Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
573
Lapor Hansip
28-09-2015 21:37

Mengapa Rupiah Melemah? Simak Penjelasannya, Gan!

Selamat Datang di Thread Ke - 3 Ane emoticon-I Love Indonesia (S)


Bukti No Repsol :

"No Repsol"


Terima Kasih Agan-Aganwati, HT ke 2 Ane emoticon-Selamat
Mengapa Rupiah Melemah? Simak Penjelasannya, Gan!


Quote:
Saya percaya, anjloknya rupiah tak ada kaitannya dengan gagalnya Prabowo menjadi presiden. Juga bukan sebuah karma terhadap Jokowi yang telah menunda kemenangan Prabowo dalam kontes R1 idol. Tak ada kaitannya juga dengan perseteruan JK dan Rizal Ramli. Apalagi jika dikaitkan dengan perang statemen antara Ahok dengan Rizal yang lain. Rasanya tak masuk akal semua itu menjadi penyebab utama anjloknya nilai tukar rupiah.


Nah, dari pada mendengarkan penyebab anjloknya nilai tukar rupiah dari analis dadakan yang memposisikan diri sebagai haters bagi pemerintahan, atau menyimak bantahan dari ekonom instan yang memposisikan diri sebagai lovers-nya pemerintahan, mending kita menyimak pendapat beberapa ahli atau pelaku usaha mengenai penyebab “lain” melemahnya rupiah. Di jamin lebih objektif, independen dan masuk akal. Apalagi kalau sudah saya bumbui, pastinya lebih masuk akal. Walaupun bumbu yang berasal dari saya kurang klop, karena memang bukan ekonom, setidaknya bumbu-bumbu tersebut lebih masuk akal dibanding ucapan seorang haters akut stadium 4 atau lovers kronis stadium yang sama.

Konon, menurut ahlinya, nilai tukar rupiah yang terus melemah akhir-akhir murni disebabkan oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal yang menyebabkan anjloknya rupiah dapat disebutkan dengan ringkas seperti di bawah ini.


"Yang Pertama"


"Yang Kedua"


"Yang Ketiga"


Selain faktor eksternal di atas. Dikutip dari berbagai sumber, ada faktor internalyang menodorong semakin lemahnya rupiah.


"Faktor Internal"


Dari uraian singkat di atas, dapatlah kita katakan bahwa banyak sekali faktor yang menyebabkan anjloknya rupiah. Konflik di Timur-Tengah, ledakan di Tianjin, wacana perang dunia ke-3 di semenanjung Korea, ulah spekulan dan pialang saham, sampai kondisi perpolitikan di tanah air serta kinerja pemerintahan yang kurang memuaskan, adalah pemicu lain dari anjloknya nilai tukar rupiah. Itulah resiko yang harus diterima rupiah kalau terus menjadi figuran semata. Tinggal pemerintah sekarang yang berpikir bagaimana caranya agar suatu hari kelak rupiah bisa menjadi pemeran utama dipanggung perekonomian dunia.


Kaskuser Sejati Selalu meninggalkan komentar emoticon-Salaman dan Ratenya emoticon-Rate 5 Star

Mengapa Rupiah Melemah? Simak Penjelasannya, Gan!




Diubah oleh stephenlukas
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Mengapa Rupiah Melemah? Simak Penjelasannya, Gan!
30-09-2015 20:36
Quote:Original Posted By Adelliero


Analogi lu ga mutu, orang bego juga tau
Bahasa puisi banyak kiasan dan majas
Kok dibandingin sama pendapat ekonom dan politisi yang bilang jokowi presiden = rupiah menguat?!

Sastrawan = Ekonom = Politisi?!
Wkwkwkek..logika oh logika

Di aturan hukum mana yang bilang ga boleh mengungkit janji dan fakta-fakta kampanye yang ga sesuai realita?!
Nagih janji di bilang ngungkit
Malah nyalahin kondisi emoticon-Stick Out Tongue

Selamat deh sama otak lu emoticon-Stick Out Tongue
September ekonomi meroket emoticon-Stick Out Tongue


Yakin analogi gua ga mutu? emoticon-Big Grin
siapa bilang hidup seribu tahun kiasan?
Sekarang gua ganti..
Aubrey de Grey, seorang ahli Gerontologi menyatakan "akan didapati seorang pertama yang hidup 1.000 tahun".
Berarti ahli Gerontologi bisa disetarakan dengan ahli Ekonomi dong, tentu dalam disiplin ilmu?
Lo search di google.
Lalu kalo forecast dia meleset,ternyata faktanya manusia bertahan 990 tahun, lalu siapa yg disalahkan??
Aubrey forecast ada dasar ilmiahnya lho

Aubrey atau kondisi?
Soalnya Aubrey bilang bakal ada yg hidup 1000 tahun nih.

logika oh logika..
Bedain nagih sama ngungkit aka nyinyir..
Hahahaha
Diubah oleh sitch_07
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia