TS
Heilel_Realz012
[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]
prakata:
Ini adalah trit fanfict pertama yang penulis buat setelah cukup 2 tahun menulis kisah fiksi original. Fanfict ini mengisahkan mengenai akibat dari perang besar yang terjadi melibatkan Kerajaan Rune Midgard dan Republik Schwartzwald. Story akan terfokus pada konflik negara yang berada dalam satu continent, bukan hanya mengenai kisah orang-orang dengan berbagai jobclass yang ada di dunia ragnarok online.
Kisah ini mengambil referensi dari Patch Episode yang ada di Game onlinenya. tapi tidak seluruh isi cerita di fict ini serupa.
Mohon tidak menjadi Silent Reader. Jadilah pembaca aktif untuk memberi masukan bagi karya saya. Saya tau tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan baik EYD maupun tata bahasa yang kurang baik. Saya selalu mengharapkan adanya kritikan yang membangun dari para pembaca.…
selamat membaca
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/rologo%20copy.png)
Die Aegis Schild
by Heilel_Realz012
Another title name : Ragnarok - The Aegis Shield
Status : Ongoing
ahh iya pengumuman kali aja masih ada pembaca yang belum tahu...
wa bikin Prelude Ragnarok - Die Aegis Shilddalam versi komik. menceritakan tentang pertemuan Kiev dan Lucretia ketika masih remaja dan sebelum kematian legendary hero di GH dan pecahnya perang 3 tahun yang lalu di Juno.
cerita yang memulai permulaan dari fanfict ini. silahkan di cek tritnya
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropboxusercontent.com/u/53843587/Ragnarok/250px-Gunslinger_Photo.png)
Terbangun dalam sadar. Langit merah kelabu menjadi latar dari momen itu.
Masa lalu yang terukir dalam ingatan. Ingatan akan kepedihan peperangan.
Perang ketiga yang tidak pernah terbesitkan akan terjadi, membawa Republik Schwartzwald dan Kerajaan Rune midgard untuk bersatu. Para pahlawan berjuang bertumpah darah dan tewas sebagai legenda demi kedamaian, seperti apa yang terjadi dua tahun lalu pada para ksatria rune midgard yang mengorbankan dirinya untuk mencegah kebangkitan Dark Lord di Glast Heim.
War of Juno adalah sebutan untuk peristiwa itu, suatu perang yang terjadi di daerah El Mas Plateau di mana kota yang menjaga gerbang menuju dunia atas Asgard itu berada. Perang untuk mempertahankan Kota Juno yang menyimpan Heart of Ymir merupakan perang terbesar yang pernah terjadi dan tertulis dalam catatan sejarah yang dibuat para Sage.
Telah berlalu tiga tahun sejak masa itu. Republik dan Kerajaan mengalami masa-masa pahit bersama. Kehancuran dan kepedihan yang menyatukan mereka atas nama continent midgard, kini memisahkan mereka kembali karena rasa kehilangan yang teramat sangat besar.
Sisa-sisa dari kehancuran masa lalu masih dapat terlihat di mana-mana sekalipun dunia ini telah mencoba untuk kembali membangun dan menyembuhkan diri. Setiap pahlawan yang bertahan hidup memiliki luka masing-masing yang dibawanya. Seperti apa yang juga kubawa ini.
Luka yang kuberi padanya… Luka yang menyakiti hatinya…
Ini adalah trit fanfict pertama yang penulis buat setelah cukup 2 tahun menulis kisah fiksi original. Fanfict ini mengisahkan mengenai akibat dari perang besar yang terjadi melibatkan Kerajaan Rune Midgard dan Republik Schwartzwald. Story akan terfokus pada konflik negara yang berada dalam satu continent, bukan hanya mengenai kisah orang-orang dengan berbagai jobclass yang ada di dunia ragnarok online.
Kisah ini mengambil referensi dari Patch Episode yang ada di Game onlinenya. tapi tidak seluruh isi cerita di fict ini serupa.
Mohon tidak menjadi Silent Reader. Jadilah pembaca aktif untuk memberi masukan bagi karya saya. Saya tau tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan baik EYD maupun tata bahasa yang kurang baik. Saya selalu mengharapkan adanya kritikan yang membangun dari para pembaca.…
selamat membaca

Quote:
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/rologo%20copy.png)
Die Aegis Schild
by Heilel_Realz012
Another title name : Ragnarok - The Aegis Shield
Status : Ongoing
Quote:
Quote:
Attention
ahh iya pengumuman kali aja masih ada pembaca yang belum tahu...

wa bikin Prelude Ragnarok - Die Aegis Shilddalam versi komik. menceritakan tentang pertemuan Kiev dan Lucretia ketika masih remaja dan sebelum kematian legendary hero di GH dan pecahnya perang 3 tahun yang lalu di Juno.
cerita yang memulai permulaan dari fanfict ini. silahkan di cek tritnya

Quote:
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropboxusercontent.com/u/53843587/Ragnarok/250px-Gunslinger_Photo.png)
Spoiler for Prologue:
Prologue
Terbangun dalam sadar. Langit merah kelabu menjadi latar dari momen itu.
Masa lalu yang terukir dalam ingatan. Ingatan akan kepedihan peperangan.
Perang ketiga yang tidak pernah terbesitkan akan terjadi, membawa Republik Schwartzwald dan Kerajaan Rune midgard untuk bersatu. Para pahlawan berjuang bertumpah darah dan tewas sebagai legenda demi kedamaian, seperti apa yang terjadi dua tahun lalu pada para ksatria rune midgard yang mengorbankan dirinya untuk mencegah kebangkitan Dark Lord di Glast Heim.
War of Juno adalah sebutan untuk peristiwa itu, suatu perang yang terjadi di daerah El Mas Plateau di mana kota yang menjaga gerbang menuju dunia atas Asgard itu berada. Perang untuk mempertahankan Kota Juno yang menyimpan Heart of Ymir merupakan perang terbesar yang pernah terjadi dan tertulis dalam catatan sejarah yang dibuat para Sage.
Telah berlalu tiga tahun sejak masa itu. Republik dan Kerajaan mengalami masa-masa pahit bersama. Kehancuran dan kepedihan yang menyatukan mereka atas nama continent midgard, kini memisahkan mereka kembali karena rasa kehilangan yang teramat sangat besar.
Sisa-sisa dari kehancuran masa lalu masih dapat terlihat di mana-mana sekalipun dunia ini telah mencoba untuk kembali membangun dan menyembuhkan diri. Setiap pahlawan yang bertahan hidup memiliki luka masing-masing yang dibawanya. Seperti apa yang juga kubawa ini.
Luka yang kuberi padanya… Luka yang menyakiti hatinya…
****
Spoiler for Character:
Quote:
Kiev Alastor
Adept Gunslinger known as Rebellion
Kiev adalah anggota dari 4th squadron Schwartzwald Brigade yang ikut serta berperang mempertahankan Kota Juno 3 tahun yang lalu. Dia mendapatkan bintang kehormatan sharpshooter dari republik juga medali kehormatan dari rune midgard atas jasanya melindungi Kota Geffen dan Aldebaran. Setelah perang berakhir dan wave of darkness lenyap, Kiev kembali ke Republik Schwartzwald dan menjadi mentor para Gunslinger di kota industri Einbroch.
Kiev memiliki kisah masa lalu dengan Lucretia.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Kiev%20Alastor%20-%20Rebellion%20Class.jpg)
Adept Gunslinger known as Rebellion
Kiev adalah anggota dari 4th squadron Schwartzwald Brigade yang ikut serta berperang mempertahankan Kota Juno 3 tahun yang lalu. Dia mendapatkan bintang kehormatan sharpshooter dari republik juga medali kehormatan dari rune midgard atas jasanya melindungi Kota Geffen dan Aldebaran. Setelah perang berakhir dan wave of darkness lenyap, Kiev kembali ke Republik Schwartzwald dan menjadi mentor para Gunslinger di kota industri Einbroch.
Kiev memiliki kisah masa lalu dengan Lucretia.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Kiev%20Alastor%20-%20Rebellion%20Class.jpg)
Quote:
Lucretia Valentine
Paladin class Virtue
Lucretia adalah adik dari Gabriel Valentine mentor dari crusader guild yang merupakan satu dari empat pemimpin utama Rune midgard Deffensor. Dia adalah crusader dari 3rd Batalion yang bertugas menjaga wilayah North Rune Midgard ketika Wave of Darkness menyebar. Lucretia adalah bagian dari ratusan ribu anggota pertahanan midgard yang ikut mempertahankan kota Juno dari kejatuhan. Dia mendapatkan medali kehormatan langsung dari Raja Tristan III atas jasanya berperang di Juno dan dilantik secara langsung menjadi bagian dari kesatuan Paladin.
Lucretia memiliki masa lalu yang indah dengan Kiev namun setelah War of Juno, mereka akhirnya berpisah.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/lucretia.jpg)
Paladin class Virtue
Lucretia adalah adik dari Gabriel Valentine mentor dari crusader guild yang merupakan satu dari empat pemimpin utama Rune midgard Deffensor. Dia adalah crusader dari 3rd Batalion yang bertugas menjaga wilayah North Rune Midgard ketika Wave of Darkness menyebar. Lucretia adalah bagian dari ratusan ribu anggota pertahanan midgard yang ikut mempertahankan kota Juno dari kejatuhan. Dia mendapatkan medali kehormatan langsung dari Raja Tristan III atas jasanya berperang di Juno dan dilantik secara langsung menjadi bagian dari kesatuan Paladin.
Lucretia memiliki masa lalu yang indah dengan Kiev namun setelah War of Juno, mereka akhirnya berpisah.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/lucretia.jpg)
Quote:
Colt and Winchester
Gunslinger Rookie
Colt dan Winchester adalah dua anak didik Kiev yang ikut dalam perjalanan mengunjungi kerajaan rune Midgard.
Colt adalah gunslinger yang memiliki nilai terpayah dari segala segi. Namun dia memiliki kelebihan lain yang potensinya diketahui oleh Kiev. Colt yang tidak mahir menembak, menggunakan senjata black rose yang merupakan shotgun.
Winchester adalah pemilik medali perak dalam ujian menembak. Dia merupakan member Rank B yang mahir menggunakan Rifle. Winchester adalah wanita yang pendiam. Dia selalu terlihat berhati-hati dan memperlakukan dengan baik riflenya yang dia berikan nama 'Stormwind'.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Colt.jpg)
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/winchester.jpg)
Gunslinger Rookie
Colt dan Winchester adalah dua anak didik Kiev yang ikut dalam perjalanan mengunjungi kerajaan rune Midgard.
Colt adalah gunslinger yang memiliki nilai terpayah dari segala segi. Namun dia memiliki kelebihan lain yang potensinya diketahui oleh Kiev. Colt yang tidak mahir menembak, menggunakan senjata black rose yang merupakan shotgun.
Winchester adalah pemilik medali perak dalam ujian menembak. Dia merupakan member Rank B yang mahir menggunakan Rifle. Winchester adalah wanita yang pendiam. Dia selalu terlihat berhati-hati dan memperlakukan dengan baik riflenya yang dia berikan nama 'Stormwind'.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Colt.jpg)
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/winchester.jpg)
Diubah oleh Heilel_Realz012 04-05-2013 17:20
0
141.9K
Kutip
2.1K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•355Anggota
Tampilkan semua post
TS
Heilel_Realz012
#7
added Act 1.5
Spoiler for Act 1-5:
Act 1.5 Traveling To Rune Midgard Kingdom
Suara derap langkah burung peco-peco yang menarik kereta ini terdengar riuh. Kusir yang mengemudikannya memacu kereta dengan cepat agar bisa sampai tepat waktu ke daerah perbatasan sebelum sore hari tiba. jalan yang berliku dan tidak rata membuat kereta ini bergerak cepat dan tidak nyaman. Tapi ini cukup baik dibandingkan harus berjalan kaki dari Einbroch menuju perbatasan yang dihuni berbagai monster yang cukup berbahaya.
Aku, Kiev Alastor duduk di dalam kereta ini bersama Senator Lighthalzen Schimidt yang merupakan Duta Republik. Pakaiannya terlihat elegan dengan jas hitam yang membalut kemeja putih dengan rantai emas yang tergantung di bawah kerah bajunya. Mantel hitamnya yang panjang selutut, menutupi celana bahan panjang berwarna biru dongker bergaris-garis. Senator mengenakan monocle di mata kirinya dan juga topi hitam trucker yang biasa dipakai di film-film mafia.
Colt yang ikut bersamaku duduk bersama Winchester di depan bersama kusir. Winchester adalah salah satu anak didikku di Gunslinger Guild yang cukup berprestasi. Dia adalah gadis yang pendiam, perawakan tubuhnya kecil, rambutnya berwarna hijau muda dipotong pendek seleher. Stormwind adalah senjata yang selalu ada bersamanya, sebuah Rifle tua yang mengantarkannya pada penghargaan menembak.
“Panas sekali di sini Hahh.. Tidakkah kau merasakan itu chest?” ucap Colt bertanya pada wanita yang ada disampingnya yang sejak tadi diam saja.
“Sedikit panas..:”
“Hei-hei tidak bisakah kau berbicara lebih dari dua kata? Udara terasa panas juga suasana serius sekali. Sedikit angin segar bisa menyejukan. Kita adalah rekan, tidak bisakah kita berbincang-bincang?”
“Kamu terlalu banyak bicara, Colt…”
Aku yang berada di dalam kereta tersenyum menahan tawa akibat mendengar ucapan yang dilontarkan Winchester. Terlebih ketika colt mulai menggerutu mendapatkan perlakuan seperti itu. Keberadaan mereka berdua cukup menyenangkan. Seperti mengingatkanku pada masa laluku yang dulu.
“Ini telah tiga tahun berlalu sejak terakhir kamu mengunjungi Kerajaan Rune Midgard, jika aku benar?” Senator Scmidt bertanya memecah lamunanku. Dia adalah orang yang terlihat santai dan pendiam yang sejak tadi membaca buku catatan kecilnya yang dia simpan di saku kemejanya.
“Ya, ini telah melewati tiga tahun setelah semua bencana itu.”
“Aku tahu siapa kamu Kiev dan karena itulah aku memintamu untuk menjadi bodyguardku menuju Rune Midgard.”
“Aku tidak mengerti dengan kata-kata anda?”
“Aku tahu bagaimana kalian merasakan kehilangan dan juga merasakan terkhianati ketika perang yang lalu. Terlebih apa yang terjadi sekarang pada Guild Gunslinger. Tapi aku berjanji bahwa pengorbanan ini hanyalah sementara.”
“Kami para gunslinger mengerti itu Senator.”
“Kau perlu mengetahuinya Kiev, bahwa kematian King Tristan III bukanlah kematian yang sewajarnya. King Tristan III dibunuh menggunakan senjata api. Peluru itu bersarang di dadanya ketika mayatnya ditemukan pagi hari oleh para pembantu kerajaan.”
Aku merasakan tidak percaya mendengar hal itu. “Raja Tristan III dibunuh? Bagaimana itu mungkin?”
Senator Schimdt menutup buku catatannya dan menyimpannya di pahanya. “Terjadi pergolakan di tubuh keluarga kerajaan. Bagaimana para senat terpecah belah dan memihak ke sisi-sisi yang berlainan. Mereka berupaya menaikan pangeran yang mereka anggap layak untuk duduk di tahta.”
“Sebagai boneka figur bagi rakyat?”
“Ya sebagai boneka ataupun juga sebagai sosok yang akan mengubah arah politik kerajaan.”
Aku terdiam sejenak menghela nafas. Aku tidak pernah memikirkan bahwa kematian Raja Tristan III ternyata merupakan buah dari kepelikan yang terjadi di kerajaan.
“Kau tahu Kiev, yang berbahaya adalah pandangan pembunuh itu tertuju pada kita, Republik. Karena senjata api yang merupakan teknologi yang kita temukan dan kembangkan menjadi alasan bagi mereka untuk mencurigai atau mencari cara menyalahkan kita untuk itu.”
“Itulah alasan kenapa Presiden akhirnya menyetujui pembekuan Guild Gunslinger?”
“Kau ternyata menangkap maksudku.”
Aku menggeram mengepalkan kedua tanganku dengan kuat. Aku meyadari bahwa Presiden Republik tidaklah melupakan kami yang ikut serta membantu peperangan. Apa yang sebenarnya dia lakukan adalah mencoba menyelamatkan kami.
“Mereka mencoba memfitnah kita sebagai biang pembunuhan kepada raja. Hal ini kemungkinan akan menjadi cara mereka untuk melakukan invasi. Pembicaraan para senator republik di pertemuan cukup was-was mendengar hal ini. Semuanya akan bergantung kepada siapa yang akan menaiki tahta. Apakah mereka yang memang akan membawa perdamaian ke arah lebih baik ataukah yang akan menyulut peperangan di antara kedua negara.”
“Lalu apa yang akan kau lakukan Senator?”
“Untuk itulah aku memilihmu sang pahlawan Republik Schwartzwald. Aku ingin memintamu melakukan sesuatu hal, Kiev.”
Laju kereta yang sebelumnya bergerak cepat tiba-tiba terhenti di tengah perjalanan. Suara peco-peco yang dipaksa berhenti berteriak dan kami yang berada di dalam kereta cukup kaget dengan apa yang terjadi.
“Mentor, kita disergap!” Suara teriak Colt dapat kudengar dengan jelas. Aku yang sebelumnya sedang melakukan perbincangan serius, langsung keluar dari kereta, membuka salah satu sisi pintu dan melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Aku menginjak daratan Juno field yang menjadi perbatasan antara Area Juno Republik dan juga Area Kerajaan Aldebaran. Tempat ini terlihat tandus. Tanah kotor dengan pohon yang mati terlihat di mana-mana tanpa ada satupun pohon hidup dengan daun merekah yang berwarna hijau asri.
Kulihat Winchester dan Colt telah turun pula dari tempat duduk mereka di kemudi. Mereka memandangi segerombolan orang yang berada tidak jauh dari mereka yang menaiki burung peco-peco dan juga berbaris berjalan. “Kelompok Rogue, Thief, dan Hunter?” ujarku.
Colt cukup terlihat ketakutan sembari memegang shotgun black rose miliknya. Winchester yang terlihat pendiam tetap tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.
“Apa yang terjadi Kiev?” Senator Lighthalzen terlihat kebingungan. Aku yang tahu bahwa terjadi suatu masalah hanya menjawab dengan singkat. “Sepertinya perjalanan kita akan terhenti beberapa saat.”
Aku melangkah maju dari tempatku, melewati kedua anak didikku yang berada di samping kiri kereta. Kulihat dengan jelas, rombongan itu semakin mendekati kami. Dua rogue yang menaiki peco-peco, tiga thief yang berlari, dan juga dua hunter yang membidikan panahnya pada kami. Mereka adalah perampok aku bisa menebaknya.
“Hei orang asing, aku meminta kalian untuk menyerahkan barang-barang berharga yang kalian miliki!” teriak salah satu Rogue yang berada di barisan terdepan. Mereka berhanti tepat kurang lebih 6 meter dari tempat kami berada. Mereka memberikan gelagat ancaman. Tapi yang lebih berbahaya adalah mereka yang membidik dari bebatuan besar. Ya, para Hunter itu.
“Maafkan kami. Karena kami bukanlah karavan pedagang yang membawa banyak barang berharga yang bisa kalian rampas.” Ucapku dengan nada sedikit mengejek.
“Benarkah? Senator dari republik tentu membawa banyak uang.” Rogue yang berbicara itu turun dari tunggangannya. Rambutnya yang pendek berwarna biru dengan style spike dan bekas luka diwajahnya yang melebar dari mata kiri menuju mulut kanannya, telah membuat kedua anak didikku cukup merasakan jatuh nyalinya. Para thief yang mengenakan google dan memegang pisau juga satu rogue yang menaiki peco-peco seperti memberikan aura intimidasi agar kami menyerah.
Aku tidak menyangka mereka mengetahui siapa kami. Sudah tentu penyergapan ini tidaklah spontan tapi telah dipersiapkan. Apakah ada yang berniat menghentikan utusan dari republik menuju ke kerajaan? Atau memang desas-desus kedatangan utusan republik menuju kerajaaan telah tersebar luas?
“Aku meminta kalian menyerah dan memberikan semua barang-barang berharga atau mati di tempat ini dengan mengenaskan!” Teriak penuh kemarahan sang rogue berambut biru sembari mengacungkan falchion tajam ke langit.
Suara derap langkah burung peco-peco yang menarik kereta ini terdengar riuh. Kusir yang mengemudikannya memacu kereta dengan cepat agar bisa sampai tepat waktu ke daerah perbatasan sebelum sore hari tiba. jalan yang berliku dan tidak rata membuat kereta ini bergerak cepat dan tidak nyaman. Tapi ini cukup baik dibandingkan harus berjalan kaki dari Einbroch menuju perbatasan yang dihuni berbagai monster yang cukup berbahaya.
Aku, Kiev Alastor duduk di dalam kereta ini bersama Senator Lighthalzen Schimidt yang merupakan Duta Republik. Pakaiannya terlihat elegan dengan jas hitam yang membalut kemeja putih dengan rantai emas yang tergantung di bawah kerah bajunya. Mantel hitamnya yang panjang selutut, menutupi celana bahan panjang berwarna biru dongker bergaris-garis. Senator mengenakan monocle di mata kirinya dan juga topi hitam trucker yang biasa dipakai di film-film mafia.
Colt yang ikut bersamaku duduk bersama Winchester di depan bersama kusir. Winchester adalah salah satu anak didikku di Gunslinger Guild yang cukup berprestasi. Dia adalah gadis yang pendiam, perawakan tubuhnya kecil, rambutnya berwarna hijau muda dipotong pendek seleher. Stormwind adalah senjata yang selalu ada bersamanya, sebuah Rifle tua yang mengantarkannya pada penghargaan menembak.
“Panas sekali di sini Hahh.. Tidakkah kau merasakan itu chest?” ucap Colt bertanya pada wanita yang ada disampingnya yang sejak tadi diam saja.
“Sedikit panas..:”
“Hei-hei tidak bisakah kau berbicara lebih dari dua kata? Udara terasa panas juga suasana serius sekali. Sedikit angin segar bisa menyejukan. Kita adalah rekan, tidak bisakah kita berbincang-bincang?”
“Kamu terlalu banyak bicara, Colt…”
Aku yang berada di dalam kereta tersenyum menahan tawa akibat mendengar ucapan yang dilontarkan Winchester. Terlebih ketika colt mulai menggerutu mendapatkan perlakuan seperti itu. Keberadaan mereka berdua cukup menyenangkan. Seperti mengingatkanku pada masa laluku yang dulu.
“Ini telah tiga tahun berlalu sejak terakhir kamu mengunjungi Kerajaan Rune Midgard, jika aku benar?” Senator Scmidt bertanya memecah lamunanku. Dia adalah orang yang terlihat santai dan pendiam yang sejak tadi membaca buku catatan kecilnya yang dia simpan di saku kemejanya.
“Ya, ini telah melewati tiga tahun setelah semua bencana itu.”
“Aku tahu siapa kamu Kiev dan karena itulah aku memintamu untuk menjadi bodyguardku menuju Rune Midgard.”
“Aku tidak mengerti dengan kata-kata anda?”
“Aku tahu bagaimana kalian merasakan kehilangan dan juga merasakan terkhianati ketika perang yang lalu. Terlebih apa yang terjadi sekarang pada Guild Gunslinger. Tapi aku berjanji bahwa pengorbanan ini hanyalah sementara.”
“Kami para gunslinger mengerti itu Senator.”
“Kau perlu mengetahuinya Kiev, bahwa kematian King Tristan III bukanlah kematian yang sewajarnya. King Tristan III dibunuh menggunakan senjata api. Peluru itu bersarang di dadanya ketika mayatnya ditemukan pagi hari oleh para pembantu kerajaan.”
Aku merasakan tidak percaya mendengar hal itu. “Raja Tristan III dibunuh? Bagaimana itu mungkin?”
Senator Schimdt menutup buku catatannya dan menyimpannya di pahanya. “Terjadi pergolakan di tubuh keluarga kerajaan. Bagaimana para senat terpecah belah dan memihak ke sisi-sisi yang berlainan. Mereka berupaya menaikan pangeran yang mereka anggap layak untuk duduk di tahta.”
“Sebagai boneka figur bagi rakyat?”
“Ya sebagai boneka ataupun juga sebagai sosok yang akan mengubah arah politik kerajaan.”
Aku terdiam sejenak menghela nafas. Aku tidak pernah memikirkan bahwa kematian Raja Tristan III ternyata merupakan buah dari kepelikan yang terjadi di kerajaan.
“Kau tahu Kiev, yang berbahaya adalah pandangan pembunuh itu tertuju pada kita, Republik. Karena senjata api yang merupakan teknologi yang kita temukan dan kembangkan menjadi alasan bagi mereka untuk mencurigai atau mencari cara menyalahkan kita untuk itu.”
“Itulah alasan kenapa Presiden akhirnya menyetujui pembekuan Guild Gunslinger?”
“Kau ternyata menangkap maksudku.”
Aku menggeram mengepalkan kedua tanganku dengan kuat. Aku meyadari bahwa Presiden Republik tidaklah melupakan kami yang ikut serta membantu peperangan. Apa yang sebenarnya dia lakukan adalah mencoba menyelamatkan kami.
“Mereka mencoba memfitnah kita sebagai biang pembunuhan kepada raja. Hal ini kemungkinan akan menjadi cara mereka untuk melakukan invasi. Pembicaraan para senator republik di pertemuan cukup was-was mendengar hal ini. Semuanya akan bergantung kepada siapa yang akan menaiki tahta. Apakah mereka yang memang akan membawa perdamaian ke arah lebih baik ataukah yang akan menyulut peperangan di antara kedua negara.”
“Lalu apa yang akan kau lakukan Senator?”
“Untuk itulah aku memilihmu sang pahlawan Republik Schwartzwald. Aku ingin memintamu melakukan sesuatu hal, Kiev.”
***
Laju kereta yang sebelumnya bergerak cepat tiba-tiba terhenti di tengah perjalanan. Suara peco-peco yang dipaksa berhenti berteriak dan kami yang berada di dalam kereta cukup kaget dengan apa yang terjadi.
“Mentor, kita disergap!” Suara teriak Colt dapat kudengar dengan jelas. Aku yang sebelumnya sedang melakukan perbincangan serius, langsung keluar dari kereta, membuka salah satu sisi pintu dan melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Aku menginjak daratan Juno field yang menjadi perbatasan antara Area Juno Republik dan juga Area Kerajaan Aldebaran. Tempat ini terlihat tandus. Tanah kotor dengan pohon yang mati terlihat di mana-mana tanpa ada satupun pohon hidup dengan daun merekah yang berwarna hijau asri.
Kulihat Winchester dan Colt telah turun pula dari tempat duduk mereka di kemudi. Mereka memandangi segerombolan orang yang berada tidak jauh dari mereka yang menaiki burung peco-peco dan juga berbaris berjalan. “Kelompok Rogue, Thief, dan Hunter?” ujarku.
Colt cukup terlihat ketakutan sembari memegang shotgun black rose miliknya. Winchester yang terlihat pendiam tetap tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.
“Apa yang terjadi Kiev?” Senator Lighthalzen terlihat kebingungan. Aku yang tahu bahwa terjadi suatu masalah hanya menjawab dengan singkat. “Sepertinya perjalanan kita akan terhenti beberapa saat.”
Aku melangkah maju dari tempatku, melewati kedua anak didikku yang berada di samping kiri kereta. Kulihat dengan jelas, rombongan itu semakin mendekati kami. Dua rogue yang menaiki peco-peco, tiga thief yang berlari, dan juga dua hunter yang membidikan panahnya pada kami. Mereka adalah perampok aku bisa menebaknya.
“Hei orang asing, aku meminta kalian untuk menyerahkan barang-barang berharga yang kalian miliki!” teriak salah satu Rogue yang berada di barisan terdepan. Mereka berhanti tepat kurang lebih 6 meter dari tempat kami berada. Mereka memberikan gelagat ancaman. Tapi yang lebih berbahaya adalah mereka yang membidik dari bebatuan besar. Ya, para Hunter itu.
“Maafkan kami. Karena kami bukanlah karavan pedagang yang membawa banyak barang berharga yang bisa kalian rampas.” Ucapku dengan nada sedikit mengejek.
“Benarkah? Senator dari republik tentu membawa banyak uang.” Rogue yang berbicara itu turun dari tunggangannya. Rambutnya yang pendek berwarna biru dengan style spike dan bekas luka diwajahnya yang melebar dari mata kiri menuju mulut kanannya, telah membuat kedua anak didikku cukup merasakan jatuh nyalinya. Para thief yang mengenakan google dan memegang pisau juga satu rogue yang menaiki peco-peco seperti memberikan aura intimidasi agar kami menyerah.
Aku tidak menyangka mereka mengetahui siapa kami. Sudah tentu penyergapan ini tidaklah spontan tapi telah dipersiapkan. Apakah ada yang berniat menghentikan utusan dari republik menuju ke kerajaan? Atau memang desas-desus kedatangan utusan republik menuju kerajaaan telah tersebar luas?
“Aku meminta kalian menyerah dan memberikan semua barang-barang berharga atau mati di tempat ini dengan mengenaskan!” Teriak penuh kemarahan sang rogue berambut biru sembari mengacungkan falchion tajam ke langit.
**********
0
Kutip
Balas