Kaskus

Story

rahanAvatar border
TS
rahan
Kereta terakhir ke kamar kita
Quote:
Diubah oleh rahan 17-02-2016 01:29
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
29.1K
213
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.3KAnggota
Tampilkan semua post
rahanAvatar border
TS
rahan
#50
Keinginan tanpa upaya
Meluruskan niat
Adalah kesia-siaan
Berbentuk Lingkaran

Tak ada arah yang dituju
Tak ada hasil yang bisa dinilai


Tetes air ke tujuh

Rahan menutup garasi dengan perlahan. Lalu ia melangkah menuju pintu depan rumahnya. Hari telah malam, dan pelataran rumahnya masih gelap. Ketika ia keluar sore tadi, lampu taman dan teras depan belum ia nyalakan. Ia merogoh kunci di saku celananya dan memasukkan anak kunci ke dalam tempatnya, pintu pun terbuka. Sambil melepaskan sepatu dengan cara kaki kanan menahan bagian bawah sepatu kiri ia menarik kaki kirinya, dan melakukan hal yang sama dengan kaki kanannya. Dengan satu sentuhan, dua tombol lampu pelataran ditekan sekaligus. Pelataran rumahnya kini benderang. Ia tutup kembali pintu tersebut dan menguncinya.

Jaket dilemparkannya ke sofa begitu saja, sementara ia melangkah ke ruang tengah dan meletakkan buku yang tadi ia ambil di kamar Furan di atas meja di depan televisi. Melangkah ke kulkas dan menuangkan jus apel ke gelas besar. Ia gemar sekali minum jus apel, mengikuti pepatah an apple a day keeps the doctor away. Ia memang malas untuk mengupas buah apel sedangkan bila harus memakan apel dan kulit-kulitnya ia malas untuk mencucinya terlebih dahulu, jadi ia pikir jus apel adalah semacam jalan pintas untuk tetap mengikuti pepatah hidup sehat tersebut.

Setelah meneguk minuman rutinnya, ia mencari minyak angin aromaterapi untuk dioleskan ke pelipisnya. Sekarang ia duduk dengan tenang di sofa ruang tengah dan mulai membaca buku Panduan Mengalahkan Mimpi: Cara Hidup di Dunia Nyata. Diam. Hening. Ia mempelajari poin-poin penting di dalamnya dengan seksama.

Lima belas menit berlalu, dan sekarang ia telah memahami banyak hal yang seolah menyibak kabut di sekitar kehadiran Furan Leida. Dan kini ia mengerti:
1. Impian adalah sesuatu yang diinginkan dengan sangat oleh tiap manusia. Manusia bekerja dengan keras dan giat tiap harinya, menjalani sisa umurnya dengan sungguh-sungguh, berharap agar suatu hari kelak dapat merengkuh impiannya. Ada manusia yang memiliki impian, namun ada pula yang hanya menjalani kehidupannya begitu saja tanpa sesuatu yang benar-benar ingin dicapai.

2. Dunia Mimpi adalah suatu dimensi lain, tempat yang ditawarkan oleh impian, kepada manusia-manusia yang mengejar impian, yang kalah oleh impiannya. Terobsesi dan tergila-gila sehingga keluar dari realita. Tuan Genzo Nakamura terobsesi untuk menjadi raja dalam dunia bermain biola. Setelah meninggalnya istri tercinta, ia menghabiskan waktunya hanya dengan bermain biola memainkan lagu-lagu kesayangan istrinya. Ia terjebak dalam impian bahwa dengan demikian istrinya di alam lain akan terhibur. Lia N menginginkan kehidupan tanpa rasa patah hati, ia adalah gadis dengan peri rasa yang sangat halus, sungguh ia mendambakan seorang kekasih yang tak akan mengecewakannya, namun manakala ia mengetahui bahwa hidup bisa sungguh memilukan, ia tak menolak ajakan ayahnya untuk hidup di dunia mimpi. Didi pernah menjalani kehidupan yang menarik sebagai seorang pemain bass ternama, tetapi ia sungguh ingin melupakan hal tersebut karena adanya beberapa insiden di dalamnya. Bassnya tidak melupakan impian tersebut. Bass kesayangannya itu menginginkan pemiliknya dan ia tetap berpadu sebagai satu kesatuan, dan bass dengan daya magis itu pula yang akhirnya menjebak pemiliknya ke dunia mimpi.

3. Kenyataan adalah sesuatu yang benar-benar terjadi dalam kehidupan manusia. Sesuatu yang tidak bisa dimengerti dengan akal sehat. Hal-hal yang sudah merupakan suatu hukum alam, dan hal-hal yang berada di luar kendali manusia. Tak jarang manusia yang membenci kenyataan yang tak berpihak. Beberapa di antaranya adalah kematian, kemiskinan, patah hati, cacat tubuh dan hal-hal lain yang merupakan kenyataan sangatlah tidak menyenangkan. Kenyataan bisa diubah dengan upaya manusia, dimana upaya sendiri merupakan gabungan dari kemauan, perencanaan yang baik, dan kerja keras. Ini adalah cara untuk mengalahkan mimpi. Cara satu-satunya untuk merengkuh mimpi dan tidak terjebak di dalamnya.

4. Buku itu menjelaskan pula tentang potensi manusia yang mengatakan bahwa tiap-tiap manusia memiliki keunikan dan keistimewaan. Mengenali keunikan dan keistimewaan diri sendiri disertakan dengan upaya akan memberikan manusia alur terbaik yang lebih dari apa yang bisa dibayangkan. Sedikit sekali manusia yang menyadari potensi didalam dirinya. Bahwa masing-masing memiliki kemampuan untuk mengubah dunia.

Rahan termenung sejenak. Mencoba menemukan secarik kertas yang ditinggalkan Furan waktu itu. Dibacanya lagi, “Aku harus pergi sekarang. Aku harus mengalahkan mimpiku. Cepatlah berkembang sahabatku. Kau ‘tertidur’ terlalu lama”

Rahan sadar, ia masih tidak tahu apa yang menjadi impian Furan. Tetapi ia sekarang mengerti apa yang dimaksudnya dengan mengatakan cepatlah berkembang.

Rahan menyeringai dan tersenyum sinis. “Ya teman, kau memang benar, aku ‘tertidur’ terlalu lama. Aku tidak tahu bahwa hidup bisa semenarik ini.” Mereka saat ini pasti tengah berada di dunia mimpi. Hmm, apa ini bisa kulakukan? Manaku tau kalau belum kucoba. Ia pun mencoba membaca Baris Pembuka Dunia Mimpi. Seperti tertera di buku, bacakan impianmu dan Aku serahkan segala kenyataan untuk mimpi itu.

“Aku ingin Lia N menjadi milikku selamanya. Aku serahkan segala kenyataan untuk mimpi itu.”

Cahaya menyilaukan mata membesar dan terus membesar. Rahan sampai harus menyipitkan matanya. Ia amati dengan seksama dan kemudian tersenyum.

Ya! Ia berhasil! Itu adalah Pintu Penghubung!
Diubah oleh rahan 02-12-2014 12:14
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.