Kaskus

Story

javieeAvatar border
TS
javiee
BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"
BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"


Spoiler for RULES:


BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"


INTRO

Perkenalkan, nama gw Raden Fajar Putro Mangkudiningrat Laksana...Bohong deng, kepanjangan...sebut aja gw Fajar. Tinggi 175 cm berat 58kg. bisa disebut kurus karena tinggi dan berat badan gw ga proposional. emoticon-Frown. Gw ROCKER...!! Pastinya Rocker Kelaparan.
Gw terlahir dari keluarga biasa saja yang serba "Cukup". dalam arti "cukup" buat beli rumah gedongan, "cukup" buat beli mobil Mewah sekelas Mercy. (ini jelas jelas bohong). yang pasti gw bersyukur dilahirkan dari keluarga ini.

Gw Anak pertama dari 3 bersaudara. Adik adik gw semuanya perempuan. Gw keturunan Janda alias Jawa Sunda. Bokap asli dari Jepara bumi Kartini. Tempatnya para pengrajin kayu yang terkenal di Nusantara bahkan diakui oleh Dunia. Tapi bokap gw bukan pengusaha mebel seperti kebanyakan orang Jepara. Nyokap gw asli Sumedang Kota yang terkenal dengan TAHU nya. Tapi wajahnya sama sekali nggak mirip tahu ya. Sunda tulen nan cantik jelita. Beliau bidadari gw nomer "1" di dunia ini.

Spoiler for INDEKS:


Spoiler for INDEKSII:
Diubah oleh javiee 06-04-2015 23:49
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
manusia.baperanAvatar border
manusia.baperan dan 4 lainnya memberi reputasi
3
728.7K
2.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
javieeAvatar border
TS
javiee
#1059
PART 51
Senin pagi yang cerah di akhir November. Seperti biasa, pagi pagi buta gw sudah bangun dari tidur, lanjut mandi, ritual 2 rakaat dan sarapan. Setelah semuanya dilaksanakan, gw pun siap berangkat menuju ES-TE-EM tercinta tak lupa cium tangan pada kedua orang tua gw terlebih dahulu.
Kemudian gw segera keluar rumah disambut udara dingin dihiasi matahari yang bersinar di ufuk timur. Pagi ini terasa berbeda, tak ada mendung dan tak ada hujan yang terus mengguyur kota ini semenjak memasuki bulan November. Suasana langit pagi itu terlihat cerah bercahaya kuning terang, diiringi hilir mudik kawanan burung gereja yang sesekali berkicau.

"Hai Jupii..." Sapa gw pada motor kesayangan gw.
"Hari ini kamu dapet rezeki nomplok!" ucap gw.
"Ada bidadari yang mau naikin kamu pagi pagi..."
"Kamu siap?? kalo siap, ayo kita gass!!"

Gw menyalakan jupii dengan cara diengkol. Kenapa begitu? Karena Bapak gw tidak menyarankan menghidupkan motor di pagi hari langsung menggunakan Elektrik Starter. Kata dia sih bisa bisa mesin menjadi aus. Sebenernya simple aja sih, kasih minum, aus hilang. Beres kan? Kaki nggak pegel...
Sambil menunggu Jupi panas, lantas gw membersihkan sepatu menggunakan sikat gigi bekas. Setelah itu, gw lapisi kepala ini dengan helm half face yang baru gw beli beberapa bulan yang lalu. Sebelum berangkat, gw sempatkan untuk membuka jimbot, dan jari ini mulai mengetik sebuah pesan singkat.

"Aku udah siap nih. Lagi OTW." Sent to Bunga.

Sesaat sebelum gw gas Jupi, tiba tiba jimbot ini bergetar pertanda ada sms masuk. Kemudian gw membukanya.

1 new message from 'Bunga'...
"Aku juga udah siap. OTW apaan yank?"

"Oke Tungguan Wae" Sent to Bunga.

'Plaaak!!' Gw menepuk jidat gw sendiri. Padahal gw sering sekali menggunakan kata 'OTW' ketika hendak datang menjemputnya. Tapi kenapa dia nanya OTW itu apaan? Akhirnya gw jawab saja sekenanya, walaupun arti sebenarnya dari OTW adalah, On Top Women!! Bingung kan? Lupakan....

Perseneleng segera gw pindahkan dari Netral ke Gigi 1 dan konser pun dibuka dengan lagu 'Cinta Memang Gila' lalu dilanjutkan tembang '11 Januari'. (Sumpah ini ngaco!!).
Gw kendarai jupi dengan kecepatan sedang menuju rumah Bunga. Hari itu adalah pertama kalinya gw berangkat sekolah bareng dengannya. Bukan tanpa sebab gw mengajaknya bareng pagi ini, tapi karena ayahnya dia sudah berangkat sedari subuh untuk keperluan tugas di luar kota. Daripada dia naik ojek terus ngangkot, lebih baik gw antar saja. Nggak baik membiarkan gadis seperti dia Pulang Pergi ke sekolah sendirian. Ya, walaupun arah rumahnya dia itu berlawanan dengan arah ke sekolah gw.

Sekitar 10 menit menempuh perjalanan, gw dan jupi akhirnya tiba di depan rumahnya. Disana gw melihat Bunga bersama Bundanya sedang duduk di sebuah kursi tembok depan rumah. Gw pun menghentikan laju motor, lalu turun dan sungkemlah pada Bundanya.

"Hati hati ya Jar. Awas jangan ngebut!!" Ujar Bunda.

"Siap Bunda. Yaudah kita berangkat dulu ya. Assalamualaikum" Gw pamit padanya.

"Waalaikumsalam" Jawabnya.

Lalu kami berdua akhirnya berangkat. Gw kendarai Jupi dengan kecepatan relatif pelan sesuai dengan amanat Bundanya. Ketika tiba di depan komplek perumahan dia, gw sedikit terkejut karena beberapa abang ojek terlihat melambai lambaikan tangan ke arah dia. Kemudian...

"Ekhem ekhem...."
"Neeng Bunga...."
"Sama siapa tuh neeng...Cieee"

"Hey Abaang..." Balas Bunga sambil melambaikan tangan juga.

Lalu dengan sangat kompak itu abang abang ojek reflek melambai juga. Lucunya, pemandangan seperti itu mirip seperti teletubbies ketika sedang berpamitan di penghujung acara. Gw cuma bisa cengar cengir aja saat itu sambil menggelengkan kepala. Ternyata benar apa yang pernah dia bilang, bahwa abang ojek disini rata rata sudah mengenal dia.

"Yank.." Panggil dia.

"Hemmm"

"Seneng bisa bareng kamu. hehe"

"iya. Aku juga" ujar gw.

"Tapi jok motor kamu keras nih udah gitu merosot melulu"

"Hee...maap ya. Belum sempet ganti jok soalnya. Belum ada dana. hehe"

"Tapi ga apa apa...nggak masalah" Ujarnya.

Gw lihat tangannya melingkar di pinggang gw yang ramping ini. Lama kelamaan lingkaran tangannya menjadi lebih erat bahkan kini dia memeluk gw dari belakang. Gw cuma bisa bengong sambil nahan nafas. Konsentrasi gw sedikit berkurang karena pelukan itu.
Haduuh...bahaya ini namanya. Bisa bisa penyakit ngadaregdeg gw kambuh lagi.

"Yank, gemukin dikit napa badan kamu..." Ucapnya tiba tiba.

"Haaa? ini udah gemuk. Malahan keker!" Jawab gw.

"Iya keker...kekeringan!!" Ucapnya.

"Eee...enak aja!" gerutu gw.

"Jadi berasa meluk gedebong pisang aku. Hahaha" Ledek dia.

"Huuu...tega banget kamu.."

"Hahaha...becanda sayank. Kamu makan yang banyak atuh biar gemuk" Ujarnya.

"Aku udah makan banyak kok. Tapi malah makin tinggi nih, bukannya gemuk."

"Gimana mau gemuk orang ngerokok mulu udah gitu begadang terus. Kurangin lah kebiasaan jelek kamu. Pola hidup kamu tuh nggak sehat kalo kaya gitu...."

"Ya ampun yank masih pagi ini...udah cerewet aja!!"

"Kamu tuh dikasih taunya ngeyel...Nyebelin!" gerutu dia.

"Hahaha...." gw tertawa.

Sempat sedikit kesal juga gw sama dia. Pagi pagi buta begini udah dapet ceramah dari dia. Tapi tak apalah, toh itu semua untuk kebaikan gw juga nantinya. Banyak yang kami bicarakan sepanjang perjalanan menuju sekolah pagi itu. Banyak juga orang orang dan para bikers lainnya memperhatikan kami berdua di sepanjang jalan. Mungkin lebih tepatnya memperhatikan Bunga, bukan memperhatikan gw. Dia selalu saja jadi pusat perhatian kapanpun dan dimanapun...Hingga abang abang ojek mengenalinya. Gw juga heran kenapa..

"Oke...udah sampe" Ujar gw lalu menghentikan Jupi.

"Makasih ya." ucapnya lalu turun dari motor.

"Iyaa.." Sahut gw.

"Nanti sore kamu jemput kan?" Tanya Bunga.

"Iya. Kamu pulang jam berapa?" Tanya gw.

"Jam 3an kayanya..."

"Yaudah. Ntar aku tungguin aja disini."

"Oya, nih buat kamu..." Ujarnya.

Dikeluarkannya sebuah kotak makan dari dalam tas, kemudian dia berikan kepada gw.

"Biar ga usah jajan di sekolah. Dimakan ya bekelnya. Itu aku yang bikin sendiri" Ujarnya.

"Wah...serius nih buat aku? Isinya apaan nih yank?" Tanya gw.

"Bukanya nanti aja disekolah. Yaudah aku masuk dulu ya. Kamu hati hati." Ujarnya.

"Makasih ya bekelnya..."

"Iya sama sama...."

Kemudian dia menyebrang, lalu masuk menuju pintu gerbang sekolahnya. Sesaat setelah memasuki gerbang, dia menghentikan langkahnya kemudian menoleh ke belakang menyempatkan diri untuk melempar senyum ke arah gw. Gw pun lantas membalas senyumannya. Lambaian tangannya mengakhiri pertemuan kami pagi itu. Dia lanjut berjalan, perlahan lahan sosoknya pun menghilang dibalik gedung sekolah.
efti108
Darpox
Darpox dan efti108 memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.