Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/610be0a160c00841314bccac/mengenal-asep-sunandar-sunarya-quotsi-cepotquot-dan-sastra-pedalangan
Asep Sunandar Sunarya adalah salah satu maestro wayang golek Indonesia, sehingga beliau sering mendapatkan penghargaan demi penghargaan baik di tingkat lokal, provinsi, nasional, bahkan manca negara ia dapatkan. Dalam catatan Wikipedia, beliau lahir di Bandung, Jawa Barat, 3 September 1955-meninggal di Bandung, Jawa Barat, 31 Maret 2014 pada umur 58 t
Lapor Hansip
05-08-2021 19:59

Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan

Past Hot Thread
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
Cepot dan Asep Sunandar Sunarya/Foto: Sumber


Asep Sunandar Sunarya adalah salah satu maestro wayang golek Indonesia, sehingga beliau sering mendapatkan penghargaan demi penghargaan baik di tingkat lokal, provinsi, nasional, bahkan manca negara ia dapatkan. Dalam catatan Wikipedia, beliau lahir di Bandung, Jawa Barat, 3 September 1955-meninggal di Bandung, Jawa Barat, 31 Maret 2014 pada umur 58 tahun. Apakah Anda tahu Cepot? Nah, itu hasil kreativitas beliau sampai populer hingga sekarang. Beliau berinovasi terhadap wayang supaya bisa naik derajatnya dan tidak dianggap kampungan oleh segelintir orang, sehingga Abah Asep menciptakan wayang Cepot yang bisa mangguk-mangguk, Buta muntah mie, Arjuna dengan alat panahnya, Bima dengan gadanya begitu pula dengan pakaian wayangnya yang terkesan mewah.

Namun, dalam suatu karirnya yang gemilang. Semua itu ada orang yang selalu memberikan kritikan sangat pedas dari berbagai kalangan terutama sang ayah, Abah Sunarya.

Setiap kali jika saya selesai pagelaran, Abah selalu mengatakan 'goréng' (jelek) terhadap apa yang saya lakukan. Abah itu orang tua yang pelit sekali untuk tertawa, anehnya hanya ketika saya mendalang dengan lawakan dan abah menyaksikan, ia tertawa. Bagi saya sepedas apa pun kritikannya, saya jadikan pupuk dan cambuk sehingga memacu kreativitas dan inovasi. Saya menjadi sekarang ini berkat adanya hari kemarin," ujar Asep.

Mimpi adalah sebuah misteri yang multi tafsir kebanyakan orang menganggapnya sebagai bunga tidur. Asep Sunandar Sunarya (Sukana) anak ketujuh dari pasangan Abah Sunarya dan Abu Tjutjun. Namun dalam hal ini, ketika Abu Tjutjun bermimpi pada saat mengandung, bahwa kalau anak yang ke-7 lahir maka tidak boleh diberi nama.

Entah, apa namanya dengan mimpi itu dengan niat Abah Sunarya, sebab saat menginjak lima belas bulan setelah lahir, sang jabang bayi diserahkan kepada adiknya abah yang bernama Ibu Eja (akrab dipanggil Ma Jaja) yang kebetulan belum dikaruniai anak. Oleh karena itu, Ma Jaja mengasuhnya. Namun, Ma Jaja mempunyai rasa khawatir karena sang bayi tidak mempunyai nama, sehingga munculah ide dari beliau dengan kata Sukana yang semacam akronim dari Bahasa Sunda yang berarti sa suka na (sesukanya). Kemudian, Sukana menjadi semacam 'nama' bayi tersebut. Dan salah satu sebutan untuk anak laki-laki di kalangan masyarakat Sunda, yaitu Asep, maka sang bayi itu diberi nama Asep Sukana.

Pada diri Asep mengalir darah seni dari ayahnya. Sewaktu umur tujuh tahun, beliau sudah menyukai wayang golek. Selain dari faktor keturunan, pada saat itu jenis seni ini sedang digandrungi oleh masyarakat. Asep yang hidup dibelaian Ma Jaja. Tentu, ia menganggap Ma Jaja sebagai ibu kandungnya. Paling kurang enam belas tahun Asep tidak tahu orang tua sesungguhnya. Namun, dari kebijakan Ma Jaja, maka Asep mengetahui siapa ayah dan ibu sesungguhnya.

Pada saat manggung di Luragung, Asep Sukana menjadi dalang di siang hari dan malamnya yang menjadi dalang itu Abah Sunarya. Maka, saat itulah Abah Sunarya berujar, "Ngewa ngaran Sukana, gantiku Sunandar!" Sejak saat itulah Asep Sukana berubah menjadi Asep Sunandar, sedangkan nama Sunarya merupakan nama ayahnya yang kemudian digunakannya. Hal ini lazim terjadi di masyarakat Sunda khususnya, di mana nama Ayah kerap digunakan di belakang nama anaknya.



Dalam awal tulisan ini, saya sudah menyenggol dengan prestasi beliau, baik tingkat nasional dan internasional. Sebuah prestasi, tentu ada karya yang bagus. Oleh karena itu, Asep Sunandar selalu berinovasi dalam hal kreativitasnya, sehingga karya beliau tidak ketinggalan zaman. Namun, beliau selalu berkarya dengan cara mengikuti zaman. Beliau juga selain menjadi dalang, sering juga berdakwah. Selain penghargaan individual tradisi, beliau juga mendapatkan penghargaan atas semua kreativitasnya di antaranya:

- 1978, Asep Sunandar Sunarya berhasil menyandang juara 'Dalang Pinilih' Itingkat Jawa Barat pada Binojakrama Padalangan di Bandung.

- 1982, terpilih kembali menjadi juara pinilih I lagi di Bandung.

- Sejak 1982 -1985, Asep Sunandar Sunarya rekaman kaset oleh SP Record, dan Wisnu Record.

- Pada tahun 1985, ia dinobatkan sebagai 'Dalang Juara Umum' tingkat Jawa Barat pada Binojakrama Padalangan di Subang, dan ia berhak memboyong 'Bokor Kencana' sebagai lambang supremasi padalangan Sunda, Jawa Barat.

- 1986, Asep Sunandar Sunarya mendapat mandat dari pemerintah sebagai duta kesenian, untuk terbang ke Amerika Serikat. Pada tahun yang sama, 1986, Dian Record mulai merekam karya-karya Asep Sunandar dalam bentuk kaset pita.

- 1993, Asep Sunandar Sunarya diminta oleh Institut International De La Marionnette di Charleville, Perancis, sebagai dosen luar biasa selama dua bulan, dan diberi gelar profesor oleh masyarakat akademis Perancis.

- Tahun 1994, Asep Sunandar Sunarya mulai pentas di luar negeri, antara lain di: Inggris, Belanda, Swiss, Perancis, dan Belgia.

- 1995, Ia mendapat penghargaan bintang Satya Lencana Kebudayaan. Hingga sekarang, tidak kurang dari 100 album rekaman (termasuk bobodoran) yang sudah dihasilkan Asep Sunandar Sunarya.

Bahkan, salah satu stasiu n TV swasta juga pernah membuat program khusus Asep berjudul Asep Show. Setidaknya itulah beberapa penghargaan formal yang pernah diraih Asep. Tidak terhitung aneka penghargaan nonformal, baik yang datang dari perseorangan maupun kelembagaan.



Dalam sastra pedalangan yang saya kutip dari Wikipedia adalah rekabahasa dalang dalam pakeliran atau pergelaran wayang. Rekabahasa dalang tersebut adalah murwa atau pelungan, nyandra janturan dan pocapan, suluk, antawacana, sabetan, suara, dan tembang.

Apa, sih, istilah-istilah dari rekabahasa dalang itu?

1. Murwa adalah Suluk pembuka pakeliran wayang,dalam pedalangan Jawa Timur
dikenal dengan istilah pelungan, di Jawa Tengah dikenal dengan istilahil ahengan, dan di Jawa Barat dikenal dengan istilah murwa.

2. Nyandra adalah deskripsi adegan dengan menggunakan bahasa prosa pakeliran wayang. Nyandra pun ada dua jenis yaitu janturan dan pocapan. Janturan adalah nyandra yang diiringi gamelan; sedangkan pocapan tidak diiringi gamelan.

3. Suluk adalah citra bahasa puisi yang dinyanyikan oleh ki dalang dalam pakeliran wayang.

4. Antawacana adalah dialog antar tokoh wayang. Sedangkan, antawacana antara tokoh wayang dengan nayaga, wirasuara, atau jurukawih dinamakan dialog samping (aside). Antawacana biasanya disampaikan setalah pocapan.

5. Sabetan adalah gerak wayang yang
meliputi tarian, lakuan, dan lagaan. Tari wayang adalah gerak wayang yang diiringan nyanyian dan gamelan. Lakuan adalah gerak wayang yang hanya diiringan kecrek atau kendang. Sedangkan, lagaan adalah gerak wayang dalam peperangan baik dengan iringan gamelan, maupun hanya diiringi kecrek dan kendang.

6. Suara dapat berupa teriakkan, jeritan, aduhan, tobatan, atau bunyi tiruan yang berupa onomatopia. Suara merupakan pelengkap sabetan lagaan.

7. Tembang adalah nyanyian yang dilantunkan oleh pesinden, wirasuara, atau dalang. Tembang pembuka pakeliran dilantunkan oleh pesinden. Tembang pengiring pakeliran dilantunkan oleh pesinden dan wirasuara. Tembang dalam adegan Limbukan dan Gara-gara dilantunkan oleh dalang yang berkolaborasi dengan pesinden atau bintang tamu.

8. Mantra atau sastra mantrape dalangan ada dua kategori. Pertama, mantra yang berupa doa ki dalang dalam penyelenggaraan pakeliran. Kedua, mantra yang berupa rapalan tokoh wayang dalam mengeluarkan kesaktiannya.

9. Cerita, dalam hal bercerita pedalangan bersumber pada cerita pakem, carangan, gubahan, dan sempalan.

- Cerita pakem: Mahabarata versi India, Ramayana, Serat Pustaka Raja purwalakon wayang gagrak Surakarta, Serat Purwakandha lakon wayang gagrak Yogjakarta untuk wayang purwa. Sedangkan, untuk wayang madya dan wayang wasana bersumber padacerita-cerita babad. Wayang wahyu bersumber pada cerinta-cerita Al-Qur'an.

- Cerita Carangan adalah kreasi baru ki dalang dengan mengacu pada pakem.

- Cerita Gubahan berupa adaptasi atau pembaharuan yang sesuai dengan zaman.

- Cerita Sempalan merupakan kreasi murni yang mengarah kepada gaya baru dalam pedalangan. Keanekaragaman sumber cerita sastra pedalangan menunjukan kekayaan budaya pewayangan Indonesia.

Namun, saya mengutip kembali perkataan Yogaswara anaknya Abah Asep yang berucap, "Ngewayang dan ngedalang itu beda. Yang dalam artian ngewayang itu hanya menceritakan soal Mahabharata, Arjuna, dan teman-temannya. Sedangkan, kalau ngedalang harus bisa semua ilmu, paham segala hal, dan harus bisa menjadi aktor sendiri. Jika, ingin membahas politik, ya, harus paham politik. Jika, ingin membahas hukum, ya, harus paham hukum. Jika, ingin menjadi pelawak, ya, harus bisa jadi pelawak. Maka, dari itu menjadi seorang dalang itu susah, ibaratkan ngampus dan harus melahap semua ilmu yang ada di kampus." (Seperti itulah kurang lebih ucapannya, kalau salah mohon luruskan.)

Sastra pedalangan, tentu sangat banyak ragamnya yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai anak Indonesia harus mengetahui dengan hal ini. Dan wayang juga di zaman dulu dipakai oleh para wali untuk menyebarkan agama Islam. Oleh karena itu, sangat bagus bila kita sebagai anak yang lahir di Indonesia mengetahui hal ini. Dan ini ragam pedalangan: ada pedalangan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, Banjar, dan sebagainya.Jad, sangat banyak untuk diketahui untuk menambah pengetahuan di zaman sekarang ini.[]


Sumber: 1, 2


Cangkir Kopi

emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alfidanger dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Masuk untuk memberikan balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 08:12
Kocak nih lejen kalau udah mainin cepot emoticon-Ngakak rip buat beliau emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan uusDK memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 10:17
Abah ade kelebihannya di dakwahnya

Abah asep kelebihannya di saat wayangnya menari terasa lebih hidup

Al fatihah buat para almarhum maestro wayang golek termasuk abah lili

Mungkin tidak akan lagi ada yang bisa melebihi almarhum berdua.. Semoga tetap lestari
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 10:36
jadi inget jingle nya dulu "asep show di tpi, di tpi asep show" emoticon-Leh Uga
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1 0
1
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 14:37
Favorit ane gan emoticon-Mewek
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 15:47
Ini dalang legend banget, bagus banget
Ini dalang dikenal karena sangat inovatif dalam berkarya
Ini dalang milik bangsa Indonesia, yang jadi kebanggan kita
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan cangkir059 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 16:36
Dengerin cawokah na si cepot
emoticon-Wagelaseh
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 20:57
Asli LEGEND ini orang....
emoticon-Wakakaemoticon-Jempol
0 0
0
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
06-08-2021 20:58
Asep show.. di tpi..
0 0
0
Mengenal Asep Sunandar Sunarya "Si Cepot" dan Sastra Pedalangan
08-08-2021 06:52
Ayo gan main kerumahnya. emoticon-Belgia
0 0
0
Post ini telah dihapus
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia