Kaskus

News

Kategori

Pengaturan

Mode Malambeta
Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

kal0n6Avatar border
TS
kal0n6
All About Cleopatra
Cleopatra Tewas Karena Narkoba

All About Cleopatra

Selama ini sejarah mencatat bahwa Cleopatra tewas karena gigitan ular kobra. Namun, ilmuwan asal Jerman berpendapat lain, Cleopatra tewas setelah mengonsumsi jenis narkoba, termasuk opium.

Profesor dan sejarawan asal Universitas Trier, Christoph Schaefer memiliki bukti bahwa ratu Mesir kuno itu tewas karena campuran opium, hemlock (sejenis pinus beracun), dan aconitum (sejenis tanaman beracun).

"Ratu Cleopatra terkenal akan kecantikannya tapi kematiannya penuh penderitaan," kata dia, seperti dikutip dari laman The Telegraph.

Selama ini, Cleopatra diketahui mati bunuh diri pada 30 Sebelum Masehi, setelah memasukkan anggota tubuhnya ke dalam keranjang penuh ular kobra.

Schaefer kemudian melakukan ekspedisi bersama ahli lain ke Alexandria, Mesir dan meneliti dokumen kuno serta berkonsultasi dengan ahli ular.

"Cleopatra ingin agar kecantikannya diingat setelah dia mati dengan membuat mitos," kata dia dalam acara Adventure Science yang ditayangkan stasiun televisi Jerman, ZDF.

"Dia kemungkinan menegak cocktail opium, hemlock, dan aconitum. Di masa itu, campuran ini diketahui sebagai ramuan mematikan dan lebih cepat dari bisa ular," kata Schaefer. Jika bisa ular mematikan dalam hitungan hari, ramuan ini hanya dalam hitungan jam.

Schaefer menjelaskan Cleopatra tak akan memilih kobra untuk melaksanakan niat bunuh diri karena bisa kobra tidak selalu fatal. "Kalau pun seseorang mati karena bisa kobra, kematian itu tidak cepat dan sangat sengsara," jelasnya.

Bisa kobra bereaksi di tubuh manusia setelah beberapa jam dan biasanya penderitaan si korban akan terlihat di beberapa bagian tubuh, termasuk mata.

Schaefer telah melakukan ekspedisi ke Mesir untuk mengkaji dokumen-dokumen kuno serta bertemu dengan pakar ular dan racun, bersama sejumlah ahli lainnya. Ahli sejarah Romawi Cassius Dio, kata dia, mencatat bahwa Cleopatra tewas dengan cepat dan bebas dari sakit. Pendapat Cassius ini ditulis 200 tahun setelah kematian Cleopatra.

Dokumen kuno lain juga mencatat bahwa dua asisten Cleopatra juga tewas bersama dia, namun buka berarti mereka mati karena bisa ular. Lagipula, temperatur bulan Agustus 30 Sebelum Masehi (SM)--saat Cleopatra bunuh diri--sangat tinggi. Artinya, ular kemungkinan besar tidak bisa diam sehingga tak cukup waktu untuk mematuk.

Sebuah dokumen papirus kuno menunjukkan bahwa Cleopatra fasih soal racun, bahkan ada catatan dia menguji racun hasil racikannya.

All About Cleopatra

Schaefer bekerja sama dengan ahli racun Jerman Dietrich Mebs untuk mengetahui racun apa yang sudah membunuh Cleopatra. Mereka akhirnya memutuskan: hemlock yang dicampur wolfsbane (aconitum) dan opium.

"Dengan opium, orang itu akan mati saat tertidur," jelasnya.

Lalu mengapa kisah Cleopatra mati karena kobra bertahan di masyarakat selama lebih dari 2000 tahun? "Mayoritas orang lebih mudah percaya pada common story. Bisa kobra fatal, dan Cleopatra digambarkan mati karena itu. Jadi 'masuk akal' bagi orang-orang untuk percaya versi itu," kata dia.

All About Cleopatra

Lukisan kuno pun menebalkan keyakinan publik akan versi kematian Cleopatra karena ular. Lukisan pertama versi kematian ini sudah ada sejak abad 15 dengan lukisan ular membelit lengan Cleopatra, lalu ular di dadanya.

Cleopatra memimpin Mesir dari 51-30 SM. Dia menjadi pharaoh terakhir sebelum Mesir masuk provinsi Romawi.

Di masa hidupnya, Cleopatra menjalin kasih dengan penguasa Romawi Julius Caesar. Namun saat Julius dibunuh, dia kembali ke Mesir. Dia kemudian menjalin kasih dengan jenderal Romawi, Mark Antony.

Cleopatra bergabung dengan Antony saat perang Actium di Yunani pecah. Antony kemudian bunuh diri saat pasukannya kalah. Cleopatra kembali ke Mesir untuk mengikuti jejak pasangannya.

==============

Boleh donk cendolnya gan! emoticon-Cendol (S)

minimal rate emoticon-Angkat Beer kalo rela sih!

.

Dari berbagai sumber
0
26.1K
78
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.6KThread11.7KAnggota
Tampilkan semua post
kal0n6Avatar border
TS
kal0n6
#14
The Real Cleopatra
kaskus-image Mendengar nama Cleopatra, bayangan yang ada di kepala banyak orang agaknya masih sama. Wanita cantik mempesona yang menyukai kehidupan glamour dan sarat pesta. Cleopatra seakan "muncul" silih berganti dalam sosok Dewi Amor dengan berbagai nuansa. Apa gerangan yang dimiliki Cleopatra hingga dia dikenal sampai kini, meski hidupnya puluhan tahun sebelum lahirnya Nabi Isa? Kecantikannyakah? Kemolekan tubuhnya? Atau karena hal lainnya?

Yang paling sering tercermin, baik di panggung opera maupun di layar perak, adalah sosok Cleo yang kehidupannya penuh kemewahan dan pesta pora beraroma birahi seperti dimainkan oleh Theda Bara (Cleopatra–1917), kemudian Claudette Colbert (Cleopatra–Cecil B. DeMille, 1934) atau Vivien Leigh (Caesar and Cleopatra, 1946) karya George Bernard Shaw. Bahkan dalam film yang diperankan aktor dan aktris ternama semisal Elizabeth Taylor, Richard Burton dan Rex Harrison, menampakkan sosok Cleo sensual bak boneka seks yang tergambar nyaris sempurna dalam diri Elizabeth Taylor (Anthony and Cleopatra, 1963).

Memang, tampilan sosok Cleopatra tidak terlepas dari kepentingan sekaligus kejujuran para pembuatnya. Kalau diperhatikan dengan seksama, citra wanita cantik ini nampak sengaja dipermainkan, atau lebih tepatnya, dicabik bagian demi bagian untuk kepentingan sesaat. Semisal dalam film All for Love, John Dryden hanya menggambarkan sepintas saja peran Cleopatra sebagai ratu Mesir secara tradisional, sementara peran tambahannya justru lebih banyak. Begitu pula penggambaran George Bernard Shaw tentang Cleopatra sebagai penyuka takhayul, yang kemudian berkembang menjadi bengis, justru menimbulkan rasa tidak simpati kalangan tertentu.

Kisah tentang Cleopatra sebagai Ratu Mesir berawal dari moyangnya Dinasti Ptolemy yang memerintah Mesir pasca wafatnya Alexander Agung. Dilahirkan tahun 69 sebelum Masehi, Cleopatra adalah anak ketiga dari raja Mesir Auletes yang bergelar Ptolemy XII. Raja ini terkenal dengan sebutan The Flute Player. Untuk mendapatkan dukungan dalam memegang tampuk pemerintahannya, Ptolemy harus sering mondar-mandir ke Roma. Pemerintah Romawi adalah lintah darat kala itu, hingga mereka minta bayaran 10.000 talen sebagai imbalan jasa. Jumlah itu dua kali lipat APBN Mesir. Ptolemy memang tak punya banyak pilihan. Apalagi negeri yang ditinggalkan sedang menghadapi banyak masalah.

Si sulung Tryphaena, merebut kekuasaan dan tampil jadi ratu. Merasa memiliki hak yang sama, Berenice sang adik, tega membunuh kakaknya agar bisa naik takhta. Beberapa waktu kemudian, Ptolemy pulang dan dengan bantuan Romawi membunuh anaknya sendiri untuk dapat merebut kembali tampuk kekuasaan.

Mestinya, sepeninggal Ptolemy XII tahun 51 SM, kerajaan diwariskan kepada Cleopatra (18) yang saat itu sudah dijodohkan dengan Ptolemy XIII yang tak lain adalah saudaranya sendiri (sesuai dengan UU Mesir kala itu). Masa itu negeri Mesir gagal panen dan dilanda paceklik panjang. Namun Pothinus, orang kasim istana, muncul mengambil alih kekuasaan. Mengaku sebagai wali dari Ptolemy XIII yang kala itu baru 12 tahun, ia mengusir Cleopatra ke luar benteng kraton.

Pada waktu yang sama, di Roma sedang terjadi perebutan pengaruh di antara anggota triumvirat - Caesar, Pompei, dan Crassus - untuk memegang tampuk pemerintahan. Dalam pergolakan itu, Caesar berhasil memukul mundur prajurit Pompei yang kemudian mengungsi ke Mesir.

Situasi ini dengan cerdik dimanfaatkan Cleopatra. Tak sulit baginya bersekutu dengan Caesar. Plutarch melukiskan betapa kreatif dan uniknya Cleo yang sengaja membungkus tubuhnya dengan selimut, untuk menjaga kerahasiaan pertemuannya dengan Caesar. Akhirnya, Cleopatra memperoleh kembali takhta kerajaan dan Mesir tidak perlu bayar utang kepada Roma. Dengan pengaruhnya itu pula ia "memakai" Caesar untuk menumpas pemberontakan sekelompok prajurit Mesir yang tidak puas dengan pemerintahannya. Sejarah mencatat, perang saudara ini sempat membumihanguskan perpustakaan negara di Alexandria dan melahirkan misteri tewasnya Ptolemy XIII di Sungai Nil.

kaskus-imagekaskus-image

Cleopatra memperoleh anak dari hubungannya dengan Caesar yang diberi nama Ptolemy Caesar, dipanggilnya Caesarion. Ia membawa anak itu ke Romawi tahun 46 SM. Hingga akhirnya dia kembali ke Mesir dengan menelan kekecewaan ketika Caesar tidak memilih Caesarion sebagai pewaris takhta, tetapi memutuskan Octavian, cucu laki-laki saudaranya. Putus sudah harapan Cleo menancapkan pengaruhnya di Romawi. Dalam keputusasaan ia pulang ke Mesir.

Sepeninggal Cleopatra, Mesir mengalami inflasi besar-besaran dan korupsi. Dengan kepiawaiannya, dia berhasil menstabilkan kembali perekonomian Mesir. Cleopatra memerintah Mesir hingga akhir hayatnya.

Sejarah tentang Real Cleopatra ini tentu saja diharapkan bisa menguak tabir Cleopatra. Terlepas dari sisi kehidupannya yang negatif, banyak hal positif yang menarik dari pribadi Cleopatra. Tujuan utama dari tulisan ini bukan untuk membalikkan image khalayak tentang Cleopatra, tapi lebih dari itu. Merekonstruksi image dalam simbol-simbol Cleopatra menyangkut substansi dan pemaknaannya. Bahwa Cleopatra adalah wanita yang amat pintar. Cleo mendapatkan pendidikan terkuat dan terkini menurut kurikulum termaju Yunani. Pujangga Romawi Cicero mengakui, Cleopatra adalah wanita terpelajar yang masih langka pada zamannya. Pengamatan Cicero membuktikan, wanita ini tidak pernah mau melakukan sesuatu tanpa mempelajarinya terlebih dahulu. Bahkan Al-Masudi, sejarawan Arab, mengatakan Cleopatra yang punya minat besar pada ilmu filsafat adalah pengarang buku-buku pengetahuan. Ini tidak mustahil, mengingat catatan sejarah di tangan Plutarch menyebutkan wanita ini menguasai tujuh bahasa (sebelum era Cleopatra, pemerintah Mesir tidak menggunakan bahasa setempat). Ada juga sumber yang menyebutkan bahwa Cleopatra juga pakar matematik dan perniagaan.

Sekian

Mohon maaf kalau ada yg kurang maklum nubitel emoticon-Smilie
Kalo ada yang lempar cendol gw doain banyak juga cendolnya emoticon-Big Grin
Kalo gak rela boleh juga rating nya de gan! emoticon-Angkat Beer


.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.