Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1497
Lapor Hansip
05-04-2016 16:04

Rediscovering Memories

Rediscovering Memories


A truly amazing cover design thanks to quatzlcoatl


Rediscovering Memories


Setiap orang pasti memiliki kenangan. Entah itu pahit atau pun manis. Semua yang kita alami setiap detiknya akan terekam dengan sendirinya didalam kepala kita, beberapa begitu membekas dalam ingatan entah itu karena hal baik atau buruknya, seberapa besarnya perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita tidak akan pernah bisa merubah apa yang sudah tertanam dalam bentuk ingatan itu. Disini gue akan mencoba menelusuri kembali ingatan gue selama beberapa tahun ke belakang, memproyeksikan kembali kenangan kenangan yang begitu membekas dalam ingatan gue dalam sebuah bentuk tulisan tangan. Kenangan tentang seseorang yang begitu berarti untuk gue..seseorang yang selalu mengisi hari hari gue..seseorang yang selalu ada disamping gue, melukiskan senyumnya untuk menghangatkan hari hari gue, menitihkan air matanya untuk menangisi gue, sebuah kenangan yang selamanya akan selalu mengiringi langkah gue.


"Good times come and go, but the memories wont seem to let me walk away"






"The only reason people hold on to memories so tight is because memories are the only things that don't change when everything else does"

Diubah oleh fastestracer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ndsteam dan 8 lainnya memberi reputasi
7
Rediscovering Memories
05-04-2016 22:13
Part 3

Awal Agustus 2011

Kegiatan mahasiswa baru sudah dimulai, walaupun sebagai permulaan nya semua mahasiswa baru diwajibkan untuk latihan paduan suara yang diperuntukan sebagai pengiring wisuda, sisanya hanya perkenalan mengenai kampus dan fakultas dari para pembicara maupun senior. Para mahasiswa baru pun terlihat masih berkelompok dengan teman teman satu SMA nya dulu,termasuk gue yang selalu berkelompok dengan Rayi, Irvan, Kevin, dan Lino kawan kawan dari SMA gue dulu. Gue dan kawan kawan gue duduk di tribun timur baris atas, dan semenjak tiba disini, tak hentinya gue melihat kekanan dan kekiri untuk mencari satu sosok yang sangat ingin gue temui..ya sosok itu adalah Alexandra. Gue cukup kewalahan mencari Lexa diantara ribuan mahasiswa yang semuanya mengenakan kemeja dan celana putih ditambah dengan mata gue yang minus, gue merasa kalah pada keadaan, rasanya semesta belum ingin mempertemukan kami kembali. Rayi rupanya memperhatikan gelagat gue yang daritadi celingukan gajelas.

"Lo lagi nyari siapa sih men? Cewe yang lo ceritain itu?" Tanya Rayi bingung

"Iya men..tapi sial lah gue, terlalu banyak orang" sambil terus celingukan berharap bisa menemukan Lexa

"Coba gue bantu cariin dehh gue penasaran jugak" nampaknya Rayi bersemangat

"Eh.......emang lo tau dia mukanya kaya gimana men?"

"Kampret! Iya juga ya..gue kan gapernah liat juga haha" gue dan Rayi tertawa "yaudah coba lo kasihtau ciri cirinya" lanjut nya lagi, nampaknya dia betul penasaran

"Dia yang bajunya putih terus pake rok putih juga men" kata gue sekenanya

"Ohh.....iya iya..." Sedetik kemudian dia sadar "kampret! Kan emang semuanya pake putih-putih!!" Giliran gue yang tertawa lepas.

Sampai akhirnya kami berdua menyerah dan menyimpulkan bahwa ini sama saja dengan mencari cincin ditengah lautan, gabakal ketemu!

****

Beberapa hari berlalu dan gue masih belum pernah bertatap muka lagi dengan cewek yang pertama gue kenal pada saat mendaftar kesini. Sampai tiba di suatu siang pada jam istirahat makan siang, gue dan temen temen gue biasa makan di kantin yang bersebrangan dengan aula, tempat favorit kami adalah meja dibawah pohon besar di sudut kantin. Siang itu gue menyuruh yang lain untuk kesana lebih dahulu karna gue mau ke toilet yang rupanya mengantri panjang. Usai dengan urusan kamar mandi gue beranjak keluar aula dan tepat di garis lurus pandangan gue,gue melihat seorang cewek yang duduk sendirian dibawah bayang bayang pohon terfokus pada buku yang sedang dipegang nya sambil mengayunkan kaki nya pelan, rasanya sosok itu familiar dimata gue, Jantung gue tiba tiba berdegup kencang melihat tas jansport warna hijau muda yang dipangkunya

"Gak salah lagi..itu pasti Lexa!" Dalem hati gue yakin.

Gue berjalan mendekatinya dengan jantung masih berdebar, gue heran sendiri kenapa bisa deg degan kaya gini,padahal harusnya kan biasa aja, toh juga gue baru aja kenal dia. Gue hanya tinggal berjarak 2 meter dari cewek ini dan gue semakin yakin kalo dia adalah cewek yang gue temui waktu itu setelah semakin jelas penggambaran mata gue tentang sosok dia.

"Fix! Ini dia Lexa yang waktu itu!" Dalem hati

nampaknya dia sedang menikmati novel yang sedang dibaca nya sampai dia tidak sadar bahwa kini gue udah duduk tepat disampingnya, sesaat dia tersenyum sambil mebalik halaman yang selesai dia baca. Gue mencoba memberanikan diri untuk menyapa nya dan hasilnya kurang baik

"Ehemmm.." Bodoh..kenapa gue malah berdehem!

Sosok disebelah gue menoleh dan sedikit terkejut sambil mengacungkan jari telunjuknya ke arah gue

"Eh..lo yang waktu itu ya? Emmm...Baskoro yah?" Katanya sambil menyimpulkan senyum di bibirnya

"Whhaaaaaa...ttttt...????!! Baskoro??! Nama gue kenapa jadi Baskoro?!" Gue berkata dalem hati tentunya

sedikit shock karna dia lupa nama gue,gue mencoba meluruskan

"Bukan...ini gue Bastian, Baskoro mah yang punya warung deket rumah gue hehe" gue ketawa garing

"Hahahaha ohiyaaa maaf maaff! Gue lupa sumpah,gue cuman inget ada bas bas nya gitu" dia kembali tertawa lepas

"Iya iya gapapa hahaha" kata gue, "kok sendirian aja lex? Gak makan siang?" Gue mencoba membuat percakapan mengalir

"Iya, gue kan cuman satu satu nya yang nyasar kesini dari SMA gue,jadi gak ada temen nya" gue sedikit iba dengan keadaan dia "oiya gue juga bawa bekel ini..jadi gausah jajan dikantin hehe lo mauu?" Dia menawarkan bekal nya yang berupa roti coklat

"Nanti lo kelaperan lagi..udah lo abisin aja lex" tolak gue,karna emang gue prediksi bekalnya cuma sedikit dari bentuk tempat makan nya yg agak kecil

"Kalo laper ya tinggal beli makan dong hehe" sambil menutup buku nya dan menaruhnya kembali di tas

"Yeee masa gara gara gue lo jadi kelaperan haha"

"Gaklahh kan gue udah makan satuuu" katanya sambil nyengir lucu "oiya lo kenapa sendirian juga? Temen temen lo pada kemana?"

"Mereka pada lagi makan di kantin sana lex" menunjukan arah dimana kantin berada

Bersambung ke part selanjutnya
profile-picture
fitrijunita memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
black-eye-cp4
Stories from the Heart
bunga-di-pinggir-jalan
Stories from the Heart
black-eye-cp3
Stories from the Heart
black-eye2
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia