Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
2422
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b265289642eb68c7c8b4570/living-in-batu-city-life-stories
Sejak jaman kuliah aku sudah jatuh cinta dengan kota Batu hingga aku berangan angan ingin tinggal di sana suatu saat nanti , kini setelah tahun demi tahun berlalu akhirnya aku berhasil juga mewujudkan anganku yang dulu kuanggap terlalu muluk itu , selepas menikah pada bulan Mei tahun 201
Lapor Hansip
17-06-2018 19:22

KITA BARU di KOTA BATU

Past Hot Thread
Trit ini berisi kisah sepasang pengantin baru yang memutuskan untuk memulai kehidupan baru di kota Batu


Quote:
Living in Batu City (life stories)


Sejak jaman kuliah aku sudah jatuh cinta dengan kota Batu hingga aku berangan angan ingin tinggal di sana suatu saat nanti , kini setelah tahun demi tahun berlalu akhirnya aku berhasil juga mewujudkan anganku yang dulu kuanggap terlalu muluk itu , selepas menikah pada bulan Mei tahun 2018 kumulai kehidupan baru di kota berhawa dingin itu bersama istriku yang baru saja lulus kuliah , kami berdua sudah muak bertahun tahun tinggal di Jakarta yang selalu saja semrawut tak karuan , kami ingin hidup yang singkat ini dipenuhi rasa damai , tentram dan bahagia seperti selayaknya berada di surga , dan kami selalu meyakini dengan hati bahwa surga itu berada di kota Batu , suatu kota yang indah dan ideal untuk membangun kehidupan secara manusiawi.

Aku Vigo dan istriku Aline dengan ini akan menuliskan sekelumit kehidupan sederhana kami di kota Batu , kisah demi kisah akan kami tuangkan secara berkala dan apa adanya.

Quote:
Living in Batu City (life stories)



Quote:

a New Beginning
Fish Business
Wisata Alam
How to be a Good Housewife
All Things I Do in One Day
Day by Day
Ramadhan Pertama
Not Now
Fish Business 2
Kesenian Bantengan
Snack Keripik Buah
Omah Kayu
Xploring Bumiaji
Mbok Tun
Astral Projection
Mbok Tun 2
Indigo
Tirta Nirwana + Candi Songgoriti
Ngastral Around Batu City
One Night in Niagara Hotel part I
One Night in Niagara Hotel part II
Gempa Lombok
Tsunami Palu & Donggala
Gempa Situbondo
Mampir Warungnya Mbak Vesty
Sunda Strait chapter 1
Sunda Strait chapter 2
Ring of Fire
Siaga Bencana
Earth Now
Ring of Fire 2
Hujan Angin
Ngastral ke Pabrik Tekstil Mangkrak
Ngastral ke Blumbang Macari
Goa Jepang di Junrejo
Air Terjun Coban Putri
Kampung Papua
Gempa Malang
Fitrah Nur Ilahiah
Magnitude 9
Madioen Tempoe Doeloe
Kulineran Madiun
Ring of Fire 3
Gempa Banten
Makna Kehidupan
Wild Wind
Gempa Maluku Utara
Ayo Astral !
Keangkeran Rumah Mbak Vesty
Tuyul ATM
Anggaran Belanja Rumah Tangga
Gold Investment
Q n A Indigo
Q n A Astral
2020
Jakarta Kebanjiran
Angkernya Rumah Mbak Vesty
Victim of the Gay
Wisata Baru Kota Batu
Petirtaan Watu Gedi
Jalan Turunan Curam di Jalur Klemuk
Virus Corona
Delusi Akut
Villa Sebelah Rumah Mbak Vesty
Arwah Orang Orang Belanda di jl Trunojoyo
Uninvited Guest
Pabrik Jamur Angker
Rumah Kontrakan Dr Azhari
Now Im Pregnant
Jalan Hidup
Puisi Pagi Bumiaji
Menjelang Lockdown
Power to the People
Starseed Global Meditation
Pagebluk
To the End of Corona
Dentuman Misterius
Jowo Tugel
Pregnancy of My Wife
Bisnis Mobil Mobilan
Beli Bagi Ikan
Dentuman Lagi
Lagi Lagi Dentuman
Asupan Ibu Hamil
Bikin Podcast Horor
Anakku Lanang
Back to Fish Business
Dentuman Terdengar Lagi
Raise Hell Lower Heaven part 1
Raise Hell Lower Heaven part 2
Live and Let Die !
Ambyare Segoro Kidul
Raise Hell Lower Heaven part 3
Mau Jadi Papah Muda
Wirausaha
Horror Threads on Playstore
The Rise of Himself
Banyuwangi Mau Kena Tsunami
Mertua Mau Pindah ke Mbatu
Hujan Berlebihan
Ayat Kauniyah
Just a Metaphor
Resesi Ekonomi
Daddy's Little Monster
Bayi Super
Dibalik Awan Lenticular
Jangan Nakal
Move to Jatim Park III Apartment
Batal Pindah ke Apartemen
El Secreto De Universo Part I
El Secreto De Universo Part II
Spaceship
Rumah Baru
The Lecture
Jualan Koleksi Film
Saving Gold
Motor Eropa
Fight 2021
Kilas Kaskus part I
Kilas Kaskus part II
Dentumannya Terdengar Lagi Lur
Dentumannya Terdengar Lagi Lur 2
Malang Terguncang
HELLo tHERE
My Life Now
Wake up People Time to Fuckin Die 1
Wake up People Time to Fuckin Die 2
Orang Miskin Mati Duluan
Fish is Cuan
Surya Surabaya part 1
Surya Surabaya part 2
Datang tak Diundang
Back to 2008
Precognition Dream
Wayahe !.. Wayahe !..
The Fall of Jawadwipa
The Rise of Himself 2
Mayora Untuk Keluarga
Earth Now & Future
Ambyare Segoro Kidul 2




Quote:
I Saw The Unseen in Malang(Tritnya Aline)
i Xperience (Tritnya Aline)
Ponorogo Prakoso (Tritnya Vigo)
Borneo Yo Bro (Tritnya Vigo)
Malang Mysterio (Tritnya Vigo)
Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
motortuamalang dan 75 lainnya memberi reputasi
70
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 74 dari 79
Living in Batu City (life stories)
06-05-2021 12:36
siap2 menuju runtuhnya nkri
0 0
0
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Living in Batu City (life stories)
06-05-2021 15:49
removed
Diubah oleh dickyacupunture
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 00:35
Kalo nanti chaos udah dimana2 ya cara bertahan yg paling tepat jadi survivor hidup di desa pelosok cari makan di alam sampe situasi membaik..

Ga sia2 juga gw suka ngebolang dari kecil, biarpun kulit kebakar jadi kayak kulit martabak, yg penting tau basicnya cara berburu / nyari makan di alam liar..

Ok otw latihan njepret burung pake ketapel lagi....emoticon-Ngacir
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 07:45
just ignore poor scum
Diubah oleh vigojinggo
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 08:07
orang bebas mengemukakan isi pikirannya , kalau tidak suka ya tidak usah ditanggepi , tidak usah mencak mencak pake emosi , utamakan sopan santun dan tata krama sebagai orang yang beradab dan berpendidikan
Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
dickyacupunture memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:14
ya terserah lah gw mau dibilang memecah persatuan mau dibilang penistaan atau apa itu terserah

gw nulis dengan memandang keadaan secara apa adanya , bukan ngikutin apa maunya orang udah ngerasa paling bener sendiri sok ngatur gw sesuai maunya

sebagai orang jawa yang masih njowo gw dituntut bersikap eling lan waspodo , jadi tulisan gw akan selalu mengarah ke analisa situasi berdasar keadaan saat ini secara apa adanya , masak keadaan buruk mau gw bilang baik.. itu sikap naif yang tidak sesuai kenyataan.

gw netral tidak memihak siapa siapa , gw bukan cebong , bukan kadrun , bukan kampret

jadi gw nulis bukan buat menyenangkan golongan2 itu

I AM THAT I AM
Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
realme128 dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:14
short story SURYA SURABAYA mau terbit di IG
Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jembloengjava dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:45
updet lagi gan katanya udah pensi kaskusan
Diubah oleh ianmalcolm
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:48
ya gan vig emang harus gitu nulis apa adanya aja ga usah dengerin kata orang gak jelas gitu
profile-picture
dickyacupunture memberi reputasi
1 0
1
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:55
juat ignore poor scum
profile-picture
engaskoez memberi reputasi
1 0
1
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:57
emang udah pensiun , kebelet aja pengen posting yang panas panas , masak dari dulu adem terus

sekarang jamannya panas panasan , udah gak jaman adem ademan

wolrd on fire
Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Hepilife dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Living in Batu City (life stories)
07-05-2021 10:59
invest apaan ?!.. bisnis gw udah stop ekspor , sekarang cuma main lokal cuan dikit
profile-picture
cos44rm memberi reputasi
1 0
1
Living in Batu City (life stories)
09-05-2021 04:13
udah ada id IG gan , itu cerita surabaya terbitnya di ig thok
profile-picture
Undercontrolled memberi reputasi
0 1
-1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Living in Batu City (life stories)
10-05-2021 21:24
Post lg mas vig, gae sangu rioyo 🤭
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
15-05-2021 10:02
piye gan vig besok jadi apa ndak touring pacitan ? nek sido aku nyusul soko tulungagung ta pm igmu ya sam
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
15-05-2021 16:04

Orang Miskin Mati Duluan (vigo)

Quote:

Meditasi starseed global yang pernah dilakukan serempak di seluruh dunia pada tahun lalu bisa dibilang gagal total , persebaran virus Corona ternyata semakin tidak terkendali akibat arus perpindahan orang yang tak bisa lagi dibendung dengan kebijakan kebijakan macam lockdown dan sebagainya , yang terburuk di India ternyata sudah terjadi mutasi tahap kedua virus Corona hingga jadi lebih mematikan daripada sebelumnya , di sana orang orang mati bergelimpangan dan tak sebanding dengan ketersediaan peralatan medis , orang orang kaya yang bisa membayar lebih diprioritaskan untuk mendapatkan perawatan sementara di saat bersamaan orang orang miskin dibiarkan mati pelan pelan , itulah realita menyedihkan dimana uang memang selalu punya kuasa.

Orang orang kaya di India banyak juga yang kabur ke Indonesia , mereka berhasil lolos dari bandara dan berkeliaran di berbagai kota , kemungkinan besar orang orang dari India itu sudah tidak steril dari virus Corona hingga dikhawatirkan akan menularkannya pada orang orang Indonesia yang berinteraksi dengan mereka , jika sudah begitu maka tinggal menunggu waktu saja mutasi tahap kedua virus Corona akan segera terjadi di negara ini , sementara vaksin vaksin yang terus didatangkan dari luar negeri sebenarnya tak lebih sekedar produk coba coba saja , jangankan mengatasi virus Corona lha wong orang yang disuntik vaksin itu justru malah kejang kejang sampai mati sendiri , ironis sekali suntikan vaksin itu ternyata bukan menyembuhkan atau membuat kebal tetapi justru malah membunuh seperti halnya suntikan pencabut nyawa.

Selama ini kebijakan pemerintah tidak ada yang jelas semua , entah itu PSBB , PKKM atau apalah semuanya tak ada yang beres sampai orang kesal sendiri tidak bisa ngapa ngapain , orang tak boleh jualan pinggir jalan , warung kafe harus tutup saat malam , mau mudik ke kampung juga dilarang , takbir dan shalat id juga dilarang , bahkan ziarah kubur juga dilarang , sementara di saat bersamaan mall mall justru boleh buka , pejabat boleh hajatan , bandara tetap kedatangan orang asing atau yang memuakkan para tenaga kerja cina terus berdatangan dengan alasan yang dibuat buat , sudah jelas bahwa semua peraturan peraturan itu memang dibuat secara ngawur oleh orang orang yang tidak becus membuat peraturan , wajar kalau akhirnya orang memilih melanggar karena yang membuat peraturan juga melanggar aturan yang dibuatnya sendiri.

Living in Batu City (life stories)


Peraturan sehat memang harus ditaati tetapi peraturan yang ngawur silahkan dilanggar saja , itulah asiknya Indonesia dimana segala macam peraturan tak ada yang sehat dan orang lebih senang melanggarnya , suka suka saja mau bagaimana terserah orang orangnya yang penting semua bisa senang , itu jauh lebih baik daripada cuma menggerutu atau menghujat pemerintah di sosmed yang ujung ujungnya akan kena ciduk polisi cyber atau dibilang kadrun , kampret dan sebangsanya , tidak baik kalau orang terlalu sering makan hati karena terus menerus dipaksa tunduk dengan aturan aturan yang tidak jelas , jika harus melanggar maka langgar saja ramai ramai agar keadaan jadi semakin menyenangkan , mungkin akan sangat menyenangkan kalau suatu saat ada lockdown total sementara orang orang malah berkeliaran dimana mana dan melakukan apa saja sesukanya , entah itu menjarah mall atau hanya sekedar bakar bakar ban di tengah jalan sambil teriak teriak memprotes pemerintah.

Living in Batu City (life stories)


Aturan lockdown total jelas akan diterapkan pemerintah jika sampai mutasi tahap kedua virus Corona sudah menyebar ke seluruh penjuru negeri , lockdown total ini adalah peraturan yang sangat ketat hingga bisa memakan waktu sampai berbulan bulan lamanya yang sudah pasti akan membuat lumpuh banyak hal terutama sektor perekonomian , pemerintah yang menerapkan aturan lockdown total mungkin tidak akan memberi bantuan apa apa untuk orang orang miskin yang tidak bisa bekerja atau berjualan , kalaupun pemerintah memberi bantuan sudah pasti akan dikorupsi oleh tikus tikus berdasi di tingkat kementrian hingga tingkatan daerah sampai ke pak lurah atau pak rw yang mungkin tergoda ingin cepat cepat kaya , itu artinya orang orang miskin atau siapapun yang kehilangan penghasilan selama lockdown tak akan dapat apa apa selain harus gigit jari keseringan makan hati , jika sudah begitu maka aturan harus dilanggar agar keluarga di rumah bisa tetap makan , orang miskin harus memilih apakah keluarganya akan mati kelaparan atau mati kena Corona karena memang begitulah tuntutan keadaannya.

Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cos44rm dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Living in Batu City (life stories)
15-05-2021 16:12
oyi jam 9 budal soko panjen , tulungagung tak kabari ngko
0 0
0
Living in Batu City (life stories)
16-05-2021 22:00

Fish is Cuan (vigo)

Quote:

Living in Batu City (life stories)


Relasi Ardian di Bali baru saja memenangkan tender pengadaan sarden bantuan yang diselenggarakan oleh Kemensos , nantinya sarden sarden itu akan berlabel resmi Kemensos dan digunakan untuk keperluan konsumsi korban bencana alam , nilai tendernya sendiri lumayan fantastis karena relasi Ardian yang punya pabrik sarden di Bali itu sanggup menyuplai sarden sebanyak 2 juta kaleng pada tahun 2021 ini , tentu saja ia butuh ikan yang banyak sehingga Ardian dihubungi untuk menjadi penyuplai ikan lemuru dan mackarel secara rutin sampai memenuhi jumlah suplai sarden yang sudah disepakati dalam kontrak , itu artinya bisnis ikan kami yang sudah terhantam Corona sejak tahun lalu bisa kembali bergerak dan menghasilkan cuan yang jauh lebih banyak daripada sekedar menyuplai restoran sea food di Jawa Timuran.

Ardian : " iki kontrake setahun , ngirime peng papat rong sasi sisan , sekali ngirim kuotane sepuluh ton "

Me : " berarti awake dhewe kurang modal iki ? "

Ardian : " iyo sakjane mek kurang atusan juta thok , mangkane awakmu kudu nambahi modal , iso gak kiro kiro ? "

Me : " sek ngko tak pikire "

Sebagai penyuplai ikan lemuru dan mackarel mentah kami butuh modal tambahan untuk memenuhi kuota pengiriman ikan sebanyak 10 ton per kiriman , setelah kupikir pikir akhirnya kuputuskan untuk menjual simpanan emasku sekian ratus gram agar bisa segera dicairkan menjadi dana segar untuk menambah modal bisnis kami , presentase cuan akan dikalkulasi setelah menghitung modal belanja ikan sesuai harga pasaran dan juga nilai transaksi per kiriman yang mencapai hampir 1 M , itu karena nilai kontrak dengan Kemensos sangat fantastis sehingga uang yang hampir mencapai 1 M pun akan terasa kecil bagi relasi Ardian yang punya pabrik sarden itu , sementara bagi kami nilai itu kurang lebih setara dengan transaksi ekport ke Hongkong yang dulu pernah kami jalin dengan pabrik sarden di sana.

Me : " awake dhewe entuk cuan piro kiro kiro ? "

Ardian : " mungkin patang atusan per kiriman , ngasi akhir kontrake paling total sak milyaran punjul , karek mbagi loro aku karo awakmu trus dikurangi nggo balik modal karo operasional sak sembarange "

Me : " yo lumayan lah cuan resik semono , wes setaun punjul awake dhewe mek entuk receh thok "

Ardian : " iyo , nek iso ngene terus awake dhewe cepet sugihe vig "

Entah berapa puluh atau berapa ratus milyar anggaran Kemensos untuk pengadaan sarden bantuan ini , mungkin anggarannya sudah dikorupsi sekian milyar oleh tikus tikus berdasi di kementrian itu tetapi kami tak mau peduli soal begituan , bagi kami yang penting bisa dapat cuan banyak itu sudah lumayan , tentu saja harapan kami di tahun tahun mendatang Kemensos bisa tetap meneruskan pengadaan sarden bantuan ini mengingat bencana demi bencana akan terus terjadi di masa mendatang , selain korban bencana dapat sarden gratis kami juga dapat cuan fanfastis.

Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rinandya dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Living in Batu City (life stories)
20-05-2021 00:07
kontrak dgn pemerintah kan berkekuatan hukum mengikat sama juga dengan kontrak rekanan semua harus berkekuatan hukum yg mengikat , jadi kita punya hak menuntut kalau terjadi pelanggaran dalam klausa kontrak

dalam usaha apapun harus ada divisi legalitas buat mengecek keabsahan kontrak , surat dan dokumen
Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rinandya dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Living in Batu City (life stories)
23-05-2021 22:06

Surya Surabaya part 1 (vigo)

Quote:

Living in Batu City (life stories)


Gang Dolly yang sudah lama dipunahkan Ibu Risma ternyata tidak benar benar punah sepenuhnya , saat aku dan Bang Priono datang selepas maghrib ternyata masih ada segelintir balon balon berbaju minim yang menjajakan diri dengan malu malu , mereka duduk berjejeran di teras rumah rumah yang kami lewati sambil terus bertanya " mas kate mbalon tha ?!.. " tentu saja kami menolak dan terus berjalan melewati mereka , tujuan kami ke sini bukan untuk mbalon tapi untuk menemui klien sekaligus teman kami seorang pria cina kaya yang bernama Cak Roi , katanya ia sedang mengkoordinir anak buahnya yang tinggal di sekitaran Dolly karena nanti malam kami semua akan pergi ke pelabuhan Tanjung Perak untuk melakukan suatu misi penting yang mungkin cukup berbahaya , kami harus mengambil barang kuno selundupan peninggalan dinasti Han yang disimpan di dalam peti kemas milik bos kapal kargo bernama Hartanto , dia sengaja menahan barang pesanan Cak Roi itu karena ingin dibayar lebih banyak , tapi Cak Roi yang sudah habis duit banyak tidak sudi membayarnya dan memilih untuk mengambilnya secara diam diam pada saat tengah malam nanti.

Setelah mengubek ubek gang demi gang akhirnya kami berdua menemukan Cak Roi sedang ngopi di warung bareng 6 orang anak buahnya yang bertampang preman , jelas mereka semua adalah para bonek yang tidak kenal takut dalam urusan aksi kekerasan , kebetulan nanti malam misi kami cukup berbahaya karena Hartanto kabarnya menyiagakan beberapa anak buah untuk berjaga jaga di Tanjung Perak , karena itulah Cak Roi juga membekali anak buahnya dengan pistol berkaliber 9 mm yang terselip di antara pinggang celana , rasanya jiper juga duduk bersama mereka seperti seolah olah kami sedang nongkrong bareng geng mafia.

Cak Roi : " yok opo koen koen sek tas teko yah mene rek ? "

Priono : " iyo ndek mau macet cak , sek kesel iki awakku "

Me : " howone sumuk yo cak , wetengku luwe sisan "

Cak Roi : " yo wes santai ae podo mangan disek karo leren "

Cak Roi langsung memesan lontong balap buat kami berdua , karena sudah kelaparan kami langsung menyantapnya cepat cepat sementara Cak Roi menghisap rokoknya sambil membahas lagi rencana besar yang akan kami lakukan nanti malam.

Cak Roi : " peti kemase wes didekek ndek tanjung perak , warnane putih tulisane maersk "

Priono : " trus kuncine peti kemas digowo anak buahe hartanto ? "

Cak Roi : " iyolah , anak buahe jogo ndek tanjung perak , onok kantore ndek kono "

Me : " nek awake dhewe enek opo opo ndek kono yok opo cak ? "

Cak Roi : " ora ora ojo wedi , iki lho anak buahku tak cekeli pistol siji siji "

Priono : " podo melok kabeh iki ngko ? "

Cak Roi : " iyolah melok kabeh , ngko nek enek opo opo seng liyane yo standby ndek sekitaran "

Mungkin nanti malam misi besar kami akan terasa menegangkan seperti film action , walaupun cukup berbahaya tapi aku juga merasa tertantang ingin ikut dalam misi ini , apalagi Cak Roi menjanjikan akan memberi bonus besar kalau sampai misi ini berhasil dituntaskan , semoga saja kami bisa menuntaskannya dan kemudian segera kembali ke Malang dengan angka rekening yang bertambah sekian digit.

Sepiring lontong balap sudah habis kusantap , sekejap kemudian aku langsung menyeruput es buah sambil bertanya pada Cak Roi mengenai barang kuno peninggalan Dinasti Han yang akan kami ambil nanti malam , aku penasaran sebenarnya benda apa itu sampai Cak Roi tidak pernah mengatakannya secara detail , ia selalu bilang kalau itu adalah benda kuno keramat yang sudah turun temurun berpindah pindah tangan selama ribuan tahun dan selalu menjadi incaran para kolektor artefak , mulai Dr Sun Yat Sen , Mao Tse Dong , Chiang Kai Sek , hingga aktor aktor beken mandarin pernah mencoba memburu benda itu di pasar gelap , terakhir benda itu sempat dimiliki oleh aktris Li Bing Bing namun para pencuri berhasil mengambil dari rumahnya , dari tangan para pencuri itulah Cak Roi bertransaksi melalui perpanjangan tangan orang orang Hartanto di Taiwan , Cak Roi harus mengeluarkan uang 8 milyar untuk mendapatkan benda kuno selundupan itu tetapi Hartanto menahannya karena ia ingin dibayar dua kali lipat sementara Cak Roi merasa keberatan , sungguh benar benar membuat penasaran sebenarnya benda apa yang dibeli semahal itu oleh Cak Roi.

Me : " aku sek penasaran cak , barange iku sakjane opo ? "

Priono : " iyo cak aku yo penasaran terus , mosok awake dhewe ora entuk ngerti barange opo "

Cak Roi : " yo wes saiki mergakno koen koen kabeh wes ndek kene tak jelasne sisan ae "

Priono : " ndang jelasno seng nggenah cak , penasaran puol aku iki cak "

Cak Roi : " sakjane iku barange medeni , soale iku mumi garing soko dinasti han "

Me : " mumi garing cak ? "

Cak Roi : " iyo mumi garing wes ewunan taun , garing koyok kayu bentuke "

Priono : " mumine sopo iku cak ?!.. kaisar dinasti han ? "

Cak Roi : " oh uduk iku mumi biksu , mbiyen semedi ngasi mati dadi mumi "

Me : " mumi biksu koyok ndek mongolia iku tha cak ? "

Cak Roi : " iyo tapi umure luweh tuwek maneh wes ewunan taun "

Priono : " iku mumi biksune kate diapakno ngko ?!.. lapo awake dhewe mbok kongkon nang suroboyo njukuk mumi iku ?! "

Cak Roi : " ngene lho , mumi iku sakjane ora mati , tapi lagi kondisi tukdam "

Me : " tukdam ki piye cak ?!.. sek enek nyowone tha ? "

Cak Roi : " yo iku nek nyowo wes ora enek , tapi jasade biksu iku onok doyo energine kuat puol , masalahe selain onok daya energine jasade biksu iku yo enek kutukane , enek sawabe , yo iku tugase koen koen iku nggo ngilangi kutukane , lak koen koen kabeh iso ajian tenogo dalam mbiyen nate ngilangi sengkolone anakku "

Kupikir benda kuno peninggalan dinasti Han itu adalah sebuah guci atau pedang kuno yang bertuah , siapa sangka kalau ternyata benda itu adalah sesosok mumi kering seorang biksu yang sudah lama bersemedi hingga akhirnya menjadi mumi yang mengering , kata Cak Roi mumi itu berkondisi tukdam atau tidak benar benar mati , mumi biksu itu masih mengandung daya energi yang kuat dan sekaligus juga mengandung kutukan yang entah seperti apa dampaknya , sementara aku dan Bang Priono yang berkemampuan mengolah tenaga dalam Chi ditugaskan untuk menghilangkan kutukan pada mumi itu , kami tak tahu akan diapakan mumi itu kalau kutukannya sudah kami hilangkan.

Priono : " trus nek kutukane wes diilangi kate diapakno mumine ? "

Cak Roi : " nek iku rahasia , tak jelasne nek urusane wes rampung "

Entah kami tidak tahu mumi biksu itu nantinya akan diapakan Cak Roi , saat ini kami harus segera bersiap siap berangkat ke Tanjung Perak untuk melaksakan misi penting mengambil mumi biksu itu , selepas jam 8 malam kami semua beranjak meninggalkan kawasan Dolly dengan menumpangi mobil Nissan Juke milik Cak Roi , anak buahnya yang berjumlah 6 orang ikut bersama kami sementara di Tanjung Perak sudah ada beberapa anak buah yang standy by memata matai situasi di sana.

Nissan Juke yang dikemudikan Cak Roi baru saja melewati gedung Lindeteves , di tengah keramaian kota Surabaya kami terus melaju hingga akhirnya tiba di sekitar pelabuhan Tanjung Perak yang masih tampak ramai pada jam 10 malam , kulihat masih banyak truk trailer keluar masuk sambil mengangkut peti kemas besar , sejenak Cak Roi menghentikan laju mobilnya dan mengajak duduk duduk di depan toko , ia ingin menelpon anah buahnya yang berada di dalam pelabuhan untuk memastikan keamanan situasi di sekitar kantor Hartanto.

" cuuk !!... yok opo ndek kono ?!... sek akeh tha wonge ?!? " Sambil merokok Cak Roi menelpon anak buahnya berkali kali , tiap sekian menit ia terus menelepon sampai berbatang batang rokok habis ia hisap , hingga pada jam 11 malam lewat ia akhirnya mendapat telpon dari anak buahnya yang mengabarkan kalau situasi di kantor Hartanto sudah sepi , tanpa berlama lama lagi kami semua langsung naik mobil dan kemudian bersiap siap menyatroni kantor Hartanto.

Setelah melewati penjagaan petugas pelabuhan mobil Cak Roi terus melaju hingga sampai di area bongkar muat peti kemas , kulihat ada banyak peti kemas yang saling bertumpuk tumpuk sementara di tepi laut ada beberapa crane tinggi yang masih sibuk menurunkan peti kemas dari kapal kapal kargo , bagi orang seperti diriku melihat suasana seperti ini adalah hal yang langka jadi wajar saja kalau aku cukup terkagum kagum.

Laju mobil berhenti tak jauh dari deretan kantor kargo ekspedisi , begitu turun dari mobil kami disambut 3 orang berbadan tegap yang menjadi informan Cak Roi , setelah berbincang bincang sebentar akhirnya kami semua bersiap mendatangi kantor Hartanto yang tampak sepi , tak ada siapa siapa di luar selain beberapa orang sopir truk yang sedang duduk duduk menunggu muatan , begitu kami tiba di depan kantor para sopir itu disuruh pergi oleh Cak Roi karena kami semua akan segera bersiap memasuki kantor Hartanto , anak buah Cak Roi semuanya sudah siap menggenggam pistol masing masing sebelum akhirnya Cak Roi menendang pintu depan dan terlihatlah beberapa orang yang sedang sibuk di depan komputer.

" Angkat tangan kabeh !!.. meneng kabeh podo angkat tangane !!.. " beberapa orang yang duduk di depan komputer langsung mengangkat tangan dengan muka ketakutan , sementara Cak Roi dan anak buahnya terus menodongkan pistol ke hadapan mereka sambil membentak bentak kasar " endi kuncine peti kemas maersk putih ?!?.. cepet jupuken kuncine cuk nek ora tak dor endasmu modar koen !!!.. " Cak Roi sudah tau kalau barangnya ditaruh di dalam peti kemas putih bertuliskan Maersk , kini ia terus menyuruh orang orang yang ditodongnya agar segera menyerahkan kunci peti kemas itu.

" Ndak tau om !!.. ampuun om !!... kita ndak tau kuncinya dimana om !!.. " dengan penuh ketakutan orang orang yang ditodong hanya bisa berkata tidak tau , entah mereka memang tidak tau atau pura pura tidak tau yang jelas Cak Roi mulai marah sampai ia menggetok kepala orang yang ditodongnya dengan gagang pistol " taakk !!... adduuh omm !!.. aampuun om... " kepala orang itu langsung berdarah darah setelah digetok Cak Roi , ia tersungkur di meja sambil terus memegangi kepalanya dengan raut muka kesakitan " aaadduuhh !!.. aduuh !!... sakiit oom !!.. "

Cak Roi : " situ mau kepalanya tak pecahin ?!.... wes ndang cepet kasih tau mana kuncinya ?! "

Orang : " aampun oomm aampun !!... saya mau kasih tau kuncinya om asal saya jangan diapa apain ya om !.. "

Akhirnya orang yang ditodong Cak Roi itu mau mengaku juga , sambil terus ditodong ia berjalan ke ruangan belakang kantor dan kemudian kembali lagi ke ruangan depan sambil membawa beberapa kunci besar buat peti kemas , tak lama kemudian ia memilah milah kunci itu di meja sebelum akhirnya ia menyerahkan salah satu kunci kepada Cak Roi.

Orang : " iinii oom !!.. iinii kuncinya peti kemas putih maersk om !... "

Cak Roi : " yo wes kene !!.. awas nek keliru tak door endasmu modiar kon !! "

Orang : " aampun om !!.. percaya om percaya !!.. "

Cak Roi segera mengambil kunci besar itu dan kemudian mengajak aku dan Bang Priono untuk keluar dari ruangan kantor , dengan tergesa ia mengajak kami dan beberapa anak buahnya berjalan menuju tumpukan peti kemas yang berjejeran tak jauh dari kantor , sementara sebagian anak buahnya ditinggal di kantor agar tidak ada orang orang Hartanto yang kabur.

Hanya sebentar berjalan kami sudah tiba di tumpukan peti kemas yang saling berjejeran , dengan was was kami celingukan mengawasi keadaan tapi ternyata tak ada anak buah Hartanto yang berjaga di sini jadi kami santai saja mencari cari peti kemas putih bertuliskan Maersk yang ternyata ditaruh di tempat paling ujung , tanpa berlama lama Cak Roi langsung membuka pintu peti kemas sampai akhirnya terlihatlah bermacam kardus kardus barang elektronik yang tersimpan di dalam peti kemas , di saat bersamaan aku dan Bang Priono mulai merasakan adanya pancaran daya energi panas dari salah satu kardus , setelah kami cari cari ternyata pancaran daya energi panas itu berasal dari sebuah kardus mesin cuci yang tertumpuk di antara kardus kardus lainnya , sudah bisa dipastikan kalau mumi biksu itu tersimpan di kardus mesin cuci.

Cak Roi : " temenan karduse mesin cuci onok daya energine ? "

Priono : " iyo temenan , aku wes kroso iki "

Me : " kroso panas cak energine "

Cak Roi : " ayo ndang dibongkar trus langsung diilangi kutukane "

Dengan hati hati anak buah Cak Roi memindahkan kardus mesin cuci itu keluar dari peti kemas , setelah itu mereka mulai membuka segel segelnya dan kemudian kami semua mendapati sebuah kotak kayu yang dipaku hingga tidak bisa dibuka , karena tidak ada alat untuk membukanya lebih baik kami membawanya pergi dulu agar nanti bisa dibuka di rumah Cak Roi.

Sambil membawa peti kayu kami semua kembali ke kantor Hartanto , para anak buah sudah disuruh keluar sementara orang orang Hartanto yang masih ketakutan ditemui lagi oleh Cak Roi " bilang sama bosmu si hartanto gemblung !!.. ora usah gawe masalah karo aku !!... wani gawe masalah karo aku yo tak habisi sisan iku bosmu si hartanto gemblung !!.. paham koen koen kabeh ??!!... " orang orang di kantor Hartanto hanya bisa menganggukan kepala setelah diberi peringatan keras oleh Cak Roi , setelah itu kami semua langsung beranjak keluar dari kantor dan kemudian bergegas masuk ke mobil sambil membawa kotak kayu yang digotong oleh anak buah Cak Roi , kotak kayu itu ditaruh di belakang mobil sementara aku dan Bang Priono yang duduk di deretan jok tengah terus merasakan pancaran daya energi panas dari kotak kayu itu , kami berdua mulai berkeringat meskipun AC dalam mobil dinyalakan , sudah pasti kalau mumi biksu yang ada dalam kotak itu benar benar mengandung daya energi yang begitu kuat sekaligus juga mengandung kutukan yang tidak kami ketahui seperti apa.

Diubah oleh vigojinggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bohemianflaneur dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Halaman 74 dari 79
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
we-kiss-before-we-acquinted
Stories from the Heart
taste-of-life
Stories from the Heart
illusi
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
sang-pelahap-sukma
Stories from the Heart
dusta-chapter-1
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia