News
Batal
KATEGORI
link has been copied
73
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60c387ede84aa8003640273f/f-104-starfighter---pesawat-ini-dijuluki-sebagai-quotsi-pembuat-jandaquot
Pesawat F-104 Starfighter pada masanya dijuluki sebagai "Si pembuat Janda", julukan ini bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, jet tempur ini menjadi penyebab kematian para pilotnya, salah satu penyebab kematian para pilot adalah konfigurasi kursi lontar yang justru mengarah ke bawah, bukannya ke atas seperti kursi lontar pada umumnya. Selain itu, masalah pada mesin, juga disebutkan sebag
Lapor Hansip
11-06-2021 22:57

F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Pesawat F-104 Starfighter pada masanya dijuluki sebagai "Si pembuat Janda",julukan ini bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, jet tempur ini menjadi penyebab kematian para pilotnya, salah satu penyebab kematian para pilot adalah konfigurasi kursi lontar yang justru mengarah ke bawah, bukannya ke atas seperti kursi lontar pada umumnya. Selain itu, masalah pada mesin, juga disebutkan sebagai penyebab banyaknya kecelakaan pesawat tersebut.

Julukan "Si Pembuat Janda" ini dipopulerkan oleh Jerman, Negeri Bavaria menjuluki pesawat ini dengan julukan "Je witwenmacher" (yang dalam bahasa Inggris dibaca widow maker). Jerman juga menjuluki pesawat ini dengan nama "fliegender sarg" yang berarti "peti mayat terbang". Meski punya julukan yang mengerikan, namun, tidak semua negara yang memakai pesawat ini menjulukinya sebagai "Si Pembuat Janda".

Di Amerika Serikat, pesawat tersebut dijuluki sebagai zipper atau 'Zip-104', yang merujuk kepada kecepatan pesawat yang tinggi, sementara Jepang menjulukinya "eiko" yang berarti "keagungan", sementara Pakistan memberi nama "badmash" yang berarti "perusuh". Terlepas dari julukan "The Widow Maker", F-104 sebenarnya pernah menciptakan rekor dunia, pada tanggal 18 Mei 1958, pesawat F-104 menciptakan rekor dunia baru dengan mencapai kecepatan 2.259,82 km/ jam.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Ilustrasi: bagera3005/Deviant Art



Pesawat ini mulai dirancang pada dekade 1950-an, desainer F-104 adalah Clarence L. "Kelly" Johnson, wakil presiden bidang teknik dan penelitian di Lockheed's Skunk Works. Kelly Jhonson merancang F-104 setelah berkunjung ke skadron garis depan dari USAF (Angkatan Udara AS) selama Perang Korea, ia mencari informasi dari para pilot mengenai spesifikasi pesawat yang sesuai dengan kebutuhan Amerika Serikat. Pada dekade 1950-an, Paman Sam sedang terlibat dalam Perang Korea, USAF waktu itu memakai pesawat F-86 Sabre dan F-84 Thunderjet. Namun, di lapangan, kedua pesawat itu kewalahan menghadapi MiG-15 milik Uni Soviet pada ketinggian tinggi. Dengan fakta tersebut, Kelly Jhonson coba merancang pesawat baru untuk menghadapi MiG-15.

Setelah mengumpulkan informasi dari para pilot USAF, Jhonson memutuskan untuk membuat pesawat yang mampu terbang lebih tinggi serta kemampuan menanjak lebih baik. Pada tahun 1952 Jhonson mengenalkan desain prsawatnya yang memiliki bentuk body seperti pensil, serta sayap yang pendek dan tipis. Karena sayapnya terlalu tipis, pada beberapa sisi sayap diberi lapisan khusus, agar tidak melukai kru yang akan merawat pesawat ini nantinya. Untuk urusan mesin, Jhonson memilih J79 buatan General Electric, di mana mesin ini punya kemampuan mumpuni dari mesin-mesin lain pada masanya.

Jhonson lalu mempresentasikan hasil desainnya pada USAF pada tanggal 5 November 1952, dan pihak USAF ternyata tertarik dengan desain pesawat tersebut, kontrak untuk membangun dua prototype diberikan pada tanggal 12 Maret 1953. Prototype pesawat ini lalu diberi nama XF-104. Prototype ini kemudian selesai dibuat pada awal tahun 1954, pada tanggal 4 Maret di tahun yang sama, prototype pesawat melakukan penerbangan pertamanya di Edward Air Force Base. Pembuatan prototype ini pun cukup cepat, kurang dari setahun.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Ilustrasi: nationalinterest.org



Bicara soal desain, F-104 punya bentuk revolusioner dari pesawat tempur pada masanya waktu itu. Menampilkam desain radikal, F-104 hadir dengan sayap tipis yang terpasang lebih jauh ke belakang di badan pesawat daripada kebanyakan pesawat kontemporer. Sayap ini memberikan kinerja supersonik dan kecepatan tinggi serta terbang pada ketinggian rendah yang sangat baik, tetapi sayap ini punya kemampuan berbelok yang buruk dan kecepatan pendaratan yang tinggi.

Meski proses pengembangan F-104 tidak pernah dirahasiakan, hanya ada deskripsi samar tentang pesawat yang diberikan ketika USAF pertama kali mengungkapkan keberadaannya. Tidak ada foto pesawat yang dirilis ke publik sampai tahun 1956, meskipun XF-104 pertama kali terbang pada tahun 1954. Yang unik dari F-104 adalah pada bagian air intake pesawat, di mana dibuatkan pod yang bisa digerakkan. Tujuan pemasangan pod ini adalah untuk mengatur masuknya aliran udara pada berbagai kecepatan, agar aliran udara yang masuk ke mesin optimal, saat pesawat melaju di kecapatan tinggi atau rendah.

Dengan mesin General Electric J79, pada masanya F-104 sempat memecahkan rekor dunia untuk kecepatan tertinggi mencapai Mach 2.2 serta rekor ketinggian terbang mencapai 27,811 m pada tanggal 7 Mei 1958. Untuk urusan persenjataan, F-104 menggunakan meriam M61 Vulcan serta rudal udara ke udara AIM 9 Sidewonder yang dipasang pada 7 hardpoint (cantelan) pada pesawat. Untuk misi pengintaian serta varian dua kursi, meriam tersebut dilepas, dan diganti dengan tangki bahan bakar eksternal.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Meriam M61 Vulcan pada pesawat F-104 milik Jerman.

Ilustrasi: wikipedia.org


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Kursi lontar ke bawah yang bikin masalah.

Ilustrasi: quora.com



Kontrak pembuatan pesawat F-104 dilakukan tanggal 26 Februari 1958, sayangnya pesawat ini tidak bertahan lama bersama USAF, alias punya masa pengabdian yang pendek. Setelah diproduksi, beberapa bulan bertugas, kemudian pesawat ini di grounded. Selain itu, insiden yang menimpa pesawat ini juga cukup banyak, total ada 49 kecelakaan yang terjadi saat pesawat mencapai 100.000 ribu jam terbang.

Tragedi yang menimpa pilot F-104 terjadi karena kursi lontar yang justru mengarah ke bawah, akibatnya pilot pesawat ini banyak yang menjadi korban. Kursi lontar ini baru aktif di atas ketinggian 152 m, kursi lontar ini tidak efektif saat pesawat berada di ketinggian rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, Lockheed justru memberi saran agar membalik pesawat sebelum menarik tuas kursi pelontar. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan pilot pada kondisi darurat, akibatnya banyak nyawa pilot melayang akibat konfigurasi kursi lontar ini. Konfigurasi kursi lontar ke atas baru hadir di generasi selanjutnya dari pesawat tersebut.

Masalah afterburner pada mesin J79 juga membuat pesawat ini bermasalah, sehingga pesawat tidak dapat terbang secara maksimal. Masalah ini baru bisa diatasi 9 tahun setelah produksi pertama, setelah General Electric mengenalkan varian J79 GE3B. Meski memiliki beberapa masalah, para negara di Eropa, khususnya anggota NATO masih tertarik untuk memiliki F-104. Pada tahun 1957, Jerman berniat untuk mengakuisisi F-104, kemudian lahir lah F-104G. Di mana kode "G" adalah Germany.

Setelah Jerman mengumumkan akan mengakuisisi F-104, negara Eropa lain mulai mengikutinya. Belanda, Belgia dan Italia kemudian tertarik untuk ikut mengakusisi F-104G. Empat anggota NATO tersebut kemudian membentuk konsorsium NASMO (NATO Starfighter Management Office) di Koblenz, Jerman. Konsorsium ini melibatkan berbagai perusahaan di keempat negara Eropa tersebut, pada perkembangannya, Kanada juga ikut memesan pesawat ini. Selain keempat negara tersebut, ada nama Jepang, Pakistan hingga Turki yang juga ikut memakai F-104.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104G.

Foto: Ken Hackman/U.S. Department of Defense (DF-ST-82-06481)



Meski 2578 unit pesawat berhasil dibangun, akan tetapi pesawat ini memiliki reputasi yang buruk. Terutama saat beroperasi bersama Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman). Jerman kehilangan 292 pesawat dari dari total 916 pesawat, tercatat 116 pilot dari rentang tahun 1961 hingga 1989 gugur. Tingkat kecelakaannya yang tinggi, membuat F-104 mendapat julukan "Pembuat Janda" dari publik Jerman.

Versi produksi terakhir adalah F-104S, tipe pesawat pencegat segala cuaca yang dibangun oleh Aeritalia untuk Angkatan Udara Italia. Pesawat pensiun dari layanan aktif pada tahun 1994, meskipun beberapa F-104 tetap dalam operasi sipil dengan Starfighters Inc yang berbasis di Florida.

Berikut ini sekilas spesifikasinya:

Kru: 1/2
Panjang: 16.66 m
Tinggi: 4.11 m
Lebar Sayap: 6.63 m
Berat Kosong: 6350 kg
Berat Maksimum Take Off: 13.166 kg
Mesin: 1 × General Electric J79 afterburning turbojet
Ketinggian Terbang Maks.: 15000 m
Persenjataan: 1 x M61 Vulcan, 4 x AIM 9 sidewinder, berbagai bom dam roket




F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 Starfighter milik Jerman yang memakan banyak korban.

Foto: Kampitoglou Dimitrios/jetphotos.com

F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Jepang.

Foto: jasonhuang626/jetphotos.com


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Belanda.

Foto: C. v. Grinsven.jetphotos.com


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Belgia.

Fpto: Walter Van Bel/jetphotos.com


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Italia.

Foto: Varani Ennio/jetphotos.com



Meskipun berhasil memecahkan beberapa rekor dunia, namun, faktanya F-104 lebih dikenal sebagai pesawat yang mengantarkan para pilotnya terbang menghadap Yang Maha Kuasa. Kisah F-104 ini menjadi sejarah kelam dalam perkembangan jet tempur dunia, dan kabarnya ada skandal suap yang melibatkan Lockheed dalam ekspor F-104. Pada tahun 1975, ditemukan bukti pembayaran suap yang dilakukan oleh Lockheed kepada banyak tokoh militer dan politik asing untuk mengamankan kontrak pembelian F-104. Tidak diketahui secara jelas, apakah Lockheed mendapat hukuman atau tidak atas temuan suap tersebut. Di beberapa artikel tidak dijelaskan secara rinci.

Melihat berbagai masalah yang menimpa F-104 Starfighter ini, jadi masuk akal jika terjadi skandal suap. Pasalnya pesawat yang berhasil dibangun mencapai 2000 unit lebih, dan yang menarik, meski mengalami beragam masalah. Anehnya hal tersebut tidak menyurutkan niat para negara di Eropa maupun luar Eropa untuk membeli pesawat ini, bisa jadi mereka (tokoh militer) membeli pesawat ini karena mendapat suap dari pihak Lockheed.

Nah demikian sedikit ulasan sejarah dari "Si Pembuat Janda", dari sejarah kelam F-104 kita belajar banyak hal. Salah satunya dalam pengembangan jet tempur tidak boleh asal-asalan, terutama faktor keselamatan pilot harus diutamakan. Sekian dulu thread ane kali ini, semoga bisa menambah referensi dan wawasan baru untuk agan dan sista, sampai jumpa emoticon-Angkat Beer


Bonus





Referensi: 1.2.3
Ilustrasi Gambar: google image, jetphotos.com dan berbagai sumber
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indramamoth dan 26 lainnya memberi reputasi
27
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
11-06-2021 22:57
Bicara soal janda, sejujurnya aku suka janda, kalau kamu ? emoticon-Malu

Bonus



Tambahan dari agan-agan emoticon-Blue Guy Cendol (L)


Quote:Original Posted By gonugraha76
Pesawat tempur Lockheed F 104 Starfighter memang fenomenal pada masanya. Tak hanya desainnya berbeda karena lebih simpel, ringan dan padat tapi juga bertujuan agar dapat menandingi supremasi MiG 15 dan MiG 17. Pesawat ini juga punya banyak catatan sejarah seperti pespur pertama yang bisa mencapai kecepatan maksimal mach 2, mampu terbang menanjak dengan cepat dan terbang tinggi dikelasnya. Anehnya hal ini juga mempengaruhi posisi kursi lontar yang justru dirancang meluncur ke bawah dalam keadaan darurat. USAF kemudian melakukan perubahan dengan mengganti kursi pelontar dari gen awal F 104A yaitu Stanley C1 ke Stanley C2 yang meluncur ke atas dalam keadaan darurat.
Selain dibuat di US, F 104 ini juga dibuat oleh aliansi banyak negara untuk mempercepat proses produksi plus pengembangannya, punya banyak nickname, punya masa operasional pespur yang termasuk tinggi 46 thn ( 1958 -2004 ) dan paling penting sudah berpredikat battle proven.
Kontroversinya : skandal suap oleh pihak Lockheed dan bukan pespur yang mudah diterbangkan oleh pilot dengan jam terbang rendah karena karakteritik pespur yang mampu terbang cepat tapi kurang lincah bermanuver khas pesawat dengan sayap delta. Lockheed F 104 juga terkenal dengan rate of lost tinggi baik karena kecelakaan atau pertempuran, rata rata tiap operator kehilangan antara 10 - 40 % dari total armada F 104 nya.
Rekor tertinggi dipegang oleh AU/AL Jerman, selama 28 thn ( 1961 - 1989 ) mengoperasikan F 104G, mereka kehilangan 292 dari total 916 armada F 104G, 115 pilot, 1 ground crew dan 8 instruktur terbang tempur USAF ikut tewas. Rata rata 10 pesawat per tahun. Pantas saja F 104G di Jerman dijuluki sebagai " widow maker ".
Tak mau kehilangan muka akibat tekanan publik, pihak Lockheed akhirnya setuju membayar uang duka bagi ahli waris pilot Jerman sebesar 3 juta DM pada thn 1975 dan USAF kembali melatih terbang para pilot AU/AL Jerman. Hasil investigasi menunjukkan pesawat ini sebenarnya tidak sesuai dengan karakteristik penugasan yang bersifat Nap On Earth / NOE terutama dalam misi low altitude bombing n strike yang menjadi bagian dari materi close air support AU/AL Jerman. Hal ini diperparah karena pilot tempur Jerman ternyata kurang berpengalaman karena punya jam terbang rendah. Faktor cuaca yang cepat berubah juga ikut berpengaruh buruk bagi para pilot tempur Jerman.
Karena senang terbang rendah inilah pilot tempur Jerman juga menjadi tidak punya kesempatan memakai kursi lontar dalam keadaan darurat karena posisi exit kursi lontar berada di bawah. Paling konyol dalam pelatihan oleh instruktur terbang tempur USAF, para pilot tempur Jerman malah disarankan untuk bermanuver membalik posisi pesawat dulu sebelum memakai kursi lontar dalam keadaan darurat.
Tak seperti AU/AL Jerman, AU Spanyol menjadi operator terbaik karena 21 unit armada F 104G miliknya utuh dioperasikan sampai dipensiunkan ( 1965 - 1972 ).
AU Italia menjadi operator militer terakhir Aeritalia F 104S ( 1969 - 2004 ) setelah kehilangan 138 unit dari total 368 unit armada F 104S nya.
Tak hanya berkarier di bidang militer saja, sebanyak 3 unit F 104N juga digunakan oleh NASA sebagai pesawat uji dan latih selama 31 thn ( 1963 - 1994 ) dan 11 unit F 104 ex AU Italia masih aktif dan diberi no register sipil oleh FAA sebagai warbirds dibawah kendali Starfighter Inc di Florida-AS. 1 unit lainnya dimiliki oleh private kolektor di Arizona-AS.


Quote:Original Posted By jagotorpedo
punya Jerman dimodif pake rudal anti-kapal Kormoran..
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Jerman juga pernah utak-atik biar gak butuh landasan panjang buat take-off, varian F-104 ZELL..emoticon-Big Grin
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

pernah uji bawa roket air2air nuklir, AIR-2A Genie, tapi roketnya gak lanjut sampe tahap operasional..emoticon-Hammer


edit : nambahin, pesawat ini juga muncul di film The Right Stuff (kaset video filmnya dipegang Captain Marvel emoticon-Big Grin)
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

cuplikan The Right Stuff, F-104..


Quote:Original Posted By mynameisant
konon saat pertama kali diperkenalkan ke publik, air intake nya ditutupi ... untuk menyembunyikan sistem variable pod nya..

Starfighter Inc mencoba meluncurkan satelit mini ke orbit rendah sejak 2011..

kalo yang ini Starfighter nya NASA
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"


Quote:Original Posted By TUPAIKABEL
Amerika, bikin pesawat gagal aja sampek 2578 ekor, pake ngajak2 negara laen pulak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak dasar gak mau rugi.. emoticon-Leh Uga

Kalau lihat Time Frame di 1950 an, ini adalah rentang waktu campaign US memulai program program ambisius pengembangan mesin jet, dominasi teknologi militer dan jalan2 ke luar angkasa, menjelang memasuki era Cold War.

Ada 1 intelligent Ops Amerika yg gak bisa ane lupakan, "Operation Paperclip" di akhir Perang dunia ke II, dan sejak itu ane gak bisa percaya lagi dgn semua teknologi yang di claim dan dipamerkan Amerika antara tahun 1945 - 1960.

Semua pengamat militer tahu betul, siapa yang punya blueprint senjata rahasia mesin jet generasi terbaru, senapan mesin, canon, tank, kapal perang, senjata biologi dan nuklir di rentang waktu antara akhir WW 1 - WW 2.

Tapi ane tetap salut, US cukup cepat dalam hal pengembangan teknologi lanjutan, walaupun selama "sekolah" (perang) sering "nyontek":
emoticon-Cool
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ryuu14 dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 00:49
Pernah di kritik oleh the Best Aces of World War II Erich Hartmann karena insiden tersebut.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 01:19
Memang pengembangan Starfighter termasuk radikal buat mengimbangi Russia saat itu, kemampuan menanjak vertikal nya juga hebat... Sayang yak beberapa komponen seperti sayap yang imut dan tipis, kursi pelontar yang posisinya dibawahmalah membuat multi role jet ini gagal..

Parah juga Lutwaffe sampe kehilangan banyak pilotnya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 02:26
Kurang paham bre soal pesawat iniemoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 03:50
The Widow Maker
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 04:08
Pesawat tempur Lockheed F 104 Starfighter memang fenomenal pada masanya. Tak hanya desainnya berbeda karena lebih simpel, ringan dan padat tapi juga bertujuan agar dapat menandingi supremasi MiG 15 dan MiG 17. Pesawat ini juga punya banyak catatan sejarah seperti pespur pertama yang bisa mencapai kecepatan maksimal mach 2, mampu terbang menanjak dengan cepat dan terbang tinggi dikelasnya. Anehnya hal ini juga mempengaruhi posisi kursi lontar yang justru dirancang meluncur ke bawah dalam keadaan darurat. USAF kemudian melakukan perubahan dengan mengganti kursi pelontar dari gen awal F 104A yaitu Stanley C1 ke Stanley C2 yang meluncur ke atas dalam keadaan darurat.
Selain dibuat di US, F 104 ini juga dibuat oleh aliansi banyak negara untuk mempercepat proses produksi plus pengembangannya, punya banyak nickname, punya masa operasional pespur yang termasuk tinggi 46 thn ( 1958 -2004 ) dan paling penting sudah berpredikat battle proven.
Kontroversinya : skandal suap oleh pihak Lockheed dan bukan pespur yang mudah diterbangkan oleh pilot dengan jam terbang rendah karena karakteritik pespur yang mampu terbang cepat tapi kurang lincah bermanuver khas pesawat dengan sayap delta. Lockheed F 104 juga terkenal dengan rate of lost tinggi baik karena kecelakaan atau pertempuran, rata rata tiap operator kehilangan antara 10 - 40 % dari total armada F 104 nya.
Rekor tertinggi dipegang oleh AU/AL Jerman, selama 28 thn ( 1961 - 1989 ) mengoperasikan F 104G, mereka kehilangan 292 dari total 916 armada F 104G, 115 pilot, 1 ground crew dan 8 instruktur terbang tempur USAF ikut tewas. Rata rata 10 pesawat per tahun. Pantas saja F 104G di Jerman dijuluki sebagai " widow maker ".
Tak mau kehilangan muka akibat tekanan publik, pihak Lockheed akhirnya setuju membayar uang duka bagi ahli waris pilot Jerman sebesar 3 juta DM pada thn 1975 dan USAF kembali melatih terbang para pilot AU/AL Jerman. Hasil investigasi menunjukkan pesawat ini sebenarnya tidak sesuai dengan karakteristik penugasan yang bersifat Nap On Earth / NOE terutama dalam misi low altitude bombing n strike yang menjadi bagian dari materi close air support AU/AL Jerman. Hal ini diperparah karena pilot tempur Jerman ternyata kurang berpengalaman karena punya jam terbang rendah. Faktor cuaca yang cepat berubah juga ikut berpengaruh buruk bagi para pilot tempur Jerman.
Karena senang terbang rendah inilah pilot tempur Jerman juga menjadi tidak punya kesempatan memakai kursi lontar dalam keadaan darurat karena posisi exit kursi lontar berada di bawah. Paling konyol dalam pelatihan oleh instruktur terbang tempur USAF, para pilot tempur Jerman malah disarankan untuk bermanuver membalik posisi pesawat dulu sebelum memakai kursi lontar dalam keadaan darurat.
Tak seperti AU/AL Jerman, AU Spanyol menjadi operator terbaik karena 21 unit armada F 104G miliknya utuh dioperasikan sampai dipensiunkan ( 1965 - 1972 ).
AU Italia menjadi operator militer terakhir Aeritalia F 104S ( 1969 - 2004 ) setelah kehilangan 138 unit dari total 368 unit armada F 104S nya.
Tak hanya berkarier di bidang militer saja, sebanyak 3 unit F 104N juga digunakan oleh NASA sebagai pesawat uji dan latih selama 31 thn ( 1963 - 1994 ) dan 11 unit F 104 ex AU Italia masih aktif dan diberi no register sipil oleh FAA sebagai warbirds dibawah kendali Starfighter Inc di Florida-AS. 1 unit lainnya dimiliki oleh private kolektor di Arizona-AS.
Diubah oleh gonugraha76
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 06:45
Mantep bre tulisan nya emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 07:00
punya Jerman dimodif pake rudal anti-kapal Kormoran..
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Jerman juga pernah utak-atik biar gak butuh landasan panjang buat take-off, varian F-104 ZELL..emoticon-Big Grin
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

pernah uji bawa roket air2air nuklir, AIR-2A Genie, tapi roketnya gak lanjut sampe tahap operasional..emoticon-Hammer


edit : nambahin, pesawat ini juga muncul di film The Right Stuff (kaset video filmnya dipegang Captain Marvel emoticon-Big Grin)
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

cuplikan The Right Stuff, F-104..
Diubah oleh jagotorpedo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 08:08
konon saat pertama kali diperkenalkan ke publik, air intake nya ditutupi ... untuk menyembunyikan sistem variable pod nya..

Starfighter Inc mencoba meluncurkan satelit mini ke orbit rendah sejak 2011..

kalo yang ini Starfighter nya NASA
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 11:10
Quote:Original Posted By si.matamalaikat
Pesawat F-104 Starfighter pada masanya dijuluki sebagai "Si pembuat Janda",julukan ini bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, jet tempur ini menjadi penyebab kematian para pilotnya, salah satu penyebab kematian para pilot adalah konfigurasi kursi lontar yang justru mengarah ke bawah, bukannya ke atas seperti kursi lontar pada umumnya. Selain itu, masalah pada mesin, juga disebutkan sebagai penyebab banyaknya kecelakaan pesawat tersebut.

Julukan "Si Pembuat Janda" ini dipopulerkan oleh Jerman, Negeri Bavaria menjuluki pesawat ini dengan julukan "Je witwenmacher" (yang dalam bahasa Inggris dibaca widow maker). Jerman juga menjuluki pesawat ini dengan nama "fliegender sarg" yang berarti "peti mayat terbang". Meski punya julukan yang mengerikan, namun, tidak semua negara yang memakai pesawat ini menjulukinya sebagai "Si Pembuat Janda".

Di Amerika Serikat, pesawat tersebut dijuluki sebagai zipper atau 'Zip-104', yang merujuk kepada kecepatan pesawat yang tinggi, sementara Jepang menjulukinya "eiko" yang berarti "keagungan", sementara Pakistan memberi nama "badmash"yang berarti "perusuh". Terlepas dari julukan "The Widow Maker", F-104 sebenarnya pernah menciptakan rekor dunia, pada tanggal 18 Mei 1958, pesawat F-104 menciptakan rekor dunia baru dengan mencapai kecepatan 2.259,82 km/ jam.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Ilustrasi: bagera3005/Deviant Art



Pesawat ini mulai dirancang pada dekade 1950-an, desainer F-104 adalah Clarence L. "Kelly" Johnson, wakil presiden bidang teknik dan penelitian di Lockheed's Skunk Works. Kelly Jhonson merancang F-104 setelah berkunjung ke skadron garis depan dari USAF (Angkatan Udara AS) selama Perang Korea, ia mencari informasi dari para pilot mengenai spesifikasi pesawat yang sesuai dengan kebutuhan Amerika Serikat. Pada dekade 1950-an, Paman Sam sedang terlibat dalam Perang Korea, USAF waktu itu memakai pesawat F-86 Sabre dan F-84 Thunderjet. Namun, di lapangan, kedua pesawat itu kewalahan menghadapi MiG-15 milik Uni Soviet pada ketinggian tinggi. Dengan fakta tersebut, Kelly Jhonson coba merancang pesawat baru untuk menghadapi MiG-15.

Setelah mengumpulkan informasi dari para pilot USAF, Jhonson memutuskan untuk membuat pesawat yang mampu terbang lebih tinggi serta kemampuan menanjak lebih baik. Pada tahun 1952 Jhonson mengenalkan desain prsawatnya yang memiliki bentuk body seperti pensil, serta sayap yang pendek dan tipis. Karena sayapnya terlalu tipis, pada beberapa sisi sayap diberi lapisan khusus, agar tidak melukai kru yang akan merawat pesawat ini nantinya. Untuk urusan mesin, Jhonson memilih J79 buatan General Electric, di mana mesin ini punya kemampuan mumpuni dari mesin-mesin lain pada masanya.

Jhonson lalu mempresentasikan hasil desainnya pada USAF pada tanggal 5 November 1952, dan pihak USAF ternyata tertarik dengan desain pesawat tersebut, kontrak untuk membangun dua prototype diberikan pada tanggal 12 Maret 1953. Prototype pesawat ini lalu diberi nama XF-104. Prototype ini kemudian selesai dibuat pada awal tahun 1954, pada tanggal 4 Maret di tahun yang sama, prototype pesawat melakukan penerbangan pertamanya di Edward Air Force Base. Pembuatan prototype ini pun cukup cepat, kurang dari setahun.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Ilustrasi: nationalinterest.org



Bicara soal desain, F-104 punya bentuk revolusioner dari pesawat tempur pada masanya waktu itu. Menampilkam desain radikal, F-104 hadir dengan sayap tipis yang terpasang lebih jauh ke belakang di badan pesawat daripada kebanyakan pesawat kontemporer. Sayap ini memberikan kinerja supersonik dan kecepatan tinggi serta terbang pada ketinggian rendah yang sangat baik, tetapi sayap ini punya kemampuan berbelok yang buruk dan kecepatan pendaratan yang tinggi.

Meski proses pengembangan F-104 tidak pernah dirahasiakan, hanya ada deskripsi samar tentang pesawat yang diberikan ketika USAF pertama kali mengungkapkan keberadaannya. Tidak ada foto pesawat yang dirilis ke publik sampai tahun 1956, meskipun XF-104 pertama kali terbang pada tahun 1954. Yang unik dari F-104 adalah pada bagian air intake pesawat, di mana dibuatkan pod yang bisa digerakkan. Tujuan pemasangan pod ini adalah untuk mengatur masuknya aliran udara pada berbagai kecepatan, agar aliran udara yang masuk ke mesin optimal, saat pesawat melaju di kecapatan tinggi atau rendah.

Dengan mesin General Electric J79, pada masanya F-104 sempat memecahkan rekor dunia untuk kecepatan tertinggi mencapai Mach 2.2 serta rekor ketinggian terbang mencapai 27,811 m pada tanggal 7 Mei 1958. Untuk urusan persenjataan, F-104 menggunakan meriam M61 Vulcan serta rudal udara ke udara AIM 9 Sidewonder yang dipasang pada 7 hardpoint (cantelan) pada pesawat. Untuk misi pengintaian serta varian dua kursi, meriam tersebut dilepas, dan diganti dengan tangki bahan bakar eksternal.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Meriam M61 Vulcan pada pesawat F-104 milik Jerman.

Ilustrasi: wikipedia.org


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Kursi lontar ke bawah yang bikin masalah.

Ilustrasi: quora.com



Kontrak pembuatan pesawat F-104 dilakukan tanggal 26 Februari 1958, sayangnya pesawat ini tidak bertahan lama bersama USAF, alias punya masa pengabdian yang pendek. Setelah diproduksi, beberapa bulan bertugas, kemudian pesawat ini di grounded. Selain itu, insiden yang menimpa pesawat ini juga cukup banyak, total ada 49 kecelakaan yang terjadi saat pesawat mencapai 100.000 ribu jam terbang.

Tragedi yang menimpa pilot F-104 terjadi karena kursi lontar yang justru mengarah ke bawah, akibatnya pilot pesawat ini banyak yang menjadi korban. Kursi lontar ini baru aktif di atas ketinggian 152 m, kursi lontar ini tidak efektif saat pesawat berada di ketinggiam rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, Lockheed justru memberi saran agar membalik pesawat sebelum menarik tuas kursi pelontar. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan pilot pada kondisi darurat, akibatnya banyak nyawa pilot melayang akibat konfigurasi kursi lontar ini. Konfigurasi kursi lontar ke atas baru hadir di generasi selanjutnya dari pesawat tersebut.

Masalah afterburner pada mesin J79 juga membuat pesawat ini bermasalah, sehingga pesawat tidak dapat terbang secara maksimal. Maslah ini baru bisa diatasi 9 tahun setelah produksi pertama, setelah General Electric mengenalkan varian J79 GE3B. Meski memiliki beberapa masalah, para negara di Eropa, khususnya anggota NATO masih tertarik untuk memiliki F-104. Pada tahun 1957, Jerman berniat untuk mengakuisisi F-104, kemudian lahir lah F-104G. Di mana kode "G" adalah Germany.

Setelah Jerman mengumumkan akan mengakuisisi F-104, negara Eropa lain mulai mengikutinya. Belanda, Belgia dan Italia kemudian tertarik untuk ikut mengakusisi F-104G. Empat anggota NATO tersebut kemudian membentuk konsorsium NASMO (NATO Starfighter Management Office) di Koblenz, Jerman. Konsorsium ini melibatkan berbagai perusahaan di keempat negara Eropa tersebut, pada perkembangannya, Kanada juga ikut memesan pesawat ini. Selain keempat negara tersebut, ada nama Jepang, Pakistan hingga Turki yang juga ikut memakai F-104.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104G.

Foto: Ken Hackman/U.S. Department of Defense (DF-ST-82-06481)



Meski 2578 unit pesawat berhasil dibangun, akan tetapi pesawat ini memiliki reputasi yang buruk. Terutama saat beroperasi bersama Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman). Jerman kehilangan 292 pesawat dari dari total 916 pesawat, tercatat 116 pilot dari rentang tahun 1961 hingga 1989 gugur. Tingkat kecelakaannya yang tinggi, membuat F-104 mendapat julukan "Pembuat Janda" dari publik Jerman.

Versi produksi terakhir adalah F-104S, adalah tipe pesawat pencegat segala cuaca yang dibangun oleh Aeritalia untuk Angkatan Udara Italia. Pesawat pensiun dari layanan aktif pada tahun 1994, meskipun beberapa F-104 tetap dalam operasi sipil dengan Starfighters Inc yang berbasis di Florida.

Berikut ini sekilas spesifikasinya:

Kru: 1/2
Panjang: 16.66 m
Tinggi: 4.11 m
Lebar Sayap: 6.63 m
Berat Kosong: 6350 kg
Berat Maksimum Take Off: 13.166 kg
Mesin: 1 × General Electric J79 afterburning tuebojet
Ketinggian Terbang Maks.: 15000 m
Persenjataan: 1 x M61 Vulcan, 4 x AIM 9 sidewinder, berbagai bom dam roket




F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 Starfighter milik Jerman yang memakan banyak korban.

Foto: Kampitoglou Dimitrios/jetphotos.com

F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Jepang.

Foto: jasonhuang626/jetphotos.com

F-104 milik Belanda.


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Belanda.

Foto: C. v. Grinsven.jetphotos.com


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Belgia.

Fpto: Walter Van Bel/jetphotos.com


F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

F-104 milik Italia.

Foto: Varani Ennio/jetphotos.com



Meskipun berhasil memecahkan beberapa rekor dunia, namun, faktanya F-104 lebih dikenal sebagai pesawat yang mengantarkan para pilotnya terbang menghadap Yang Maha Kuasa. Kisah F-104 ini menjadi sejarah kelam dalam perkembangan jet tempur dunia, dan kabarnya ada skandal suap yang melibatkan Lockheed dalam ekspor F-104. Pada tahun 1975, ditemukan bukti pembayaran suap yang dilakukan oleh Lockheed kepada banyak tokoh militer dan politik asing untuk mengamankan kontrak pembelian F-104. Tidak diketahui secara jelas, apakah Lockheed mendapat hukuman atau tidak atas temuan suap tersebut. Di beberapa artikel tidak dijelaskan secara rinci.

Melihat berbagai masalah yang menimpa F-104 Starfighter ini, jadi masuk akal jika terjadi skandal suap. Pasalnya pesawat yang berhasil dibangun mencapai 2000 unit lebih, dan yang menarik, meski mengalami beragam masalah. Anehnya hal tersebut tidak menyurutkan niat para negara di Eropa maupun luar Eropa untuk membeli pesawat ini, bisa jadi mereka (tokoh militer) membeli pesawat ini karena mendapat suap dari pihak Lockheed.

Nah demikian sedikit ulasan sejarah dari "Si Pembuat Janda", dari sejarah kelam F-104 kita belajar banyak hal. Salah satunya dalam pengembangan jet tempur tidak boleh asal-asalan, terutama faktor keselamatan pilot harus diutamakan. Sekian dulu thread ane kali ini, semoga bisa menambah referensi dan wawasan baru untuk agan dan sista, sampai jumpa emoticon-Angkat Beer


Bonus





Referensi: 1.2.3
Ilustrasi Gambar: google image, jetphotos.com dan berbagai sumber


paling benci ketika bahasa inggris dipaksain translate ke Indo

artinya jadi konyol

The Widowmaker kan keren, klo translate harfiah jadi "Pembuat Janda" kan gajeh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 12:05
widow maker julukan yg paling ngeri yg pernah ane denger kwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 12:07
Hmmm pesawat pembuat janda, kalau pesawat pemburu janda ada gak?emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 12:35
Skrg pabrikan pespur Jerman paan y???

Ngapain s widow maker
Ntar yg survive jd dendam
Akhirnya perang balasan,trus bales lg
Dendam yg tiada habisny

Abisin aja smuany emoticon-army

Kok gw jd bingung inj psawat originny jerman or us s???
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 10 balasan
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
12-06-2021 13:14
Amerika, bikin pesawat gagal aja sampek 2578 ekor, pake ngajak2 negara laen pulak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak dasar gak mau rugi.. emoticon-Leh Uga

Kalau lihat Time Frame di 1950 an, ini adalah rentang waktu campaign US memulai program program ambisius pengembangan mesin jet, dominasi teknologi militer dan jalan2 ke luar angkasa, menjelang memasuki era Cold War.

Ada 1 intelligent Ops Amerika yg gak bisa ane lupakan, "Operation Paperclip" di akhir Perang dunia ke II, dan sejak itu ane gak bisa percaya lagi dgn semua teknologi yang di claim dan dipamerkan Amerika antara tahun 1945 - 1960.

Semua pengamat militer tahu betul, siapa yang punya blueprint senjata rahasia mesin jet generasi terbaru, senapan mesin, canon, tank, kapal perang, senjata biologi dan nuklir di rentang waktu antara akhir WW 1 - WW 2.

Tapi ane tetap salut, US cukup cepat dalam hal pengembangan teknologi lanjutan, walaupun selama "sekolah" (perang) sering "nyontek":
emoticon-Cool
Diubah oleh TUPAIKABEL
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
13-06-2021 01:45
Peti mati terbang
profile-picture
profile-picture
jlamp dan si.matamalaikat memberi reputasi
2 0
2
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
13-06-2021 12:57
Lockheed starfighter.
Lockheed starlifter.

Bentuknya kek pinsil semua. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
jlamp dan si.matamalaikat memberi reputasi
2 0
2
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
15-06-2021 13:01
Quote:Original Posted By bismomaniac
Pernah di kritik oleh the Best Aces of World War II Erich Hartmann karena insiden tersebut.


makasih tambahannya gan emoticon-Salaman



Quote:Original Posted By jlamp
Memang pengembangan Starfighter termasuk radikal buat mengimbangi Russia saat itu, kemampuan menanjak vertikal nya juga hebat... Sayang yak beberapa komponen seperti sayap yang imut dan tipis, kursi pelontar yang posisinya dibawahmalah membuat multi role jet ini gagal..

Parah juga Lutwaffe sampe kehilangan banyak pilotnya..


kursi lontarnya salah dalam pemasangan gan, berakibat fatal emoticon-Takut (S)



Quote:Original Posted By gabener.edan
Kurang paham bre soal pesawat iniemoticon-Cool


semoga kedepannya bisa paham gan emoticon-Salaman


Quote:Original Posted By durexz.uhuy
The Widow Maker


pembuat janda emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By gonugraha76
Pesawat tempur Lockheed F 104 Starfighter memang fenomenal pada masanya. Tak hanya desainnya berbeda karena lebih simpel, ringan dan padat tapi juga bertujuan agar dapat menandingi supremasi MiG 15 dan MiG 17. Pesawat ini juga punya banyak catatan sejarah seperti pespur pertama yang bisa mencapai kecepatan maksimal mach 2, mampu terbang menanjak dengan cepat dan terbang tinggi dikelasnya. Anehnya hal ini juga mempengaruhi posisi kursi lontar yang justru dirancang meluncur ke bawah dalam keadaan darurat. USAF kemudian melakukan perubahan dengan mengganti kursi pelontar dari gen awal F 104A yaitu Stanley C1 ke Stanley C2 yang meluncur ke atas dalam keadaan darurat.
Selain dibuat di US, F 104 ini juga dibuat oleh aliansi banyak negara untuk mempercepat proses produksi plus pengembangannya, punya banyak nickname, punya masa operasional pespur yang termasuk tinggi 46 thn ( 1958 -2004 ) dan paling penting sudah berpredikat battle proven.
Kontroversinya : skandal suap oleh pihak Lockheed dan bukan pespur yang mudah diterbangkan oleh pilot dengan jam terbang rendah karena karakteritik pespur yang mampu terbang cepat tapi kurang lincah bermanuver khas pesawat dengan sayap delta. Lockheed F 104 juga terkenal dengan rate of lost tinggi baik karena kecelakaan atau pertempuran, rata rata tiap operator kehilangan antara 10 - 40 % dari total armada F 104 nya.
Rekor tertinggi dipegang oleh AU/AL Jerman, selama 28 thn ( 1961 - 1989 ) mengoperasikan F 104G, mereka kehilangan 292 dari total 916 armada F 104G, 115 pilot, 1 ground crew dan 8 instruktur terbang tempur USAF ikut tewas. Rata rata 10 pesawat per tahun. Pantas saja F 104G di Jerman dijuluki sebagai " widow maker ".
Tak mau kehilangan muka akibat tekanan publik, pihak Lockheed akhirnya setuju membayar uang duka bagi ahli waris pilot Jerman sebesar 3 juta DM pada thn 1975 dan USAF kembali melatih terbang para pilot AU/AL Jerman. Hasil investigasi menunjukkan pesawat ini sebenarnya tidak sesuai dengan karakteristik penugasan yang bersifat Nap On Earth / NOE terutama dalam misi low altitude bombing n strike yang menjadi bagian dari materi close air support AU/AL Jerman. Hal ini diperparah karena pilot tempur Jerman ternyata kurang berpengalaman karena punya jam terbang rendah. Faktor cuaca yang cepat berubah juga ikut berpengaruh buruk bagi para pilot tempur Jerman.
Karena senang terbang rendah inilah pilot tempur Jerman juga menjadi tidak punya kesempatan memakai kursi lontar dalam keadaan darurat karena posisi exit kursi lontar berada di bawah. Paling konyol dalam pelatihan oleh instruktur terbang tempur USAF, para pilot tempur Jerman malah disarankan untuk bermanuver membalik posisi pesawat dulu sebelum memakai kursi lontar dalam keadaan darurat.
Tak seperti AU/AL Jerman, AU Spanyol menjadi operator terbaik karena 21 unit armada F 104G miliknya utuh dioperasikan sampai dipensiunkan ( 1965 - 1972 ).
AU Italia menjadi operator militer terakhir Aeritalia F 104S ( 1969 - 2004 ) setelah kehilangan 138 unit dari total 368 unit armada F 104S nya.
Tak hanya berkarier di bidang militer saja, sebanyak 3 unit F 104N juga digunakan oleh NASA sebagai pesawat uji dan latih selama 31 thn ( 1963 - 1994 ) dan 11 unit F 104 ex AU Italia masih aktif dan diberi no register sipil oleh FAA sebagai warbirds dibawah kendali Starfighter Inc di Florida-AS. 1 unit lainnya dimiliki oleh private kolektor di Arizona-AS.


terimakasih tambahannya om, lengkap sekali emoticon-Nyepi

Jepang termasuk sukses juga ya, karena gak ada insiden dengan pilot mereka emoticon-Ngacir


Quote:Original Posted By direktur.muda
Mantep bre tulisan nya emoticon-Smilie


makasih sudah mampir gan, masih banyak typonya emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
gonugraha76 dan jlamp memberi reputasi
2 0
2
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
15-06-2021 13:06
Quote:Original Posted By jagotorpedo
punya Jerman dimodif pake rudal anti-kapal Kormoran..
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

Jerman juga pernah utak-atik biar gak butuh landasan panjang buat take-off, varian F-104 ZELL..emoticon-Big Grin
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

pernah uji bawa roket air2air nuklir, AIR-2A Genie, tapi roketnya gak lanjut sampe tahap operasional..emoticon-Hammer


edit : nambahin, pesawat ini juga muncul di film The Right Stuff (kaset video filmnya dipegang Captain Marvel emoticon-Big Grin)
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"

cuplikan The Right Stuff, F-104..


makasih tambahannya gan emoticon-Blue Guy Cendol (L)



Quote:Original Posted By mynameisant
konon saat pertama kali diperkenalkan ke publik, air intake nya ditutupi ... untuk menyembunyikan sistem variable pod nya..

Starfighter Inc mencoba meluncurkan satelit mini ke orbit rendah sejak 2011..

kalo yang ini Starfighter nya NASA
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"


betul, ditutupi semacam plang lalau tidak salah. tapi ane belum nemu foto tersebut emoticon-Ngacir



Quote:Original Posted By KyraAltair
paling benci ketika bahasa inggris dipaksain translate ke Indo

artinya jadi konyol

The Widowmaker kan keren, klo translate harfiah jadi "Pembuat Janda" kan gajeh


memang begitu artinya gan emoticon-Ngacir


Quote:Original Posted By anthraxxx
widow maker julukan yg paling ngeri yg pernah ane denger kwkwk


pesawat ikonik gan, bentuknya paling unik pada masanya menurut ane


Quote:Original Posted By Nautilus7
Hmmm pesawat pembuat janda, kalau pesawat pemburu janda ada gak?emoticon-Betty


buru janda gak perlu pakai pesawat gan emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
gonugraha76 dan jagotorpedo memberi reputasi
2 0
2
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
15-06-2021 13:10
Quote:Original Posted By redemption878
Skrg pabrikan pespur Jerman paan y???

Ngapain s widow maker
Ntar yg survive jd dendam
Akhirnya perang balasan,trus bales lg
Dendam yg tiada habisny

Abisin aja smuany emoticon-army

Kok gw jd bingung inj psawat originny jerman or us s???


Origin US, tapi dibuat juga secara berjamaah oleh Jerman, Belgia, Belanda dan Itali gan



Quote:Original Posted By TUPAIKABEL
Amerika, bikin pesawat gagal aja sampek 2578 ekor, pake ngajak2 negara laen pulak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak dasar gak mau rugi.. emoticon-Leh Uga

Kalau lihat Time Frame di 1950 an, ini adalah rentang waktu campaign US memulai program program ambisius pengembangan mesin jet, dominasi teknologi militer dan jalan2 ke luar angkasa, menjelang memasuki era Cold War.

Ada 1 intelligent Ops Amerika yg gak bisa ane lupakan, "Operation Paperclip" di akhir Perang dunia ke II, dan sejak itu ane gak bisa percaya lagi dgn semua teknologi yang di claim dan dipamerkan Amerika antara tahun 1945 - 1960.

Semua pengamat militer tahu betul, siapa yang punya blueprint senjata rahasia mesin jet generasi terbaru, senapan mesin, canon, tank, kapal perang, senjata biologi dan nuklir di rentang waktu antara akhir WW 1 - WW 2.

Tapi ane tetap salut, US cukup cepat dalam hal pengembangan teknologi lanjutan, walaupun selama "sekolah" (perang) sering "nyontek":
emoticon-Cool


Soviet dan US ambil blueprint Jerman, makanya mereka bisa pinter seperti sekarang gan emoticon-Big Grin

beberapa teknisi Jerman setelah WW 2 juga dibawa ke US dan Soviet. cmiiw


Quote:Original Posted By cadelistomark2
Peti mati terbang


julukan paling ngeri gan emoticon-Takut (S)


Quote:Original Posted By westciss
Lockheed starfighter.
Lockheed starlifter.

Bentuknya kek pinsil semua. emoticon-Ngakak


jet angkatan 60-an, rata2 bentuknya seperti itu gan emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
jlamp dan gonugraha76 memberi reputasi
2 0
2
F-104 Starfighter - Pesawat Ini Dijuluki Sebagai "Si Pembuat Janda"
15-06-2021 13:11
Gembok emoticon-Salaman
profile-picture
gonugraha76 memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia