TS
Ty^^
BANGKIT DARI KETERPURUKAN LEWAT BUKU "IT HURTS BUT IT’S OKAY"

“What’s come will be better than what’s gone.” Seuntai kalimat dari Beby Mulyono (ig : @xoxobeby) yang mengungkapkan mengenai pesan di buku terbarunya. Seperti halnya anak muda seusianya, Beby juga pernah jatuh cinta dan patah hati. Hanya saja, Beby tidak ingin peristiwa itu berlalu begitu saja. Sebagai seorang influencer muda, Beby berusaha untuk berbagi pengalamannya dan menginspirasi orang lain sehingga mampu melalui saat-saat tersulitnya dan kembali bangkit.
Dara kelahiran Jakarta, 25 Januri 1999 ini meyakini, bahwa bukunya ini akan bisa diterima oleh berbagai kalangan. Beby sendiri, mengaku dia tidak ingin mengkotak-kotakkan pembacanya. Baginya, siapa saja yang pernah jatuh cinta, pernah terluka karena cinta, pasti akan bisa memahami isi dari bukunya ini.
Buku “It Hurts But It’s Okay” berisi kumpulan karya bertema cinta dan patah hati. Quotes, puisi dan cerpen menyayat hati, akan menemani seiring pembaca membalikkan setiap lembar halaman bertuliskan curahan hati Beby. Dalam buku ini, Beby tidak hanya membuat pembacanya larut dalam pedihnya luka hati saat cinta tercampakkan. Beby pun memotivasi pembacanya untuk bangkit dari cinta yang menyakitkan.
“It Hurts But It’s Okay” berkisah tentang orang yang saling mencintai dan harus berpisah karena hal-hal yang terjadi di antara mereka. Beby Ingin mewakili orang-orang yang tersakiti. Sekaligus mewakili orang-orang yang bisa tegar saat cinta itu hilang. Sebuah pesan indah terukir dalam karya pertama dara berhijab ini. Bahwa orang yang cintanya harus berakhir karena alasan apa pun, maka Tuhan akan kirimkan penggantinya yang lebih baik. Setelah seseorang melewati cinta yang menyakitkan, orang itu akan berubah menjadi sosok yang lebih tegar lagi, yang lebih kuat lagi. Sehingga yakinlah, saat kamu kehilangan sesuatu, apa yang akan datang pasti lebih baik dari apa yang sudah pergi.
Gadis yang sudah banyak menulis skenario sinetron ini, sempat memberikan tentang tipsnya dalam menulis. Beby memberikan pesan singkat yang mengena. Menulis harus dengan hati, kalau tidak dengan hati maka apa yang ditulis tidak akan bagus. Sedangkan jika kita menulis dengan hati, maka perasaan pembaca pun pastilah akan tersentuh karenanya.
Proses menulis buku “It Hurts But It’s Okay” juga melalui perjalanan yang cukup panjang. Beby memerlukan waktu 2 tahun untuk menulis buku tersebut. Sempat beberapa merevisi, Beby yang juga gemar design graphis dan fotografi ini, akhirnya akan menerbitkan bukunya di bulan April 2019. Selain buku It Hurts But It’s Okay, Beby juga tengah mempersiapkan dua buku lainnya yang akan terbit kemudian.
Lebih lengkapnya mengenai proses kreatif novel “It Hurts But It’s Okay” bisa disimak pada video berikut ini.
Diubah oleh Ty^^ 27-03-2019 21:10
0
644
4
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Buku
7.8KThread•4.7KAnggota
Urutkan
Terlama
