12-2016 11:27
0
44.8K
144
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
randik590
#28
Part 4 : Lisa Kesurupan
Setelah gue dan riki sudah dikamar kost gue, gue menceritakan tentang kamar kost gue.
"Ohh, gitu toh." Ucap Riki
Setelah itu kita ngobrol-ngobrol biasa. Kemudian hari sudah agak sore, Riki pamit pulang, gue lalu mengantarnya ke gerbang kost (pager depan gitu)
Gue lihat ada banyak bapak-bapak di sekitar pohon deket kost-kostan kami, lalu gue mencoba bertanya. "Pak ini mau ngapain nih??"
"Ini dekk mau ditebang saja." Ucap bapak" itu.
Lalu gue segera menuju ke kamar kost gue
Gue tiduran di kasur dan akhirnya gue pun tertidur
Gue Bermimpi
Gue bertemu melihat perempuan menangis, gue lalu menghampirinya, gue panggil tapi perempuan tersebut seolah mengabaikan gue.
tidak lama kemudian perempuan tersebut bergerak mengambil sebuah tali dan diikatnya di kayu penyangga atap (entahlah gue gak tau jelasinya gimana) lalu diikatnya dilehernya, dan membawa sebuah pisau di tangannya. tidak lama setelah itu perempuan tersebut menusuk perutnya sendiri dan membunuh dirinya sendiri dengan gantung diri. Gue kagek teriak sekeras mungkin, gue melihat sebuah aksi bunuh diri yang mengerikan.
Lalu gue terbangun, dengan badan penuh dengan keringat.
"Yaallah, mimpi apaan itu." Ucap gue.
Gue lihat jam baru pukul 19.00 lewat
Lalu gue mandi dan segera menuju ke kamar agung
......................................................
Kita ngobrol ria disana. Lalu Putri ijin keluar sebentar ke kamarnya.
Tak lama kemudian terdengar suara teriakan Putri, kita pun sontak kaget dan segera menghampiri suara teriakan tersebut.
"Oi Put lu kenapa?" Tanya Vino
"Gue lihat Kuntilanakk Vin." Ucap putri ketakutan.
"Waduh kenapa nih kost tiba-tiba jadi angker gini." Ucap Agung jengkel.
"HIHIHIHI."
"Lis, lu kenape?" Tanya gue
"HIHIHIHIHI."
"Lis jangan becanda gue takut bego." Ucap aggga
"Kalian sudah menghancurkan rumah saya, ihihih."
"Anjritt kesurupan nih." Kata gue.
Lalu Lisa mencoba pergi entah kemana dan sontak gue, agung dan vino menahannya
"Gila Kuat amat nih kita bertiga aja kewalahan." Kata Vino
"Ngga, bantuin gue mau nelpon temen gue siapa tau dia bisa bantu." Ucap gue
"Anjingg gue takut." Ucap angga
"Potong aja itu lu kamprett, cepet sini." Ucap gue jengkel
Lalu angga pun mau, gue pun segera menelpon Riki
"Rik, Temen gue kesurupan lu bisa bantu gak?"
"Gue enggak, tapi bapak gue bisa. lu tunggu bentar."
"Okee."
Tuttt
"Oi Tahan bentar lagit temen gue dateng."
Dan Lisa tak henti-hentinya Lisa berontak dan tertawa khas mbak kunti
.........................
Tak lama datanglah Riki dan Bapaknya.
"Sini biar bapak yang urus." Ucap bapak itu
Lalu kami pun melepas pegangan ke Lisa
"Tenang Ran, gpp tuh." Ucap Riki
Terlihat bapak Riki memegang kepala Lisa dan mengucapkan sesuatu, lalu Lisa pingsan.
....................................
Lalu kami membaringkan Lisa dikasur Agung. dan mengobrol disana.
"Om, kenapa si Lisa bisa kesurupan?" Tanya gue.
"Itu yang masuk asalnya dari pohon deket kost ini, katanya tadi sore ditebang? jadi marah dan pindah ke kost ini sebagai rumahnya. lagian dikamar sebelah sana itu kamar siapa?" Tanya bapak Riki
"Itu kamar saya om." Ucap gue.
"Auranya cukup gelap." Ucap Bapak Riki
Gue gak mengerti maksudnya aura-aura dan gue simpulin ini ada sangkut pautnya sama cewek bunuh diri dikamar gue.
"Lalu gimana dengan Kost kami ini om?" Tanya Vino
"Tenang, tuh jin sudah om usir." Ucap Om Vino
Akhirnya kami terasa cukup lega mendengar ucapan Bapaknya Riki. lalu beliau beserta Riki izin pamit pulang.
Karena Kamar agung dihuni oleh Lisa, Agung pun tidur dikamar Vino.
"Ohh, gitu toh." Ucap Riki
Setelah itu kita ngobrol-ngobrol biasa. Kemudian hari sudah agak sore, Riki pamit pulang, gue lalu mengantarnya ke gerbang kost (pager depan gitu)
Gue lihat ada banyak bapak-bapak di sekitar pohon deket kost-kostan kami, lalu gue mencoba bertanya. "Pak ini mau ngapain nih??"
"Ini dekk mau ditebang saja." Ucap bapak" itu.
Lalu gue segera menuju ke kamar kost gue
Spoiler for ilustrasi kost gue:
Gue tiduran di kasur dan akhirnya gue pun tertidur
Gue Bermimpi
Gue bertemu melihat perempuan menangis, gue lalu menghampirinya, gue panggil tapi perempuan tersebut seolah mengabaikan gue.
tidak lama kemudian perempuan tersebut bergerak mengambil sebuah tali dan diikatnya di kayu penyangga atap (entahlah gue gak tau jelasinya gimana) lalu diikatnya dilehernya, dan membawa sebuah pisau di tangannya. tidak lama setelah itu perempuan tersebut menusuk perutnya sendiri dan membunuh dirinya sendiri dengan gantung diri. Gue kagek teriak sekeras mungkin, gue melihat sebuah aksi bunuh diri yang mengerikan.
Lalu gue terbangun, dengan badan penuh dengan keringat.
"Yaallah, mimpi apaan itu." Ucap gue.
Gue lihat jam baru pukul 19.00 lewat
Lalu gue mandi dan segera menuju ke kamar agung
......................................................
Kita ngobrol ria disana. Lalu Putri ijin keluar sebentar ke kamarnya.
Tak lama kemudian terdengar suara teriakan Putri, kita pun sontak kaget dan segera menghampiri suara teriakan tersebut.
"Oi Put lu kenapa?" Tanya Vino
"Gue lihat Kuntilanakk Vin." Ucap putri ketakutan.
"Waduh kenapa nih kost tiba-tiba jadi angker gini." Ucap Agung jengkel.
"HIHIHIHI."
"Lis, lu kenape?" Tanya gue
"HIHIHIHIHI."
"Lis jangan becanda gue takut bego." Ucap aggga
"Kalian sudah menghancurkan rumah saya, ihihih."
"Anjritt kesurupan nih." Kata gue.
Lalu Lisa mencoba pergi entah kemana dan sontak gue, agung dan vino menahannya
"Gila Kuat amat nih kita bertiga aja kewalahan." Kata Vino
"Ngga, bantuin gue mau nelpon temen gue siapa tau dia bisa bantu." Ucap gue
"Anjingg gue takut." Ucap angga
"Potong aja itu lu kamprett, cepet sini." Ucap gue jengkel
Lalu angga pun mau, gue pun segera menelpon Riki
"Rik, Temen gue kesurupan lu bisa bantu gak?"
"Gue enggak, tapi bapak gue bisa. lu tunggu bentar."
"Okee."
Tuttt
"Oi Tahan bentar lagit temen gue dateng."
Dan Lisa tak henti-hentinya Lisa berontak dan tertawa khas mbak kunti
.........................
Tak lama datanglah Riki dan Bapaknya.
"Sini biar bapak yang urus." Ucap bapak itu
Lalu kami pun melepas pegangan ke Lisa
"Tenang Ran, gpp tuh." Ucap Riki
Terlihat bapak Riki memegang kepala Lisa dan mengucapkan sesuatu, lalu Lisa pingsan.
....................................
Lalu kami membaringkan Lisa dikasur Agung. dan mengobrol disana.
"Om, kenapa si Lisa bisa kesurupan?" Tanya gue.
"Itu yang masuk asalnya dari pohon deket kost ini, katanya tadi sore ditebang? jadi marah dan pindah ke kost ini sebagai rumahnya. lagian dikamar sebelah sana itu kamar siapa?" Tanya bapak Riki
"Itu kamar saya om." Ucap gue.
"Auranya cukup gelap." Ucap Bapak Riki
Gue gak mengerti maksudnya aura-aura dan gue simpulin ini ada sangkut pautnya sama cewek bunuh diri dikamar gue.
"Lalu gimana dengan Kost kami ini om?" Tanya Vino
"Tenang, tuh jin sudah om usir." Ucap Om Vino
Akhirnya kami terasa cukup lega mendengar ucapan Bapaknya Riki. lalu beliau beserta Riki izin pamit pulang.
Karena Kamar agung dihuni oleh Lisa, Agung pun tidur dikamar Vino.
0
