TS
Ariel.Matsuyama
[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/2muchgaming.com/wp-content/uploads/2011/09/All-Kamen-Rider.jpg)
Kamen Rider School
Genre:Action | Drama | Sci-Fi | Fantasy
ATTENTION!
Cerita ini adalah AU dgn "sedikit" bumbu tambahan dari cerita asli masing2 rider, namun tidak merubah tema dan settingnya..
- Semua "rider utama dan rider cewek" Era HEISEI adalah generasi penerus dari user lama, mulai dari Era Kuuga sampai Kiva. Misal: Kuuga yg baru adalah anak dari Godai Yusuke yg diwariskan sabuk arcle olehnya..
Selain itu, sebagai tambahan, KR Accel dan Nadeshiko juga generasi penerus (soalnya gw punya tujuan tertentu pada 2 rider ini).. - Rider Era SHOWA, hanya 3 rider yg merupakan generasi penerus: Black RX, Zo, dan Tackle. Selebihnya, user lama.. Semua akan dijelaskan nanti seiring berjalannya cerita..
WARNING!!!
Code:
This FanFiction has been categorized as 'mature', therefore may contain intense violence, blood/gore and/or strong language that may not be appropriate for underage viewers.
Spoiler for Characters:
Ariel Matsuyama
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Ryosuke Nakamura
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Pict:
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Spoiler for Wujud Rider:
Kamen Rider Kabuto
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Ryosuke Nakamura
Spoiler for Pict:
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Spoiler for Wujud rider:
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Supporting Characters:
In process
FanFic ini juga diterbitkan di:
- FanFiction.Net
- Kompasiana
- LautanIndonesia
- Indonesiaamers
- Wordpress.com
Quote:
Diubah oleh Ariel.Matsuyama 04-06-2013 20:05
0
15.4K
Kutip
43
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•350Anggota
Tampilkan semua post
TS
Ariel.Matsuyama
#9
-=Episode 2: A New World, A New School (Act 3)=-
Spoiler for Act 3:
“Hey, apa benar orang ini Kuuga?” tiba-tiba terdengar suara seseorang dari belakang Ryosuke.
Refleks, Ryosuke pun menoleh. Didapatinya dua orang laki-laki dan satu orang perempuan sedang menatap ke arahnya. Yang memanggil Ryosuke tadi ialah laki-laki berseragam sekolah Heishi, dibalut jaket silk merah dengan symbol 'A' di dada sebelah kirinya. Sementara laki-laki yang satu lagi mengenakan masker hitam, dan yang perempuan berambut blondie lurus. Yang unik, mereka bertiga memiliki warna rambut yang sama: Kuning. Kelihatannya mereka satu kelompok.
“Kalau iya, memangnya apa urusanmu??” balas Ryosuke setengah jengkel.
“Hahahaha... Sebelumnya, perkenalkan, aku Rieft Terui, siswa paling terhormat dan ditakuti sejagat Heishi, sekaligus rider terkuat disini! Ku dengar Kuuga yang digembar-gemborkan oleh guru-guru disini telah kembali. Aku mau mencoba sampai di batas mana kekuatanmu untuk menentukan apakah kau pantas menjadi Kuuga generasi baru? Bagaimana jika hari ini kau bertarung melawanku?”
“Hentikan!!” teriak Nancy. Saat ini, digenggamannya, ia sudah menyiapkan sebuah deck kartu berwarna putih dengan ukiran simbol angsa emas pada bagian tengahnya. Deck kartu itulah alat yang ia gunakan untuk berubah. “Jika kau ingin bertarung, bertarunglah denganku!” lanjutnya, matanya menatap tajam ke arah Rieft.
“Tcih!”
Plakk!
Tanpa diduga oleh Nancy, Rieft menepak tangannya secepat kilat, kemudian mencengkram keras dagunya sampai pipi gadis itu terlihat mengempot. Deck kartu miliknya pun terlempar ke atas.
“Ilmumu masih belum cukup untuk melawanku...” desisnya yang kemudian menangkap deck kartu milik Nancy yang meluncur ke bawah. Saat itu, ia sudah melepas cengkramannya dari dagu Nancy.
“Hey, kembalikan deck milikku!!” seru Nancy.
Rieft hanya menyeringai tanpa menghiraukannya.
Wrrrr...zusss! Druakk!
Tiba-tiba sebuah robot kumbang tanduk berwarna merah menubruk tangan Rieft, membuat deck kartu milik Nancy yang ia pegang terlempar dan kembali ke tangan Nancy. Kemudian, robot kumbang tersebut hinggap di telapak tangan seorang pemuda berjaket hitam berambut raven.
![kaskus-image]()
“Kau...” geram Rieft.
“Ariel...?” lirih Nancy sambil tersenyum, begitu tahu siapa yang telah menolongnya.
Ya. Orang itu tak lain adalah Ariel Matsuyama. Pemuda yang menolong Nancy dan Ryosuke dari serangan Worm belum lama ini.
“Harus kuakui kalau Rieft hanyalah seorang pembual Heishi, yang kata-katanya tidak sebanding dengan kemampuannya.” Ariel berjalan menghampiri Rieft dengan ekspresi tenang seperti air dan tatapan mata datar seperti penggaris. “Bukankah begitu, Rieft Yang Terhormat?” ujarnya, setelah berhenti tiga langkah di hadapan Rieft.
“Kurang ajar! Apa maumu??” bentak Rieft kesal.
“Kau bilang ingin bertarung, kan? Carilah lawan yang pantas denganmu! Dan sekarang, dia ada dihadapanmu.” jawab Ariel.
Tiba-tiba, sebuah robot kelelawar kecil berwarna kuning, bermata merah, muncul dari luar jendela dan hinggap tangan teman Rieft, si pria bermasker. Kelelawar tersebut langsung ia gigitkan di gundukan tangan kirinya hingga mengeluarkan suara, GABURI!.
Pada saat yang sama, teman Rieft yang perempuan sudah melingkarkan sabuk futuristik di pinggangnya. Di tangan kanannya, tepat di sekitar jari, ia menggenggam sebuah alat seperti knuckle tinju yang merupakan bagian dari sabuknya. [READY!] knuckle tersebut mengeluarkan suara ketika ujungnya ditempelkan oleh perempuan itu di telapak tangan kirinya.
Kelihatannya mereka berdua marah karena tidak terima dengan perlakuan Ariel dan hendak melakukan 'sesuatu'.
“Cukup!!” tahan Rieft. “Biar aku yang mengurus orang itu.” dikeluarkannya sebuah alat mirip stang motor yang langsung ia tempelkan di depan pinggangnya. Setelah itu, ia mengambil sebuah flashdisk merah berlambang 'A' dari dalam saku celananya. Flashdisk itu lebih dikenal dengan sebutan 'Gaia Memory'.
ACCEL!Gaia Memory tersebut berbunyi begitu salah satu tombol di belakangnya ditekan.
“Hen..., shin!!” ucap Rieft dengan nada menggeram seraya menancapkan Gaia Memory itu di atas stang motor yang saat ini sudah menjadi sabuknya.
ACCEL!
“Henshin!” tepat ketika Rieft menancapkan Gaia Memory miliknya di atas stang motor itu, Ariel menempelkan robot kumbang yang sedaritadi ia pegang di depan sabuk metalik yang telah ia kenakan sebelumnya, sehingga robot kumbang tersebut mengeluarkan suara rekaman digital, HENSHIN!
Pada saat itu juga, tubuh mereka pun berangsur-angsur mengalami perubahan. Tubuh Ariel langsung dibalut oleh pakaian ketat berwarna hitam, disusul dengan lempengan baja berat berwarna dominan merah metalik di bagian dada, bahu, dan tangannya. Bagian kaki serta lututnya juga ditutupi beberapa lembar lempengan baja, meski tidak seberat bagian dada, bahu, dan tangannya. Helm berat berwarna metalik dilengkapi lensa mata besar berwarna biru tidak ketinggalan pula menghiasi kepalanya. Kini, wujud Ariel telah berubah menjadi sesosok rider bernama "Kamen Rider Kabuto".
Serupa dengan Ariel, tubuh Rieft juga mengalami perubahan. Sesaat setelah beberapa cahaya berbentuk seher memompa mengelilinginya, tubuh Rieft pun dilapisi lempengan baja berat pada bagian dada, bahu, punggung tangan, serta lutut sampai kakinya, sementara kepalanya dilapisi helm baja bertanduk lancip berbentuk huruf 'A' jika dilihat dari samping. Warna lensa mata pada helmnya mirip dengan lensa mata helm yang dikenakan Ariel, yaitu biru, seolah melambangkan sosok mereka yang dingin. Selain itu, beberapa buah roda sepeda motor menempel di punggung dan kedua kakinya, membuat sosoknya menjadi lebih unik dibandingkan yang lain. Sekarang, sempurnalah perubahan wujud Rieft sebagai "Kamen Rider Accel".
Semua mata tertuju pada mereka. Dalam waktu sekejap, keduanya langsung jadi pusat perhatian seisi Food Court.
“HEEAAHH!!” Accel -Rieft- maju dua langkah ke depan seraya mengayunkan pedang besar nan berat di tangan kanannya ke dada Kabuto -Ariel- dengan penuh nafsu membunuh.
Refleks, Kabuto menyambut serangan tersebut dengan ayunan kapaknya ke arah Accel.
Akan tetapi, sebelum senjata kedua rider itu mengenai sasaran mereka masing-masing, seorang laki-laki tinggi tegap serta berambut lurus hingga menutupi sebelah matanya muncul secara tiba-tiba di tengah-tengah mereka, dan berhasil menangkis serangan keduanya dengan tangan kosong. Namun, tangan lelaki itu tidak sampai mengenai senjata Kabuto ataupun Accel, melainkan menempel di pergelangan tangan kedua rider tersebut.
“Ishihara Sensei?” ucap Accel, menyebutkan nama laki-laki berjas dan berdasi hitam tersebut. Dia adalah Shirosama Ishihara, salah satu guru di Heishi.
“Apa yang kalian lakukan? Menggunakan kekuatan rider untuk berkelahi dengan sesama?” tanya Ishihara, masih dalam posisi seperti tadi, sebelum akhirnya menurunkan kedua tangannya, lalu berkata, “Itu bukanlah sifat seorang Kesatria.”
Kabuto dan Accel hanya diam serta menurunkan senjata masing-masing. Mereka tak punya jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan Ishihara.
“Ini tidak pernah terjadi!!” teriak Ishihara pada seisi Food Court. “Kembali makan!!” lanjutnya, seraya meredam suasana.
Akhirnya, suasana Food Court pun kembali tenang seperti sedia kala.
“Khusus untuk kalian berdua, menghadap ke ruanganku setelah ini!” perintah Ishihara pada Kabuto dan Accel, sebelum akhirnya pergi meninggalkan Food Court.
Dengan rasa kesal, Accel menatap Kabuto yang berdiri satu langkah besar dari samping kanannya. “Kau..., Lain kali, aku pasti akan membunuhmu!”
“Khuh, silahkan mencoba.” dengus Kabuto. “Kuharap kau sudah punya cukup nyali dan kekuatan untuk melakukannya.”
Refleks, Ryosuke pun menoleh. Didapatinya dua orang laki-laki dan satu orang perempuan sedang menatap ke arahnya. Yang memanggil Ryosuke tadi ialah laki-laki berseragam sekolah Heishi, dibalut jaket silk merah dengan symbol 'A' di dada sebelah kirinya. Sementara laki-laki yang satu lagi mengenakan masker hitam, dan yang perempuan berambut blondie lurus. Yang unik, mereka bertiga memiliki warna rambut yang sama: Kuning. Kelihatannya mereka satu kelompok.
“Kalau iya, memangnya apa urusanmu??” balas Ryosuke setengah jengkel.
“Hahahaha... Sebelumnya, perkenalkan, aku Rieft Terui, siswa paling terhormat dan ditakuti sejagat Heishi, sekaligus rider terkuat disini! Ku dengar Kuuga yang digembar-gemborkan oleh guru-guru disini telah kembali. Aku mau mencoba sampai di batas mana kekuatanmu untuk menentukan apakah kau pantas menjadi Kuuga generasi baru? Bagaimana jika hari ini kau bertarung melawanku?”
“Hentikan!!” teriak Nancy. Saat ini, digenggamannya, ia sudah menyiapkan sebuah deck kartu berwarna putih dengan ukiran simbol angsa emas pada bagian tengahnya. Deck kartu itulah alat yang ia gunakan untuk berubah. “Jika kau ingin bertarung, bertarunglah denganku!” lanjutnya, matanya menatap tajam ke arah Rieft.
“Tcih!”
Plakk!
Tanpa diduga oleh Nancy, Rieft menepak tangannya secepat kilat, kemudian mencengkram keras dagunya sampai pipi gadis itu terlihat mengempot. Deck kartu miliknya pun terlempar ke atas.
“Ilmumu masih belum cukup untuk melawanku...” desisnya yang kemudian menangkap deck kartu milik Nancy yang meluncur ke bawah. Saat itu, ia sudah melepas cengkramannya dari dagu Nancy.
“Hey, kembalikan deck milikku!!” seru Nancy.
Rieft hanya menyeringai tanpa menghiraukannya.
Wrrrr...zusss! Druakk!
Tiba-tiba sebuah robot kumbang tanduk berwarna merah menubruk tangan Rieft, membuat deck kartu milik Nancy yang ia pegang terlempar dan kembali ke tangan Nancy. Kemudian, robot kumbang tersebut hinggap di telapak tangan seorang pemuda berjaket hitam berambut raven.

“Kau...” geram Rieft.
“Ariel...?” lirih Nancy sambil tersenyum, begitu tahu siapa yang telah menolongnya.
Ya. Orang itu tak lain adalah Ariel Matsuyama. Pemuda yang menolong Nancy dan Ryosuke dari serangan Worm belum lama ini.
“Harus kuakui kalau Rieft hanyalah seorang pembual Heishi, yang kata-katanya tidak sebanding dengan kemampuannya.” Ariel berjalan menghampiri Rieft dengan ekspresi tenang seperti air dan tatapan mata datar seperti penggaris. “Bukankah begitu, Rieft Yang Terhormat?” ujarnya, setelah berhenti tiga langkah di hadapan Rieft.
“Kurang ajar! Apa maumu??” bentak Rieft kesal.
“Kau bilang ingin bertarung, kan? Carilah lawan yang pantas denganmu! Dan sekarang, dia ada dihadapanmu.” jawab Ariel.
Tiba-tiba, sebuah robot kelelawar kecil berwarna kuning, bermata merah, muncul dari luar jendela dan hinggap tangan teman Rieft, si pria bermasker. Kelelawar tersebut langsung ia gigitkan di gundukan tangan kirinya hingga mengeluarkan suara, GABURI!.
Spoiler for Kelelawar robot:
Pada saat yang sama, teman Rieft yang perempuan sudah melingkarkan sabuk futuristik di pinggangnya. Di tangan kanannya, tepat di sekitar jari, ia menggenggam sebuah alat seperti knuckle tinju yang merupakan bagian dari sabuknya. [READY!] knuckle tersebut mengeluarkan suara ketika ujungnya ditempelkan oleh perempuan itu di telapak tangan kirinya.
Spoiler for Knuckle+Belt:
Kelihatannya mereka berdua marah karena tidak terima dengan perlakuan Ariel dan hendak melakukan 'sesuatu'.
“Cukup!!” tahan Rieft. “Biar aku yang mengurus orang itu.” dikeluarkannya sebuah alat mirip stang motor yang langsung ia tempelkan di depan pinggangnya. Setelah itu, ia mengambil sebuah flashdisk merah berlambang 'A' dari dalam saku celananya. Flashdisk itu lebih dikenal dengan sebutan 'Gaia Memory'.
ACCEL!Gaia Memory tersebut berbunyi begitu salah satu tombol di belakangnya ditekan.
“Hen..., shin!!” ucap Rieft dengan nada menggeram seraya menancapkan Gaia Memory itu di atas stang motor yang saat ini sudah menjadi sabuknya.
ACCEL!
Spoiler for Accel Belt+Gaia Memory:
“Henshin!” tepat ketika Rieft menancapkan Gaia Memory miliknya di atas stang motor itu, Ariel menempelkan robot kumbang yang sedaritadi ia pegang di depan sabuk metalik yang telah ia kenakan sebelumnya, sehingga robot kumbang tersebut mengeluarkan suara rekaman digital, HENSHIN!
Spoiler for Kabuto Belt+Zecter:
Pada saat itu juga, tubuh mereka pun berangsur-angsur mengalami perubahan. Tubuh Ariel langsung dibalut oleh pakaian ketat berwarna hitam, disusul dengan lempengan baja berat berwarna dominan merah metalik di bagian dada, bahu, dan tangannya. Bagian kaki serta lututnya juga ditutupi beberapa lembar lempengan baja, meski tidak seberat bagian dada, bahu, dan tangannya. Helm berat berwarna metalik dilengkapi lensa mata besar berwarna biru tidak ketinggalan pula menghiasi kepalanya. Kini, wujud Ariel telah berubah menjadi sesosok rider bernama "Kamen Rider Kabuto".
Spoiler for Kamen Rider Kabuto (Masked form):
Serupa dengan Ariel, tubuh Rieft juga mengalami perubahan. Sesaat setelah beberapa cahaya berbentuk seher memompa mengelilinginya, tubuh Rieft pun dilapisi lempengan baja berat pada bagian dada, bahu, punggung tangan, serta lutut sampai kakinya, sementara kepalanya dilapisi helm baja bertanduk lancip berbentuk huruf 'A' jika dilihat dari samping. Warna lensa mata pada helmnya mirip dengan lensa mata helm yang dikenakan Ariel, yaitu biru, seolah melambangkan sosok mereka yang dingin. Selain itu, beberapa buah roda sepeda motor menempel di punggung dan kedua kakinya, membuat sosoknya menjadi lebih unik dibandingkan yang lain. Sekarang, sempurnalah perubahan wujud Rieft sebagai "Kamen Rider Accel".
Spoiler for Kamen Rider Accel:
Semua mata tertuju pada mereka. Dalam waktu sekejap, keduanya langsung jadi pusat perhatian seisi Food Court.
“HEEAAHH!!” Accel -Rieft- maju dua langkah ke depan seraya mengayunkan pedang besar nan berat di tangan kanannya ke dada Kabuto -Ariel- dengan penuh nafsu membunuh.
Refleks, Kabuto menyambut serangan tersebut dengan ayunan kapaknya ke arah Accel.
Akan tetapi, sebelum senjata kedua rider itu mengenai sasaran mereka masing-masing, seorang laki-laki tinggi tegap serta berambut lurus hingga menutupi sebelah matanya muncul secara tiba-tiba di tengah-tengah mereka, dan berhasil menangkis serangan keduanya dengan tangan kosong. Namun, tangan lelaki itu tidak sampai mengenai senjata Kabuto ataupun Accel, melainkan menempel di pergelangan tangan kedua rider tersebut.
“Ishihara Sensei?” ucap Accel, menyebutkan nama laki-laki berjas dan berdasi hitam tersebut. Dia adalah Shirosama Ishihara, salah satu guru di Heishi.
“Apa yang kalian lakukan? Menggunakan kekuatan rider untuk berkelahi dengan sesama?” tanya Ishihara, masih dalam posisi seperti tadi, sebelum akhirnya menurunkan kedua tangannya, lalu berkata, “Itu bukanlah sifat seorang Kesatria.”
Kabuto dan Accel hanya diam serta menurunkan senjata masing-masing. Mereka tak punya jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan Ishihara.
“Ini tidak pernah terjadi!!” teriak Ishihara pada seisi Food Court. “Kembali makan!!” lanjutnya, seraya meredam suasana.
Akhirnya, suasana Food Court pun kembali tenang seperti sedia kala.
“Khusus untuk kalian berdua, menghadap ke ruanganku setelah ini!” perintah Ishihara pada Kabuto dan Accel, sebelum akhirnya pergi meninggalkan Food Court.
Dengan rasa kesal, Accel menatap Kabuto yang berdiri satu langkah besar dari samping kanannya. “Kau..., Lain kali, aku pasti akan membunuhmu!”
“Khuh, silahkan mencoba.” dengus Kabuto. “Kuharap kau sudah punya cukup nyali dan kekuatan untuk melakukannya.”
Diubah oleh Ariel.Matsuyama 20-05-2013 11:19
0
Kutip
Balas