Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
166
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60432a7902ad8c6f427e71d8/jangan-anggap-remeh-11-mitos-jawa-ini-ternyata-masuk-akal
sumber Absen dulu yang orang jawa mana, nih? Kehidupan masyarakat di Indonesia memang sarat akan mitos, khususnya orang Jawa. Bagi orang Jawa, banyak hal yang dekat dengan kehidupan, yang dipercaya pamali bila dilakukan. Pasti sudah nggak asing dong ya dengan sebuah larangan yang katanya pamali, atau pantangan. Orang Jawa pasti paham, nih. Namun nyatanya hal yang dianggap mitos dan pamali ini memi
Lapor Hansip
06-03-2021 14:08

Sebelas Mitos Orang Jawa Ini Ada Baiknya, Lho. Apa Saja? Mari Simak!

Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!


sumber

Absen dulu yang orang jawa mana, nih? Kehidupan masyarakat di Indonesia memang sarat akan mitos, khususnya orang Jawa. Bagi orang Jawa, banyak hal yang dekat dengan kehidupan, yang dipercaya pamali bila dilakukan. Pasti sudah nggak asing dong ya dengan sebuah larangan yang katanya pamali, atau pantangan. Orang Jawa pasti paham, nih. Namun nyatanya hal yang dianggap mitos dan pamali ini memiliki sisi logis yang relevan dengan realitasnya.

Mitos sebenarnya disebar untuk hal-hal yang baik, tidak menyesatkan. Apa saja sih mitos yang sering kita dengar itu?

1. Nyapu tidak bersih akan mendapatkan suami yang brewok.


Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!


Orang-orang masa lampau, khususnya perempuan, menyukai pria mukanya yang bersih dari brewok. Mitos ini dibuat untuk ‘menakut-nakuti’ perempuan agar mereka menyapu dengan sungguh-sungguh, tak ada kotoran atau debu yang tersisa. Brewok, pada masa itu, melambangkan hal-hal yang belum bersih. Jadi kalau kamu malas membersihkan rumah, kamu juga bakal dapat cowok yang malas membersihkan badan juga.

Eh, tapi kalau suami brewoknya kayak Alie Gatie, mending nggak usah nyapu, ya, gkgkgk. Brewok-brewok ganteng gitu, lho. Ups ....

2. Anak gadis yang duduk di depan pintu dipercaya sulit dapat jodoh.

Pemikiran ini sebenarnya berkembang untuk mendidik perempuan agar berlaku sopan. Sebab, duduk di depan pintu adalah hal yang kurang sopan, karena secara langsung menghalang-halangi orang untuk masuk atau keluar dari ruangan.

Yakali, mau ditendang emak apa ya duduk di depan pintu. Nyusahin orang lewat aja!

3. Pamali makan menggunakan tutup piring.


Mitos ini berkembang dengan maksud yang baik. Tutup piring diciptakan bukan dipakai untuk makan. Pemahaman ini bermaksud mengembalikan peran barang sesuai dengan fungsinya. Bayangkan, kalau kamu makan dengan tutup piring, pasti menjadi belepotan dan tak karuan. Sebab, tutup piring didesain bukan untuk wadah makanan.

4. Duduk di atas bantal nanti jadi bisulan.


Hayo, siapa yang takut banget duduk di bantal? Sama seperti mitos tutup piring, mitos ini berkembang sebagai upaya mengembalikan fungsi barang. Bantal mulanya memang dibuat untuk kepala, bukan untuk kaki atau bagian tubuh lain. Kalau diinjak atau diduduki, bantal jadi kotor, kepala pun ikut kotor saat bantal itu dipakai. Lagipula nggak etis dong ya benda yang biasa dipakai di kepala, tapi dipakai di kaki.

5. Gadis yang makan sayap ayam bisa jauh dari jodoh.


Cung, yang suka makan sayap ayam! Sayam ayam goreng kriuk, sayap ayam kecap pedas, atau sayap ayam bakar, beehhh ... nggak nahan rasanya, Brow. Eh, tapi makan sayap ayam bagi sebagian orang dilarang, lho.


Kenapa?

Sayap ayam mengandung banyak lemak. Dikhawatirkan, remaja, yang hormonnya sedang tak stabil akan jerawatan setelah makan sayap ayam terlalu banyak. Itulah yang dimaksud jauh dari jodoh. Kalau kulit muka tak bersih, gadis dianggap sulit dapat pacar. Namun lagi-lagi ini hanya soal pemahaman.

Masuk akal juga, sih, ya alasannya. Ehm, gimana menurut kalian?

6. Bersiul saat malam hari berarti memanggil setan.


Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!

Orang pada dasarnya memang takut setan. Karenanya, mitos ini dibuat agar orang tak bersiul kala malam hari. Sebab, dapat mengganggu tetangga sekitarnya. Apalagi di desa suasanannya amat sunyi saat malam. Jadi bersiul akan mengganggu istirahat seseorang. Hal ini juga berhubungan dengan asas kesopanan.

Sampai sekarang mitos ini terus dipakai, lho. Ya, untung aku nggak bisa bersiul. Bisanya cuma manggil nama kamu, eeaaa ....


7. Potong kuku malam-malam itu pamali.


Sebenarnya mitos ini dibuat untuk menghindari agar tangan orang tak terluka saat memotong kuku malam-malam. Apalagi zaman dulu belum ada penerangan listrik. Saat malam gelap, bisa-bisa bukan kuku yang terpotong, tapi tangan yang tergores.

Dulu, aku suka banget bantah kalau emak ngelarang potong kuku malam hari. Pakai alasan ini. Alhasil kena getok, dah.

8. Keluar saat Maghrib bisa diculik wewe gombel.


Orang zaman dulu, apalagi anak-anak, sangat takut dengan wewe gombel yang kabarnya suka menculik. Mitos ini dibuat agar anak-anak tak keluar kala magrib. Sebab, magrib adalah waktunya orang beribadah atau istirahat dari aktivitas seharian. Magrib juga jadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Itulah sebabnya mengapa mitos ini dibuat dan berkembang di tengah masyarakat.

Actually, bukan cuma wewe gombel, sih, tapi semua kekuatan jahat. Tahu nggak sih kalau maghrib itu adalah waktu peralihan antara gelap dan terang. Di saat itu makhluk-makhluk tak kasat mata katanya suka keliaran. Nggak tahu nyari apa, hehe.

Dilarang keluar maghrib pun karena jam itu waktunya ibadah kan, ya. Waktunya istiraha juga.

9. Ke pantai selatan jangan pakai baju hijau atau biru.


Sebenarnya alasannya cukup logis. Pakaian berwarna hijau atau biru jadi terlihat samar ketika orang mengenakannya di pantai. Ditakutkan, jika ada ombak besar menghantam dan orang tersebut terseret gelombang, tim SAR kesulitan menolong korban karena warna pakaiannya hampir sama dengan warna laut.

Mitos tentang penunggu pantai selatan yang suka baju hijau adalah mitos paling terkenal. Sebenernya nggak cuma pantai selatan aja, kan, ya. Di pantai manapun.

10. Mengambil makanan di meja makan sebelum orang tua mengambilnya dianggap pamali.


Lagi-lagi alasan logis dari mitos ini adalah soal asas kesopanan. Orang Indonesia, khususnya orang Jawa, amat menjunjung nilai kesopanan. Menurut mereka, tak sopan bila mendahului orang tua makan. Mitos ini mendidik anak-anak untuk menghargai orang yang lebih tua.

Lebih bagus lagi kalau makan bersama, iya, nggak? Itupun saat mengambil makanan dianjurkan para orang tua terlebih dahulu yang mengambil makanan baru diikuti yang muda.

11. Makan sambil tiduran bisa jadi ular.


Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!


Orang dulu percaya kalau makan sambil tiduran bisa jadi ular. Alasan logisnya tentu soal pencernaan. Makan sambil tiduran tak baik untuk pencernaan dan bisa membuat orang sakit. Karena itu, mitos tersebut dibuat untuk menakut-nakuti orang zaman dulu.

sumber


Nah, itu dia tadi beberapa mitos yang sering kita dengar. Terdengar sepele tapi sebenarnya mengandung kebaikan. Kaliam percaya? Percaya demi kebaikan ya apa salahnya sih ya.

Tentu saja masih banyak mitos lainnya, nih. Kalau kalian, gimana? Mitos apa yang sering banget kalian temui?


Sumber
Diubah oleh amyjk02
profile-picture
profile-picture
profile-picture
husnamutia dan 17 lainnya memberi reputasi
18
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 3
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
07-03-2021 11:17

BIBIT BEBET BOBOT

Sebetulnya banyak petuah jawa yg bisa diterapin sehari-hari.

Contoh di atas bnyk trbukti dan berarti sbg berikut

Untuk memilih pasangan biasanya orang jawa menerapkan ini:
Bibit : dari keluaga baik baikah calon pasangan kita
Bebet : parasnya cantik/ ganteng kah
Bobot : dari keluarga org kaya / miskin

Yang penting bibit nya dulu gan...untuk bebet dan bobot saya anggap bonus saja.


*Cuma biasanya kalo bobot nya bagus...hidup nya agak lebih enteng karna punya bakat jadi orang mampu
profile-picture
amyjk02 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
07-03-2021 12:07
Menurut ane sih udah gak perlu lah ngajarin mitos2 kek gitu sekarang, apalagi ke anak kecil, ntar gedenya jadi mikir takhayul mulu emoticon-Hammer

Mending kalo emang mau ngelarang atau ngajarin tatakrama, ya kasih tau dengan alasan yg bener dan masuk akal, misalnya kalo duduk depan pintu nggak boleh ya dibilang karena ngalangin orang jalan, bukan gak dapat jodoh emoticon-Cape d... (S)

Dari yang ane liat2 nih, biasanya kalo waktu kecil diajarin tatakrama dgn cara mitos, gedenya malah gak punya etika, soalnya pas gede baru nyadar kalo mitos2 itu gak ada yg bener, akhirnya malah mikir kalo tatakrama yg diajarin waktu kecil juga gak bener...
profile-picture
amyjk02 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
07-03-2021 12:18
wewe gombel jaman sekarang begal bos, tanpa ampun lebih setan dari setannya emoticon-Takut
profile-picture
amyjk02 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
07-03-2021 21:52

mitos

*makan brutu(pantat)ayam bikin goblog ato pelupaemoticon-Ngakak
*bersaudara tpi bertengkar trus obatnya makan mem*k sapi biar rukun....anjir emoticon-Ngakak
Diubah oleh komangdenpasar
0 0
0
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
07-03-2021 22:11
ada benarnya jg
0 0
0
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
08-03-2021 15:28
cocoklogi + goib

Klasik banget

emoticon-Traveller
0 0
0
Jangan Anggap Remeh, 11 Mitos Jawa Ini Ternyata Masuk Akal!
10-03-2021 20:44
Meskipun begitu ga ada salahnya sih nurutin tuh mitos toh ga ada ruginya juga hihi
0 0
0
Halaman 3 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia