News
Batal
KATEGORI
link has been copied
331
Lapor Hansip
10-02-2020 13:14

Viral Pasangan Digerebek saat Mesum di Gunung, Fiersa Besari Beri Komentar

Viral Pasangan Digerebek saat Mesum di Gunung, Fiersa Besari Beri Komentar
Illustrasi Foto

Suara.com - Jagat media sosial sosial digemparkan dengan video penggerebekan pasangan mesum di gunung. Pasangan tersebut tepergok melakukan tindakan asusila di dalam tenda.

Aksi penggerebakan itu viral seusai dibagikan oleh akun Twitter @RoviNurrizkyy, Sabtu (9/10/2020). Ia menyoroti ulah seseorang yang menegur dan bertindak kasar terhadap pasangan mesum di dalam tenda, setelah memergokinya.

Menurut @RoviNurrizkyy, tindakan tersebut sama kelirunya dengan orang yang telah melakukan tindakan mesum.

Viral Pasangan Digerebek saat Mesum di Gunung, Fiersa Besari Beri Komentar

"Paling berhak menghukum yang salah. Mereka salah sih berhubungan intim ditempat umum atau alam, tapi yang kalau menurut saya lebih baik disuruh pakai baju dulu, lalu diomongin baiknya gimana, bukan malah ditelanjangi lalu meneriaki salah, kalau mau sama-sama berteriak salah," tulisnya, seperti dikutip Suara.com, Senin (10/2).

Senada dengan hal itu, kasus penggerebekan pasangan mesum di gunung juga memantik respons penyanyi Fiersa Beaeri lewat akun Twitter pribadinya.

Laki-laki yang hobi naik gunung itu prihatin dengan ulah orang yang melakukan penggerebekan.

"Entah kawan-kawan sudah atau akan melihatnya, tapi sedang beredar video penggerebekan pasangan mesum di tenda. Sedih sih," tulisnya.

Viral Pasangan Digerebek saat Mesum di Gunung, Fiersa Besari Beri Komentar

Menurut Fiersa, bertindak tak senonoh di alam memang perbuatan salah. Namun, lebih keliru tindakan orang yang menarik selimut lalu mempermalukan pelaku mesum dengan membagikan videonya di media sosial.

"Mesum di gunung itu salah. Tapi, menurut saya, selimut ditarik paksa, pelakunya dipermalukan, direkam, lalu di-upload ke medsos, itu jauh lebih salah," tandasnya.

Sejak dibagikan, cuitan Fiersa telah mendapat 7,4 ribu retweets dan 34,5 ribu likes.
sumber

☆☆☆☆☆

Hmmmm.....
Menegakan kebenaran dengan kebusukan. Begitu sih istilahnya.

Menpermalukan sepasang manusia yang tengah berbuat mesum dengan tanpa perikemanusiaan sebenarnya sejak lama dianggap lumrah di pelosok wilayah Indonesia. Dari menelanjangi mereka lalu mengaraknya keliling kampung. Mencemooh dengan kata-kata kotor dan vulgar. Jangan berharap HAM dalam hal ini.

Yang paling menyedihkan adalah merekam mereka dengan handphone lalu menguploadnya ke sosial media. Itu tidak seberapa. Alih-alih mereka meminta pasangan mesum untuk bebenah memakai pakaian agar tubuh mereka tertutupi, ini malah memaksa pasangan mesum itu membuka seluruh pakaian mereka hingga bugil. Terkadang para pelaku penggerebekan ini melecehkan sang perempuan pasangan mesum itu dengan menyentuh-nyentuh area terlarang dan sensitif.

Dipikirnya mereka sedang mancing belut. Membuka-buka lubang, memeriksa, apakah ada belutnya atau tidak. Kan kurang ajar sekali. Dipikirnya lubang itu disubsidi negara?

Bahkan disebagian peristiwa, justru sang perempuan dijadikan budak hawa nafsu para penggerebekan ini. Dengan berbagai ancaman dan dalih, mereka memaksa sang pasangan untuk mrlakukan hubungan intim dengan merekamnya. Setelahnya lalu mereka yang berbuat kepada sang perempuan. Tak peduli itu perempuan dewasa atau masih ABG.

Biadab!

Padahal banyak kejadian, pasangan yang di gerebek justru tidak berbuat apa-apa. Mereka hanya ngobrol dan berpakaian lengkap. Tapi dasar para pelaku penggerebekan punya niat jahat dan berhati busuk, mereka tetap memaksa pasangan yang digerebek untuk mengakui perbuatan mesum.

Ditambah lagi, banyak kejadian justru para pelaku penggerebekan merampas barang-barang berharga milik pasangan yang digerebek.

Lalu apakah ada tindakan hukum bagi para pelaku penggerebekan? Gak ada. Mereka aman-aman aja. Itu karena pasangan yang jadi korban tidak berani lapor kepada polisi atau pemimpin wilayah setempat. Mereka bagai dipaksa untuk menerima buah simalakama. Dimakan ibu mati, gak dimakan bapak mati. Mau lapor, mereka malu dan pasti dipersalahkan atau bahkan bisa dihukum. Tidak lapor, mereka rugi lahir bathin. Terlebih-lebih sang perempuan.

Kedepan, harus ada hukum yang adil. Pelaku penggerebekan ini harus mendapat sangsi hukum. Mereka tidak berhak mengadili.

Benar, bahwa pasangan mesum itu salah. Tak ada alasan yang bisa membenarkan perbuatan mereka. Alasan hawa dingin. Alasan suasana sepi. Alasan terbawa situasi dan kondisi. Tetap itu salah.

Tapi niat menegakan kebenaran harus dilandasi dengan hati yang lurus. Bukan dengan hati yang busuk aji mumpung.

Setan mereka itu semua yang melakukan pelecehan hingga pemerkosaan terhadap para pasangan yang digerebek.

TS cuma mengingatkan kepada semua kaskuser.
Saat berdua di tempat yang sepi, yang ketiga adalah Xaruduy.

Hati-hati.




Diubah oleh i.am.legend.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hayley.quinn dan 82 lainnya memberi reputasi
79
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Viral Pasangan Digerebek saat Mesum di Gunung, Fiersa Besari Beri Komentar
10-02-2020 13:18
demen beut ngurus selangkangan emang
yg pacaran hoho hihe di gunung juga gaje, modal sewa kamar kek smeinggu di hotel mewah biar lebih aman dan berkesan..

profile-picture
profile-picture
profile-picture
egonized dan 22 lainnya memberi reputasi
23 0
23
profile picture
kaskus addict
11-02-2020 13:16
sekarang sewa penginapan murah via apps juga gampang
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia