Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1497
Lapor Hansip
05-04-2016 16:04

Rediscovering Memories

Rediscovering Memories


A truly amazing cover design thanks to quatzlcoatl


Rediscovering Memories


Setiap orang pasti memiliki kenangan. Entah itu pahit atau pun manis. Semua yang kita alami setiap detiknya akan terekam dengan sendirinya didalam kepala kita, beberapa begitu membekas dalam ingatan entah itu karena hal baik atau buruknya, seberapa besarnya perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita tidak akan pernah bisa merubah apa yang sudah tertanam dalam bentuk ingatan itu. Disini gue akan mencoba menelusuri kembali ingatan gue selama beberapa tahun ke belakang, memproyeksikan kembali kenangan kenangan yang begitu membekas dalam ingatan gue dalam sebuah bentuk tulisan tangan. Kenangan tentang seseorang yang begitu berarti untuk gue..seseorang yang selalu mengisi hari hari gue..seseorang yang selalu ada disamping gue, melukiskan senyumnya untuk menghangatkan hari hari gue, menitihkan air matanya untuk menangisi gue, sebuah kenangan yang selamanya akan selalu mengiringi langkah gue.


"Good times come and go, but the memories wont seem to let me walk away"






"The only reason people hold on to memories so tight is because memories are the only things that don't change when everything else does"

Diubah oleh fastestracer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ndsteam dan 8 lainnya memberi reputasi
7
Rediscovering Memories
08-04-2016 15:44
Part 6

Sinar matahari menyelinap masuk dari sela-sela jendela kamar gue. Gue mencoba mengumpulkan nyawa gue yang masi berceceran dilantai. Sambil mengucek-ucek mata gue mencoba meraih handphone gue, terlihat ada 2 notifikasi pesan masuk disana yang langsung gue buka, ternyata kedua pesan itu berasal dari Lexa.

"Selamat pagi bas..semalem gue langsung ketiduran,sorry ya emoticon-Frown"

"Btw hari ini lo gak masuk ya? Gue gak liat lo di barisan"

Gue senyum senyum sendiri,setelah sekian lama gaada yang nyapa gue dipagi hari, rasanya kaya ada burung burung kecil yang berkicau diatas kepala gue sambil menari nari. Gue masih mencoba memahami pesan kedua...gak masuk? Padahal gue baru bangun mau siap siap berangkat ke kampus, gue coba perhatikan jam di hanphone gue, tertulis 9.30! Gue yang masih belum percaya mencoba memicingkan mata gue dan kembali melihat jam, masih tertulis 9.30, gue coba cek jam dinding dikamar gue dan disana juga tertulis demikian. Sial! Gue harusnya udah berada di kampus jam setengah 8 pagi! Gue loncat dari kasur dan setengah berlari keluar kamar, dirumah gue gak menemukan siapa siapa, gue coba telfon Niva

"haloo...lo dimana? Kok ngga bangunin gue?!"

"heh..lo udah gue bangunin sampe 3x bilangnya nanti nanti terus!jadi ya gue berangkat aja ke kampus" sahut Niva sewot

"yahhhh...gue kesiangan nih..kesiangan 2 jam!" gue memelas

"salah lo sendiri lah jangan salahin kakak lo hahaha..udah ah gue mau masuk kelas..daahh" Niva langsung memutus telfon gue

Gue pasrah..nyatanya gue denger dari senior pembimbing kelompok kalo ospek fakultas ini agak lebih 'iseng' daripada ospek universitas kemarin, bisa dipastikan bahwa besok gue bakal jadi bulan bulanan senior. Disamping itu yang gue sesali adalah kesempatan bertemu dengan Lexa. Entah kenapa gue merasa pengen ketemu sama dia sesering mungkin. Mungkin gue jatuh hati sama dia..

Gue baru inget kalo pesan Lexa tadi pagi belum sempat gue balas, segera gue ambil lagi hp gue dan mengetik balasan.

"Selamat pagi Lex..gue baru bangun nih, kesiangan hehe.."

gak lama gue langsung menerima pesan balasan dari dia

"Yeee dasar..tau gitu lo bilang gue,biar gue telfonin smp bangun haha"

"Btw ini yang telat telat pada dikerjain sama dimarahin hahaha besok jangan telat lo!" Lanjutnya lagi

"Seriusss? Wah gawat ini..lo bangunin gue yaa besok haha" balas gue

"Siapp pak! Udh dulu ya,gaboleh main hp"

"Oke lex emoticon-Smilie"

Oke..jadi hari ini gue batal ke kampus, dan gaada siapa siapa dirumah, gue memutuskan untuk melanjutkan tidur gue. Gue tutup gorden kamar rapat rapat, gue tarik selimut sampai batas kepala, dan gak butuh waktu lama untuk gue kembali bermimpi.

*****

Gue terbangun dari tidur gue karna suara tv kamar gue yang begitu mengganggu. Seinget gue sebelum tidur gue gak nyalain tv. Gue membuka mata dan duduk diatas kasur gue dan memang melihat tv menayangkan siaran sepakbola kamar gue menyala, tapi ada seonggok manusia duduk didepannya dengan khusyuk. Gue lempar bantal ke arah sosok itu untuk memastikan bahwa itu memang benar manusia.

"Ehhh gila..baru bangun main timpuk timpuk aja lo" kata sosok brewokan didepan tv itu, ternyata Rayi yang sedang asik main PS3 dikamar gue.

"Lah elo main masuk masuk rumah orang aja,untung gue belom teriak maling hahaha"

"Iya..gue kesiangan hari ini,jadi cabut lah dari kampus, gue nelfon lo gak diangkat, jadi gue telfon kakak lo" sahutnya sambil tetap fokus ke layar tv

"Ah itumah akal akalan lo aja biar bisa bbman sm Niva"

"Hehehe...ya kan sekalian men" menoleh ke gue sesaat sambil nyengir kuda

Gue gak heran sama kelakuan Rayi, dia suka nyelonong aja masuk kerumah gue, Mbak gue pun udah hafal sama dia,dan memang banyak temen temen gue sering beralasan main PS dirumah gue cuma buat ketemu sm Niva. Dia menjadi idola tersendiri dikalangan temen temen gue yg pernah gue ajak kerumah.

"Yang bukain lo pintu siapa tadi? Perasaan kekunci" kata gue mencoba mengingat-ingat

"Kakak lo lah..kan Mbak lo lg gaada"

"Lah kok udah pulang? Jam berapa sih ini?" Kata gue linglung

"Jam 3 sore men, gue udah duduk disini dari jam 2" jawabnya santai

"Wanjir...lama juga gue tidur ya..lah elo kenapa gak kampus??"

"Kesiangan!"

Kami berdua tertawa

Gue menemani Rayi main PS beberapa game dan setelah itu dia pamit, mau jemput pacar katanya.

Akibat tidur yang semena mena tadi pagi, malam nya gue terjaga, gue gak merasakan ngantuk sedikitpun sementara kakak gue udah tertidur di sofa ruang tengah dgn tv yang masih menyala. Gue ke dapur dan menyeduh kopi, kemudian gue duduk di kursi teras halaman belakang menghadap kolam renang dengan rumput hijau dan tanaman hias di sekelilingnya. Waktu menunjukan pukul 00.00, gue mengambil sebatang rokok dan menyulutnya. Hp gue berdering tanda pesan masuk.

"Bas..lo udah tidur?" Tumben lexa bbm tengah malem batin gue

"Belum lex..ada apa? Kok lo blm tidur?"

"Gue takut.....gue telfon boleh ya? emoticon-Frown" Balasnya

Tanpa menunggu persetujuan gue, sudah ada telfon masuk di hp gue menunggu untuk diangkat

"halooo lex?"

"baaaasssss!! Gue takuuuutttttt!!" suaranya bergetar disebrang sana

"lex?? Lo kenapaa?? Ada apaaa???" gue seketika panik, takut sesuatu terjadi pada Lexa

"takutttt!!"

"iya iya ada apa? Coba lo tenang dulu terus cerita pelan pelan" jantung gue berdegup cepat

Nih kalo sampe ada apa apa,ngebut lah gue kesan untuk menjemput dia,pikir gue.

"jadi tadi gue disuruh temen gue nonton Paranormal Activity,katanya bagus filmnya,karna gue belom bisa tidur,jadi gue nonton di laptop gue,ternyata film horor!!" gue diem denger penjelasannya,gatau harus berkomentar apa.

"tapi gue penasaran banget sama endingnya,jadi gue terusin aja sampe abis..eh skg gue parno sendiri bas!!!" gue masih diem.

Gue udah memikirkan berbagai macam skenario buruk yang mungkin menimpa dia dan cara gue merespon keadaan terburuknya,tapi ternyata semua ini cuman gara gara film horor yang dia tonton!!

"baasss??" dia menunggu jawaban gue, gue menghela nafas

"Hii...hihi..hihihihi" gue menirukan suara wanita tertawa untuk ngerjain dia

"BASSSS IH SUMPAH GAK LUCU BANGET!!!" dia bener bener berteriak dan bikin kuping gue sakit

"hahahaha..gue kira ada apaan,taunya cuman gara gara film??" gue tertawa puas

"IIIHHHH NYEBELIN BANGET SIHHH!! GUE TAKUTTTTTTT" jawab dia sewot

"hahaha..maaf maaf,gue gak tahan pengen ngerjain lo"

"pokoknya..loo..harus nemenin gue telfonan sampe gue tidur!!" Lexa mengultimatum dgn nada dibuat buat

"ah males ah..gue ngantuk" gue menggoda dia lagi

"Baaaaaaasssss!!!!!!!"

"sshhhhtt udah malem jangan teriak teriak..iya iya gue temenin Lexaaaa" gue setuju,sebelum kuping gue disiksa lagi oleh teriakannya yang kaya anak kecil

Malam itu gue habiskan dengan mengobrol dengan lexa sampai jam 2 pagi. Lama kelamaan omongan nya mulai ngelantur dan volume suaranya semakin pelan sampai akhirnya gaada jawaban dari Lexa. Gue pun segera bergegas ke tempat tidur sambil masih mengaktifkan telfonnya, gue coba panggil dia beberapa kali untuk meyakinkan bahwa dia sudah benar benar tertidur. Setelah gue yakin,barulah gue bersiap untuk menutup telfonnya.

"Selamat tidur Lex, mimpi indah yaa disana"

Gue tutup telfonnya.

profile-picture
fitrijunita memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
penghuni-lain-di-rumah-kost
Stories from the Heart
black-eye
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia