News
Batal
KATEGORI
link has been copied
61
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d98c9dcffb12224d0527ed/polling-airbus-a330-mrtt-vs-kc-46a-pegasus-manakah-yang-ideal-untuk-tni-au
Ada kabar baru dari perkembangan alutsista Indonesia, khususnya di matra udara gan sist. Dikutip dari indomiliter.com (22/06/2021), Kementerian Keuangan telah menyetujui pagu anggaran yang diusulkan oleh Kementerian Pertahanan pada 31 jenis pengajuan yang berasal dari pinjaman luar negeri. Diantara 31 item tersebut, telah diloloskan untuk pengadaan dua unit pesawat tanker senilai US$ 700 juta.
Lapor Hansip
28-06-2021 15:47

[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?

Past Hot Thread
Ada kabar baru dari perkembangan alutsista Indonesia, khususnya di matra udara gan sist. Dikutip dari indomiliter.com (22/06/2021), Kementerian Keuangan telah menyetujui pagu anggaran yang diusulkan oleh Kementerian Pertahanan pada 31 jenis pengajuan yang berasal dari pinjaman luar negeri. Diantara 31 item tersebut, telah diloloskan untuk pengadaan dua unit pesawat tanker senilai US$ 700 juta.

Bicara soal pesawat tanker, wacana pembelian ini sudah lama diusulkan, tepatnya sejak tahun 2015. Dan baru tahun ini, anggaran tersebut disetujui. Bicara soal pesawat tanker, sebagai WNI kita patut prihatin. Pasalnya Indonesia hanya punya satu pesawat tanker, yakni KC-130B Hercules. Di mana pesawat ini sudah menua, Hercules hanya bisa melayani pengisian bahan bakar di udara dengan metode hose.

Selama ini Hercules hanya bisa "menyusui" Su-27/30 dan Hawk 200, sementara F-16 yang jumlahnya lebih banyak, tidak bisa "menyusu" kepada Hercules. Dikarenakan F-16 memakai metode pengisian boom, yang tidak kompatibel dengan Hercules. Di era modern ini sudah dikembangkan pesawat tanker MRTT (Multi Role Tanker Transport), di mana tipe pesawat ini bisa melakukan metode pengisian bahan bakar boom dan hose.

Atas dasar efektivitas dan efisiensi, TNI AU membutuhkan jenis pesawat tanker yang mampu ‘menyusui’ dua platform jet tempur sekaligus. Artinya TNI AU dapat melakukan penghematan biaya operasional, sementara jet tempur F-16 yang selama ini tak pernah mendapatkan ‘perhatian’ di udara, nantinya akan mempunyai jarak jangkau terbang dan endurance lebih panjang dengan MRTT.

Berkaitan dengan kabar baik tersebut, ane akan mengadakan polling lagi gan sist. Karena sudah dapat restu membeli pesawat tanker, maka kini tinggal mencari, mana yang cocok untuk kebutuhan TNI AU ? Setidaknya ada dua kandidat yang bisa dijadikan referensi, ada nama Airbus A330 MRRT serta Boeing KC-46 Pegasus. Sebelum agan dan sista menentukan pilihan, seperti biasa akan ane sajikan spesifikasi keduanya. Yuk simak pembahasan ane dibawah ini.



1. Airbus A330 MRRT

[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?

Air Bus A330 MRTT milik Singapura.

Source: airbus.com


Bicara soal alutsista matra udara, kita ketinggalan jauh dengan Singapura. Pasalnya negara yang punya ruang udara yang tidak begitu luas ini, justru sudah memiliki pesawat tanker terbaru ini. Rencananya Singapura akan memiliki 6 unit, satu dari enam unit pesanan tersebut, pada tahun ini sedang melaksanakan proses pengujian lanjutan oleh Airbus.

Platform pesawat tanker ini diambil dari basis pesawat sipil gan sist, bisa dibilang A330 MRTT memang punya kesempatan cukup besar di Indonesia, mengingat pesawat dari platform yang sama telah digunakan oleh maskapai Garuda Indonesia. Kelak elemen perawatan pesawat sedikit banyak dapat ditangani oleh pihak GMF Aeroasia. Selain itu, untuk membuat MRTT tak melulu harus mendesain pesawat baru, pasalnya pesawat bekas pakai eks maskapai penerbangan pun, bisa disulap menjadi MRTT.

Misalnya stock A330-200 Garuda Indonesia dihibahkan ke TNI AU untuk dikonfigurasi menjadi MRTT, hal ini seperti yang telah dilakukan Australia. Di mana sebagian armada MRTT mereka berasal dari eks Qantas. Sementara itu, saat ini Garuda Indonesia sudah mulai mengoperasikan varian anyar Airbus 330-900NEO.


[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?

Source: airbus.com



Karena ada embel-embel "Multi", tipe pesawat tanker terbaru ini memiliki fleksibilitas dalam menjalankan misinya. Selain pengisian bahan bakar di udara, pesawat ini juga bisa digunakan untuk mengangkut kargo, bisa juga digunakan untuk misi evakuasi (MEDEVAC).

Soal muatan, pesawat besutan Airbus ini dapat membawa muatan 111 ton bahan bakar, tanpa tangki bahan bakar tambahan. Selain itu, masih bisa ditambah kargo tambahan hingga kapasitas 45 ton. Muatan kargo ini dibawa dalam 8 military pallets.

Bila disulap sebagai pembawa personel, A330 MRTT dapat membawa 380 penumpang (konfigurasi single class). Dan saat keadaan mendesak, Aribus A330 MRTT dapat disulap sebagai Medical Evacuation, bisa membawa 130 usungan standar. Misalnya A330 MRTT milik Singapura, dapat dimuati 266 kursi penumpang, dari konfigurasi tersebut menyiratkan Airbus A330 MRTT tak melulu digunakan untuk meladeni air refueling, melainkan juga untuk angkut pasukan. Yang lebih menarik, A330 bisa melakukn air refueling kepada sesama pesawat A330, seperti pada ilustrasi di bawah ini.


[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?

Source: airbus.com



Dalam paket penjualannya, pesawat ini juga dilengkapi fitur proteksi yang mumpuni. Pesawat dilengkapi cockpit armouring dan self protecton DIRCM (Directed Infrared Countermeasure), digunakan untuk menghadapi potensi serangan rudal MANPADS berpemandu infrared.

Selain proteksi ancaman serangan dari permukaan, ternyata pesawat tanker yang telah digunakan Singapura ini juga punya fitur secure communications for low detectaibility dan tactical scenario yang terintegrasi dengan Onboard Information Terminal (OIT). Serta tambahan proteksi NRBC (Nuclear, Radiological, Biological, Chemical) suits. Implementasi sistem proteksi di atas telah diadaptasi sejak tahun 2014.

Pesawat besutan Airbus ini sepertinya punya peluang yang besar untuk dipakai TNI AU, salah satu faktornya karena adanya PT GMF Aeroasia, anak perusahaan PT Garuda Indonesia yang telah mengembangkan Airbus maintenance platform. Untuk urusan maintenance, kedepannya akan bisa dilakukan perusahaan tersebut. Diproduksi sejak tahun 2007, pesawat tanker ini cukup laris di pasaran. Pengguna pesawat ini adalah Jerman, Spanyol, Singapura, UEA, Prancis, Belgia, Belanda, Arab Saudi, Korea Selatan, Inggris dan Australia.

Dan saat ini Airbus bersama Singapura tengah mengembangkan teknologi "Smart MRTT". Sistem baru ini bernama "Air to Air Refueling (A3R)". Nantinya pesawat tanker ini bisa melakukan isi ulang bahan bakar di udara secara otomatis. ARO (Air Refueling Operator) hanya memonitor operasi. Selanjutnya, sistem kendali boom bisa menjadi sepenuhnya otomatis dan berlanjut untuk mentransfer bahan bakar setelah kontak dengan pesawat penerima. Jika terjadi malfungsi pada tanker, sistem A3R dapat memutuskan boom dari penerima dengan aman. Berikut ini sekilas spesifikasi A330 MRTT:

Kru: 3 orang
Panjang: 58.80 m
Tinggi: 17.4 m
Lebar Sayap: 60.3 m
Berat Kosong: 125.000 kg
Berat Takeoff Maks.: 223.000 kg
Payload: 45.000 kg
Mesin: 2× Rolls-Royce Trent 772B
Kecepatan Maksimum: 880 km/jam
Ketinggian Maksimum: 13.000 m

Airbus A330





2. KC-46A Pegasus

[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?

Source: USAF


Pilihan lain pesawat tanker dengan kemampuan multi peran datang dari Amerika, yakni KC-46A Pegasus. Pesawat ini berasal dari platform Boeing 767, unit perdananya baru diserahkan ke Angakatan Udara Amerika pada tanggal 25 Januri 2019. Sementara negara di luar Amerika, Pegasus baru dalam status dipesan oleh Jepang dan Israel.

Prototype KC-46 terbang perdana pada tanggal 25 September 2015. Hingga saat ini ada 45 unit KC-46 yang diproduksi sejak 2013, dan diterima pertama kali oleh USAF pada Januari 2019. USAF sendiri berencana membeli 179 KC-46A Pegasus hingga tahun 2027.

Pesawat ini juga punya kesempaatan untuk dipilih, pasalnya Indonesia sudah memesan AH-64 Apache buatan Boeing. Kemungkinan untuk melanjutkan kontrak dengan perusahaan tersebut masih terbuka. Selain itu, tak lupa potensi pengaturan transfer teknologi dengan perusahaan lokal seperti produsen pesawat terbang milik negara, yakni PT Dirgantara Indonesia.

KC-46A Pegasus sudah mendapat upgrade sistem terbaru, diantaranya kokpitnya mengacu pada standar yang digunakan pada Boeing 787 Dreamliner, untuk mesinnya menggunakan standar yang dipakai Boeing 777, yaitu Pratt & Whitney PW4062 turbofan.


[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?

Source: boeing.com



Menjawab tuntutan untuk ‘menyusui’ pesawat di udara, ada empat eksternal fuel tanks yang disiapkan dengan jumlah bahan bakar yang bisa disalurkan hingga 96.297 kg. Namun total bahan bakar yang dibawa, termasuk untuk kebutuhan internal menjadi 111 ton. Sama seperti A330, Pegasus juga sudah bisa melakukan metode pengisian hose dan boom. Dengan begitu, jika TNI AU membeli pesawat ini, baik Su-27/30 dan F-16 dapat dilayani oleh Pegasus.

Khusus untuk metode boom mengacu pada advanced fly by wire refueling boom. Yang digunakan adalah modernisasi dari desain V-tail yang ada di KC-10 Extender. Pada teknologi ini, sudah dilengkapi full time independent disconect dan full time automatic load alleviation. Posisi boom operator tak lagi berada di ekor, melainkan operator boom memantau dan mengendalikan V-tail dari area kokpit berkat 3D monitor.

Sementara untuk kemampuan kargo, 18 palet dapat dibawa ke dalam kabin kargo dengan total payload 29 ton. Menyandang peran multirole, Pegasus bisa juga disulap sebagai pesawat angkut, seperti dalam kondisi daurat, 110 penumpang dapat dibawa oleh Pegasus.

Sama halnya dengan A330, Boeing juga memberi proteksi khusus pada KC-46A. Misalnya cockpit armor, fuel tank balistic protection, dan electomagnetic pulse hardening. Lain dari itu, juga ada tambahan proteksi nuklir, biologi dan kimia. Berikut ini sekilas spesifikasinya:

Kru: 3 orang
Panjang: 50.5 m
Tinggi: 15.9 m
Lebar Sayap: 48.1 m
Bobot Kosong:: 82.377 kg
Bobot Takeoff Maks.: 188.240 kg
Payload: 29.0000 kg
Mesin: 2 × Pratt & Whitney PW4062 turbofan
Kecepatan Maksimum: 914 km/jam
Ketinggian Maksimum: 12.200 meter

KC-46A Pegasus



Manakah pesawat pilihan agan ?


Nah, sebagai penutup thread ini, ane sudah siapkan polling gan sist. Antara Airbus A330 VS KC-46A Pegasus, manakah yang menurut kalian paling ideal digunakan untuk kebutuhan TNI AU ? Jangan lupa untuk ikuti pollingnya ya, sekian dulu dari ane, sampai jumpa emoticon-Angkat Beer






Referensi Tulisan: indomiliter.com, wikipedia.org, airbus.com, boeing.com
Ikustrasi Gambar: boeing.com, airbus.com, USAF
Polling

Poll ini sudah ditutup - 67 Suara

TNI AU Butuh Pesawat Tanker Baru, Manakah yang Ideal Menurut Agan ? 
76.12%
Airbus A330 MRTT
23.88%
KC-46A Pegasus
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 21 lainnya memberi reputasi
22
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 3
[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?
02-07-2021 00:30
Lebih ke gampang peliharanya aja sih...Indonesia ga pernah pelihara 767, sedangkan A-330 Garuda punya beberapa & ada fasilitas pemeliharaan di GMF juga.
0 0
0
[Polling] Airbus A330 MRTT VS KC-46A Pegasus, Manakah yang Ideal Untuk TNI AU ?
03-07-2021 10:44
Keduanya cukup bagus gan
0 0
0
Halaman 3 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia