Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
41
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60946ccc61a15e36d00c188d/need-solution-kehidupan-sosialrumah-tangga-dll-bermasalah
Halo agan sista sekalian. Izinkan saya curhat dsni yah soalnya saya lebih seneng curhat di sosial media krna lebih tejaga privacy,objektif dll. Semoga agan sista gk bingung dan bisa memberikan masukan yg membangun. Maaf untuk para junkers,haters,dll yg berbau negative lebih baik gk msk ke thread saya. Oke lgsg saja saya mau curhat masalah kehidupan sosial,keluarga, dll saya ketika saya sudah memas
Lapor Hansip
07-05-2021 05:25

(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?

Halo agan sista sekalian.

Izinkan saya curhat dsni yah soalnya saya lebih seneng curhat di sosial media krna lebih tejaga privacy,objektif dll. Semoga agan sista gk bingung dan bisa memberikan masukan yg membangun. Maaf untuk para junkers,haters,dll yg berbau negative lebih baik gk msk ke thread saya.

Oke lgsg saja saya mau curhat masalah kehidupan sosial,keluarga, dll saya ketika saya sudah memasuki kepala 3.

Saya anak laki2 satu2 nya kehidupan ekonomi saya cukup baik dan tidak kekurangan apapun malah cenderung berlebih. Saya org termasuk introvert tapi seiring berjalannya waktu sayapun bisa tampil di depan publik, namun kehidupan sosial saya mungkin bermasalah. Kenapa bermasalah?

Jadi begini agan/sista saya itu termasuk orang yg tidak fleksibel,menyenangkan, itung2an dsbnya.
Sampai saat ini saya tidak memiliki teman sejati yg kaya kebanyakan org seperti saudara apalagi geng, saya cukup kenal banyak orang tapi hanya sebatas kenal tidak dekat sekali.
Saya coba beberapa kali masuk organisasi mulai yg hoby motor gede, usaha di bidang saya, dll.
Ketika masuk organisasi yg saya ikuti lambat laun saya tidak menemukan manfaat.
1. Dari hoby motor gede saya lihat orgnya suka kumpul2 gk jelas dan topik yg dibicarakan juga krg bermutu.
2. Dari organisasi yg berhubungan dgn usaha hampir sama saja dgn hoby motor gedd yaitu suka kumpul2 topiknya pun krg berbobot hanya berharap ada bantuan dari pemerintah, namun antar anggotanya saja tidak ada kesinambungan untuk saling menguatkan bantu membantu, dll.

Akhirnya saya membatasi kumpul2 itu hanya alakadarnya karena tidak menemukan manfaat dalam membangun diri saya, usaha saya, dsbnya.
Saya sebenarnya tidak pilih2 teman berdasarkan status sosial, kekayaan dsbnya.
Saya akan lebih senang bergaul dgn org miskin, preman dsbnya asalkan mereka dapat memberi manfaat dan membicarakan hal yg berbobot baik itu kehidupan,pekerjaan dsbnya.
Malah saya krg senang dgn anak2 org kaya yg tidak memberikan manfaat hanya ngobrol2 di kafe dari sepulang kerja sampai larut malam tanpa ada esensi yg jelas.
Namun saya rasa ketika kita berkehidupan sosial alias ngobrol2, byk obrolan nya itu mungkin 80% kebanyakan yg tidak berbobot di negeri ini.
Menjadikan saya agak malas dan lebih senang menyendiri.
Sayapun memang orangnya gk suka pergi keluar rumah kalau tujuan nya gk jelas.
Lebih senang diam di rumah walau sekedar istirahat,main game dsbnya.

Nah karena kehidupan sosial saya yg seperti itu akhirnya saya memutukan untuk menikah beberapa tahun lalu dan sudah memiliki anak, saya berharap bisa menemukan teman agar tidak kesepian. Serta karena kebutuhan sex saya jg drpd nanti jadi dosa lebih baik segera cari yg halal.

Well saya berlatar belakang dri keluarga pengusaha dan istri dari keluarga pekerja.

Ketika pacaran kami merasakan kehidupan yg begitu indah, walaupun saat itu belum bisa suport satu sama lain karena sama2 kuliah. Pada saat itu saya sudah berhubungan badan dgn istri saya sekarang, yg saya rasakan saat itu istri saya krg bisa memuaskan. Cuman saya berpikir positive saja mungkin byk beban takut hamil, dosa ,dsbnya. Mudah2an setelah nikah itu berubah dan saya waktu itu memutuskan menikahinya karena tanggung jawab juga udh mengambil virgin nya.

Ketika sudah berumah tangga ternyata kehidupan sex saya malah mengalami penurunan dari kualitas dan kuantitas.
Padahal menurut saya ini hal penting dalan pernikahan.
Beberapa x sudah coba di diskusikan dan dibuat istri saya cukup nyaman mulai dari ada art, diajak honey moon pada moment spesial, dsbnya.
Namun karena perbedaan pandangan dimana saya uang no 1 dan sex no 2 sedangkan istri family no 1 dan sex mungkin no 3/4/5 kami tidak menemukan sampai saat ini titik temu.

Hal lain daripada sex yaitu diperparah ketika saya menikah ternyata topik pembicaraan kita itu kurang enak, cenderung istri tidak bisa mengimbangi karena katanya topik saya itu kalau gk berat ya menyangkut ekonomi yg tentunya ujung2nya usaha.

Ketika sudah punya anakpun, saya tidak merasakan kebahagiaan. Cenderung biasa2 aja karena memang saya krg suka anak apalagi ketika mereka rewel dan tentunya mungkin ada perasaan jelous atau menyalahkan, karena istri tidak seperhatian dlu, menyenangkan, dll apalagi urusan d ranjang jadi berkurang gara2 punya anak. Saya udh coba diskusi ke istri hal yg saya rasakan. Cmn dia tetap tidak bisa membagi waktu antara anak dan suami. Saya skrg hanya memaknai saya hrs bertanggung jawab dan membesarkan anak tanpa ada rasa enjoy.

Mungkin ini sama ketika saya beribadah solat. Saya tidak merasakan adanya khusyu atau manfaat secara religi. Saya hanya menjalankan nya dan karena saya tidak menerima manfaat itu maka saya masih byk mengabaikan hanya alakadarnya. Lain hal nya dengan istri yg sudah merasa berdosa ketika meninggalkan ibadah.

Saya coba lihat2 di real life, sosial media, dll memang kelihatannya seorang wanita ketika sudah menikah apalagi punya anak. Maka suami akan di no 2 kan drpd anak dan byk yg merasa kesepian, krgnya sex dsbnya.
Saya jadi berpikir skrg ini buat apa saya menikah?
Hanya punya keturunan saja, tapi tidak bahagia. Sedangkan beban yg saya pikul semakin berat dan tidak ada jaminan ketika kita tua anak akan menyayangi kita.

Saya jadi lebih setuju ke pandangan orang barat berkehidupan tanpa memiliki anak dan kalau takut dosa ya menikah sedangkan kalau tidak ya fwb sampai gonta ganti pasangan utk memenuhi jiwa petualang.
Jadi saya dan pasangan bisa menikmati hidup tanpa byk beban tenaga, waktu, apalagi biaya untuk anak.

Hal lain yg saya sudah coba yaitu dengan berbagi diharapkan saya dapat lebih memaknai hidup. Ketika terjadi pendemi saya coba bantu lingkungan saya dgn melakukan sendiri penyemprotan dis infektan, bagi2 masker hingga ratusan, dll berkeliling kampung. Namun saya begitu kecewa ketika org yg saya beri itu malah meminta lebih masker yg saya berikan bukan mensyukuri, ditambah waktu itu saya berkeliling dengan rw dan jajarannya yg ada malah saya dimintai uang alasannya untuk rokok, makan2 dsbnya.
Waduh pikir saya koq ni org2 gk tau diri.
Mereka udh diberi malah gk mensyukuri, perangkat pemerintah bukanya mendukung tenaga malah minta sekalian uang padahal tugas mereka melindungi rakyatnya.
Nah melihat kejadian tersebut saya jadi ada trauma tersendiri ketika memberi kebanyakan org itu gk tau diri apalagi balas budi.
Hal lain yg menyebabkan saya skrg malas memberi itu karena saya yg berkecukupan pun melihat orang tua saya memberi saudara2 itu mereka pun sama tidak mau membantu kita ketika ada kesulitan, merekapun sama hanya menjilat sana sini,memuji dsbnya ketika diberi. Jadi intinya sama jgnkan balas budi wong tau diri saja mereka tidak mengerti.
Jadi saya berpandangan ternyata di dunia ini pujian bahkan sampai doa pun seperti harus dibeli.
Mungkin sedikit ekstrime sampai doa, tapi itu bisa dicoba saja ketika misal kita ada pengajian. Coba kalau yg ikut mengaji diberi makan enak apalagi sampai amplop pasti yg datang bak semut melihat gula. Tapi ketika amplop tidak diberi apalagi sampai makanpun, maka akan terlihat kondisi sebenarnya.

Nah saya sudah uraikan masalah2 dalam kehidupan sosial dan pengalaman hidup saya.
Maka saya ada beberapa hal yg ingin ditanyakan :
1. Bagaimana menjadikan saya lebih easy going,menyenangkan dsbnya dalam sosial life sehingga saya menemukan teman yg bisa saling mendukung untuk berkembang baik dalam hal kehidupan apalagi usaha dll nya?

Karena saya orgnya itu kalau pergi hrs ada tujuan, kalau mengobrol cenderung serius dan terkadang terlalu dalam masuk ingin mengetahui kehidupan seseorang misalnya pekerjaan, pengalaman dll yg cenderung kata istri saya itu seperti obrolan polisi mau intograsi.

2. Bagaimana agar kehidupan rumah tangga saya itu menyenangkan, bisa harmonis dalam hubungan sex, obrolan yg mengasyikan dan bermakna?

Skrg ini saya malah sedang fase berbahaya karena punya pikiran seperti org barat yg saya tuangkan diatas.

3. Bagaimana saya bisa beribadah mempunyai kekhusyuan dan dapat memaknaiknya karena sekarang ini jujur hanya menjalankan tanpa ada rasa?

4. Bagaimana saya dapat lebih bisa memberi dan kegiatan itu menyenangkan bukan akhirnya malah menjadi trauma melihat yg saya alami membantu masyarakat dan saya lihat ketika membantu saudara?

Mohon pencerahannya agan sista srkalian dan terimakasih sudah menmbaca curhat saya.
Diubah oleh sosiallife
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 2
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
08-05-2021 19:38
Quote:Intinya mungkin cari hidayah itu bagaimana?

Kalau mengenai hidup perfeksionis.
Saya bukan anti kesalahan, hrs sempurna, hrs baik di mata semua org, dsbnya.
Krna gk ada org yg sempurna sekelas nabi jg ada musuhnya, pernah berbuat salah dsbnya.
Perfeksionis saya itu lebih ke org yg merencanakan sesuatu krna saya seorang thinker dan saya biasanya mencoba sebaik mungkin dan terus meningkatkan kemampuan diri.
Mungkin itu yg dimaksud perfeksionis.
Kadang kalau tidak sesuai plan saya akan kecewa bgitu mungkin yah.


cari hidayah itu ... hmm mencari sesuatu yang benar dan salahnya, setelah itu menjalankannya gan, dan istiqomah atau bisa dikatakan konsisten walaupun itu sedikit... mudah mudahan agan mendapatkannya...

ooh thinkingnya ku anggap overthinking, menurutku obat overthingking itu sederhananya, kalau sudah dipikirkan yah jalani saja... apalagi yang mau dipikirkan gan, selain hal menduga duga hasil belum tentu sama dengan yang dipikirkan....yaa apa yang mau dipikirkan gan? kalau pekerjaan ku anggap oke karena itu problem solving, nah klo udah terpikir atau ada mapnya untuk problem solving kan udah terrpikir jalannya harus gimana, hmmm satu satunya jalan ya dijalani gan, menjalankan niat agan... berkutat pada pemikiran sendiri juga ada baiknya tapi klo terlalu sering overthinking gan...

santai gan manusia hanya bisa merencanakan dan berusaha, untuk hasil bukan urusan manusia selama kedua hal tadi sudah dilakukan, dan jangan lupa berdoa hehe... emoticon-Ngacir

0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
09-05-2021 11:00
1.mungkin si om belom menemukan circle yang bisa bikin ente nyaman dan membuka diri tanpa ada tendensi apa2 dan ane juga menemukan circle pertemanan begitu salah satunya di kaskus kok ga memandang latar belakang dan temenan aja tanpa ngarep apa2.
2.coba dateng ke penasehat pernikahan bareng istri kya psikolog ato sexolog yang saya yakin om pasti mampu buat bayar biaya konseling.
3.sering2 dateng ke kajian islami trus baca tafsir ato terjemahan alquran klo kata ustd adi hidayat biar khusyuk kita harus tau makna ato arti dari bacaan sholat.
4.ketika kita melakukan hal karena ga ikhlas yang ada malah ngrundel ato dongkol,ketika diminta hal2 yang kita ga ikhlas ngasihnya bilang aja lagi ga bawa uang,udah jadi hal yang biasa kalo ada orang yang pengen minta lebih dalam bermasyarakat jadi ya maklumi saja
0 0
0
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
09-05-2021 11:03
Dulu nike ardila pernah ngomong gini.
Bintang kan bersinar
Menerpa hidup ku
Bahagia kan datang.

Klo dalam hidup selalu dapat kesulitan.
Jangan putus asa.
Entar kemudahan akan datang menghampiri.
Yg kamu lakulan cuma berusaha dan berdoa.
Berdoa dan berusaha.
Dan jangan lupa bersyukur.
Apa aja disyukuri.

Pertanyaannya.
Kapan kemudahan akan datang?
Bisa hari ini, bisa besok, bisa satu minggu, satu bulan satu tahun sspuluh tahun.
Lama banget?
Iy kan gak distate kapan bahagia kan datang.
0 0
0
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
11-05-2021 15:04
Permasalahan yg hampir sama gan, ane jg pernah ngalamin itu, cuma ane skrang udh nemuin temen yg bener2 temen,bukan sekedar temen yg cuma diajak temenan aj, tp bisa jd kluarga, temen sharing spiritual, temen usaha bareng,intinya agan blum menemukan sesuatu yg 1 frekuensi dengan agan, main2 ke semarang nnti kita sharing2 bareng
Diubah oleh kadal.mumet
0 0
0
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
12-05-2021 15:10
Quote:Original Posted By kucingkuncung
1.mungkin si om belom menemukan circle yang bisa bikin ente nyaman dan membuka diri tanpa ada tendensi apa2 dan ane juga menemukan circle pertemanan begitu salah satunya di kaskus kok ga memandang latar belakang dan temenan aja tanpa ngarep apa2.
2.coba dateng ke penasehat pernikahan bareng istri kya psikolog ato sexolog yang saya yakin om pasti mampu buat bayar biaya konseling.
3.sering2 dateng ke kajian islami trus baca tafsir ato terjemahan alquran klo kata ustd adi hidayat biar khusyuk kita harus tau makna ato arti dari bacaan sholat.
4.ketika kita melakukan hal karena ga ikhlas yang ada malah ngrundel ato dongkol,ketika diminta hal2 yang kita ga ikhlas ngasihnya bilang aja lagi ga bawa uang,udah jadi hal yang biasa kalo ada orang yang pengen minta lebih dalam bermasyarakat jadi ya maklumi saja


2. Saya akan lakukan emg sempet kepikiran gan.

3. Nah saya jg ni mw coba tapi cari ustadnya blm nemu yg bener2 pas.
Ustad yg saya cari itu
1. Mampu mengamalkan ajaran islam dgn baik gk cmn apal ayat2 doank.
2. Ber ilmu dan gk fanatik.

Quote:Original Posted By kadal.mumet
Permasalahan yg hampir sama gan, ane jg pernah ngalamin itu, cuma ane skrang udh nemuin temen yg bener2 temen,bukan sekedar temen yg cuma diajak temenan aj, tp bisa jd kluarga, temen sharing spiritual, temen usaha bareng,intinya agan blum menemukan sesuatu yg 1 frekuensi dengan agan, main2 ke semarang nnti kita sharing2 bareng


Gmn gan cara dpt temen2 yg kaya agan?
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
13-05-2021 08:15
Agan sista ane mw bahas dlu lingkaran pertemanan ane yah. Mulai dari sd sampe skrg dan organisasi hoby,usaha dll maaf klo kepanjangan biar jelas dan bisa kasih masukan,kritikan,dll yg membangun saya.

Sd: masa sd, saya org yg paling pinter krna selalu ranking 1 bahkan juara matematika se kecamatan dan kabupaten msh msk ranking belasan walaupun kecamatan saya tertinggal. Dsni masa pertemanan ane gk ada masalah.
Saya balik lg ke kampung skrg tapi udh gk jrg kontak2 pernah reuni saja, maklum teman2 sudah pindah kesana kemari dan sd jg biasanya teman itu paling sedikit.

2. Smp: dsni ane pindah ke kota, pernah tahun 1 prestasi bagus dan ranking. Tapi tahun ke 2-3 ane fokus maen game jadi gk suka kumpul2 dan prestasi jeblok dsni ane sering dibuly.

3. Sma : msh sama ane suka maen game kelas 1 ane d buly tapi kelas 2-3 bulyan ane berkurang dan udh sdkit belajar sosialisasi tapi msh hoby maen game dan klo ktemu org itu bingung apalagi tampil d byk org ane gk bisa gemeteran,gagap,dll.

4. Kuliah: dsni prestasi ane kembali maklum maen game udh dkit bgt, ane buka usaha,dll
Fokus ane cmn pgn cpet lulus kuliah, punya usaha,dll sama tentunya udh pacaran.
Temen ane ckup byk cmn gk ada yg erat.
Cmn kenal2 n masuk sana sini aja.
Jadi ane gk kenal yg namanya geng2an ksna kemari bareng krna ane sibuk kuliah,usaha,dll bukan sibuk pergi kesana kemari,nongkrong di cafe dll.
Jadi byk yg tau ane tapi ane gk ada yg dket bgt.

5. Lulus kuliah: dsni ane ikut usaha ortu krna dipaksa dan ane mw berbakti.
Dicemplungin ke perusahaan tapi gk dksh arahan,tugas, dll yg jelas cmn disuruh pergi ke tempat usaha dan pelajari.
Jgn ditiru ya guys ni bikin anak lama belajar krna bingung gk ada bimbingan.
Maklum ayah ane jg krg berpendidikan dan gk dket ama anak jadi krg bisa menjelaskan.
Gw belajar baru paham 90% dalam waktu 5thn hrsnya gw rasa 2-3 thn bisa pahan kalo dksh arahan,tugas,dll yg jelas dan di evaluasi sama bokap.
Cmn msh bersyukur drpd paman ane yg pinter punya anak itu semaunya aja sama kalo kerjaan msh ngarepin dikerjain bapaknya dan punya bini jg ama ortunya tertutup.
Gk ada yg sempurna tapi ane coba akan perbaiki buat keturunan ane supaya lebih cpet sukses.

Well msk organisasi.
1. Hoby moge pada awalnya emg ane pgn punya motor sport dri sma cmn gk pernah boleh malah dksh mobil bekas.
Berhubung ada duit sendiri ane beli moge yg entry ninja 650 yg resmi tentunya ada surat2 nya yg penting moge dlu lah udh bisa bergaul.
Well ane buat tuh grupnya wa d kota ane dan awalnya ada d kota tetangga dgn izin dlu tentunya.
Awal2nya itu cmn buat grup touring, masalah motor, dll gk ada niat bkin club dan sebenernya kenalan gw di kota tetangga jg udh setuju akan hal itu.
Cmn berjalan waktu ni grup wa jadi pgn dibuat club. Entah apa tujuannya tapi yg gw tau dia jadi usaha juga di dunia motor.
Dia jual beli motor, terima makloon kaos,dll.

Gw sih ngikut aja walau ada beberapa member gk setuju krna tuh jadi ada pusat dan cabang, ada aturan dll. Intinya gk sesuai dgn niatan awal yg kumpul brg buat fun.

Oke kita suka ada kumpul2 resmi juga dan ada member baru yg emg ada duit keliatannya, akhirnya krna ada duit dia dianggap jg bisa jadi penasehat dan menyatakan kalo di jalan pasti aman kalo ada apa2 apalagi ama polisi kontak dia aja kan kita family katanya.
Sbenernya gw jg ada duit dan mungkin gk kalah maaf bukan maksud sombong cmn gw gk mau aja menonjolkan krna biasanya yg tajir itu gk akan jauh2 lama2 di manfaatin.

Well berjalannya waktu makin menjadi2 mulai dri touring mahal maklum moge, kaos yg nyetak trus2an, member tahunan, dll.
Gw sih ikut seperlunya aja maklum gw fokus aja ama kerjaan dan gw sih ngerasa kalo touring gitu jg mahal di cuanin, ikut bayar tahunan jg gw gk ngerti apa manfaatnya sampe ikut2 imi, dll.

Akhirnya waktu menjawab ada member kita yg pake moge bodong ketangkep krna jalan2 sendiri. Ceritanya sih gk ada pelanggaran cmn katanya kena razia dan gk bisa menunjukan surat2.
Nah gw di ceritain sampe di penjara akhirnya ditebu, motor minta ditebus 1/2 harga jual bodong, dll.
Akhirnya tuh elite2 n orang yg ngomong gede ternyata gk bisa apa2.
Dalam hati gw, nah kan buat apa lu dibikin club kalo gk ada manfaat buat member.
Akhirnya waktu membongkar ini dan gw skrg cmn aktif seadanya kalo ada waktu.
Toh dsni gw gk nemu manfaat dan gk suport buat usaha gw.

2. Organisasi yg berakitan dgn usaha.
Dsni gw masuk krna pasti ni lebih bermanfaat daripada hoby. Gw jg btuh temen dan bimbingan senior di kampung2 gw. Sama tentunya beli bahan baku dari usaha pribadi gw.

Well lgsg gw ikut2an acara nya sampe sekelas menteri di datengin ama ketua, organisasi pun terbentuk dan perjalanan pertama kami bareng2 lgsg gw sponsorin kue2,minum dll dalam bentuk box dan promosi usaha gw.
Ya anggep aja sedikit jamuan welcome gw, nah pada saat itu ibu gw ikut dan nih org2 malakin gk lgsg krna tau keluarga gw tuh usahanya n kekayaan maaf diatas mereka2.

Gw sih dsna agak krg setuju krna kan gw udh ksh box itu. Koq kesannya manfaatin bener n kyk gk tau d untung sekelas pengusaha2 aja minta makan dibayarin malu donk hrsnya.
Nah udh gitu ibu gw bayarin aja, mungkin maksudnya nitipin anaknya.
Maklum ni cmn 1x aja ibu gw ikut dan inipun krna diajak gw bukan anak mami ya yg hrs di belakang ortu trus.
Waktu berjalan byk anak2 mereka jg diajak tapi ngintilin ortunya dan gw berdiri sendiri tanpa ortu dsna.
Gw termasuk yg paling kecil yg udh punya jabatan, maklum mungkin sekolah gw s2, gw udh berada jauh diatas anak2 mereka, gw udh tunjukin kemampuan dll.

Waktu semakin berjalan ternyata gk ada peningkatan omset dari berkenalan ama mereka terhadap usaha gw. Mereka beli bahan baku gk suport malah ketuanya sendiri jg itu gk miskin maunya kredit trus.
Beli cash dia gw tawarin hrsnya cbd alias cash before delivery tapi dia minta 2 minggu katanya cash di kampung gw bgitu.
Ya gw ikutin aja lah msh msk diakal itung2 diskon, taunya dibayar bisa sampe 2 bulan dan trus di pingpong pegawai saya.
Padahal kalo d hitung 2 bulan itu untung udh tipis bgt, gw cari tau ternyata emg orgnya bgni katanya rada licik.
Waduh gw pikir ketua koq kaya gni bukanya jadi contoh yg baik n utamain anggotanya malah bgni kelakuan.
Walhasil udh pernah gw sepetin dan gw gk ksh brg. Kyknya sih dia tersinggung n marah2 ke gw. Ya udh gw minta maaf dan dia kyk gk maafin ya terserah lah wong kelakuan dia yg bgitu bilangnya gw sombong.

Adalagi anggota yg coba merapat minta brg, gw gk tau asal usulnya. Gw coba ladenin minta cash donk tkt kenapa2 ya gk?
Usaha gw tuh kaya rokok ilang 1 batang bisa gk untung malah kalo 2 bisa rugi untungnya tipis ngandelin omset.
Gk tau kenapa ni org kaya buly gw setelah kejadian itu dan gw pun ladenin klo mw ribut.
Entah krna ada langganan dia yg mungkin gw masukin ato gk di kasih brg.

Gw jg coba lagi bkin usaha di organisasi ini dgn menyediakan klinik dan transportasi.
Maklum gw di divisi kerjasama. Ternyata gk ada dukungan dan gk mau ada yg isi.
Dnger2 jg ni org2nya emg gni dri pluhan taun yg lalu emg susah disatuin dan berharap doank bantuan pemerintah bukannya berjuang biar ni organisasi maju dan anggotanya.
Malahan cmn iuran aja 50 rb per bulan byk anggota ogah2an bayar sekelas pengusaha 1x makan di restoran aja gw rasa bisa2 gk cukup.

Walhasil skrg gw coba gk terlalu aktif toh lagi2 gk ada manfaat nya bagi gw dan usaha.
Lebih byk org2 dsni tuh pengusaha tua yg udh mundur usahanya n kaya pengangguran jg ternyata.

Nah mungkin sgni kisah pertemanan gw dan mungkin agan/sista bisa kritisi apakah ada kesalahan dri gw ato org2nya aja emg toxic?
0 0
0
(Need Solution) Kehidupan Sosial,Rumah Tangga Dll Bermasalah?
14-05-2021 00:40

mungkin video ini bisa bantu
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
my-heart-always-belongs-to-you
Stories from the Heart
misteri-kepergian-rio
Stories from the Heart
we-kiss-before-we-acquinted
Stories from the Heart
taste-of-life
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
sang-pelahap-sukma
Stories from the Heart
dusta-chapter-1
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia