News
Batal
KATEGORI
link has been copied
26
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/606be7cee742636b7e5e3a01/roman-von-ungern-sternberg-bangsawan-rusia-pembebas-mongolia-dari-pendudukan-cina
Roman von Ungern-Sternberg (1886–1921) menjalani kehidupan yang luar biasa. Seorang bangsawan asal Jerman, dia memeluk agama Buddha, dan membebaskan Mongolia dari pendudukan Tiongkok. Semuanya ia lakukan sambil berusaha mengalahkan Bolshevik dan menciptakan kerajaan Eurasia yang besar.
Lapor Hansip
06-04-2021 11:47

Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina

Past Hot Thread
pic


Roman von Ungern-Sternberg (1886–1921) menjalani kehidupan yang luar biasa. Seorang bangsawan asal Jerman, dia memeluk agama Buddha, dan membebaskan Mongolia dari pendudukan Tiongkok. Semuanya ia lakukan sambil berusaha mengalahkan Bolshevik dan menciptakan kerajaan Eurasia yang besar.
“Ada banyak orang di Eropa yang mencari dukungan spiritual di Timur, baik sebelum dan sesudah Baron von Ungern,” tulis penulis Rusia Leonid Yuzefovich dalam biografinya tentang pria tersebut. “Namun, hanya dia yang berhasil mengubah dukungan ini menjadi pijakan militer.”
Begitulah, Ungern adalah seorang bangsawan Rusia berdarah Jerman yang menghabiskan hari-hari terakhirnya bertempur di Mongolia dan Siberia saat ia berusaha membangun kembali Kekaisaran Rusia dengan bantuan pasukan kavaleri Asianya.
Berani dan gila
Meskipun berkebangsaan Jerman, keluarga bangsawan Ungern-Sternberg telah bertugas di Rusia sejak 1870-an. Roman Ungern, keturunan termuda dari keluarganya, sangat yakin bahwa tidak ada jalan bagi Rusia selain tetap berada di bawah pemerintahan Kaisar Romanov selamanya.
Pada saat yang sama, Ungern sendiri dikenal sebagai pemuda nakal. Misalnya, dia hampir dikeluarkan dari sekolah sewaktu remaja akibat perkelahian dan minuman keras. Namun demikian, sikapnya itu juga diimbangai dengan rasa cinta terhadap tanah air yang mendalam.
Selama Perang Dunia I, Ungern bertempur dengan Rusia melawan Austria dan Turki. Dia menderita lima luka dan dianugerahi Salib St. George, simbol kepahlawanan militer. Namun, dia sering kali tidak bisa mengendalikan diri. Suatu kali, dia menyerang sesama petugas karena mabuk dan akibatnya harus mendekam di penjara selama dua bulan. Namun demikian, setelah Revolusi Februari 1917, dia pindah ke Timur Jauh.
Seorang Buddhis berpedang
Keputusan untuk pergi ke timur tidak spontan begitu saja. Ungern terpesona oleh budaya Asia dan telah mengunjungi wilayah tersebut beberapa kali sebelumnya. Dia secara khusus tertarik pada Buddhisme Tibet dan kehidupan orang-orang Mongol, Buryat, dan bangsa Asia lainnya yang tinggal di dan dekat Rusia. Mereka juga menghormati Ungern, terutama karena kemampuannya menunggang kuda yang sangat baik. Rasa saling menghormati dan memahami ini akan sangat bermanfaat bagi Ungern selama petualangan militernya di Mongolia pada masa mendatang.
Ungern kemudian memeluk Buddha, tetapi dia jelas tidak menganut prinsip nonkekerasan. Setelah Vladimir Lenin dan Bolshevik merebut kekuasaan pada 1917, Ungern menyatakan kesetiaannya kepada Romanov. Dia bertempur di Siberia bersama komandan Tentara Putih lainnya, melawan Tentara Merah selama Perang Saudara Rusia.
Kampanye Mongolia
Pada 1921, Tentara Putih makin terdesak dan Tentara Merah dengan cepat bergerak maju ke timur. Ungern memutuskan untuk meninggalkan Rusia. Namun, alih-alih melarikan diri ke Eropa seperti yang dilakukan banyak komandan Tentara Putih lainnya, Ungern justru mengubah Divisi Kavaleri Asianya, yang sebagian besar terdiri dari sukarelawan lokal, menjadi unit gerilya dan melintasi perbatasan Rusia-Mongolia.
Pada saat itu, Mongolia diduduki oleh tentara Tiongkok, sementara penguasa spiritual Mongolia, Bogd Khan, menjadi tahanan rumah di ibu kota Urga (sekarang Ulan Bator). Garnisun Tiongkok di Urga berjumlah sekitar 7.000 orang, lima kali lebih banyak daripada jumlah divisi Ungern (1.400 orang). Meski demikian, Baron berhasil mengalahkan tentara Tiongkok dan merebut kota itu. Segera setelah itu, dia dapat sepenuhnya menyingkirkan pasukan Tiongkok dari Mongolia.
Khan Rusia terakhir
Bangsa Mongol amat mengagung-agungkan Ungern. Bogd Khan dipulihkan sebagai penguasa dan memberinya gelar khan, gelar tertinggi bagi seorang pemimpin militer. Baron memilki otoritas besar di Mongolia, sementara orang-orang Mongol bahkan menjulukinya Dewa Perang karena mengalahkan penjajah.
Ungern adalah seorang pemimpin yang represif dan memerintahkan pembantaian ratusan orang. Menurut sejarawan Rusia Sergey Kuzmin, sekitar 850 orang dibunuh atas perintah Baron antara Februari dan Agustus 1921. Sebagai pria yang kejam dan brutal, Ungern tidak pernah keberatan mengeksekusi rakyatnya sendiri dan akan menghukum orang dengan hukuman mati, bahkan karena pelanggaran ringan.
Bagaimanapun, mengendalikan Mongolia ternyata tak memuaskan Baron. Menurut sejarawan Stanislav Khatuntsev, ia berencana memulai “perang salib melawan Barat, sumber revolusi, menggunakan kekuatan Asia untuk membangun budaya dan kepercayaan ‘Asia’ di seluruh Eurasia sambil memulihkan monarki yang jatuh.”
Akhir yang fatal
Akhirnya, perang salibnya gagal. Pada Mei 1921, Ungern menginvasi Soviet Rusia dengan 4.000 tentara. Dia berharap bahwa orang-orang Siberia tidak puas dengan aturan Bolshevik dan akan bangkit untuk bergabung dalam perjuangannya, tetapi ini tidak pernah terjadi dan pasukan Baron dikalahkan. Pada akhirnya, dia dikhianati oleh anak buahnya sendiri dan diserahkan ke Tentara Merah.
Ungern dieksekusi pada 1921 di Novonikolaevsk (sekarang Novosibirsk, 2.811 km di timur Moskow). Laporan resmi menyatakan bahwa dia benar-benar tenang selama interogasinya, dan juga sebelum kematiannya, seperti yang mungkin dilakukan oleh seorang Buddha sejati.

https://id.rbth.com/sejarah/83517-ba...k-mongolia-wyx
profile-picture
profile-picture
profile-picture
japutra dan 19 lainnya memberi reputasi
18
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:06
What.... Org nya tsar rusia, tp penganut buddha, sempat mmbebaskan mongolia dr pendudukan pasukan revolusioner tiongkok...... Sayang, akhir hidup nya yg tragis......
profile-picture
fachri15 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:06
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:11
Wah, gitu ya gan, bagus banget ulasannya

emoticon-2 Jempol

Ngomong² apakah karena hal itu juga yang menyebabkan modern Mongolia banyak menggunakan huruf Cyrillic ?

emoticon-Malu
profile-picture
diperkosa.tuyul memberi reputasi
1 0
1
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:14
Waaah... Pahlawan Mongolia...
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
profile-picture
alton_lv memberi reputasi
1 0
1
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:18
Buset 4000 vs Uni soviet nekad apa gmn tu rencananya...
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:34
Selalu ada penghianatan
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:44
Sudah adakah karakter tentangnya di video game?
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:52
kok kaya familiar ya mukanya? 🤔
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 19:52
Tembok Besar China sebagai benteng pertahanan kerajaan China masa lalu, untuk melindungi diri dari serangan Bangsa Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan.

yang pasti
sampai sekarang mayoritas di mongolia
adalah pribumi mongolia sendiri

beda dengan di amerika/australia/kanada/selandia baru
mayoritasnya adalah bule kulit putih keturunan eropa
tukang genosida pribumi/perampas tanah pribumi
Diubah oleh KS69
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 20:05
Nice info gan . Berarti yg dilawan tentara Warlord China ya ?
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh KS06
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 20:46
Menyimak gaan 😎
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 20:48
Membebaskan mongolia, trus buat dikuasai yaa
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 21:09
Gak suka artikel sejarah perang sih
Soalnya cuma kisa kelam doang yg bisa dikenang
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 21:24
Wih keren. Pemeluk buddhis yg jadi pahlawan pembebasan mongolia emoticon-2 Jempol
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 21:44
Kejamnya komunis
emoticon-Matabelo
Sama rezim komunis Rusia mungkin dia dicap radikal
emoticon-Traveller
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 22:02
Ane baru tahu nih soal Ungern, perjalanan dia berakhit tragis emoticon-Turut Berduka
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 23:09
nyimak bre
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 23:32
jadi dia yg bebasin mongol dari pasukan pkc
0 0
0
Roman von Ungern-Sternberg, Bangsawan Rusia Pembebas Mongolia dari Pendudukan Cina
11-04-2021 23:45
Mongolia saudara tua China.merdeka dari republik china 1912 dibantu uni Soviet
1949 republik China kalah perang saudara vs China dibantu uni Soviet.wilayah yg tersisa di Taiwan saja
1949 jadi hari nasional China diperingati tiap tahun
Diubah oleh meimeiput
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia