Kaskus

Story

Kategori

Pengaturan

Mode Malambeta
Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

wait.and.see70Avatar border
TS
wait.and.see70
The Ultimate Four (Genre: Sci-Fi, Drama, Thriller)
Quote:


Selamat malam SFTH. Ini trit pertama ane disini setelah sekian lama SR. Sebagai penggemar film science fiction, dan membaca beberapa karya tulis fiksi beberapa TS disini, ane jadi tergerak untuk membuat suatu cerita bertema Fiksi dan Sains. Karena ane baru pertama kali nulis disini, mohon bimbingannya dan koreksi jika ada kata-kata yang salah. Trimakasih sebesar-besarnya untuk reader yang telah sudi mampir.

Quote:


Quote:


Spoiler for INDEX:


Quote:


Quote:
Diubah oleh wait.and.see70 26-04-2014 20:54
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
5.6K
37
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.1KAnggota
Tampilkan semua post
wait.and.see70Avatar border
TS
wait.and.see70
#3
Scene #2
2 AM, Barak Tentara distrik Singkawang.

Malam ini kembali tenang. Aku sudah selesai shift jaga dan kini aku sedang tiduran di barakku. Sekelumit kenangan kembali hadir ketika aku sibuk mengeluarkan sebuah foto yang tampak lusuh dari dompetku. Foto seorang wanita yang kutemui beberapa tahun lalu di Pontianak. Seakan cahaya putih nan terang terbias dari pikiranku, membawaku kembali kesana. Ke saat terakhir kami bertemu.

“Yu, ikutlah denganku.” Ujarnya.

“Aku harus disini Wid. Aku bukan seperti kamu yang bisa mendapatkan apa yang kamu mau.” Ujarku ke Widya.

“Disini semakin tidak aman. Aku takut terjadi apa-apa sama kamu.” Ucapnya.

Memang benar kalau Widya bisa mendapatkan apa yang dia mau, terlebih karena ayahnya merupakan pejabat di wilayah ini. Setelah sekian lama, akhirnya mereka bisa aman meninggalkan kami yang tidak memiliki keberuntungan menjadi orang sekaya mereka.

Tempat ini memang seperti neraka, namun kami masih menggunakan uang sebagai alat pembayaran. Aku sendiri tak habis pikir. Dunia sedang kiamat, dan mereka, para manusia yang mendekritkan diri sebagai pemerintah, masih sempat memikirkan uang. Mereka berkelit bahwa sistem harus terus berjalan agar tidak terjadi kemerosotan nilai kemanusiaan. Namun aku hanya memaki dalam hati. Dan aku sadar, bahwa sebenarnya sangat wajar bumi menjadi seperti sekarang ini. Mengingat manusia yang awalnya ditugaskan sebagai khalifah untuk melestarikan bumi, justru merekalah yang menghancurkannya, karena otak mereka sudah ditutupi keserakahan dan sistem yang menguntungkan sebagian kecil orang.

“kalau ada waktu, aku bakal main kesini.” Ucap Widya seraya tersenyum sebelum dia akhirnya pergi menuju landasan udara Porto Velho di Brazil, menuju pesawat yang akan membawanya ke wahana Paradise beberapa ribu kilometer di atasku. Tidak ada rasa kehilangan yang mendalam dariku. AKu sudah terlalu sering berada dalam suasana kehilangan selama ini.

Sampai sekarang Amazon masih menjadi pusat pemerintahan. Di sini semua strategi pertahanan, ekonomi serta sosial berjalan, meski setengah andilnya masih dipegang penguasa Paradise yang sebagian besar berbau politik. Ibaratnya Amazon merupakan ‘The Capitol City’-nya Ultimate Four. Ditempat inilah Presiden Ultimate Four, Nicola Braga bernaung. Beliau adalah sosok yang kharismatik dan menentang sebagian besar kebijakan dari pihak Paradise yang diisi pejabat pemerintahan. Saat beliau ditanya kenapa tidak bergabung dengan segala kemewahan di Paradise, beliau hanya menjawab,

“Tidak ada tempat seindah rumah, meski itu berubah menjadi neraka, tapi dia tetaplah rumahmu.”

Kalimat ini menjadi pemicu motivasi kami, para Resistance, sebutan buat orang yang berjuang demi tanah kami, bukan pengecut yang hanya bisa lari dari masalah dan mendekam di Paradise. Setelah lelah membayangkan saat-saat itu, aku memasukkan kembali fotonya kedalam dompet, dan segera memejamkan mata sambil membayangkan betapa indahnya dunia para nenek moyangku dulu yang pernah kubaca melalui beberapa buku dan literatur.
Diubah oleh wait.and.see70 23-04-2014 17:21
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.