News
Batal
KATEGORI
link has been copied
19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/603e84892f2bab7ddf3b4e3d/alasan-mengapa-plato-membenci-demokrasi
Demokrasi mungkin sebuah kalimat yang tidak asing dalam telinga kita, ya kalian pasti mengetahui apa itu demokrasi.b bagi yang belum tahu baik mari disimak, secara umum demokrasi adalah sistem pemerintahan dimana kedaulatan ada di tangan rakyat mungkin terdengar bagus tetapi apakah kalian pernah melihat dari sudut pandang filsuf Yunani bernama Plato? Kali ini ijinkan saya menjelaskan mengapa Pla
Lapor Hansip
03-03-2021 01:31

Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi


Demokrasi mungkin sebuah kalimat yang tidak asing dalam telinga kita, ya kalian pasti mengetahui apa itu demokrasi.b bagi yang belum tahu baik mari disimak, secara umum demokrasi adalah sistem pemerintahan dimana kedaulatan ada di tangan rakyat mungkin terdengar bagus tetapi apakah kalian pernah melihat dari sudut pandang filsuf Yunani bernama Plato?
Kali ini ijinkan saya menjelaskan mengapa Plato membenci ideologi Demokrasi ?

Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi



Dalam “The Republic” buku IV, plato menggambarkan bahwa Socrates sempat bercakap-cakap dengan seorang karakter bernama Adeimantus,Ia mencoba menunjukan berbagai kekurangan demokrasi kepada Adeimantus, dengan cara membandingkan sebuah masyarakat dengan sebuah kapal. “Kalau anda sedang berpergian naik kapal” sokrates bertanya, “siapa yang menurut anda paling ideal untuk memimpin kapal?” siapa saja boleh, atau orang-orang yang berpendidikan dalam menghadapi aturan dan kerumitan perjalanan laut? “ tentu saja yang kedua”, jawab Adeimantus.

Kemudian Socrates merespon, “ lalu mengapa kita terus berpikir bahwa semua orang, siapa saja boleh menilai siapa yang akan menjadi pemimpin sebuah negara? Maksud Sokrates adalah bahwa memilih dalam sebuah pemilihan umum adalah suatu keterampilan dan bukan intuisi acak.

Dari sini saya simpulkan bahwa dalam demokrasi kita tidak pernah atau jarang berpikir secara mendalam dan matang tentang siapa yang akan kita pilih.

Dan menurut Plato dalam buku nya “The Republic” buku IV mengatakan bahwa dalam

Demokrasi seseorang diberikan kebebasan yang sangat bebas tanpa adanya aturan yang mengatur kebebasan itu,dia mengatakan bahwa pada akhirnya akan timbul negara tirani.

Menurut Plato negara ideal adalah negara aristokrasi dimana negara dipegang oleh sejumlah orang kecil terbaik.

*Saya hanya menjelaskan tentang sejarah, tidak mendrongkan untuk ber-ediologi yang dijelaskan, bahwa kita tahu negara kita adalah demokrasi dimana dari rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat

Memuat Lebih Banyak Kategori, Yuk Klik Disini
Diubah oleh khairiza7
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
06-03-2021 09:58
Yg paling ga suka,demokrasi=suara terbanyak bukan musyawarah mufakar.Benar atau salah ditentukan suara tetbanyak bukan hukum.Walaupun negaraIndonesia ada Pancasila sila ke 4 tapi sudah jarang terjadi yg ada hanya kompromi untuk memuluskan kepentinganya terlepas benar atau salah
profile-picture
profile-picture
sposolo dan novriexx memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
06-03-2021 21:42
menurut gue demokrasi memang memiliki kekurangan yg cukup fatal yaitu bisa menyebabkan polarisasi. ketika ada 2 tokoh dengan basis massa yg cukup besar berhadapan, demokrasi tidak bisa menyelesaikan silang pendapat diantara mereka

jeleknya pengerahan massa adalah euforia kekerasan, penyerbuan gedung capitol dan kerusuhan pilpres 2019 di indonesia adalah contoh kegagalan demokrasi, bukannya menenangkan massa tapi malah menyulut kerusuhan

setelah pemilu berakhir bukannya berhenti, tapi malah jadi api dalam sekam, beruntung di indonesia prabowo masih cukup berbesar hati untuk mengalah, tapi di us trump terang"an menghasut pendukungnya. kacau

jadi menurut gue yg dibilang socrates ini bener, harusnya ada semacam dewan yg menjalankan negeri ini bukan pemimpin tunggal. karena mereka ga akan bisa ambil keputusan seenak jidat kalau ditentang sama anggota dewan yg lain. pada akhirnya musyawarah mufakat yg harus diambil kalau mau mengeksekusi kebijakan.

gue rasa model kepemimpinan multilateral kayak di asean atau eu bisa diadopsi, dimana ketua dipilih dari para anggota dewan. dan para anggota dewan ini yg dipilih melalui pemilu dan setiap ketua hanya boleh memimpin maksimal 2 tahun

dan para anggota dewan ini yg nantinya menjabat sebagai menteri di kabinet emoticon-Smilie
profile-picture
Sang Pembantai memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
07-03-2021 09:49
Yang bingung menentukan orang terbaik ini siapa dan bagaimana ? emoticon-Ngakak

Biar bagaimanapun sistem demokrasi adalah yang terbaik. Tentu pasti ada kekurangan, namanya sistem buatan manusia.

Sistem kerajaan semuanya hancur, karena memilih orang terbaik gak semudah membalikkan tangan.

Karena itu dalam sistem demokrasi ada hukum untuk menghukum yang menyalahgunakan kekuasaan
Diubah oleh greengeckoijo1
profile-picture
profile-picture
khususfilm dan mummila memberi reputasi
2 0
2
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
07-03-2021 15:09
Baru gw mau ngomong, pendeknya seharusnya kebebasan ada yang membatasi. Lah terus yang berhak menentukkan kebebasan pada masyarakat siapa? apakah mereka orang yang kompeten dan trusted?

Sebenernya kan dulu kebanyakan masyarakat menganut monarkhi, dan kita tau sendiri banyak revolusi pas zaman-zaman monarkhi, kekuasaan diberikan berdasarkan ikatan darah yang justru lebih absurd ketimbang demokrasi.

Gak zaman monarkhi aja banyak politik kekeluarga sekarang.. emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
mumilanista memberi reputasi
1 0
1
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
07-03-2021 20:27
@dispenserr

nampak sifat lu kadrun
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
07-03-2021 23:57

Hmmm

Karena hal ini yg membuat socrates wafat kena hukuman minum racun.... dari 6jenis yg diutarakan socrates.... demokrasi bukan yg terbaik...
Yg terbaik aristokrasi... cuma hal itu susah.. dipertahankan.... atau kalo mau nunggu siklus sampe seorang diktaktor tirani muncul baru aristokrat yg terbaik muncul setelahnya
0 0
0
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
08-03-2021 11:13
@dispenserr sis drun mana tanggapan elu emoticon-Tai:

buktinya elu mendukung teokrasi

teokrasi = khilafah = kadrun, masih mau menyangkal lu drun? emoticon-Ngakak:

coba bawa postingan mabuk agama gue kalo ada emoticon-Big Grin
Diubah oleh ssdestroyer
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
12-03-2021 00:25
Haha, dimana2 semua sistem buatan manusia itu ada cacatnya. Dan demokrasi itu jatuhnya adalah masyarakat yang tingkat produktivitasnya sudah terdegradasi macam USA. Itu adalah tanda2 kalau USA bakalan berubah menjadi kekaisaran baru. (Baca sejarah Romawi). Jadi sejarah itu siklusnya akan berulang. Demokrasi selalu gak bisa bertahan ketika konflik mengalami eskalasi yang tinggi. Satu2nya cara agar demokrasi langgeng ya dari masyarakatnya sendiri. Indonesia lagian juga mimpi sih pengen demokrasi yang sehat. Yang ada demokrasi kriminal macam sekarang. Ya nikmatin aja bro. Tapi dimana2 emang kutukan SDA itu sudah gak bisa hilang. Selama SDA melimpah, para penguasa mana peduli sama rakyat (SDM).
profile-picture
mr.johnnyoutlaw memberi reputasi
1 0
1
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
12-03-2021 15:13
jangan membayangkan "demokrasi" di zaman Plato punya bentuk dan karakter yang sama dengan demokrasi di zaman modern. kalo membaca filsafat para filsuf, perhatikan juga ontologinya, alias lihat konteks sejarah kapan dan dimana filsuf itu hidup, dan apa yang sedang terjadi di masa dia menulis falsafahnya.

di zaman Plato, semua warga negara Athena menjadi anggota Ecclesia (parlemen Athena). semua orang, tanpa terkecuali. mau dia pinter, bego, filsuf, ahli perang, prajurit, sofis/guru bayaran, diplomat, juru masak, pedagang roti di pasar, nelayan, tukang jahit, tukang kayu, pandai besi, semuanya adalah anggota dewan parlemen Athena, termasuk juga Plato.

kaga ada yang namanya dewan perwakilan. yang duduk di parlemen itu bukan perwakilan, tapi seluruh rakyat per individu. gak ada juga yang namanya partisan (perpartaian/perkubuan), dan gak ada yang namanya pemilu legislatif dan eksekutif. waktu itu belum ada trias politica (sistem ini baru digagas Aristoteles, muridnya Plato, yang itupun Aristoteles belum sempat menerapkannya), parlemen Athena secara legal konstitusional menjalankan fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif sekaligus. untuk menjalankan semua fungsi pemerintahan itu, parlemen Athena harus diikuti semua warga/anggota dewan. masing-masing membahas dulu langkah apa yang dipilih, lalu voting/aklamasi. ketika voting, terjadi banyak pertentangan. gak ada istilah dualisme koalisi-oposisi. yang ada malah banyak mufakat jahat yang sama sekali tidak membela kepentingan negara Athena.

kaga ada juga individu yang ditunjuk sebagai kepala negara. istilah "demokrasi" itu kan dari bahasa Yunani yang secara harfiah artinya "pemerintahan rakyat", dan makna harfiah ini benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan nyata di masa itu. rakyat yang benar-benar berkuasa penuh atas Athena, tanpa seorangpun yang diberi kekuasaan tertinggi.

namun hirarki tetap ada, yang berbentuk kearifan Yunani yang dihormati seluruh polis di Yunani. karena Yunani juga kental bertradisi patriarki, biasanya orang-orang yang punya hirarki yang tinggi adalah para pahlawan perang (misalnya Pericles yang dianggap pahlawan yang mendirikan demokrasi di Athena), para jawara olimpiade, dan para dukun cantik di Delphi. meskipun hirarki itu ada, tapi mereka gak punya otoritas terhadap pemerintahan di negara kota manapun.

catatan: waktu itu negara Yunani belum ada. setiap kota besar di wilayah Yunani itu merupakan negara-negara yang berdaulat mandiri tanpa pemusatan pemerintahan di satu kota tertentu. makanya saat itu semua kota dikenal dengan istilah "polis" (negara kota). kemudian, parlemen Ecclesia itu tidak berlokasi di suatu gedung besar, tapi lebih tepatnya di tugu alun-alun Athena yang lokasinya di Pynx, dimana kalo mau rapat parlemen, ya rakyatnya dateng terus ngumpul di alun-alun.

Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
reruntuhan arkeologis bekas alun-alun Athena di Pynx

Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
Pericles sedang berpidato di depan parlemen Ecclesia, adapun gedung di background itu adalah kuil para dewa Yunani


Plato sendiri adalah seorang aristokrat Athena yang banyak diabaikan suaranya oleh para demokrat Athena. Plato melihat dengan sistem pemerintahan semacam ini, Athena menjadi lemah dan gak siap perang, sewaktu-waktu Athena bisa hancur kalo musuh melakukan serangan mendadak.

dia menyoroti di bidang hukum dan keadilan. pengadilan yang dianut negara Athena adalah tribunal court, dimana rakyat menjadi "hakim" ad hoc dengan melalui sistem voting untuk menentukan vonis buat terdakwa. jadi, hakim biasanya akan mengeluarkan petitum terhadap terdakwa Socrates (gurunya) adalah salah seorang terdakwa, misalnya antara hukuman penjara atau hukuman mati. maka, rakyat yang duduk di tribun lah yang diberi kewenangan memilih secara voting apakah penjara atau mati. kalo suara terbanyak memilih hukuman mati, maka terdakwa divonis mati oleh hakim. tidak sampai di situ, cara matinya pun divoting, apakah digantung atau dipaksa minum racun upas. gurunya Plato, yang tidak lain adalah Socrates, adalah salah satu korban tribunal court. dia divonis mati minum racun upas karena voting rakyat di tribun. tribunal court juga banyak memakan korban orang yang tak bersalah dikriminalisasi. ada yang karena dia kaya raya, maka dia ditangkap atas tuduhan macem-macem, dan hukumannya ada 3 sekaligus: dia diasingkan, harta bendanya disita, dan istri anaknya dijual sebagai budak.

kemudian di bidang eksekutif, karena anggota dewan parlemen Athena isinya semua warga negara Athena, mulai dari orang bijak sampai orang bego sekalipun ngumpul semua, dimana mereka semua punya hak suara yang sama, maka parlemen cenderung lambat memutuskan sesuatu.

juga di bidang kriminalitas, banyak penjahat dibebaskan melalui korupsi. Critias adalah seorang demokrat yang menjabat sebagai kepala keamanan (semacam kepala polisi Athena) dan dia menerima suap dari seorang penjahat dari kalangan aristokrat, hasil suapnya dibagi-bagiin ke sesama sindikat koruptor di parlemen.

makanya Plato menyatakan demokrasi itu sistem pemerintahan terburuk.

tapi ane yakin, kalo Plato hidup di jaman now, dia pasti mendukung demokrasi. setidaknya, untuk menerapkan supremasi filsuf (sesuai ide Plato) di dalam lingkungan demokrasi, masih ada jalannya untuk diwujudkan di jaman now. mungkin, Plato akan menyarankan, bagi semua orang yang ingin jadi presiden harus dites dulu. yah, semacam assignment untuk menentukan kelayakan kandidat capres. dengan begini, semua kandidat capres pasti dari kalangan "orang bijak" (itu kalo indikator kebijaksanaan diukur dari assignment).

pranala lebih lengkap: Demokrasi Athena.
Diubah oleh tyrodinthor
profile-picture
deriandroid18 memberi reputasi
1 0
1
Alasan Mengapa Plato Membenci Demokrasi
13-03-2021 13:08
@tyrodinthor

menurut gue karena dia berasal dari golongan aristokrat, jadi lebih mudah dia memahami pemerintahan dikuasai oleh segilintir kaum elit daripada seluruh rakyat yang menentukan jalan pemerintahan. Hal yang berbeda jika dia berasal dari golongan bawah yang tidak punya posisi tawar dalam masyarakat. Karena demokrasi memberikan kesempatan untuk semua orang. Sebenarnya selain Plato ada tokoh lain yang menentang demokrasi,dia adalah Xenophon. Tapi bisa dipahami karena dia juga seorang tentara bayaran, dalam militer perintah atasan adalah mutlak. Makanya membangkang saat ada pertempuran hukumannya adalah eksekusi ditempat.

yang perlu digarisbawahi adalah mereka yang memiliki kuasa cendrung menentang demokrasi dan sebaliknya yang tidak mempunyai kuasa cendrung menuntut demokrasi
profile-picture
tyrodinthor memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia