TS
rienoir
[fanfic] RF online - the last human
cerita ori karangan ane gan... berbasis game online yang cukup fenomenal dan terdorong membuat cerita setelah membaca sebuah fanfic karya temen saya di forum sebelah dan saya putuskan untuk iseng membuat juga.
monggo di baca.
JOKE STORY
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx before
monggo di baca.
Spoiler for "index cerita":
chapter 1-5 ada di pekiwan
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
JOKE STORY
Spoiler for JOKE:
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
Spoiler for "story of tamagochi":
chapter 1
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx beforeDiubah oleh rienoir 27-12-2012 03:03
0
35.1K
Kutip
461
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•355Anggota
Tampilkan semua post
TS
rienoir
#141
Spoiler for "13":
"WHAAAAAAAAAA!!" raungan gw yang sangat keras membuat seisi rumah itu langsung menatap asal suara itu. raven yang selalu siaga langsung berlari melompat keluar dari jendela dan menabrak gw dengan keras. PRANNG BRUGHHH suara pecahan kaca yang di susul oleh benturan tubuh gw sama raven. gw yang masih dalam kondisi stealth langsung membuat raven berusaha untuk memaksa gw menampakan diri, dia mulai menyobek jubah kesayangan paw dengan brutal, gw pun berusaha mempertahankan stealth mode gw.
bAGH BUGH suara 2 pukulan keras di wajah gw yang membuat gw kendor dan jubah itu berhasil terbuka dan sekarang tubuh gw sudah terlihat dengan jelas. gw langsung menutup wajah gw dengan kedua lengan gw agar mereka tidak mengenali gw, namun raven kembali memaksa gw dengan menarik tangan gw. "perlihatkan wajahmu anak muda!" ujarnya sambil mencoba membuka kedua tangan gw.
akhirnya tangan gw berhasil di buka, wajah gw terlihat sangat jelas oleh mereka semua. ketiga orang itu langsung terdiam menganga tidak percaya melihat gw, tetapi laki-laki sialan itu hanya bertanya-tanya kebingungan kepada shi yang sedang blank out.
"bagaimana?" tanya raven tak percaya dan mulai berdiri perlahan.
"bagaimana????" balas gw kembali. "lebih baik kalian jawab pertanyaan gw dulu. MENGAPA?" lanjut gw sambil berdiri dan mengelap darah di hidung gw akibat hantaman tinju raven.
"BAGAIMANA KAU BISA HIDUP!!" teriak raven dan dia langsung menarik kerah baju gw dan membenturkan dahinya ke dahi gw.
DHUAGH "ASSH*LE!! NGAPAIN ADA ORANG KETIGA DISITU!! JELASIN!!!" teriak gw sambil beradu jidat dengan raven dan menunjuk laki-laki yang kebingungan disebelah shi.
"HENTIKKANNN!!!!!!" teriak shi histeris sambil merintikan air mata. raven langsung melepaskan cengkramannya, lalu perlahan shi berjalan menghampiri gw dan menampar gw.
PLAKK. "Puas?" tanya gw setelah ditampar olehnya dan posisi gw tak bergeming sedikit pun.
"ahhh..." isak shiyounan pelan. "AHHH. SAKIT!!!" isaknya disertai teriakan kesakitan. dia langsung menggenggam tangan kanannya yang terkilir karena menampar gw.
"sakit? hati ini lebih sakit." balas gw ke shi yang sedang kesakitan. tanpa menjelaskan apa-apa gw pun membalikan badan dan meninggalkan mereka semua. dari raut wajah mereka, terlihat perasaan bersalah dan kebingungan.
"APA YANG LO PERBUAT SAMA ISTRI GW!" teriak pria tak gw kenal itu berlari sambil mencoba memukul gw. latihan intensif dokter jap membuat tubuh gw secara reflek dapat mengetahui posisi tubuh lawan tanpa melihat, dan dengan merasakan auranya, gw langsung menendang dagunya sehingga dia terangkat 3 meter keudara dan terjatuh ketanah dan langsung TKO.
"istri gw." tegas gw kepada pria itu. "tepatnya, EX." tambah gw memperjelas perkataan gw. laki-laki itu hanya terlentang dengan dagu gemetar dan matanya memutih akibat kehilangan kesadaran.
sebelum meninggalkan keluarga cemara eh keluarga bahagia itu, gw kembali membalikan badan gw dan memperhatikan seorang anak kecil laki-laki berambut hitam yang sedang memegang rok shi dengan erat. dia terlihat shock dan takut. gw pun menghampiri anak itu dan raven maupun gloria tidak menghalangi gw untuk melakukannya.
gw pun jongkok untuk melihat anak itu lebih dekat, shi yang sedang kesakitan langsung memeluk anaknya dengan erat. "kau tidak boleh mengambilnya" katanya.
gw tidak menghiraukan kata-kata shi, gw mendekatkan wajah gw ke anak itu, gw menyadari wajahnya mirip 100% sama kayak waktu gw kecil, namun telinganya lancip. gw mengusap kepalanya dan menyampaikan sebuah pesan kepada anak itu. "jaga ibumu, dan jangan seperti ayahmu." ujar gw ke anak yang kemungkinan besar adalah anak gw sendiri.
dengan wajah yang ketakutan dan kaki sedikit bergetar, anak itu mengangkat tangannya. gw menyangka dia ingin melakukan tos, jadi gw pun membuka telapak tangan di depan wajahnya. namun hal tak terduga terjadi, anak itu menggunakan tangan mungilnya untuk menusuk mata gw dengan tinjunya. "WADAOOWWWW" teriak gw kesakitan dan gw langsung berdiri memegangi mata gw. "anak kurang ajar, durharka sama bapak tar gw kutuk jadi batu lo" ujar gw dalam hati.
"maaf. aku nggak tahu kamu masih hidup. mereka bilang jantungmu tertusuk blazing lance. jadi aku... aku... hiks" ucap shi sambil menahan tangisannya dan dia memeluk anaknya dengan erat.
"sorry, gw ga butuh tangisan dan maap lu. gw dah ngerti dan tau semuanya. kita udah selesai." balas gw berusaha menahan air mata sakit hati gw yang siap tumpah. raven dan gloria pun membawa tubuh laki-laki itu dan masuk kedalam rumah meninggalkan gw, shi dan anak sulungnya.
"mama jangan nangis. nanti aku pukul penjahat ini supaya dia ga jahatin mama lagi" ucap anak kecil kepada ibunya berusaha untuk menenangkan ibunya. good boy like his father although. anak itu menghampiri gw dan mulai memukuli dan menendangi kaki gw dengan tenaga yang serasa seperti pijitan.
"niero, hentikan!" bentak shi ke anaknya yang bernama niero. dan sekejap niero langsung berhenti memukuli gw.
"niero.... jadi nama anak kita niero. jaga dia baik-baik karena ini adalah pertama dan akhir dia bertemu dengan ayahnya yang sebenanya. dan disaat aku bertemu denganmu, aku tidak akan pernah mengenalmu dan keluargamu lagi. selamat tinggal." cakap gw panjang lebar ke shi. gw langsung mengambil jubah paw yang sudah sobek sedikit dan mengenakannya kembali dan pergi menginggalkan gw.
pikiran gw kacau, gw berjalan tanpa arah dan tanpa tujuan. tanpa gw sadari gw sampai di sebuah air terjun yang terletak di sebuah hutan kecil yang terletak di markas cora. gw pun memilih untuk duduk di bawah sebuah pohon besar dan mulai kembali berpikir. "kenapa begitu cepat kau melupakanku..." gumam gw dan gw mulai mengalirkan air mata.
dalam gumaman gw, gw mendengar suara air terjun yang cukup deras. gw pun mengambil keputusan untuk mandi untuk menyegarkan pikiran dan tubuh gw setelah beberapa bulan tidak mandi akibat krisis air di accretia.
gw membuka baju gw satu persatu, setelah semua terbuka gw pun mulai mencelupkan kaki ke sungai dan gw berjalan menuju air terjun dengan iseng bertujuan untuk duduk bersemedi ala petapa seperti yang diceritakan dokter jap.
setelah duduk dalam posisi yang gw maksud, gw mendengar suara percikan air lain dari luar. suara itu disertai suara wanita yang sedang berdendang. gw langsung melihat dengan menongolkan kepala gw sedikit keluar air terjun, lalu gw melihat 2 buah gunung yang sangat dekat dengan mata gw, lalu gw melihat keatas gunung itu dan terlihat sebuah wajah iblis wanita dengan tatapan hampa.
setelah bertatapan selama 3 detik, secara spontan gw dan wanita itu langsung berteriak "SETANNN!!!!" dan gw melompat keluar air terjun dalam posisi naked, lalu wanita itu juga melompat mengambil tongkat sihirnya. gw menganalisa bentuk tongkat sihir yang berwarna hitam dengan aura menyala seperti api berkobar, dapat diketahui kalau pemegang tongkat itu adalah penyihir kuat. gw pun berusaha mencegahnya untuk mengambil tongkat itu dengan melompat menerjangnya bagaikan singa menerjang.
BYURRR kami tercebur kembali dalam sungai, gw merasakan si "carlos" tidak dapat menahan hasrat membunuhnya yang membuas, tetapi gw harus menahan emosi dari my litle brader karena gw harus terus memeluk wanita itu dari belakang agar dia tidak mengambil tongkatnya dan menyihir gw dengan force kuat. gila aja kalo gw di serang dalam naked form gini, bisa modar gw.
keciprak kecipruk suara cipratan air yang tercipta dari hasil pergulatan gw dan cewek iblis itu. dengan sekuat tenaga cewe itu berusaha memutar balikan tubuhnya sehingga dia bertatapan dengan gw. sekarang posisi kepala gw yang sebelumnya di punggungnya mendarat di gunung kenikmatan sehingga pegangan gw mengendor. "DAMMIT... i loose..." ujar gw dalam hati.
"dont give big brader, gw pinjemin lo tenaga gw buat ngabisin tuh cewe" tiba-tiba gw mendengar sebuah teriakan yang mengiang di telinga gw dan gw merasakan "carlos" mulai liar dan bergerak dengan keinginannya sendiri. "TIDAAAAKKKK!!" teriak gw histeris karena takut carlos gegabah dalam bertindak.
"HIYAATT!" BLETAKK!!! cewek itu mengambil sebuah batu di dasar sungai dan memukul kepala gw dengan keras sehingga air sungai di sekitar kepala gw menjadi merah. gw pun menahan sakit dan mulai kembali mencoba menangkap cewek itu, namun cewek iblis itu berhasil mengambil tongkatnya dan mulai mengcast sebuah force. "CHAIN......." rapalnya yang membuat awan hitam diatas gw.
"WOI JANGAN PAKE FORCE ITUUU!!!!" teriak gw mencoba menghentikannya, namun dia keburu selesai mengcastnya diakhiri teriakan "LIGHTING". sebuah petir pun muncul dan langsung menyetrum gw. namun karena air adalah konduktor listrik yang baik, cewek iblis itu pun kena imbasnya dan kami berdua kejang-kejang akibat setruman listrik...
0
Kutip
Balas