News
Batal
KATEGORI
link has been copied
205
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d08dba50a1d5230c60e2d6/sultan-urung-lockdown-yogya-saya-nggak-kuat-ngragati-rakyat
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X memastikan tak akan lockdown DIY. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan lebih ketat menjadi kebijakan untuk menekan lonjakan kasus v
Lapor Hansip
21-06-2021 20:01

Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat

Past Hot Thread
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
Sultan HB X usai memimpin rapat COVID-19 bersama Bupati dan Wali Kota se-DIY, di Kompleks Kepatihan, Senin (21/6/2021). (Foto: Heri Susanto/detikcom)


Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X memastikan tak akan lockdown DIY. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan lebih ketat menjadi kebijakan untuk menekan lonjakan kasus virus Corona atau COVID-19.
Menurut Sultan, lockdown juga tak efektif jika hanya berlaku untuk masyarakat DIY. Sementara daerah lain masih tetap membebaskan mobilitas warga.

"Nek di-lockdown, kabeh tunggu ning ngomah (kalau di-lockdown, semua berada di dalam rumah). Nggak boleh keluar. Gitu loh. Tapi kalau Yogya di-lockdown, ya kan, rakyat Yogya ora oleh (tidak boleh) keluar rumah, ning saka (tapi dari) Jakarta, saka (dari) Jawa Timur mlebu (masuk) Yogya terus arep ngapa (masuk Yogya terus mau apa)?" kata Sultan usai memimpin rapat COVID-19 bersama Bupati dan Wali Kota se-DIY, di Kompleks Kepatihan, Kemantren Danurejan, Yogyakarta, Senin (21/6/2021).

Sultan menegaskan, jika harus memberlakukan lockdown, sangat berat bagi pemerintah. Sebab, Pemda DIY harus mengganti pendapatan dari larangan berjualan kecuali apotek, toko obat, dan supermarket.

"Nggak ada kalimat lockdown. Saya nggak kuat untuk ngragati (membiayai) rakyat sak Yogya. Keputusannya tetap PPKM, di mana konsekuensinya jangan pernah mengatakan lockdown, totally close, yang buka hanya apotek, toko obat dan supermarket. Pemerintah ganti duit. Kita nggak kuat," jelasnya.

Kebijakan tersebut, lanjut Sultan, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. Di mana pusat memilih untuk menjaga keseimbangan ekonomi dan menjaga penularan COVID-19.

"Pusat kan keseimbangan ekonomi," katanya.

Ia menegaskan, membatasi mobilitas penduduk akan dilakukan dengan memaksimalkan peran dari satgas di tiap RT melalui kalurahan. Mereka yang membatasi pergerakan masyarakat agar tidak terjadi penularan virus Corona.

"Untuk masalah yang berkaitan dengan kebijakan membatasi pergerakan, mobilitas masyarakat. Membatasi di antara mereka di setiap kelurahan. Satgas yang belum terbentuk mohon untuk diselesaikan. Karena bagaimana, satgas ini penting untuk diambil kebijakan," pesan Sultan.

Seperti telah diberitakan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebelumnya mengancam akan menerapkan lockdown sebagai solusi atas kenaikan COVID-19 akhir-akhir ini. Sultan menyebut lockdown sebagai salah satunya jalan setelah PPKM tak efektif di lapangan.

"PPKM ini kan sudah bicara nangani RT/RW (mengatur masyarakat paling bawah). Kalau realitasnya masih seperti ini mau apa lagi, ya lockdown," kata Sultan diwawancarai wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kemantren Danurejan, Yogyakarta, Jumat (18/6).

Sultan saat itu menjelaskan, pemerintah telah mengatur masyarakatnya dari RT dan RW. Hal tersebut sebenarnya sebagai antisipasi terjadi penularan di lingkungan. Tapi dalam pelaksanaan ternyata PPKM ini tak bisa berjalan efektif. Bahkan, selama seminggu terakhir kasus positif Corona di DIY harian di atas 500 orang.

"Kemarin (Ingub No 15/INSTR/ 2021) maunya ada keputusan izin kalurahan harus sampai atasan (panewu/camat) gitu loh dan sebagainya dengan harapan semakin ketat masyarakat (tidak berkerumun) gitu, tapi kalau masih tembus arep opo meneh (mau apa lagi kebijakannya). Ya lockdown," jelasnya.

https://news.detik.com/berita-jawa-t...agati-rakyat/2

Lokdon butuh 3 poin agar sukses tapi tidak menjamin bakal tidak lokdon lagi.
Contoh inggris dah 2 x lokdon.
Poin pertama....dana yg besar.
Tuk bantu rakyat miskin dan menengah kebawah.
Operasional aparat keamanan,dari logistik dan insentif.
Operasional extra tenaga kesehatan.

Poin kedua......semua elemen setuju.

Politikus,tokoh agama,tokoh masyarakat,SJW dan HAM harus setuju bahwa ada penindakan tegas dan terukur bagi yg melanggar.
Jgn di protes2 selama itu tidak berakibat hilangnya nyawa.

Poin ketiga dan paling utama....kesadaran masyarakat.

Tidak perlu 100 % cukup 80% yg patuh akan lokdon maka lokdon bisa di adakan dan insyaallah sukses.

Silahkan bila ingin menambahkannyaemoticon-Betty
Diubah oleh extreme78
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aygilagility dan 54 lainnya memberi reputasi
55
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 5 dari 6
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 19:53
Dah males bgt dengerin omongannya,boro2 mau ngragati rakyat,wisata dari awal covid ampe skrg dibuka2 aja,bus pariwisata jangan ditanya hilir mudiknya di jogja,cukup tau ajalah pak daripada ga ngomong yakan daripada ga diliput media 😂 omongo sakarepmu dewe😂😂
profile-picture
crot113 memberi reputasi
1 0
1
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 20:10
Dengan LocK DowN sudah siapkah Pemerintah Untuk Menanggung Biaya Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Menengah ke bawah ?

Kenyataan nya ⁉️
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 20:37
Nah kan benar itu mangkanya jangan asal main lokdon aje
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 21:00
Smg vaksin membantu.. entah perekonomian maupun dari segi lainnya semoga segera bangkit
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 21:24
Sultan sultin ya enak mikir perut sendiri lah
Susah payah tanah dimana2, bisnis menggurita, sekolah mewah luar negeri ya dinikmati sendiri dilockdown sendiri.
Rakyat??? Sebodo amat. Toh dibiarin aja juga tetep nyembah & ndherek.
profile-picture
embuhbanget memberi reputasi
1 0
1
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 9 balasan
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 21:39
Udah telat kalo lockdown sekarang..Februari-Maret 2020 tuh kalo mau Lockdown..Skrg ya PPKM yg dijalankan dengan serius..Jaga Protokol..dan Vaksinasi Covid19 sbg Game Changer..
profile-picture
crot113 memberi reputasi
1 0
1
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 21:45
Setau ane, inggris tuh london gan, bukan lokdon....
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 22:01
"Nggak ada kalimat lockdown. Saya nggak kuat untuk ngragati (membiayai) rakyat sak Yogya. Keputusannya tetap PPKM, di mana konsekuensinya jangan pernah mengatakan lockdown, totally close, yang buka hanya apotek, toko obat dan supermarket. Pemerintah ganti duit. Kita nggak kuat,"

Nah ini lugas, Jujur n gak banyak retorika emoticon-Traveller
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 22:25
Bingung kan Tan?
Apalagi 1 nkri
Yg ngomong lokdon coba ngertiin
Mendingan kritik petugas suruh mampusin yg masih ngeyel prokes aja
profile-picture
secer memberi reputasi
0 1
-1
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 22:50
Ga akan bisa...
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 22:52
Point pertama udah sangat berat gan
Makanya dari itu di indo gak bakal ada lockdown
Paling mentok pelarangan keluar rumah sabtu Minggu, hanya pelarangan dan penertiban jika ada kerumunan
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 23:30
Berarti Jogja fix batal lockdown ya
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
22-06-2021 23:45
Resikonya terlalu besar untuk diterapkan lokdon emoticon-Big Grin
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 00:06
Nah gini kan udah jelas alasannya. ga cukup duit.
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 00:59
kan disana parkir mahal masa gak ada duitnyaemoticon-Wkwkwk










hmmm bener gitu gak ya emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 04:16
Buat gw pribadi, udah paling bener lockdown kalau mau stop penyebaran covid. Tapi ya gak yakin semua warga punya stok pangan selama lockdown. Mau diransum tiap hari juga pemprov dananya dipertanyakan.
PPKM atau apapun istilahnya, bisa juga buat urusan covid sih selama total terlaksana.
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 05:53
Jogja itu bukan kota besar seperti Jakarta Surabaya atau Semarang yg banyak perkantoran dan lapangan kerja formal sehingga kalaupun dilakukan pembatasan ketat masih banyak yg bisa kerja dirumah.
Tp Jogja lbh banyak yg cari nafkah dr sektor informal dimana Pendidikan & Pariwisata menjdi tulang punggungnya. Sekarang sektor pendidikan sudah lumpuh tetapi sektor pariwisata mulai bergeliat lagi cuma klw kembali harus dibunuh dgn lockdown, PSBB, PPKM ketat atau yg lainnya emang potensi peningkatan kemiskinan sangat tinggi
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 09:33
Ane setuju sama poin ts klo mau lockdown, anggarannya dari potong gaji pejabat & asn seluruh indonesia. Terutama anggota dpr yg kerjanya bnyak gabut & jajaran kementrian bumn yg gajinya gede2 tuh tpi sering bilang rugi emoticon-Big Grin
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 09:52
Yang jelas jujur aja, daripada gak jujur kan, nah kalau udah gini kita lihat dan ikutberpikir bagaimana baiknya ke depannya
0 0
0
Sultan Urung Lockdown Yogya: Saya Nggak Kuat Ngragati Rakyat
23-06-2021 11:08
indonistan mau di lokdon...wkwkkw ngimpi emoticon-Wakaka
0 0
0
Halaman 5 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia