Kaskus

Story

Kategori

Pengaturan

Mode Malambeta
Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

malaikatmaut3Avatar border
TS
malaikatmaut3
kumpulan puisi MalaikatMaut
kumpulan puisi MalaikatMaut


Welcome to my home ^^

kisah ini berawal dari keterpurukan yang pedih
masa berjuang menyambung hidup hanya memakan seonggok sampah
berkawan dengan malaikat, bercumbu dengan maut setiap harinya
namun masa telah berganti, roda waktu telah berputar
untaian kata ini mnjadi penanda, serta pengingat gelapku
sehingga nanti aku tak akan silap dan menghitamkan terangku

enjoy ^^





kumpulan puisi MalaikatMaut

Hall for the words of honor
Aku merasa terhormat bisa menyambut kalian dirumah sederhana ini
Satu hal yang bisa kulakukan adalah membangun ruang untuk mengabadikan kenangan kalian
enjoy, I hope you will come back someday ^^

Spoiler for greetings and appreciation:


Spoiler for Ininubi Poetry:


Spoiler for Sunsmilan Poetry:


Spoiler for Visuapalooza poetry:


Spoiler for angchimo poetry:


Spoiler for Puisi Putri Bulan:


Spoiler for Puisi Akang:


kumpulan puisi MalaikatMaut


Index puisi-puisi ku ^^, mohon maaf kalu tidak berkenan, hanya seniman kata berusaha membagi nada

Spoiler for first story:


Spoiler for The story goes on:


Spoiler for The art of Angst:


Spoiler for Antologi "Dia":



Diubah oleh malaikatmaut3 13-08-2016 22:11
0
19.6K
132
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
Poetry
KASKUS Official
6.2KThread6.9KAnggota
Tampilkan semua post
malaikatmaut3Avatar border
TS
malaikatmaut3
#5
aku...
tercaci tercabik dan terhina
terkoyak oleh ganasnya taring malam
mendengarkan senandung pilu
senandung lagu kematian

jasad tak lagi goyah
terpaku kedalam sebuah kepastian
Jiwa membeku
tertutup dinginnya salju
imajiku liar,meminta sesuap derita
tapi aku tak lagi aku

aku sosok dalam kegelapan
tenang dibalik penderitaan
senang disudut kesepian
segalanya tampak damai
seolah aku tersenyum

lalu...
mengapa tak kutancapkan pisau itu
akhiri penderitaanku dalam kepalsuan
akhiri semua yang fana
ilusi dalam kesesatan
namun....
hari itu aku sadar..
tanpaku semua tak akan nyata
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.