News
Batal
KATEGORI
link has been copied
202
Lapor Hansip
18-05-2020 15:31

Perawat RS Royal Positif Corona Meninggal Bersama Bayi yang Dikandungnya



Perawat RS Royal Positif Corona Meninggal Bersama Bayi yang DikandungnyaFoto: Istimewa


Surabaya - Salah satu perawat RS Royal Ari Puspita Sari SKep Ns meninggal setelah sepekan dirawat karena terpapar Corona. Saat meninggal pukul 10.50 WIB, Almarhum Ari dalam kondisi hamil muda.
"Kalau sedang hamil sih, iya, benar hamil (Saat meninggal dunia)," kata Jubir COVID-19 RS Royal Surabaya dr Dewa Nyoman Sutanaya SH MHKes MARS kepada detikcom di ruangannya RS Royal Jalan Kali Rungkut 1, Senin (18/5/2020).
Namun, Dewa tidak bisa memastikan usia kandungan Almarhum Ari. Tapi dia menduga usianya masih muda, sekitar awal trimester dua.

"Iya (hamil). Pastinya saya nggak tahu (Usia kandungan) tapi sekitar trimester dua awal," ujarnya.
Dewa menjelaskan, jika perawat itu sebelumnya juga dirawat di RS Royal. Kemudian dirujuk di RSAL dr Ramelan dan sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia.



"Total dari kita, di sana (RSAL) dua hari. Sebelum di RSAL dirawat di sini 3 sampai 4 hari," jelasnya.

Dia memastikan, jika almarhum Ari bukan perawat yang khusus menangani pasien Corona. Karena sudah ada larangan dan orang hamil rentan terpapar.

"Perawat yang di luar tim Corona, karena kan nggak boleh ada yang hamil," katanya.

Tapi, Dewa tidak dapat memastikan perawat yang sudah bekerja selama 2 tahun itu riwayat penularannya seperti apa. "Di sini kan penularan bisa dari mana-mana, karena yang jelas beliaunya itu, almarhum itu bukan yang merawat di ruang khusus isolasi, karena kondisinya hamil," pungkasnya.

Sumber : Detik

profile-picture
profile-picture
profile-picture
antonisalim007 dan 94 lainnya memberi reputasi
95
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Perawat RS Royal Positif Corona Meninggal Bersama Bayi yang Dikandungnya
18-05-2020 15:35
Gila.
Suntikkan ke jerinx

Diubah oleh antek.rakyat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adhemy dan 24 lainnya memberi reputasi
25 0
25
profile picture
kaskuser
19-05-2020 12:22
Itumah orang ga bener mah..
Cuma lebih dari itu, kita sedih ama ini emak2 muda.. turut berduka, sedih yg mendalam mengiringi..
Tau apa masalah yg lebih penting, almh beliau ini bukan perawat kofid.. kok bisa kenak? trus klo kenak apa sudah d trace penyebaran nya dari mana dan kemana? sudah di visum dengan sebener nya? (perlu di ketahui gejala kofid ini banyak makanya ada odp pdp dll, jangan kalau sudah meninggal langsung dicap kofid,,. statement tanpa bersikap arogan dan apatis)
Karena klo virus nya seberbahaya itu penyebaran nya pemerintah seharus nya ga plin plan ama keadaan urgent kek skrg/ tumpang tindih kebijakan (melihat korban bisa berjatuhan segini mudah nya).

Balik lagi. di tengah kepanikan kek begini berita seperti ini menjadi ladang subur buat para media... selamat kalian kebanjiran objek...
1
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia