- Beranda
- Stories from the Heart
Cinta,Sahabat,dan Kecewa (TRUE STORY)
...
TS
saizerz
Cinta,Sahabat,dan Kecewa (TRUE STORY)
Hallo agan2,sis2,momod,sesepuh,kuncen dan dedemit penunggu SFTH
salam kenal smua.
ane nubi mohon ijin (kaya apa ja minta ijin sgala)
buat berbagi kisah hidup ane yg bisa dibilang biasa2 ja.
tp sebelumnya ane mohon maaf klo tulisan ane berantakan,maklum ini thread pertama ane,slama ini ane cman jadi SR.
ane memberanikan diri buat nulis kisah hidup ane karena terinspirasi dari thread senior2 yg udah malang melintang di dunia SFTH (halah bahasanya)
mohon saran dan kritiknya klo thread ane kurang bagus.
hehe sgtu dlu gan crita ane,maaf ya klo jelek.
buat mastah2 mohon kritik dan sarannya klo tulisan ane kurang bagus,insyaallah kedepannya ane perbaiki,harap maklum baru prtama kali nulis.
LANJUTAN CERITA ADA DI INDEX
Update cerita tergantung mood. bisa 4x sehari klo lagi mood,kalo malas paling 1x.
INDEX
salam kenal smua.
ane nubi mohon ijin (kaya apa ja minta ijin sgala)
buat berbagi kisah hidup ane yg bisa dibilang biasa2 ja.
tp sebelumnya ane mohon maaf klo tulisan ane berantakan,maklum ini thread pertama ane,slama ini ane cman jadi SR.
ane memberanikan diri buat nulis kisah hidup ane karena terinspirasi dari thread senior2 yg udah malang melintang di dunia SFTH (halah bahasanya)
mohon saran dan kritiknya klo thread ane kurang bagus.
Spoiler for Cerita 1:
hehe sgtu dlu gan crita ane,maaf ya klo jelek.
buat mastah2 mohon kritik dan sarannya klo tulisan ane kurang bagus,insyaallah kedepannya ane perbaiki,harap maklum baru prtama kali nulis.
LANJUTAN CERITA ADA DI INDEX
Update cerita tergantung mood. bisa 4x sehari klo lagi mood,kalo malas paling 1x.

INDEX
Spoiler for INFO:
Spoiler for INDEX:
Polling
0 suara
Dari ke 3 cwe yang ada dalam cerita gw,siapakah yang akhirnya jadi PACAR gw???
Diubah oleh saizerz 14-10-2015 13:23
moc.suksak dan 2 lainnya memberi reputasi
3
48.7K
436
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
saizerz
#291
Bersama Lagi
Perasaan cinta dan sayang memang ga kan pernah bisa dipaksakan dan ga kan pernah dengan mudahnya dihilangkan.
kedua hal itu akan tumbuh atau hilang seiring dengan kebersamaan dan penghianatan.
ga jarang ada orang yang dengan mudahnya menghilangkan rasa sayang pada hatinya.
gw selalu bertanya-tanya,apakah orang seperti itu ga pernah mengerti apa arti dari kasih sayang?
atau orang seperti itu hanya melihat dengan sebelah matanya tanpa pernah sekalipun melihat menggunakan hatinya?
MIRIS...
yang jelas,gw orang yang ga pernah bisa seperti itu,meskipun disakiti,tapi rasa sayang yang ada dalam hati gw ga kan pernah dengan mudahnya gw hilangkan,itu akan selalu membekas dalam hati gw sebagai kenangan.
-suatu hari disekolah-
Kabar putusnya Shelly dengan Raffi membuat gw kepikiran terus,ingin rasanya gw deketin lagi Shelly.
tapi,dari pertama gw masuk kelas 2,gw sama sekali belum tau Shelly masuk jurusan mana.
satu-satunya orang yang bisa gw tanyain adalah Devi.
Jam istirahat gw langsung pergi ke kelas Devi,karna gw udah kenal hampir semua orang di angkatan gw,tanpa ada rasa malu gw langsung masuk kedalam kelasnya.
"tumben lu ke sini Yan?" tanya salah seorang temen gw yang sekelas dengan Devi.
"gw ada urusan ma Devi sob" jawab gw.
ga ada percakapan lagi,gw langsung menuju ketempat duduk Devi.
"Dev" sapa gw.
"pasti mau nanyain Shelly ya" kata Devi mencoba menebak maksud tujuan gw datangin dia.
"udah kaya dukun lu,tau ja" ejek gw sambil ketawa.
"yeee...tiap lu nyamperin gw pasti ujung-ujungnya soal Shelly" balas Devi.
"eh Dev,gw mau nanya,Shelly masuk jurusan apa?" tanya gw.
"bahasa" jawab Devi singkat.
"owh...thanks ya" kata gw sambil tersenyum.
"udah? gitu doang?" tanya Devi nyindir.
"hehehe...tar gw traktir deh"jawab gw.
"tapi kalo inget ya" lanjut gw yang langsung ngacir keluar kelas Devi.
Info singkat yang gw dapat dari Devi sudah cukup bikin gw tau dimana Shelly.
dengan langkah yang ringan,gw melesat cepat menuju kelas bahasa yang ada di sebelah lapangan basket.
di pintu kelas bahasa ternyata yang gw lihat bukan Shelly,melainkan Raffi.
"sedang apa tuh cwo di kelas Shelly,jangan-jangan..." pikir gw curiga.
gw urungkan dulu niat gw untuk ke kelas Shelly dan pergi ke lapang basket.
di lapang basket gw sempatkan untuk bermain basket sambil sesekali memantau kelas Shelly.
gw lihat Raffi yang tadinya ada di luar tiba-tiba masuk ke dalam kelas Shelly.
"lho...ko dia???" pikir gw tambah curiga.
ketika asik bermain basket gw lihat Shelly keluar dari kelasnya,dengan sengaja gw lempar bola yang ada di tangan gw ke arah Shelly. (modus gw gan
)
Shelly keliatan kaget ketika ada bola yang menggelinding di depannya,dengan membungkukan badannya Shelly memungut bola itu.
gw langsung berlari ke arah Shelly.
"eh sorry Shell,ga sengaja tadi (padahal sengaja
)" kata gw bohong.
"eh Yan,kirain siapa,ga apa-apa ko" balas Shelly sambil memberikan bola basket yang dipegangnya.
"mau kemana Shell?" tanya gw sambil mengambil bola basket dari tangan Shelly.
"mau ke kantin Yan" jawab Shelly.
"bareng yu" ajak gw ke Shelly.
"boleh"
kira berdua langsung berjalan ke kantin,tiba-tiba...
"YANNNNN......" teriak seseorang.
"APAAAAAA....." balas gw teriak.
"MAU DIBAWA KEMANA TUH BOLAAA" teriak teman gw yang sedang menunggu bola yang gw pegang.
"SORRY BRO,GW LUPA" gw langsung tembak bola yang gw pegang ke ring,dan ternyata...
BOLA TIDAK MASUK PEMIRSA
Shelly yang lihat kelakuan gw hanya tersenyum lucu.
di kantin gw dan Shelly duduk bersebelahan.
"mau makan atau minum Shell?" tanya gw menawari Shelly.
"munum ja" jawab Shelly singkat.
"pasti pop ic* ya" gw coba nebak minuman kesukaan Shelly.
"teh bot*l ja Yan" kata Shelly dengan muka heran.
"ASTAGAAAA...gw lupa kalo pop ic* itu minuman kesukaan Milly,bukannya Shelly" kata gw dalam hati.

"bentar ya Shell" dengan rasa malu gw pesen minuman yang Shelly pesen.
dengan membawa dua buah teh bot*l,gw kembali duduk,tapi kali ini gw duduk di depan Shelly. (biar bisa liatin terus wajahnya)
"nih Shell" gw menyodorkan teh bot*l ke Shelly.
"makasih Yan" Shelly langsung meminum minuman itu lewat sedotan.
sambil minum gw coba nanyain hal yang bikin mengganjal dari tadi.
"Shell boleh nanya ga?"
"..." Shelly melepaskan sedotan dari mulutnya kemudian menatap gw.
"tadi Rian lihat Raffi masuk ke kelas bahasa,mau ketemu Shelly ya?" tanya gw ragu.
Shelly menundukan kepalanya,terlihat raut wajahnya berubah.
"eh maaf Shell,ga di jawab juga ga apa-apa" kata gw menyesal.
"ga apa-apa,sebenarnya Raffi itu..."
Perasaan cinta dan sayang memang ga kan pernah bisa dipaksakan dan ga kan pernah dengan mudahnya dihilangkan.
kedua hal itu akan tumbuh atau hilang seiring dengan kebersamaan dan penghianatan.
ga jarang ada orang yang dengan mudahnya menghilangkan rasa sayang pada hatinya.
gw selalu bertanya-tanya,apakah orang seperti itu ga pernah mengerti apa arti dari kasih sayang?
atau orang seperti itu hanya melihat dengan sebelah matanya tanpa pernah sekalipun melihat menggunakan hatinya?
MIRIS...
yang jelas,gw orang yang ga pernah bisa seperti itu,meskipun disakiti,tapi rasa sayang yang ada dalam hati gw ga kan pernah dengan mudahnya gw hilangkan,itu akan selalu membekas dalam hati gw sebagai kenangan.
-suatu hari disekolah-
Kabar putusnya Shelly dengan Raffi membuat gw kepikiran terus,ingin rasanya gw deketin lagi Shelly.
tapi,dari pertama gw masuk kelas 2,gw sama sekali belum tau Shelly masuk jurusan mana.

satu-satunya orang yang bisa gw tanyain adalah Devi.
Jam istirahat gw langsung pergi ke kelas Devi,karna gw udah kenal hampir semua orang di angkatan gw,tanpa ada rasa malu gw langsung masuk kedalam kelasnya.
"tumben lu ke sini Yan?" tanya salah seorang temen gw yang sekelas dengan Devi.
"gw ada urusan ma Devi sob" jawab gw.
ga ada percakapan lagi,gw langsung menuju ketempat duduk Devi.
"Dev" sapa gw.
"pasti mau nanyain Shelly ya" kata Devi mencoba menebak maksud tujuan gw datangin dia.
"udah kaya dukun lu,tau ja" ejek gw sambil ketawa.
"yeee...tiap lu nyamperin gw pasti ujung-ujungnya soal Shelly" balas Devi.
"eh Dev,gw mau nanya,Shelly masuk jurusan apa?" tanya gw.
"bahasa" jawab Devi singkat.
"owh...thanks ya" kata gw sambil tersenyum.
"udah? gitu doang?" tanya Devi nyindir.
"hehehe...tar gw traktir deh"jawab gw.
"tapi kalo inget ya" lanjut gw yang langsung ngacir keluar kelas Devi.
Info singkat yang gw dapat dari Devi sudah cukup bikin gw tau dimana Shelly.
dengan langkah yang ringan,gw melesat cepat menuju kelas bahasa yang ada di sebelah lapangan basket.

di pintu kelas bahasa ternyata yang gw lihat bukan Shelly,melainkan Raffi.
"sedang apa tuh cwo di kelas Shelly,jangan-jangan..." pikir gw curiga.
gw urungkan dulu niat gw untuk ke kelas Shelly dan pergi ke lapang basket.
di lapang basket gw sempatkan untuk bermain basket sambil sesekali memantau kelas Shelly.
gw lihat Raffi yang tadinya ada di luar tiba-tiba masuk ke dalam kelas Shelly.
"lho...ko dia???" pikir gw tambah curiga.
ketika asik bermain basket gw lihat Shelly keluar dari kelasnya,dengan sengaja gw lempar bola yang ada di tangan gw ke arah Shelly. (modus gw gan
)Shelly keliatan kaget ketika ada bola yang menggelinding di depannya,dengan membungkukan badannya Shelly memungut bola itu.
gw langsung berlari ke arah Shelly.
"eh sorry Shell,ga sengaja tadi (padahal sengaja
)" kata gw bohong."eh Yan,kirain siapa,ga apa-apa ko" balas Shelly sambil memberikan bola basket yang dipegangnya.
"mau kemana Shell?" tanya gw sambil mengambil bola basket dari tangan Shelly.
"mau ke kantin Yan" jawab Shelly.
"bareng yu" ajak gw ke Shelly.
"boleh"
kira berdua langsung berjalan ke kantin,tiba-tiba...
"YANNNNN......" teriak seseorang.
"APAAAAAA....." balas gw teriak.
"MAU DIBAWA KEMANA TUH BOLAAA" teriak teman gw yang sedang menunggu bola yang gw pegang.
"SORRY BRO,GW LUPA" gw langsung tembak bola yang gw pegang ke ring,dan ternyata...
BOLA TIDAK MASUK PEMIRSA

Shelly yang lihat kelakuan gw hanya tersenyum lucu.
di kantin gw dan Shelly duduk bersebelahan.
"mau makan atau minum Shell?" tanya gw menawari Shelly.
"munum ja" jawab Shelly singkat.
"pasti pop ic* ya" gw coba nebak minuman kesukaan Shelly.
"teh bot*l ja Yan" kata Shelly dengan muka heran.
"ASTAGAAAA...gw lupa kalo pop ic* itu minuman kesukaan Milly,bukannya Shelly" kata gw dalam hati.

"bentar ya Shell" dengan rasa malu gw pesen minuman yang Shelly pesen.
dengan membawa dua buah teh bot*l,gw kembali duduk,tapi kali ini gw duduk di depan Shelly. (biar bisa liatin terus wajahnya)

"nih Shell" gw menyodorkan teh bot*l ke Shelly.
"makasih Yan" Shelly langsung meminum minuman itu lewat sedotan.
sambil minum gw coba nanyain hal yang bikin mengganjal dari tadi.
"Shell boleh nanya ga?"
"..." Shelly melepaskan sedotan dari mulutnya kemudian menatap gw.
"tadi Rian lihat Raffi masuk ke kelas bahasa,mau ketemu Shelly ya?" tanya gw ragu.
Shelly menundukan kepalanya,terlihat raut wajahnya berubah.
"eh maaf Shell,ga di jawab juga ga apa-apa" kata gw menyesal.
"ga apa-apa,sebenarnya Raffi itu..."
0