• Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Tragedi Main Petak Umpet Bisa Sampai Pindah Negara, Diumpet Kolong Wewe?

Cahayahalimah
TS
Cahayahalimah 
Tragedi Main Petak Umpet Bisa Sampai Pindah Negara, Diumpet Kolong Wewe?
1.6K
12
Asal Mula Permainan Petak Umpet

Konten Sensitif


Ada kejadian yang lagi viral, awal mula melihat postingan akun Instagram net2netnews bahwa ada bocah Bangladesh main petak umpet ketemunya di Malaysia.

Bukan tertawa dengan penderitaan orang lain, tetapi melihat captionnya jadi ingin tertawa sendiri.

"Diduga teman-temannya yang di Bangladesh masih muter-muter nyariin" siapa yang tidak tertawa membaca captionnya.

Saya pun jadi teringat film kartun Adit Sopo Jarwo, saat Sopo yang jaga ketika main petak umpet, teman-temannya pada pulang ke rumah masing-masing dan sampai malam Sopo masih muter-muter mencari, ok back to topic.

Spoiler for bocah asal Bangladesh :


Jadi, anak tersebut saat bermain memilih mengumpet di dalam kontainer, naasnya sang pengemudi tidak mengecek ulang dalam kontainer yang dibawanya.

Sehingga sampai 6 hari dia berada di dalam kontainer dan ditemukan di Malaysia, beruntung bocah tersebut ditemukan dalam keadaan selamat hanya kondisinya lemas, gansis bisa lihat video di bawah ini, bocahnya tampak lusuh dan seperti orang linglung (sudut pandang ts)

Spoiler for video beritanya:


Pihak berwenang disana pun khawatir, bocah yang diketahui bernama Fahim asal Chittagong, Bangladesh ini terjerat perdagangan anak, tetapi setelah diusut Fahim salah ngumpet, jadi di terbawa sampai ke Malaysia.

Meskipun Fahim sudah teriak meminta tolong, tetap saja teriakannya tidak terdengar oleh sang supir ataupun keneknya.

Buka sulap bukan sihir ataupun adanya mesin waktu yang bisa pindah negara dalam sekejap, bocah tersebut mengalami timetraveller sampai pindah negara.emoticon-Blue Guy Peace

Berikut berita selengkapnya 👇

Spoiler for berita selengkapnya :


Siapa nih dari gansis yang belum pernah bermain petak umpet, orang tua kita dulu sering banget mengatakan "jangan main petak umpet saat maghrib, nanti diumpetin kalong wewe".

Petak umpet adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 orang atau lebih, ternyata dan saya baru tahu pas nulis thread ini, bahwa permainan petak umpet ini berasal dari Yunani.

Julius Pollux seorang penulis novel berjudul Apodidraskinda dan di buku tersebut dijelaskan bahwa permainan sama dengan petak umpet yang sering kita mainkan.

Spoiler for asal mula permainan petak umpet :


Untuk menyegarkan ingatan tentang permainan petak umpet yaitu pertama-tama untuk menentukan siapa yang jaga harus melakukan gambreng, terakhir dengan suten atau suit yang kalah dialah yang jaga. Satu orang yang jaga dan lainnya bersembunyi.

Biasanya keluarga saya bermain di dalam rumah, meskipun idealnya bermain di luar rumah, ada yang jaga benteng dan saat berhasil lepas dari pandangan yang jaga, mereka menyebutkan kata "hong", karena memang kami keturunan Betawi.

Spoiler for https://www.rinso.com/id/sustainability/bagaimana-aturan-dan-cara-bermain-petak-umpet.html#:~:text=Asal%20Mula%20Permainan%20Petak%20Umpet&text=Petak%20umpet%20diduga%20berasal%20dari,petak%20umpet%20dengan%20nama%20Apodidraskinda.:


Permainan petak umpet, permainan yang mendunia, ada saja kisah yang diselipkan oleh orang tua kita yang menyelipkan kisah-kisah mistis.

Tentu saja kisah Fahim bukan karena diculik kolong wewe atau makhluk halus lainnya, sebagai orang tua memang harus aware, agar kejadian tersebut tidak terulang.


Jakarta, 21.00
Kamis, 26 Januari 2023



Terimakasih yang sudah membaca


emoticon-terimakasihemoticon-terimakasihemoticon-terimakasih


Keep smile and istiqamah.


Kalau saya keder dalam menarasikan, tolong beri saran dan kritik dengan cara yang sopan.
emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2


Opini pribadi, referensi link tercantum




fachri15terbitcomytRainbow555
Rainbow555 dan 4 lainnya memberi reputasi
4
Berikan Komentar
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas The Lounge
The Lounge
The Lounge
919.3KThread71.7KAnggota
Terlama
Berikan Komentar