Kategori

Pengaturan

Mode Malambeta
Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

hansipAvatar border
TS
hansip
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/2081756 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.
anakjahanam721Avatar border
anakjahanam721 memberi reputasi
-1
202.3K
6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Debate Club
Debate Club
8.2KThread3.9KAnggota
Tampilkan semua post
MitochiAvatar border
Mitochi
#2723
Quote:


Sigh

Elu masih belom ngerti juga basic konsep evolusi apa gimana?

Gua ga mau terusin kalo arti "evolusi" aja elu belom ngerti

Proses terjadi evolusi pada populasi singkatnya cuma 2:
1. variasi -> 2. seleksi

Generasi 1: 90 tikus hitam 10 tikus albino. (variasi wana bulu)
- 5 albino kimpoi sama 5 albino punya 10 anak albino
- 45 tikus hitam kimpoi sama 45 tikus hitam punya anak 90 tikus hitam
- 90 anak tikus hitam lu bunuh karena elu SELEKSI
Generasi 2: 10 tikus albino

Contoh di atas sudah merupakan evolusi. Terjadi evolusi populasi tikus lu dari 10% tikus albino menjadi 100% tikus albino. Trait yg berubah komposisinya adalah albino.

Nggak harus "drastis" kaya tikus punya sayap atau tikus bermata 6 baru bisa dibilang evolusi.

Jadi bebek elu, nggak bisa lu bilang tidak berevolusi cuma karena "tidak berubah jadi makhluk lain". Perubahan frekuensi genetik trait sekecil apapun sudah dibilang evolusi. Observasi 100 tahun elu memang nggak ketemu bebek jadi berkaki 8, tapi memangnya elu observe perubahan apa saja yg udah terjadi di genetik level bebek lu 100 tahun? Emangnya elu keep DNA record sampe elu bisa tau nggak ada perubahan?

Evolusi akan semakin mudah terlihat ketika seleksi yang diberikan semakin kuat. Maksudnya seleksi kuat di sini, kaya contoh tikus tadi, tiap liat anak tikus hitam lu bunuh. Generasi kedua langsung 100% albino.
Seleksi yg lebih lemah, misalnya elu cuma bunuh 10% anak tikus hitam tiap generasi. Pake matematika aja, butuh beberapa puluh generasi baru bisa jadi 100% albino.

In real world yang diseleksi kan gak cuma satu trait, tapi ada puluhan-ratusan ribu bahkan jutaan, tergantung ada berapa trait yang diturunkan. Berubah komposisinya udah = evolusi.

Perubahan "drastis" bisa elu liat lebih cepat tergantung seleksinya. Kalo dari moyang elu 100 tahun lalu ternakin bebek yang seleksinya elu kontrol, dan kalo elu gak apply seleksi sama sekali, mana mungkin sih berubah "drastis" cuma dalam 100 tahun?

Bandingin bebek ternakan elu sama bebek liar. Pasti banyak bedanya. Karena seleksi di alam lebh banyak, contoh mudah, predator.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.