Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
167
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/614965fcfa1a01248a38ed95/curhat-depresi-karena-abors-setelah-dihamili-fwb
Kisah ini adalah kisah nyata dari seorang narasumber yang mengirim pesan kepada TS. TS hanya menuliskan kembali dan menyamarkan nama serta alamat. Semua ini demi privasi narasumber. 
Lapor Hansip
21-09-2021 11:56

[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB

Past Hot Thread
icon-verified-thread
NOTE: Kisah ini adalah kisah nyata dari seorang narasumber yang mengirim pesan kepada TS. TS hanya menuliskan kembali dan menyamarkan nama serta alamat. Semua ini demi privasi narasumber. 

Haloooooo teman teman kaskusers semuanya.. kembali lagi KUTILKUDA hadir dengan kisah nyata dari teman-teman, keluarga, relasi dan juga sahabat online yang curhat ke TS. Kali ini ada DM kisah nyata dari sobat online TS. Semoga bisa menjadi pembelajaran buat kita semua. Selamat membaca....

--------------------------------------------------emoticon-Rusiaemoticon-Inggris-----------------------------------------------------


Perkenalkan namaku EVIS. Aku seorang wanita yang telah berusia 29 tahun. Pekerjaanku setiap hari hanyalah seorang tukang sapu (office girl) di sebuah kantor kredit motor dan keuangan di kecamatan tempat aku tinggal. Di kesempatan kali ini, aku ingin menceritakan kisah hidupku yang sebenarnya membuatku enggan untuk membicarakannya. Jangankan membicarakannya, saat mengingat saja pun aku sudah muak rasanya. Tetapi setelah aku pikir-pikir, bila aku hanya diam saja, sepertinya akan ada banyak orang yang bisa saja jatuh dan mengalami problema yang sama sepertiku.


  

Di usiaku yang menginjak 29 tahun ini, aku belum menikah dan sepertinya tidak akan menikah. Aku mengalami trauma mendalam mengenai pernikahan. Mengapa? Karena aku pernah melakukan dosa besar dan membuatku depresi. Aku pernah menggugurkan kandunganku di saat usiaku masih 21 tahun. Dan semenjak itu aku mengalami trauma secara pribadi perihal seks dan relasi. Semuanya berawal dari kisah percintaan remaja yang aku jalin bersama Mas Tian sepuluh tahun lalu.

Tepat di tahun 2010, aku sedang menghadapi Ujian Nasional tingkat SMK. Aku mulai menjalin asmara dengan Mas Tian. Mas Tian saat itu berusia 20 tahun dan bekerja sebagai kurir pengantar paket. Pria ini memang tampan. Tingginya 173 cm, badan berisi, kulit coklat bersih, dan rambut lurus rapi. Aku memang menyukai pria berisi dan bisa dibilang “gendut”. Pria seperti ini lah yang bisa membuatku nyaman, dan rela menghabiskan waktuku bersama nya berjam-jam. Aku bahkan berbohong pada ibuku yang saat itu sudah menjadi janda karena ayahku meninggal dunia untuk menginap di kost Mas Tian. Aku berkata ada acara kemah, ada acara perpisahan kelas, dan sebagainya demi bersama Mas Tian.

Aku akui, semenjak mengenal mas Tian, aku menjadi semakin liar dan nakal. Di usiaku yang masih 18 tahun, dan belum lulus SMK, aku sudah mengenal kegiatan seks selayaknya suami istri. Aku bisa mengerti bagaimana menghindari kehamilan dengan alat kontrasepsi, dan juga bagaimana memuaskan mas Tian saat di ranjang. Semua aku peroleh dari internet dan grup facebook pasutri kala itu. Aku semakin dekat dan erat dengan mas Tian. Hingga aku lulus SMK dan bekerja sebagai seorang buruh pabrik di suatu perusahaan yang memproduksi plastik makanan di kota.

Hubungan kami berjalan mulus selama 1 tahun, hingga di tahun 2011 setelah aku berulang tahun ke 19 tahun, Mas Tian mulai menjauh. Ia sibuk dengan kerjanya di kampung, sedangkan aku di kota bekerja juga. Kami jarang bertemu, kami sibuk dengan kehidupan kami masing-masing. Di suatu titik, aku pun mulai merasa Mas Tian mulai tidak mencintaiku lagi. Dia mulai tidak perhatian lagi. SMS dan telepon mulai tidak dibalas dan diangkat. Aku merasa kecewa dan mulai mempertanyakan hubungan kami. Dan akhirnya Mas Tian meninggalkan ku dan aku merasakan sakit hati karena seorang pria. Aku sudah merelakan keperawananku kepadanya. Tetapi dia malah meninggalkanku dengan alasan tidak masuk akal.

Aku sakit hati dan mulai terobsesi menjadi seorang bad girl. Aku mulai menjalin asmara dengan berbagai pria. Aku bertujuan untuk menyakiti hati pria setelah menikmati tubuh pria itu. Ku buat pria menjadi budak cintaku tetapi setelah itu kutinggalkan. Seperti lirik lagu UTOPIA yang berkata ,”ku ajak kau melayang tinggi, dan ku hempaskan ke bumi”. Seperti itulah prinsipku. Hingga di satu titik, aku melakukan hubungan badan secara bebas tanpa pengaman dengan seorang pria mahasiswa di kota ini. Kami berkali kali melakukan hubungan seks tanpa pengaman. Pikirku aku sudah minum KB setelah ku beli di apotek tanpa tahu bagaimana aturan pakai atau sistem obat KB. Yang ku tahu, obat KB itu membuat orang jadi tidak hamil. Makanya aku meminum nya setiap kali sesudah hubungan badan dengan pria tanpa pengaman.

Tetapi ternyata, aku kebobolan. Aku hamil dan benar-benar aku merasa ketakutan. Aku tidak mungkin menyampaikan kondisiku kepada ibu, sedangkan pria itu bukan pacarku. Kami hanya FWB alias Friends with benefit. Aku benar-benar bingung. Dan tanpa pikir panjang, aku berusaha untuk menggugurkan janin tersebut. Pria itu yang kupanggil dengan Hendi pun mendukung aksi aborsi ini. Saat itu kehamilan baru berjalan 2 bulan. Mulai dari pijat, lompat lompat, olahraga dan kerja berat hingga minum obat macam-macam. Dan akhirnya luruh juga calon bayi tersebut.

Setelah aku keguguran, aku mengalami sakit perut yang tidak tertahankan dan Hendi membawaku di rumah sakit. Dan aku harus di kuret. Semua biaya ditanggung oleh Hendi. Ia bertanggung jawab atas kondisiku. Untungnya aku masih selamat dan hidup sampai sekarang. Tetapi sepulang dari rumah sakit, aku mengalami gangguan secara mental. Aku seperti dihantui rasa bersalah dan juga ketakutan yang besar. Sering mendengar suara bayi menangis, merasa seperti akan di penjara dan semua ketakutan. Hingga aku mengalami depresi.

Aku merasa gagal melindungi janin ku, aku gagal melahirkan bayi. Sebagai wanita aku sebenarnya ingin menjaga anak ini. Tetapi saat itu aku masih muda, belum menikah dan aku hamil dengan mahasiswa yang statusnya masih FWB bukan pacar atau tunangan. Aku merasa cemas atas dosa yang telah ku perbuat. Aku takut masuk neraka, aku benar benar merasa bersalah. Tubuhku rasanya lemas, pusing, jantung berdebar, sering sakit kepala dan sakit perut. Tidak tenang rasanya menjalani hari hari hidupku.

Aku takut ketemu dengan orang-orang. Apalagi saat melihat orang hamil atau menggendong bayi, rasanya seperti ada rasa bersalah dan sedih mendalam di hatiku. Jujur lebih baik aku menghindari hal hal berhubungan dengan bayi dan ibu hamil. Aku menangis sepanjang hari dan rasanya ingin bunuh diri saja. Tetapi Hendi selalu menguatkanku dan berkata akan menikahiku setelah ia lulus kuliah. Aku putus asa dan merasa tidak bisa mampu menjalani hidupku. Rasanya ingin bunuh diri saja. Aku merasa ketika aku membunuh diriku, itu sebagai ganti dosa atas apa yang kuperbuat kepada calon bayiku dulu. Berkali-kali aku digagalkan oleh Hendi dan beberapa tetangga kost saat aku hendak bunuh diri. Mungkin Allah masih memberi kesempatan aku hidup.

Dan aku makin tidak bisa mengendalikan diriku. Dan akhirnya aku sering sakit serta lemah tidak berdaya. Lalu Hendi memanggil keluargaku yaitu ibuku dan adikku yang saat itu masih SMA kelas 1.Dan dari situlah semua aib terbongkar. Dan aku pun dibawa ke rumah sakit jiwa karena aku mengalami gangguan jiwa. Aku menangis tiada henti selama 7 hari setelah ibuku tahu bahwa aku aborsi. Ibuku dan adikku menyembunyikan rahasia ini. Tidak ada satupun yang tahu. Hanya aku, Hendi, ibuku dan adikku. Disaat Hendi akan menikahiku, aku menolak dan tidak mau menikah. Aku benar benar trauma dengan pernikahan dan seks.

Aku masih tinggal di kota bersama ibuku sekitar satu tahun hingga masa pengobatan selesai, dan aku bisa hidup seperti manusia biasanya hanya saja lebih sensitif dengan perihal kehamilan. setelah sehat dan mulai bisa mengendalikan diri serta mulai bisa menjalani kehidupan normal. aku dibawa ibuku pulang ke kampung. Hendi pun sudah tidak ada lagi hubungan denganku semenjak permintaan pernikahan yang ku tolak dengan kasar kala itu. Ia sudah benar benar menghilang seperti ditelan bumi. Aku dan ibuku kembali ke kampung dan aku memulai kehidupan baru di kampung. Aku pun bekerja sebagai office girl di kantor ini.

Mungkin cerita yang kusampaikan ini tidak detail dan runtut karena aku sendiri juga agak susah mengingat kembali dengan detail. Maklum, aku sendiri mengalami depresi saat itu sehingga tidak bisa mengingat bagaimana kejadiaannya. Aku hanya merasakan gelap mata, sedih tidak berujung, rasa ketakutan dan tidak sadarkan diri. Jangankan melihat sekitar, memikirkan diriku saja tidak bisa. Pokoknya hanya rasa sedih, takut, merasa berdosa dan bersalah hingga ingin bunuh diri. Sampai lama lama mulai berkurang dan mulai sadar akan kondisi diriku.

Kiranya kalian bisa lebih berhati-hati. Dan tidak melepaskan kendali diri sendiri.

 

Sekian.

Evis, Jawa Barat




Quote:Original Posted By rakatanaka707
timelinenya agak membingungkan.

kalau boleh berpendapat, ane kira sudah bagus untuk aborsi, kan kasihan juga anaknya kalau terlahir ketika kehidupan ortunya tidak jelas bagaimana.

ane berpendapat begini karena ane sendiri lahir diluar pernikahan, sumpah berat rasanya menjalani hidup. Ayah ane orang jepang, dia tinggalin ane ketika masih bayi, dan ibu berhenti bertanggung jawab atas kehidupan dan pendidikan ane ketika lulus smk. ibu lebih memilih mendukung penuh anak2nya yang terlahir secara sah pernikahan. Intinya mereka tinggalin ane, sebelum ane bisa hasilin uang sendiri untuk bertahan hidup!

ane tumbuh gede bersama kakek dan nenek dari ibu, ane juga tidak bisa minta apa2 ke mereka secara sudah tua dan susah keuangannya. sekarang kagak ada yang bisa ane andalkan untuk minta bantuan ataupun konsultasi. Andai bisa pergi ke masa lalu, ane bakal bilang ke ibu ane untuk aborsi saja.

sudah bagus Hendi mau bertanggung jawab, kalau nekat mau melahirkan, akankah kalian sanggup untuk merawat anak kalian sampe bisa bertahan hidup sendiri atau justru terlantarin anaknya sama kayak ortu ane?

sebagai aib keluarga, ane katakan mbak Evis tak perlu menyesal.

dan bagi yang belum mengalami, silakan eue sepuasnya tapi janganlah sampe hamil tanpa persiapan masdep, silakan punya anak kalau sudah siap.
Diubah oleh kutilkuda1202
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tika1909 dan 67 lainnya memberi reputasi
66
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 5
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 14:08
Hukum Tabur Tuai
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 8 lainnya memberi reputasi
8 1
7
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 14:24
hendi tu laki-laki bertanggung jawab sis...

knp di tolak yah?

emoticon-Bingung emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
atikahamalia273 dan 14 lainnya memberi reputasi
14 1
13
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 14:46
Sebetulnya usianya 29 tahun atau 36 tahun?
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 14:58
bntar"

awal bilang usia 29. terus usia 36

terus balik ke taun 2010 (11 taun yang lalu) jadi usia 18tahun

kek eek ceritanya kliatan fiktif
profile-picture
profile-picture
profile-picture
99tata99 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 16:18
Perkenalkan namaku EVIS. Aku seorang wanita yang telah berusia 29 tahun.

Di usiaku yang menginjak 36 tahun ini,



jadi usia yg sbnrnya yg mana ini gan,,?? emoticon-Bingung

kek terapis spa aja pakek usia disamarkan emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
a9r7a dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 17:26
Mkn efek aborsi ke tiap cewek beda beda kali ya. Temen aku ada yg aborsi waktu usia smp baek baek aja. Ada juga yg abis aborsi berasa lega kyk dpt duit 5 jt. Ya gini deh kalo salah jalan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
online.addict dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 8 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 18:58
Hendi the real man
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adhali dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
21-09-2021 21:57
Terlalu disamarkan sampe sampe ngasih tau umur aja ngaco
profile-picture
profile-picture
andimerje dan kutilkuda1202 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
22-09-2021 05:09
timelinenya agak membingungkan.

kalau boleh berpendapat, ane kira sudah bagus untuk aborsi, kan kasihan juga anaknya kalau terlahir ketika kehidupan ortunya tidak jelas bagaimana.

ane berpendapat begini karena ane sendiri lahir diluar pernikahan, sumpah berat rasanya menjalani hidup. Ayah ane orang jepang, dia tinggalin ane ketika masih bayi, dan ibu berhenti bertanggung jawab atas kehidupan dan pendidikan ane ketika lulus smk. ibu lebih memilih mendukung penuh anak2nya yang terlahir secara sah pernikahan. Intinya mereka tinggalin ane, sebelum ane bisa hasilin uang sendiri untuk bertahan hidup!

ane tumbuh gede bersama kakek dan nenek dari ibu, ane juga tidak bisa minta apa2 ke mereka secara sudah tua dan susah keuangannya. sekarang kagak ada yang bisa ane andalkan untuk minta bantuan ataupun konsultasi. Andai bisa pergi ke masa lalu, ane bakal bilang ke ibu ane untuk aborsi saja.

sudah bagus Hendi mau bertanggung jawab, kalau nekat mau melahirkan, akankah kalian sanggup untuk merawat anak kalian sampe bisa bertahan hidup sendiri atau justru terlantarin anaknya sama kayak ortu ane?

sebagai aib keluarga, ane katakan mbak Evis tak perlu menyesal.

dan bagi yang belum mengalami, silakan eue sepuasnya tapi janganlah sampe hamil tanpa persiapan masdep, silakan punya anak kalau sudah siap.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itcresearch dan 28 lainnya memberi reputasi
29 0
29
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
22-09-2021 05:09
Sex memang enak....


kalau Sudah Halal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 4 lainnya memberi reputasi
4 1
3
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
22-09-2021 11:02
cerita awal ngaku di usia 29 tahun, lalu saat ini 36 tahun, kilas balik 10 tahun lalu harusnya umur 26? tapi hamil di umur 21? binun aku?
profile-picture
profile-picture
sayagila23 dan kutilkuda1202 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
22-09-2021 11:54
FWB benefitnya dimana sih?
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
22-09-2021 13:16
Sebagai cow.. sgt prihatin atas cobaan beliau..
Masalah timeline, biarkan berlalu

Isi crta tsb sgt² bikin beban yg mangalami..
Lets new life n beginner
profile-picture
kutilkuda1202 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
23-09-2021 16:31
kasihan mas Hendi.. meski kebablasan ngeue nya. .setidaknya mas Hendinya bertanggungjawab.. bahkan masih memperhatikan mbak nya..

semoga segera mendapatkan kebahagiaan masing2 ya untuk mas Hendi dan mbak Evis nya..
profile-picture
profile-picture
online.addict dan tome123 memberi reputasi
2 0
2
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
24-09-2021 00:03
Si hendi yg bertanggung jawab aja di tolak, biji mana ane yg begini?

@69banditos @durexz @makola @delia.adel
@absurdpeople
@theparada
@slametfirmansy4
@indra.blora

Quote: GIF
profile-picture
makola memberi reputasi
1 0
1
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
24-09-2021 00:14
Hmmm nyimak dulu deh ... kakau rame balik lagi ke sini
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan makola memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
24-09-2021 04:49
it's not the end of the world inspite of that's your brand new world if you have positivity ☺☺
profile-picture
profile-picture
Rainbow555 dan anerifai memberi reputasi
2 0
2
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
24-09-2021 23:02
Makanya biaskan berpikir sebelum bertindak ya, itu pelajarannya
profile-picture
online.addict memberi reputasi
1 0
1
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
24-09-2021 23:09
Gak jadi benefit dong
0 0
0
[CURHAT] Depresi karena ABORS* setelah dihamili FWB
24-09-2021 23:12
Salahnya itu gk pake kondom. Kita gk bicara agama ya males ngejudge, karena kenyataannya di negara yang pake hukum agama hidupnya jg gk notabene enak. Ada pro dan konsnya.

Negara barat yg liberal mau free sex fwb lah apa lah, ya pake kondom. Pake pengaman. Kalo gk pake jelas resiko ditanggung sendiri lah, perlu diingat di negara maju yang rata rata sexnya emang bebas, gak mayoritas jg hidupnya hancur. Yang bikin hidup hancur karena sex itu ya karena gak pake pengaman, ama asal sex jadi penyakit.

Bukan karena sex itu enak, jadinya asal baik.
Diubah oleh aaaa1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
online.addict dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
jumat-bukan-jimat
Stories from the Heart
janji-mini-series
Stories from the Heart
sunny-side-up
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia