Sports
Batal
KATEGORI
link has been copied
925
Lapor Hansip
19-04-2015 21:11

★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★

★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★
★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★


Quote:
★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★Persija Jakarta ★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★


Quote:
Persija (Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija didirikan pada 28 November 1928, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesish Jakarta (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu 19 April 1930.
Klub ini mendapatkan perhatian yang besar dari salah satu gubernur Jakarta, Sutiyoso, yang merupakan Pembina Persija. Kelompok pendukungnya bernama The Jakmania.
Saat ini Persija dipimpin oleh Ferry Paulus sebagai Ketua Umum Persija Jakarta.



Sejarah

Quote:
Pada zaman Hindia Belanda, nama awal Persija adalah VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra). Pasca-Republik Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan, VIJ berganti nama menjadi Persija (Persatuan sepak bola Indonesia Jakarta). Pada saat itu, NIVU (Nederlandsch Indisch Voetbal Unie) sebagai organisasi tandingan PSSI masih ada. Di sisi lain, VBO (Voetbalbond Batavia en Omstreken) sebagai bond (perserikatan) tandingan Persija juga masih ada.
Terlepas dari takdir atau bukan, seiring dengan berdaulatnya negara Indonesia, NIVU mau tidak mau harus bubar. Mungkin juga karena secara sosial politik sudah tidak kondusif (mendukung). Suasana tersebut akhirnya merembet ke anggotanya, antara lain VBO. Pada pertengahan tahun 1951, VBO mengadakan pertemuan untuk membubarkan diri (likuidasi) dan menganjurkan dirinya untuk bergabung dengan Persija. Dalam perkembangannya, VBO bergabung ke Persija. Dalam turnamen segitiga persahabatan, gabungan pemain bangsa Indonesia yang tergabung dalam Persija "baru" itu berhadapan dengan Belanda dan Tionghoa. Inilah hasilnya: Persija (Indonesia) vs Belanda 3-3 (29 Juni 1951), Belanda vs Tionghoa 4-3 (30 Juni 1951), dan Persija (Indonesia) vs Tionghoa 3-2 (1 Juli 1951). Semua pertandingan berlangsung di lapangan BVC Merdeka Selatan, Jakarta.



Prestasi

Quote:
Nasional
Perserikatan
Tahun 1931, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (1)
Tahun 1933, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (2)
Tahun 1934, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (3)
Tahun 1938, Juara Perserikatan, sebagai VIJ Jakarta (4)
Tahun 1964, Juara Perserikatan (5)
Tahun 1973, Juara Perserikatan (6)
Tahun 1975, Juara Perserikatan, bersama dengan PSMS Medan (7)
Tahun 1977, Juara Perserikatan (8)
Tahun 1979, Juara Perserikatan (9)
Tahun 1990, Peringkat Ke-10 Perserikatan
Liga Indonesia
Tahun 1994, Peringkat Ke-18 Divisi Utama Wilayah Barat
Tahun 1995, Peringkat Ke-13 Divisi Utama Wilayah Barat
Tahun 1996, Peringkat 11 Wilayah Barat
Tahun 1998, Semifinalis
Tahun 1999, Semifinalis
Tahun 2001, Juara Liga Indonesia
Tahun 2002, 8 Besar Liga Bank Mandiri
Tahun 2003, Peringkat 8 Liga Bank Mandiri
Tahun 2004, Peringkat 3 Liga Bank Mandiri
Tahun 2005, Runner-Up Liga Indonesia
Tahun 2006, Liga Indonesia 8 Besar
Musim 2007 - 2008, 8 Besar Liga Indonesia
Liga Super Indonesia
Musim 2008/2009 Peringkat 7 Liga Super Indonesia
Musim 2009/2010 Peringkat 5 Liga Super Indonesia
Musim 2010/2011 Peringkat 3 Liga Super Indonesia
Piala Indonesia
Tahun 2005, Runner-Up Copa Indonesia
Tahun 2006, Copa Indonesia Juara 3
Tahun 2007, Copa Indonesia Juara 3
Internasional
Tahun 2000, Juara Piala Sultan Brunei Darussalam



Quote:
★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★



Pelatih
Rahmat Darmawan

Penjaga Gawang
Reky Rahayu (19)
Andritany Ardhiyasa (26)
Adixi Lenzivio (29)

Pemain Belakang
Alan Emanuel Aciar (2)
Vava Mario Yagalo (3)
Syaiful Indra Cahya (4)
Alfin Ismail Tuasalamony (5)
Ambrizal (6)
Martin Vunk (8)
Gunawan Dwi Cahyo (13)
Ismed Sofyan (14)
Abduh Lestaluhu (77)

Pemain Tengah
Rizki Ramdani Lestaluhu (7)
Mahadirga Maranando Lasut (17)
Rendy Irwan Saputra (19)
Amarzukih (21)
Gilbert Richard Dwaramury (24)
Novri Setiawan (32)
Abdul Rahman Lestaluhu (70)
Muhammad Ilham (81)
Adam Alis Setyano (93)

Pemain Depan
Andro Levandy
Stefano Lilipaly (9)
Greg Nwokolo (10)
Bambang Pamungkas (20)
Evgeny Kabayev (99)


Quote:

★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★





Diubah oleh dioslz
0
icon-close-thread
Thread sudah digembok
★ Persija Jakarta | Jak Kaskus | Season 2015 | Welcome Home Bepe!★
02-07-2015 16:39

Quote:JAKARTA - Vakumnya kompetisi sepakbola di Tanah Air membuat para pemain memilih ikut bermain antar kampung alias tarkam. Selain bisa menjaga kebugaran, uang yang didapat dari hasil main tarkam juga bisa untuk menyambung hidup. Namun, pilar lini tengah Persija Jakarta, Ahmad Marzukih justru enggan bermain tarkam. Dia punya alasan tersendiri.

Menurut Amarzukih –sapaan akrabnya–, pada bulan Ramadan ini telah banyak tawaran yang menghampirinya untuk bermain tarkam. Salah satunya untuk bermain di Ramadhan League 2015 di Makassar. Tapi lantaran larangan sang istri, dia pun enggan menerima tawaran tersebut.

"Enggak boleh sama istri bulan puasa main tarkam jauh-jauh. Ada tawaran, tapi saya malas karena jauh banget dari rumah. Ya mendingan di rumah saja," tuturnya kepada Okezone lewat sambungan telefon, Rabu 1 Juli 2015.

Di sisi lain, Amarzukih ternyata juga sudah memiliki usaha sendiri untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya di tengah vakumnya kompetisi.

“Seperti yang Anda lihat, saya jadi pengangguran mendadak. Namun, untungnya saya punya usaha di bidang tanah bersama orang tua. Setidaknya itu bisa untuk menyambung hidup," ungkapnya lagi.

pencitraan aja nih jukic, tempo hari masih main di ciputat.. emoticon-Ngacir

barbuk




Quote:TRIBUNNEWS.COM - Pengelola Persija Jakarta belum menyusun program persiapan tim menjelang berpartisipasi di Piala Indonesia Satu (PIS).

Manajemen masih menunggu kepastian izin dan jadwal yang dirilis promotor turnamen, Mahaka Sports and Entertainment.

"Kami masih menunggu seluruh urusan turnamen confirm dulu, baru kemudian membahas teknis persiapan tim," kata Wakil Presiden Persija, Asher Siregar, melalui pesan singkat telepon seluler (SMS) kepada Harian Super Ball, Rabu (1/7/2015).

Manajemen tim ibu kota juga belum berani menyusun program persiapan tim sebelum dapat kepastian apakah turnamen yang melibatkan tim-tim Liga Super Indonesia (LSI) itu dapat terselenggara dengan mulus.

Maklum, sejumlah turnamen yang sempat diwacanakan PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia batal digelar. Itu setelah mendapatkan sanksi tidak diakui oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Sebelumnya, turnamen pramusim yang sempat dijadwalkan PSSI setelah memberhentikan kompetisi LSI 2015, urung terlaksana. Baru-baru ini, turnamen mini bertajuk Sunrise of Java Cup 2015, yang semula dijadwalkan mulai 30 Juni hingga 5 Juli di Banyuwangi, Jawa Timur, batal digelar lantaran tidak dapat izin dari polisi setempat.




Quote:indopos.co.id – Beda kota, beda pula cara menyantap menu buka puasa di berbagai wilayah Indonesia. Begitu pun dengan rutinitas bek kiri Macan Kemayoran Muhammad Abduh Lestaluhu dalam menyelesaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan tahun ini. Apalagi ketika dirinya berada di kota kelahirannya Tulehu, Maluku.

"Pisang Stop adalah menu buka puasa khas masyarakat di Maluku. Saya selalu merindukan makanan itu setiap bulan Ramadhan. Dengan vakumnya kompetisi, saya akan memuaskan diri dengan menyantap Pisang Stop bersama keluarga di Maluku," kata pesepak bola kelahiran 16 Oktober 1993 (21) itu beberapa waktu lalu.

Penggambarannya makanan Pisang Stop ini mirip dengan kolak pisang yang sangat populer di Indonesia saat periode bulan puasa datang. Perbedaannya, kalau kolak pisang menggunakan santan sebagai kuahnya. Sedangkan Pisang Stop malah berkuah bening tanpa memakai santan.

Pisang Stop menjadi makanan yang sangat menyegarkan untuk panganan berbuka puasa di kota yang bersemboyankan 'Siwa Lima' atau Saling Memiliki itu. Jika melihat dari segi bahan dasarnya, makanan Pisang Stop berasal dari pisang kepok yang ditambahkan dengan gula, cengkeh, kayu manis, pala, dan daun pandang. Elemen-elemen tersebut lantas dicampur air.

Kalau ingin mencoba, cara memasaknya meliputi rebuslah air terlebih dahulu dengan gula pasir, kayu manis, pala, daun pandan dan cengkeh. Lalu tinggal memasukan pisang kepok tadi ke dalam rebusan tersebut. Sebagai catatan cara memasaknya jangan menggunakan api yang besar, melainkan dengan api kecil agar pisang lebih matang secara merata.

Ketika pisang sudah selesai direbus, tunggulah beberapa menit. Durasinya kurang lebih 3 sampai 4 menit supaya tingkat panas rebusan pisang lebih mendingin. Di situasi itulah Pisang Stop sangat lezat disantap. Rasanya jelas segar sekali di dalam mulut maupun perut, apalagi dinikmati bersama keluarga besar.

"Ramadhan pada tahun sebelumnya saya tidak bisa berlama-lama di kampung halaman, karena harus bertanding. Jadi sering kangen makan Pisang Stop. Nah, ada hikmahnya juga kompetisi vakum. Saya jadi bisa menikmati Pisang Stop setiap hari," gembiranya pemain tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 tersebut.

Biasanya Abduh sangat susah bersama keluarga di saat bulan Ramadhan karena jadwal pertandingan yang cukup padat. Tapi di bulan suci tahun ini ia bisa berbuka bersama keluarga. Ia pun bisa lebih khusyuk dalam hal beribadah seperti shalat tarawih dan tadarusan di masjid dekat rumahnya bersama teman-teman sekampung. "Ini Ramadhan terindah untuk saya," sebut mantan penggawa Persis Solo.

Sebagai pesepak bola profesional, pola makan sangat ditentukan oleh pihak klub yang menaunginya. Abduh pun berusaha keras menjauhkan diri dari makanan yang pedas, bersantan dan es. Soalnya makanan-makanan seperti itu tidak baik untuk kesehatan atlet sehingga tubuh tetap fit. Jadi saat kompetisi dimulai sudah siap dengan kondisi fisik yang prima.

"Saya bisa mengisi puasa dengan tetap latihan, seperti jogging di lapangan dekat rumah. Saya juga mau saja jika ada pertandingan antar kampung (tarkam). Lumayan itu untuk mengisi waktu atau anggap saja sebagai cara positif menunggu waktu berbuka puasa," tutup anak ketiga dari lima bersaudara itu






Quote:Untuk menyembuhkan cederanya, Alfin harus menjalani serangkaian operasi.

JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta masih enggan berkomentar mengenai musibah yang menimpa bek mereka, Alfin Tuasalamony. Klub asal Ibu Kota itu meminta menghubungi langsung pemain Timnas U-23 tersebut.

“Untuk persoalan itu, dari saya tidak ada komentar,” ujar Manajer Persija Jakarta, Asher Siregar, saat dihubungi SH, Selasa (30/6).

Asher juga belum mau berbicara mengenai persoalan biaya operasi patah kaki dari Alfin. Dihubungi secara terpisah, kompatriot Alfin di Macan Kemayoran, Ismed Sofyan, tidak berkomentar mengenai cedera temannya.

Pascamengalami cedera patah tulang kering pada kaki kirinya, setelah mengalami kecelakaan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, beberapa waktu lalu, Alfin sempat kecewa dengan perlakuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan klubnya. Ia merasa tidak diperhatikan.

Untuk menyembuhkan cederanya, Alfin harus menjalani serangkaian operasi. Namun, operasi tersebut membutuhkan biaya besar. Karena itu, ia berharap ada bantuan dari federasi maupun klub. Alfin juga berharap ia menjadi pemain terakhir yang diperlakukan seperti itu oleh PSSI dan klub.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan, akan membantu Alfin Tuasalamony, pemain muda Indonesia yang sedang mengalami patah kaki. Menpora siap membantu Alfin dengan mengirimnya menjalani pengobatan di Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur, tanpa biaya alias gratis.
Diubah oleh orenazionale
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia